APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel I`m Holding You

I`m Holding You

Masa lalu Bima menyimpan rahasia kelam. Hubungan satu malam yang tak disengaja membuat Levina hamil tanpa tahu siapa pelakunya. Bertahun-tahun berlalu, Levina mendatangi klinik Bima demi mengobati putri kecil mereka, Anetta, yang mengidap penyakit langka. Bima sangat terkejut mengetahui anak itu adalah darah dagingnya, padahal ia sendiri sudah menikah empat tahun tanpa keturunan. Kini, ia bimbang untuk mengakui dosanya demi kesembuhan Anetta dan nasib pernikahannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bima masuk ke dalam kamar setelah semua acara di rumahnya selesai. Tubuhnya letih luar biasa. Sejak pagi tamu tidak ada habis-habisnya, entah sejawat papanya, teman-temannya sendiri, yang jelas hari ini acaranya begitu padat. Bagaimana tidak padat? Hari ini ia sudah resmi menikah, menyandang gelar dan status baru, yaitu seorang suami.

Bima tertegun menemukan Melinda tengah menyisir rambutnya yang setengah basah itu. Kekasihnya itu sekarang sudah resmi ia nikahi! Setelah sekian lama menjalin kasih, cinta mereka berlabuh juga di jenjang pernikahan ini.

"Sayang," Bima memeluk Melinda dari belakang, dikecupnya pipi Melinda dengan penuh kasih.

"Cepat mandi, biar badannya seger," tampak wajah itu begitu bahagia, sama, Bima juga sangat bahagia.

"Oke, jangan tidur dulu," pesan Bima sambil tersenyum jahil. Dapat Bima lihat wajah itu memerah, membuat Bima makin gemas dengan gadis yang perhari ini sudah resmi menjadi isterinya.

Bima mengunci pintu kamar mandi. Di tengah kesendiriannya di dalam kamar mandi ini, mendadak ia teringat peristiwa beberapa bulan yang lalu, saat dimana untuk pertama kali Bima merasakan nikmat tubuh perempuan.

Bagaimana kabar gadis itu sekarang? Dia di mana? Siapa namanya? Jujur dibalik sikap tenang Bima selama ini, rasa bersalah itu masih menyeruak dan menyiksa Bima dengan begitu luar biasa. Bagaimana kalau dia kemudian hamil dari perbuatan yang sudah ia lakukan itu? Itu berarti Bima punya anak dari gadis itu?

Mendadak Bima menjadi pusing, antusiasnya terhadap momen malam pertamanya bersama Melinda sontak hilang, lenyap entah kemana. Ia malah memikirkan gadis itu. Wajah cantiknya masih terekam jelas dalam ingatan Bima. Nikmat tubuhnya pun seolah masih membekas di seluruh syaraf tubuh Bima. Bagaimana pun dia gadis pertama yang menyajikan kenikmatan itu untuk Bima.

"Siapa kamu, apa kabarmu? Maafkan aku, entah siapapun namamu!" desis Bima di bawah kucuran shower.

Bagaimana kalau dia benar-benar hamil? Bagaimana kalau Melinda tahu jika suaminya ini sudah pernah menikmati surga dunia bersama wanita lain? Ahh ... rasanya Bima sangat pusing.

Ia bergegas menyelesaikan mandinya, lalu meraih handuk dan melangkah keluar dari kamar mandi. Ia tertegun menatap Melinda sudah berbaring sambil bermain ponsel di atas ranjang. Tungkai putihnya itu begitu menggoda luar biasa, membuat jakun Bima naik turun. Ia dengan susah payah menelan ludahnya, tidak ia sangka Melinda juga cukup menggoda luar biasa.

"Sayang, jangan menggodaku!" guman Bima sambil melotot tajam, sungguh dia benar-benar tidak tahan lagi!

"Apakah salah jika aku menggoda suamiku sendiri?" Melinda bangun, tersenyum menatap suaminya itu dengan keringan mata menggoda.

Bima tersenyum, tanpa berkata-kata lagi ia bergegas meraih wajah isterinya, menyapu lembut bibir Melinda. Rasanya ia sudah tidak sanggup lagi, terlebih setelah kejadian itu dia sudah tidak pernah lagi merasakan kenikmatan tubuh wanita bukan? Jadi apa lagi yang ia tunggu?

