APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Is This Love?

Is This Love?

Farrel Aditama Effendi, pria kaya berjiwa bebas, sangat berbeda dari Fachmi, saudara kembarnya yang kaku. Didorong obsesi untuk memiliki sang kakak, Farrel berniat merusak rencana pertunangan Fachmi dengan seorang wanita lembut. Namun, taktik sabotase lewat penyamaran sebagai kembarannya justru menjadi bumerang. Farrel malah jatuh hati pada calon tunangan kakaknya itu. Kini, ia didera kecemasan besar jika kedoknya terungkap.
Bab
Bagikan

Bab 1

Desah nafas dua manusia yang sedang bergumul di atas ranjang memenuhi penjuru kamar. Sesekali terdengar erangan dan pekik kenikmatan saat keduanya bergerak seirama dalam tarian sensual.

Keringat membasahi tubuh keduanya hingga membuat mereka tampak berkilau di bawah cahaya lampu. Begitu liar dan panas. Saling memagut dan mencecap dengan tubuh menempel erat, membuat ranjang besar itu tampak amat berantakan.

BRAK.

Sepasang pria dan wanita yang masih berada di atas ranjang menghentikan aksi mereka dengan kaget. Perhatian keduanya langsung tertuju ke arah pintu yang baru saja dibuka dengan keras.

"Fa-Fachmi?" wanita di atas ranjang yang masih berada di bawah himpitan seorang lelaki terbalalak kaget. Dia tidak menyangka bahwa kekasihnya akan datang ke apartemennya sekarang. Padahal lelaki itu bilang akan pergi ke luar kota selama satu minggu. Dan sekarang baru dua hari sejak kepergiannya.

"Oh, hai Kak." Berbeda dengan si wanita yang tampak ketakutan, lelaki di atas tubuhnya dengan santai menyapa lelaki yang dipanggil Fachmi lalu menjauh dari si wanita. Tanpa memedulikan ketelanjangannya, lelaki itu mengambil pakaiannya yang berserakan di lantai lalu memakainya.

Wanita di atas ranjang yang kini wajahnya memucat segera menarik selimut lalu ia lilitkan untuk menutupi tubuh telanjangnya. Tergesa-gesa ia menghampiri Fachmi yang mematung di ambang pintu dengan mata berkilat tajam dan ekspresi dingin.

"Fachmi, jangan salah paham. Aku bisa jelaskan." Mata wanita itu berkaca-kaca. Dia mengatupkan kedua tangan di depan dada dalam posisi memohon.

"Aku beri waktu lima menit untukmu menjelaskan." Ujar Fachmi dengan nada yang bisa membekukan. Tatapannya tertuju lurus pada sang adik kembar yang masih merapikan pakaiannya sambil bersiul santai.

Wanita itu tampak lega. Otaknya langsung berputar cepat merangkai kata. "Saat Farrel datang, aku pikir itu kau. Kalian kembar identik hingga aku sulit membedakan. Dan dia-"

"Wow, pembelaan diri yang bagus!" Farrel memotong ucapan wanita itu sambil bertepuk tangan. "Seingatku kau langsung menyadari bahwa aku Farrel karena kau tahu betul Fachmi sedang ke luar kota." Lalu dia berbicara pada sang Kakak tanpa rasa bersalah. "Anggap saja dia jujur. Lalu Kak, apa kau yakin akan menikahi wanita yang tidak bisa membedakan kita berdua? Bisa saja setelah menikah dia menyerangku di sembarang tempat dengan alasan mengira aku adalah dirimu."

"Bajingan kau, Farrel! Kau yang menggodaku tadi!" wanita itu tampak ingin mencakar wajah penuh senyum milik Farrel.

"Aku tidak menyangkal, dan kau juga tidak menolak." Farrel menyeringai. "Ah, kau ini plin-plan sekali. Cukup gunakan satu alasan. Jadi yang mana yang benar? Kau mengira aku adalah Fachmi atau aku yang menggodamu hingga kau tidak bisa menolak meski tahu bahwa aku calon adik iparmu?"

