APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Husband billionare

Husband billionare

Pasca lolos dari upaya pembunuhan oleh pamannya, Wira, bos Grup Jason bernama Arkhana kehilangan ingatan. Ia diselamatkan Nina di sebuah desa hingga keduanya menikah. Begitu memorinya kembali, Arkha menyamar demi mengusut kejahatan Wira atas keluarganya. Usai dendamnya terbalas, Arkha mendapati rumah istrinya hancur akibat ulah istri Wira. Ia pun bergegas menyelamatkan Nina, mengungkap jati dirinya sebagai miliarder, lalu memboyongnya ke kota.
Bab
Bagikan

Bab 2

Nina membawa Arya kerumah kosong di sebelah rumahnya, rumah itu juga milik Ayah Nina, hanya saja tidak lagi ditempati.

Nina membuka pintu, seketika ia langsung mengerutkan keningnya, melihat rumah yang sudah lama tidak digunakan itu tampak bersih.

"Ada apa, Nina?" tanya Arya

"Eh, tidak apa-apa, masuklah kak. Maaf, rumahnya kecil. Ini juga rumah kami, hanya saja sudah lama tidak ditempati. Tapi sudah dibersihkan."

"Tidak apa-apa Nin, terima kasih sudah bersedia menampungku."

Nina mengangguk dan meletakkan ponsel di ruangan yang akan digunakan Arya.

"Kak, aku tinggal dulu yah, aku ada urusan. Jika terjadi apa-apa, telepon aku. Ini nomorku dan gunakan ponsel ini," kata Nina sambil menyerahkan ponsel yang hanya bisa melakukan panggilan dan mengirim pesan.

"Terima kasih, Nin," Arya tersenyum tampan membuat Nina shock, ia baru lihat wajah tampan Arya tersenyum manis. Dia sungguh gugup ditatap oleh Arya. Nina pun menetralkan perasaan dan pergi meninggalkan Arya

Setelah Nina pergi, Arya duduk melihat sekeliling. Dia mencoba mengingat tapi kepalanya terasa sangat pusing.

"Suatu hari aku akan membalas kebaikanmu," pikirnya

Di tempat lain, pria dan wanita paruh baya bergegas kembali untuk melihat keberhasilan menyingkirkan pewaris Jason group.

"Ayo bersulang lagi. untuk kesuksesan kita!" Seruan Wira

"Terima kasih sayang, kamu selalu mendukung rencana jahatku," bisik Wira kepada istrinya

Dika, putra Wira mendengar semua yang Ayahnya katakan. Dika mengepalkan tangan mengingat kejahatan Papanya.

"Pasti hilangnya Arkha berhubungan dengan Ayah, aku sangat yakin," batin Dika.

"Aku harus mencari paman William dan kak Arkha. Di mana dua orang penting di perusahaan itu sekarang?" batinnya mulai tak tenang

Dika meluncur ke tempat asisten Virgo untuk merencanakan sesuatu. Tak lama, dia sudah berada di depan pintu apartemen Virgo.

Tingtong

Tingtong

"Dika, kenapa kamu di sini?" tanya Virgo sambil celingukan melihat situasi

"Tanya nanti, bolehkah aku masuk, kak?"

"Eh iya masuk. Mau minum apa?"

"Apa saja."

"Tunggu."

Virgo berjalan menuju dapur untuk mengambilkan minuman di dapurnya untuk Dika.

"Minumlah! Ada apa Dika?"

"Begini Kak, kamu tahu dimana Paman William dan Kak Arkha?"

"Bukannya Ayahmu mengatakan, bahwa mereka Sedang keluar negeri, dan tidak diketahui kapan akan kembalinya?"

"Apa! kapan ayahku mengatakannya? Sial. Aku pikir pasti ada yang salah, Kak, dengarkan rekaman ini," ucap Dika meletakkan sebuah rekaman yang sengaja Dika ingin ungkap kesemua orang.

Mendengar ucapan Dika, dan rekaman itu, Virgo mengepalkan tangannya. Ia merasa sangat marah.

"Kita harus menemukan Arkha, Dika."

"Tapi di mana Kak? aku sudah melacak ponsel yang dia pakai dan tidak juga menemukannya."

"Nanti kakak bantu. Tenang saja, ayo ikuti permainan Ayahmu, kamu mengerti kan."

Dika mengangguk mengerti dan melanjutkan merencanakan sesuatu dengan Virgo.

Di sisi lain, ada seorang pria paruh baya yang meringis kesakitan karena penjaga lupa untuk memberinya makan.

"Di mana mereka semua? perutku terasa kram. Ya Tuhan, kapan aku akan kembali ke rumah, Arkha maafkan Ayah, nak."