Dan malam itu, penyesalan yang tadi sempat menyeruak dan memporak-porandakan perasaan Bima sontak lenyap bersamaan dengan pekikan Melinda yang tampak sangat kesakitan ketika Bima mulai menyatukan tubuh mereka. Rintihan kesakitan yang kemudian berganti dengan desahan dan erangan penuh nikmat. Penyesalan itu hilang entah kemana, terbang bersamaan dengan desah penuh nikmat yang keluar dari mulut Bima.

Malam ini Bima kembali meneguk nikmat itu, berbeda dengan beberapa bulan yang lalu, wanita yang Bima nikmati adalah isteri sahnya, gadis yang sudah lama ia pacari, ia sangat ia kenal betul siapa dia, bulan seperti dulu, bahkan namanya saja Bima tidak tahu! Namun Bima masih teringat betul wajahnya, nikmat tubuhnya, karena gadis itu adalah yang pertama dalam hidup Bima!

"Ssshhh ... mmmpphh ...."

***

Levina bangkit dengan susah payah, kenapa rasanya malam ini ia begitu gerah? Padahal AC kamarnya sudah menyala! Kenapa sepanas ini sih? Levina menyeka keringat yang mengucur dari dahinya. Rasanya ia benar-benar tidak nyaman.

Dengan perlahan Vina bangkit, lalu melangkah keluar dari kamarnya. Apakah mamanya itu sudah tidur? Rumahnya sepi. Dengan perlahan ia melangkah ke dapur, hendak mengambil minum.

"Non, kok bangun?" suara itu menyapa Vina dan Vina tahu betul itu adalah Heni, asisten rumah tangga di rumah mereka.

"Haus banget nih, Hen. Mana hawanya panas banget, jadi nggak bisa tidur," Vina tersenyum lalu duduk di kursi makan dengan membawa sebotol air mineral dingin di tangan.

"Non Vina hamil sih, jadi kayak gini deh," guman Heni lalu ikut duduk di sebelah anak majikannya.

"Memang kalau hamil kenapa sih, Hen? Wajar kalau sering merasa gerah dan panas?" tanya Vina penasaran, ia tidak terlalu paham karena jujur kehamilan ini benar-benar tidak ia inginkan!

Memangnya siapa sih yang mau hamil di luar nikah? Dan parahnya Vina tidak tahu siapa laki-laki yang sudah menanamkan benih di dalam rahimnya. Konyol bukan?

"Biasanya kalau hamil kan kadang memang bawaannya kalau malam gerah terus, Non. Dan agak nggak bisa tidur malam karena selain gerah juga perutnya mulai nggak nyaman gitu kan, Non?"

"Kok kamu malah tahu sih, Hen?" Vina tertawa, padahal Heni ini masih tujuh belas tahun!

"Kakak saya hamil dulu kayak gitu, Non. Jadilah saya paham," jawab Heni sambil tersenyum.

"Oh begitu," Vina mengangguk pelan tanda mengerti, "Kamu jangan sampai kayak aku ya, Hen."

Heni tertegun, ia tahu betul anak majikannya itu hamil tanpa ada suami, tanpa ada ikatan pernikahan. Dan bahkan tidak ada yang tahu siapa laki-laki yang menjadi ayah dari janin itu, tidak dengan Vina sendiri!

"Saya mengerti, Non. Non Vina yang sabar ya, saya berdoa kelak anak ini akan menjadi kebanggaan Non sekeluarga."

Vina mengangguk pelan, ya mau bagaimana lagi, sebenarnya ia tidak mau membesarkan anak ini. Untuk apa? Dia sendiri tidak tahu siapa ayahnya, bagaimana nanti kalau anaknya tanya siapa bapaknya? Di mana bapaknya? Vina mau bilang apa?

Namun Ani bersikeras meminta Vina mempertahankan kehamilannya, melahirkan dan merawat anak itu. Sebagai penebusan dosa dan menurut Ani, anak ini berhak hidup, ia berhak disayangi dan dikasihi, tidak perduli bagaimana dia bisa ada, tidak peduli bagaimana asal usulnya.

Vina menghela nafas panjang, kenapa dulu ia harus nekat pergi sih? Ani sudah melarangnya bukan? Dan benar-benar terjadi! Sekarang ia menyesal setengah mati, sebuah penyesalan yang sudah tidak ada artinya lagi.

***

Tubuh Bima mengejang luar biasa, ia sudah hampir sampai puncaknya! Rasanya begitu luar biasa akhirnya ia bisa kembali menikmati kenikmatan seperti ini.