Wanita itu tidak bisa berkata-kata lagi menghadapi sikap bajingan Farrel. Dia beralih pada Fachmi, memegang erat tangan lelaki itu. "Aku tahu dia adik kembarmu-"

"Anak kecil juga tahu setelah melihat wajah kami." Lagi-lagi Farrel memotong.

Wanita itu mengertakkan gigi tapi kali ini mengabaikan ocehan Farrel. "Ya, dia memang adikmu. Tapi apa kau masih lebih percaya padanya daripada aku setelah mendengar sendiri dia mengakui bahwa dirinya menggoda calon kakak iparnya dan masih berani berbicara santai seperti sekarang? Walau dia adikmu, dia adalah bajingan yang tidak bisa dipercaya."

Fachmi menunduk menatap jam di pergelangan tangannya. "Tepat lima menit. Sekarang giliranku bicara." Fachmi menyentak tangannya hingga terlepas dari genggaman wanita itu. Tatapannya yang sedari tadi fokus pasa sang adik kini beralih pada wanita yang berdiri di hadapannya. "Ada tiga hal yang paling kubenci. Pertama, berbohong. Kedua, berkhianat. Yang terakhir, menghina keluargaku. Dan kau telah melakukan semua yang kubenci itu.

"Katakan pada seluruh anggota keluargamu bahwa rencana pertunangan kita batal. Jangan ada yang datang padaku untuk memohon agar pertunangan ini dilanjutkan. Kecuali kalian ingin kupermalukan di depan umum." Selesai berkata demikian, Fachmi berbalik keluar dari kamar.

Farrel tampak senang mendengar sang Kakak membatalkan rencana pertunangan. Dia bahkan terkekeh geli saat mantan calon tunangan Fachmi menangis.

Mendengar tawa Farrel, wanita itu menoleh lalu melemparkan tatapan membunuh ke arah lelaki yang telah menghancurkan impiannya untuk bisa menikah dengan Fachmi Aditama Effendi, pengusaha muda, kaya, dan tampan.

"Sebenarnya apa yang kau inginkan? Aku tidak pernah berbuat salah padamu."

Farrel berkacak pinggang, masih dengan gaya santainya. "Sayangnya kau punya dua kesalahan. Pertama, tergoda olehku. Dan yang kedua," mendadak sikap cengengesan Farrel berubah. Matanya tajam dan ekspresinya jauh lebih menyeramkan dari sang Kakak. "Berusaha mengambil Fachmi dariku."

Wanita itu terbelalak mendengar penjelasan Farrel. "Kau menyukai kakakmu sendiri?" wanita itu menutup mulutnya tak percaya. Bukankah itu berarti Farrel mengidap brother complex dan penyuka sesama jenis?

Farrel tidak berusaha menjelaskan dan hanya mengangkat bahu. "Pernah dengar bahwa orang kembar itu memiliki satu jiwa yang terbagi? Begitulah aku dan kakakku. Kami adalah satu jiwa yang terbagi dua. Karena itu, tak akan kubiarkan siapapun merebut belahan jiwaku. Hanya aku yang boleh menerima seluruh perhatian Fachmi. Hanya aku yang akan menemani di sisinya."

Selesai berkata demikian, sikap menyeramkan Farrel berubah kembali. Seolah tadi ada sosok lain yang menempati raganya. Dia tersenyum seraya mengedipkan sebelah mata pada wanita yang memandangnya ngeri. Kemudian ia keluar kamar sambil bersiul pelan.

Ini bukan pertama kalinya Farrel menggagalkan rencana pertunangan Fachmi. Dia sama sekali tidak khawatir Fachmi akan membencinya. Kakaknya itu hanya akan memukulnya satu kali, tidak bicara selama seminggu, lalu hubungan mereka kembali seperti semula.

Apakah Farrel Gay?

Sama sekali tidak. Dia amat sangat normal. Dia sendiri akan bergidik ngeri jika harus membayangkan berhubungan badan dengan Fachmi.

Lalu apakah Farrel mengidap brother complex?

Tentu saja tidak. Dia sama sekali tidak keberatan sang Kakak menjalin hubungan satu atau dua malam dengan para wanita.

