APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku Seorang Misoginis

Novel remaja bergenre horor misteri ini mengisahkan penderitaan anak perempuan yang tumbuh bersama ibu pembenci wanita. Sejak kecil, ia kerap disiksa hanya karena memakai lipstik, rok, atau mendekati ayahnya. Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, sang ibu tega menyebarkan fitnah di sekolah bahwa putrinya merayu sang ayah sendiri. Kehancuran reputasi memaksa gadis itu melompat dari lantai lima belas, tindakan tragis yang justru memberikan kepuasan luar biasa bagi sang ibu.
Bab
Bagikan

Bab 1

Ibuku sangat membenci perempuan.

Bahkan aku, anak perempuannya sendiri.

Sejak aku lahir, dia sudah ingin membunuhku. Memakai lipstik, aku dipukul. Mengenakan rok, aku kena pukul juga. Apalagi kalau aku mendekati Ayah, akan lebih parah lagi.

Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, ibuku yang sangat membenci perempuan menyebarkan gosip di sekolah, menuduhku merayu ayahku sendiri.

Sampai akhirnya aku terjun dari lantai lima belas.

Hasilnya? Ibuku sangat puas.

Di rumah sakit, seorang perawat dengan riang menerimaku dari dokter anak, lalu berkata kepada ibuku.

"Bayinya perempuan, kulitnya putih bersih. Pasti cantik kalau sudah besar!"

Mendengar itu, wajah ibuku yang awalnya tampak lemah seketika berubah.

Dia langsung menarik rambut perawat muda itu dan menamparnya beberapa kali.

Suara makian ibuku menggema di sepanjang koridor.

"Dasar perempuan sial! Apa kamu diam-diam menukar anakku? Aku sudah makan banyak tokek kering! Mana mungkin anak itu bukan laki-laki!"

Untungnya, bibiku cepat tanggap. Sambil menahan ibuku, dia menelepon ayahku untuk datang, sehingga keributan itu akhirnya reda.

Gara-gara telepon itu, ibuku terus menatap bibiku dengan sinis.

Setelah kesehatan Ibu membaik, Ayah membawanya pulang untuk menjalani masa nifas.

Beberapa waktu kemudian, Bibi datang menjengukku karena khawatir. Di dalam kamar, suara tangisan bayi nyaris tidak terdengar.

Sementara itu, ayahku sedang menyuapi Ibu makan bubur havermut hangat satu sendok demi satu sendok.

"Haris, dengar aku, ya. Kamu cuma boleh mencintaiku seumur hidup. Kamu nggak boleh memeluk dia, apalagi menciumnya!"

Tak lama kemudian, ayahku menjawab singkat, "Baiklah."

Sinar matahari sore yang hangat menyinari kamar, menciptakan suasana yang kelihatannya harmonis, tetapi membuat bibiku bergidik ngeri.

Ayahku memang menepati janjinya. Sepanjang ingatanku, kami tidak pernah bersentuhan secara fisik.

Namun, meskipun begitu, ibuku tetap tidak membiarkanku hidup dengan tenang.

Saat aku berumur tujuh tahun, aku baru saja pulang setelah berjalan sejauh lima kilometer. Belum sempat aku beristirahat, sebuah tamparan keras mendarat di wajahku.

Alasannya? Ibu menemukan karangan berjudul "Ayahku" di buku tugas menulisku.

"Masih kecil sudah belajar hal-hal nggak benar! Siapa yang mengajarimu?!"

Dengan buku tugas itu, dia menunjuk-nunjuk hidungku sambil memarahiku.

Aku tidak mengerti apa maksud ucapannya, hanya bisa mencari-cari sosok ayahku di dalam kamar dengan penuh harap.

Namun, yang aku dapatkan hanyalah pukulan tanpa ampun.

Setelah kejadian itu, semua urusan sekolah ditangani oleh ibuku. Kepada guru, dia bahkan mengatakan bahwa aku tidak punya ayah.

Aku masih ingat betul bagaimana puasnya wajah Ibu waktu itu saat menegaskan kepemilikannya.

Seiring bertambahnya usiaku ....

Ibuku mulai mengungkapkan keluhannya pada tetangga-tetangga di kompleks.

"Sial banget nasib keluargaku! Anak perempuan kandungku ini seperti perempuan jalang, dari kecil nggak tahu malu, hanya bisa menggoda laki-laki!"

Hampir di mana pun aku berada, ada saja orang yang berbisik-bisik di belakangku.

Aku mulai terbiasa dengan semua itu.

Hingga suatu hari, ada keluarga baru pindah ke rumah sebelah, keluarga kecil yang penuh kelembutan.

