APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ia menenggelamkan aku, aku membakar dunianya.

Ia menenggelamkan aku, aku membakar dunianya.

Pasca-kecelakaan, Adrian mendirikan Nusantara Saga untuk memenjarakan dan memanipulasiku. Di balik itu, dia berselingkuh dengan Dahlia, merampas identitas virtualku, serta sengaja menghalangi kesembuhanku agar tetap bisa berkuasa. Setelah dipermalukan di depan umum dan dibuang ke air mancur sampai hampir mati, aku berhasil bangkit kembali. Kini, dengan kaki yang telah pulih sepenuhnya, aku siap masuk kembali ke dunianya untuk menghancurkan seluruh kerajaan yang telah dia bangun.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kata-kata Adrian bukan sekadar kata-kata; itu adalah serpihan kaca yang menancap di otakku. Kehangatan beberapa saat yang lalu lenyap, digantikan oleh hawa dingin yang menusuk, dimulai dari perutku dan menyebar ke seluruh pembuluh darahku, mengubah darahku menjadi lumpur es.

Aku terhuyung mundur, kakiku lemas. Aku merosot di dinding, jatuh ke lantai dalam tumpukan yang tak berdaya. Air mata mengalir di wajahku, panas dan tanpa suara. Dia tidak hanya selingkuh dariku. Dia sudah bersamanya selama berbulan-bulan. Saat dia mencium keningku dan mengatakan aku adalah dunianya, dia tidur dengan fisioterapisku.

Dan obat itu... dia sengaja membuatku lemah. Bergantung. Seorang tahanan di tubuhku sendiri, di rumah yang dia sebut rumah kami.

Perlahan, dengan susah payah, aku merangkak kembali ke kursi rodaku, gerakanku kikuk dan putus asa. Rumahku. Aku melihat sekeliling ruangan, pada pegangan yang dipasang khusus di sepanjang dinding, sakelar lampu yang diturunkan, jalan landai untuk kursi roda menuju taman. Dia telah mempersembahkan setiap modifikasi sebagai tanda cintanya yang abadi. Sebuah bukti pengabdiannya.

"Aku akan membangun dunia di mana kamu tidak perlu berjuang, Elara," sumpahnya, matanya tulus.

Sekarang, janjinya menjadi lelucon pahit. Ini bukan dunia yang dibangun dari cinta; ini adalah sangkar yang terbuat dari kebohongan.

Aku menyeka air mataku dengan tumit tanganku dan mendorong kursi rodaku kembali ke kamar tidur, desiran lembut motornya menjadi satu-satunya suara dalam keheningan yang menyesakkan. Aku tidak tidur sedikit pun malam itu.

Keesokan paginya, dia mencium keningku sebelum berangkat kerja, bibirnya terasa seperti cap panas di kulitku. "Dahlia mengambil cuti pribadi, jadi aku membatalkan sesimu. Istirahat saja hari ini, ya? Jangan terlalu memaksakan diri."

Dorongan untuk berteriak, untuk mencakar wajahnya yang tampan dan penuh kebohongan, adalah kekuatan fisik di dalam diriku. Tapi aku menelannya, memberinya anggukan lemah. "Oke, Adrian."

Saat pintu depan tertutup, aku mendorong kursi rodaku ke kamar mandi dan menggosok keningku, tempat dia menciumku, sampai kulitnya lecet dan perih.

Kemudian, aku menemukan kotak beludru kecil di kotak perhiasanku. Di dalamnya ada kalung platinum halus, sebuah perhiasan pesanan khusus yang dia berikan padaku pada ulang tahun pertama kami, dengan ukiran koordinat tebing tempat dia melamarku. Aku mengemasnya ke dalam kotak kecil, menujukannya ke kantornya, dan memanggil kurir. Satu jam kemudian, kalung itu lenyap.

Kakiku sakit, tapi aku memaksakan diri untuk berdiri. Aku berjalan, langkah demi langkah yang menyakitkan, ke sudut ruangan tempat pod VR Nusantara Saga Chronicles berada, berkilauan dan futuristik. Tempat perlindunganku. Ciptaannya. Ironi itu terasa seperti beban fisik di dadaku.

Aku mengikat diriku, aroma familiar dari elektronik bersih dan udara daur ulang memenuhi paru-paruku. Saat sistem dinyalakan, kesadaranku sinkron dengan dunia virtual, aku teringat hari ketika dia memperkenalkannya. "Agar kamu selalu bisa merasa bebas, Srikandiku," bisiknya.

Di Nusantara Saga, aku bukan wanita lumpuh di kursi roda. Aku adalah Srikandi, pemain peringkat teratas, seorang legenda yang keahlian pedangnya tak tertandingi. Tubuh virtualku kuat, cepat, dan utuh. Setelan haptic merespons impuls sarafku, menerjemahkan pikiran menjadi tindakan. Di sini, aku bisa merasakan lelahnya berolahraga, sensasi menangkis serangan dengan sempurna, deru angin saat aku melompati jurang yang mustahil.

Kaki asliku mungkin lemah, tapi di Nusantara Saga, sinapsisku bekerja lebih cepat dari sebelumnya. Waktu reaksiku lebih baik, inderaku lebih tajam. Game ini menyembuhkanku dengan cara yang tidak pernah bisa dilakukan oleh terapi Dahlia. Dan Adrian telah mencoba mengambil itu dariku juga.