Lalu kenapa?

Farrel hanya tidak suka membayangkan Fachmi menikah lalu mencurahkan seluruh perhatian pada istrinya kelak. Dia ingin jadi satu-satunya yang diperhatikan dan dipedulikan Fachmi. Karena Fachmi adalah belahan jiwanya, miliknya.

---------------------

~~>> Aya Emily <<~~

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DESTINY
9.5
Zeline Zakeisha kerap dikhianati akibat genophobia yang dideritanya. Sang sahabat yang ingin ia sembuh akhirnya mendaftarkan Zeline ke situs kencan global. Lewat platform itu, ia terhubung dengan Ricardo Fello Daniello, triliuner asal New York yang jenuh dengan wanita materialistis. Walau terpisah jarak Indonesia-New York, keunikan Zeline sukses memikat Ricardo. Kini, keduanya harus menghadapi trauma masa lalu dan bentangan jarak demi membuktikan kekuatan takdir cinta mereka.
Sampul Novel GAIRAH TERLARANG KAKAK IPAR
8.4
Renata Adinda menjalani pernikahan dingin tanpa kasih sayang dari suaminya, Adi Sanjaya, yang selalu mengabaikan kewajiban batinnya. Di tengah kehampaan hidup tersebut, Ryota Anggara hadir. Kakak kandung Adi itu menyadari keretakan hubungan mereka dan mulai mendekati Renata. Ketertarikan Rio memicu jalinan asmara terlarang yang membara di antara keduanya. Akankah cinta rahasia ini terus bertahan atau justru membawa kehancuran bagi mereka?
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan cinta Raka dan Cherry kini terancam retak akibat kehadiran Nadia. Raka merasa terus dikesampingkan oleh sang kekasih, yang selalu mendahulukan sahabat berkacamata tebalnya tersebut. Emosi Raka akhirnya memuncak begitu menyadari dirinya cuma menjadi prioritas kedua bagi Cherry. Namun, rasa cemburu yang membakar ini malah mengantarkan Raka pada sebuah titik balik tak terduga dalam hidupnya. Sanggupkah jalinan asmara mereka bertahan di tengah renggangnya prioritas Cherry?
Sampul Novel Pengorbanan Demi Suamiku
9.0
Demi mendukung masa depan sang suami, protagonis wanita dalam novel modern ini bersedia bekerja menjadi pengasuh di kediaman atasan suaminya. Namun, pekerjaan ini membawanya ke dalam situasi berbahaya ketika sang bos mulai menunjukkan gelagat buruk melalui tatapan vulgar yang tidak senonoh. Di tengah sanjungan manis suaminya lewat telepon, ia justru dipaksa melayani tuntutan intim sang atasan yang melecehkannya. Terjebak antara rasa bersalah atas pengkhianatan dan sensasi kenikmatan yang tak terduga, batinnya pun mulai terguncang hebat.
Sampul Novel Suamiku adalah menantuku
8.0
Upaya tulus Hana meredakan konflik pernikahan putrinya justru berujung petaka. Ia malah terjebak skandal asmara terlarang dengan sang menantu, Romeo. Begitu hubungan rahasia ini terbongkar ke hadapan publik, Hana langsung menjadi sasaran kemarahan dan cemoohan masyarakat. Kini, di tengah hancurnya reputasi serta hidup yang porak-poranda, ia harus bertahan menghadapi berbagai konsekuensi menyakitkan demi cinta gelap tersebut.
Sampul Novel Tunangan yang Membiarkannya Mati
7.8
Dalam badai salju yang membekukan, tunanganku tega mengkhianatiku dan membiarkanku sekarat. Demi Karin, dia merampas telepon satelit serta selimut pintar buatanku. Karin bahkan merobek bajuku dengan kapak es sambil mengejekku, sebelum mereka membuangku ke lubang salju. Mereka mengira aku telah habis. Namun, mereka salah besar. Di balik lengan bajuku, tersimpan pemancar darurat rahasia yang siap kuaktifkan demi bertahan hidup dan membalas semuanya.