Ia makin mempercepat ritmenya dan meledaklah sudah dia di dalam sana! Keringat mengucur deras, rasanya tubuh Bima begitu panas. Tak terkecuali dengan Melinda yang tampak banjir peluh di bawah kungkungan tubuhnya.

"Terima kasih banyak Sayang," bisik Bima lirih.

Melinda hanya mengangguk pelan, nafasnya masih tersengal-sengal luar biasa, malam ini sah sudah statusnya sebagai isteri dari Dokter Bima Dirgantara Soebroto itu, ia sudah seratus persen isterinya.

"Sekarang istirahat ya."

Melinda kembali hanya mengangguk, rasa pedihnya sirna ketika melihat wajah bahagia suaminya itu, sungguh hari ini adalah hari paling bahagia dalam hidupnya!

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CALON MERTUAKU
8.1
Indah tak mampu membendung rasa ingin tahunya pada Om Andi, duda kaya raya yang bergelimang kemewahan. Di balik pesona ketampanannya, pria tersebut menyimpan rahasia besar yang sangat misterius. Mampukah Indah membongkar kebenaran tersembunyi yang selama ini ditutupi oleh calon mertuanya itu? Simak kisah perjuangan Indah memecahkan teka-teki rumit ini, di mana ia harus berhadapan dengan badai asmara sekaligus misteri yang menyelimuti kehidupan sang miliarder.
Sampul Novel JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
9.3
Tiga tahun menjadi asisten detektif Arsen dalam misi berbahaya, Leina diam-diam mencintainya. Namun, Arsen selalu menolak perasaan itu karena jurang usia dan ancaman musuh yang mengintai pekerjaan mereka. Meski terluka oleh sikap dingin sang detektif, Leina enggan menyerah. Bahaya kini mengancam saat para musuh mulai mengincar Leina untuk menjatuhkan Arsen. Akankah Arsen tetap menjauh demi melindunginya, atau justru menyerah pada cinta?
Sampul Novel Kehidupan Edo yang Menakjubkan
9.0
Kehidupan Edo yang Menakjubkan mengisahkan perjuangan emosional dalam sebuah keluarga modern. Kakak ipar dari sang protagonis sangat mendambakan kehadiran seorang anak untuk melengkapi hidupnya, namun impian tersebut belum juga terwujud karena kesulitan untuk hamil. Didorong oleh rasa kepedulian yang mendalam, sang protagonis merasa terpanggil dan sangat ingin mengulurkan bantuan demi mengatasi masalah pelik tersebut. Kisah romansa modern ini menyoroti konflik batin dan tekad untuk membantu.
Sampul Novel Kumpulan Cerita Dewasa Untuk 21+++
9.3
Buku ini menghadirkan rangkaian kisah cinta modern yang dikurasi khusus untuk pembaca dewasa. Menyajikan narasi berani dan eksplisit, antologi ini berfokus pada eksplorasi hubungan intim serta momen penuh gairah yang sangat intens. Karena kontennya yang sensual, karya ini sangat tidak dianjurkan bagi mereka yang masih di bawah umur. Pastikan usia Anda telah memenuhi syarat sebelum mulai membaca kumpulan cerita yang ditujukan khusus bagi audiens berusia 21 tahun ke atas ini.
Sampul Novel Not Seen
8.4
Demi balas budi, seorang pria menikahi wanita penolong nyawanya. Pernikahan ini terjadi akibat desakan sang ibu, yang justru membenci anak kandungnya sendiri dan memperlakukannya seperti orang asing berutang. Berharap meraih kebahagiaan di kota, wanita malang ini malah menemui kenyataan pahit. Alih-alih terbebas dari penderitaan masa lalu di desa, ia kini justru terjebak dalam kesepian mendalam dan dinginnya penolakan dari keluarga barunya.
Sampul Novel Wanita Kontrak
9.0
Setahun setengah Kana berpura-pura menjadi istri Ian demi menutupi jalinan asmara rahasia sang pria. Namun, setelah perceraian mereka, nasib buruk kembali menjeratnya. Kali ini, Lucas datang memaksa Kana menyetujui pernikahan kontrak baru selama tiga tahun, di mana ia hanya dijadikan pemuas nafsu. Saat Kana menderita dalam jeratan Lucas, Ian muncul kembali untuk menolongnya. Akankah Kana berhasil membebaskan diri dan mengakhiri takdirnya sebagai wanita kontrak?