Setiap kali aku diusir oleh Ibu, mereka selalu menampungku di rumah mereka. Bahkan seorang kakak perempuan di keluarga mereka, yang usianya beberapa tahun lebih tua dariku, sering berbagi camilan denganku.

Bagiku, keluarga itu adalah salah satu dari sedikit cahaya dalam hidupku.

Namun, langit tidak selamanya cerah bagiku .

Hari itu, seperti biasa, aku menunggu Ibu selesai bermain kartu di depan rumah.

Melihatku berdiri di luar, kakak perempuan itu membawa kursi dan menemaniku sambil mengobrol.

Dengan penuh semangat, aku menceritakan kehidupan sekolahku padanya.

Aku sama sekali tidak menyadari bayangan gelap yang mendekat dari belakang.

Ketika aku berbalik dan melihat Ibu keluar, wajahku masih penuh senyum.

Melihat senyumanku, Ibu langsung melayangkan tamparannya tanpa berpikir panjang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gema Lagu Sunyi
8.4
Kehidupan Eve Walton sebagai istri Brayden Reynolds selalu menjadi pusat perhatian, terutama setelah pernikahan mereka diumumkan demi melindunginya. Namun, semua kebahagiaan itu sirna saat seorang wanita membawakan lagu cinta ciptaan Eve bersama Brayden dalam sebuah siaran langsung. Wanita itu mengklaim kepemilikan atas Brayden, diperkuat bukti video mesra yang menunjukkan bekas luka suaminya. Kecewa atas pengkhianatan ini, Eve memutuskan menyerahkan surat cerai untuk mengakhiri hubungan mereka.
Sampul Novel Suamiku Pura-Pura Buta Demi Menyembunyikan Kebohongan Besar
8.7
Tepat setelah akad, Selena Atmadja diceraikan Davin Hartanto akibat skandal kehamilan wanita lain. Demi menjaga nama baik, Madame Ratih memaksa Selena menikahi putra keduanya, Leonard Hartanto, pria dingin yang misterius. Meski sempat menolak, Selena akhirnya terjebak dalam pernikahan hampa ini. Segalanya berubah ketika Selena mengungkap rahasia besar bahwa Leonard hanya berpura-pura buta. Apa motif di balik sandiwara ini dan mampukah ia bertahan?
Sampul Novel Istri sang Tuan Muda Lumpuh
8.4
Fyorin menghadapi situasi penuh ketegangan saat terjebak dalam momen intim bersama Tuan Muda Sooya. Meski sempat ragu, ia memantapkan hati untuk menyerahkan segalanya. Namun, kepolosan Fyorin tak terbendung saat ia merasa terintimidasi oleh realitas fisik sang tuan muda. Di tengah rasa takut yang mulai melingkupi pikirannya, Sooya dengan lembut memintanya memejamkan mata untuk meredakan kecemasan. Inilah kisah romansa dewasa sarat intrik keluarga yang menguji keberanian Fyorin.
Sampul Novel  Kerudung Pembalasan
8.1
Kehidupan Ana hancur seketika setelah menyaksikan perselingkuhan Javier dengan sahabat dekatnya sendiri. Pengkhianatan kejam itu menghancurkan seluruh rencana masa depan mereka. Namun, di tengah rasa sakit, Ana menolak terpuruk. Ia bangkit dari kepalsuan tersebut demi menata ulang hidup dan jati dirinya. Saat Javier datang memohon dimaafkan, Ana menyadari bahwa harga diri dan mencintai diri sendiri adalah segalanya. Mampukah ia merelakan masa lalu demi menyambut cinta baru yang jauh lebih tulus?
Sampul Novel Om Duda and Me
8.0
Azalea, seorang siswi SMA yang memikat, memendam rasa pada Kenzo, duda kaya sekaligus paman sahabatnya. Sejak kepergian sang istri saat melahirkan anak mereka, miliarder itu memilih menutup diri dari cinta. Perbedaan usia yang membentang lebar tidak menyurutkan niat Azalea untuk mendekati Kenzo. Ia bertekad meruntuhkan sikap dingin pria tersebut dan mengusik hidupnya yang tenang. Mampukah keteguhan hati gadis muda ini mencairkan kebekuan sang duda?
Sampul Novel Terlambat Menyesal: Mantan Istriku Bersinar Terang
8.8
Empat puluh tahun menjadi istri pajangan John, bos mafia yang kejam, membuatku menyerah ketika selingkuhannya, Angel, makin semena-mena. Saat perceraian bergulir, aku justru mengandung di usia senja, sementara Angel terbukti mandul. Demi melindungi janinku, aku nekat kabur ke desa terpencil di tengah badai salju. John yang didera penyesalan kini mendepak Angel dan memohon ampun hingga berlutut di hadapanku. Namun, semuanya sia-sia. Pintu hatiku telah tertutup rapat bagi masa lalu.