Aku keluar dari pod beberapa jam kemudian, tubuhku lelah tetapi pikiranku jernih. Sebuah rencana telah terbentuk, tajam dan tepat. Ada kejuaraan e-sports nasional untuk Nusantara Saga dalam dua minggu. Acara tatap muka. Itu adalah kesempatanku. Aku akan memenangkannya, dan di atas panggung itu, di depan dunia, aku akan memutuskan semua ikatan dengan Adrian Wiratama.

Aku menghabiskan setiap waktu luangku di dalam game, berlatih, mendorong batasku, jari-jariku menari di atas kontrol, pikiranku terfokus seperti laser.

Beberapa hari kemudian, ponselku bergetar dengan dua notifikasi. Yang pertama adalah postingan Instagram dari Dahlia. Itu adalah foto dirinya dan Adrian, kepala mereka berdekatan, tersenyum di sebuah restoran mewah. Lengan Adrian melingkari bahunya, tangannya bertumpu posesif di pinggangnya. Keterangannya adalah emoji hati sederhana.

Tanganku gemetar saat aku menggeser ke notifikasi kedua. Itu adalah pesan suara dari Adrian.

"Hai, sayang," suaranya adalah belaian hangat dan intim. "Cuma mau ngecek. Kamu ingat makan siang, kan? Jangan lewatkan makan, ya? Aku cinta kamu."

Perbedaan drastis itu membuatku mual. Aku meraba-raba ponsel, jari-jariku kikuk, menusuk layar beberapa kali sebelum akhirnya bisa menutup aplikasi.

Dia tidak pulang malam itu. Sebuah pesan teks tiba sekitar tengah malam.

Terjebak rapat larut malam dengan investor. Jangan menungguku. Dan tolong, ingat apa yang kukatakan. Jangan berlebihan dengan latihanmu. Kamu perlu membiarkan tubuhmu pulih dengan sendirinya.

Senyum pahit dan mengejek tersungging di bibirku. Dia bisa mencintai dua wanita sekaligus. Dia bisa berbohong dengan setiap napas dan masih terdengar seperti orang suci.

Atau mungkin, dia tidak pernah mencintaiku sama sekali.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Trystan, pemuda 21 tahun, terancam bahaya di dunia yang mendewakan kekuatan Arte. Kemampuan langka miliknya memicu perburuan kejam dari pihak-pihak yang ingin melenyapkan atau mengeksploitasinya. Kini, hidupnya dilingkupi pengkhianatan, kepedihan, dan dendam mendalam. Di bawah tekanan tanggung jawab besar, Trystan harus berjuang keras demi melindungi apa yang berharga dari kejaran para musuh yang tiada henti mengincarnya.
Sampul Novel Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
9.4
Marcel kerap disiksa keluarga istrinya, bahkan dipaksa menyantap sisa makanan di lantai. Tak tahan dihina terus-menerus oleh Shirley dan kerabatnya, ia nekat meminum formula rahasia warisan orang tuanya untuk mengakhiri hidup. Namun, ramuan itu justru membangkitkan kekuatan dahsyat yang terpendam. Kini, sang ahli obat yang dahulu direndahkan telah bangkit kembali. Bersiaplah menyaksikan aksi balas dendamnya demi membuat mereka semua bersujud memohon ampun.
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Demi menemukan gadis masa kecil yang memikat hatinya dua dekade lalu, CEO tampan blasteran, Axel Narendra, memutuskan pulang ke Indonesia. Namun, langkahnya terhalang oleh pengkhianatan anak buahnya sendiri yang berujung pada penawanan dirinya. Di tengah pusaran konspirasi besar ini, Axel harus berjuang meloloskan diri. Mampukah ia menumpas para pembelot di gurita bisnis internasionalnya sekaligus bersatu kembali dengan cinta sejati yang tengah dicarinya?
Sampul Novel Pendekar Pedang Patah
7.9
Pancaka, pemilik pedang legendaris tanpa bilah, adalah musuh yang ditakuti oleh seluruh golongan persilatan hitam maupun putih akibat aksi penghancurannya. Namun, kejayaan sang pendekar runtuh seketika setelah ia mengalami kekalahan telak. Secara misterius, ia terlempar kembali ke masa lalu. Kini, Pancaka dihadapkan pada pilihan hidup yang baru: memperbaiki perilakunya yang dulu atau justru tumbuh menjadi sosok yang jauh lebih kejam.
Sampul Novel Perjuangan untuk Arda
8.9
Demi mengubah nasib, Arda nekat pergi dari kampung halamannya untuk mengadu peruntungan di Yogyakarta. Sebagai pendatang baru, ia dipaksa bertahan di tengah kerasnya lingkungan yang asing. Kisah ini menyoroti perjuangan batin dan fisik Arda saat merajut mimpi masa depannya. Di sela-sela adaptasinya dengan keunikan budaya lokal, ia harus menghadapi rentetan ujian berat yang terus menguji batas keteguhan hatinya di kota tersebut.
Sampul Novel Rahasia Gelap di Balik Senyuman
8.2
Di bawah bayang rembulan, sebuah rahasia kelam tersembunyi di balik senyum misterius. Dua jiwa kini saling terikat takdir di batas antara kebenaran dan kegelapan. Salah satu dari mereka menguasai kunci rahasia, sementara yang lain terhubung langsung dengan ancaman besar. Bersama-sama, mereka harus menembus labirin intrik dan teka-teki yang menguji keyakinan serta nyali. Lewat petunjuk tak terduga, pilihan sulit harus diambil demi menyingkap kebenaran mengejutkan yang lama terkubur.