Di tempat yang berbeda, seorang wanita paruh baya sedang makan di sebuah ruangan sempit yang dijaga oleh beberapa orang berbadan tegap. Wajahnya tidak bisa dipungkiri jika ia merindukan keluarganya, sesekali ia menyeka air matanya.

"Mama merindukan, Papa dan Arkha," batinnya tersiksa

Di tempat lain, kini Arya memulai hidup barunya, dia siap mencari pekerjaan dengan Nina. ia sengaja bangun pagi agar tidak ketinggalan. Ia sudah berada didepan pintu rumah Nina.

Tok

Tok

"Eh nak Arya. Ayo masuk."

"Pagi pak, Nina ada," sapa pria tampan berkulit putih pda pak Firman

"Pagi, nak. Ada."

Dari belakang, Nina tiba-tiba muncul mengenakan daster untuk menyambut Arya.

"Pagi Kak, pagi sekali," sapa Nina

"I-iya Nina, aku ingin mencari pekerjaan denganmu," Kata Arya gugup karena melihat penampilan Nina

Ayah Nina ikut terkejut dengan kemunculan Nina berpenampilan aneh, Ayahnya memberikan kode namun putrinya tidak mengerti.

"Nina, kamu harus cepat mandi. Lihat pakaianmu yang tidak sopan," kata Ayahnya tertawa geli

Nina mengerutkan alisnya dan dia melingkarkan lengannya di bajunya, dia menampar dahinya dan bergegas ke kamar.

"Maafkan gadis kecil Bapak, ya nak Arya."

"Ya Pak, tidak apa-apa," kata Arya sambil menggaruk-garuk kepala agar tidak gatal.

Beberapa menit kemudian Nina, telah siap untuk pergi bekerja sebagai pemetik teh.

"Ayo, kita sarapan dulu," ajak Nina

"Apakah itu tidak mengganggumu, Nin."

"Tidak, ayolah," menunjukkan senyum termanisnya

Mereka bertiga akhirnya sarapan bersama, setelah selesai, mereka berdua berangkat menuju tempat kerja. Dalam perjalanan, mereka kembali bertemu teman Nina.

"Hai Nin," Sapa salam dari Mita dan Ana sahabat kecilnya.

"Hai Mita, Ana."

"Siapa dia Nin?" Tunjuk Mita penasaran

"Oh, perkenalkan ini kak Arya, nanti aku jelaskan."

"Oke, kamu berutang penjelasan padaku. oh iya kak, saya Mita," ujar Mita sambil mengulurkan tangannya

"Saya Arya."

"Dan aku Ana."

"Arya."

"Ayo cepetan, nanti kita telat, oh ya, ada bos Fera atau tidak?" ucap Nina clingukan mencari keberadaan bossnya. " Kak Arya mau ikut juga."

"Hah, tidak salah Nin," Mita melongo karena ucapan sahabatnya

"Ya tentu, aku ingin datang bekerja," ucap Arya menimpalinya

Mita dan Ana melihat sosok dari atas sampai bawah, Arya terlihat seperti orang kaya apalagi ia sangat tampan, entah kenapa pikirannya seperti itu.

Akhirnya mereka sampai di perkebunan. Nina meminta Arya untuk bertemu dengan boss Fera dan meminta izin kerja.

Kemudian tanpa menunggu lama, Nina mendatangi kediaman Bossnya Fera.

"Permisi," teriak Nina agar si boss segera keluar dan benar saja boss nya masih memakai kutek kuku berlari menghampiri Nina

"Eh Nin, kenapa kamu berteriak."

"Jika tidak berteriak, gimana kamu bisa mendengarku?" Ucap Nina terkekeh melihat penampilan

Fera kaget saat menyadari melihat pria tampan di hadapannya, benar-benar perfect.

"Ehem." Deheman Nina membuyarkan lamunan Fera

"Hemm, ada apa Nin kau mencariku. Kau tahu gajian masih lama," ujar Fera sambil melanjutkan mengecat kukunya

“Iya mbak, maaf mengganggu. Ini teman saya, mau kerja disini.”

Fera melihat penampilan Arya dari atas ke bawah, Arya merasa tidak nyaman dengan ondel-ondel wanita di depannya.

"Um, oke. Tapi jadilah sopirku."

"Apa! ke-kenapa jadi sopir," Nina gelagapan

"Tapi maaf, saya ingin bekerja pemetik teh bukan sopir, nona boss."

"Dia tak nyaman jadi sopir, boss."

"Ya sudah baiklah, pergi sana."

"Buat mood ku tak enak," pikir Fera, dan berlalu meninggalkan mereka

Arya dan Nina memasuki perkebunan, Nina mengajari Arya semampunya. Arya dan Nina terlihat sesekali bercanda dan tertawa terbahak-bahak. Saat mereka sedang istirahat sejenak, seorang pria tampan yang juga bekerja disana mendekat.

"Hei Nin. ini untukmu," kata Roni memberikan nasi bungkus

"Maaf Roni, aku sudah membawanya sendiri."

Tiba-tiba sekelompok gadis berdatangan menghampiri Arya.

"Hei, ini untukmu," memberikan minuman

"Ini juga kak," memberikan bunga

Nina dan kedua temannya terutama Roni ternganga melihat tingkah gadis-gadis itu. Hati Nina kesal

"Apa-apaan kalian semua gadis. Kalian menggodanya."

"Idih, situ bukan pacarnya kenapa sewot."

"Emang aku bukan apanya, Papi dia temanku."

"Kata siapa?" tiba-tiba Seseorang menimpali.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CAUGHT IN A BAD CHARACTER
9.1
Tewas secara tragis membawa Juwita Chou bereinkarnasi menjadi Sallyana Fedelian. Karakter barunya ini adalah putri bangsawan kejam yang ditakdirkan mati di usia muda. Demi bertahan hidup, Juwita harus mengubah nasib buruk tersebut. Ia pun berusaha mengacaukan alur cerita asli sambil menghadapi kecurigaan dari lima tokoh utama pria. Namun perlahan, sebuah rahasia takdir yang kelam mulai terkuak, mengungkap hubungan misterius antara dirinya dan sosok asli Sallyana.
Sampul Novel Dendam Mrs. Ilona
9.7
Menginjak usia 25 tahun, Ilona Roselani Belvania pulang ke Indonesia demi menuntut balas atas kematian tragis ayahnya, Tuan Belvara. Peristiwa kelam itu tidak hanya menghancurkan finansial mereka, tetapi juga merenggut kewarasan sang ibu. Ilona kini mendapat peluang emas dengan menyamar sebagai guru di sekolah elit tempat anak pewaris keluarga Altaresh menuntut ilmu. Demi menuntaskan dendam masa lalu, mampukah Ilona menyelesaikan misinya terhadap musuh bebuyutan sang ayah?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Gairah Membawa Petaka
8.3
Mengandung konten 21+ Harap bijak menentukan bacaan... Jangan lupa mampir juga cerita pertama "Mertua Hiperseks" Zakia Ananta Arman, gadis remaja yang masih sangat polos dan tidak pernah mengenal apa itu jatuh cinta sebelumnya. Dia terpesona dengan ketampanan pemuda tampan yang merupakan putra dari kyai pengasuh pesantren dikingkungannya. Malam itu gadis yang cakap dipanggil Kia itu secara sengaja masuk ke dalam kamar pria yang sering di panggil Gus Beren oleh para santri. Kia memasukkan obat perangsang dan alkohol secara bersamaan pada teh yang disajikan oleh Santri dan akan di minum oleh Gus Beren. Alhasil, malam itu tanpa sadar Gus Beren menyetubuhi Kia yang bersembunyi dibalik tirai gorden kamarnya, saat Gus Beren tengah membersihkan badan di kamar mandi setelah acara pengangkatan pengasuh baru di adakan di pesantren yang di miliki abahnya. Hubungan satu malam itu berakhir duka bagi Kia. Ia tidak pernah menyangka bahwa dari hubungan itu ia akan mengandung anak dari Gus Beren, tapi sayangnya Gus Beren tidak mau bertanggung jawab atas anak itu. Karena bagaimana pun anak itu tetap akan bernasab pada ibunya, sebab ia hadir sebelum terjadinya Ijab Qobul pernikahan. Apalagi Kia baru mengetahui, jika Gus Beren sudah memilik istri yang di nikahi secara siri, karena saat ini istri Gus Beren masih melanjutkan pendidikannya di Mesir. Kia teringat akan perbuatan papanya Arman beberapa waktu yang lalu, ia membawa Cantika yang merupakan wanita selingkuhannya ke rumah dan melakukan perbuatan mesum di depan mamanya Arini. Mungkinkah yang terjadi saat ini merupakan balasan atas perbuatan Arman, yang telah menyakiti Arini. Bukan hanya itu, Arman juga sering melampiaskan amarah pada mamanya dan juga kakaknya Zoni saat mereka memberontak kelakuan Arman untuk bermain panas dengan Cantika. Kata-kata Kia terngiang begitu dalam pada ingatan Arman, yang menyiratkan kebencian dari seorang putri yang sangat ia sayangi. Arman tak pernah begitu menyesal atas perlakuannya dan perkataannya yang sering menyakiti Arini dan Zoni, tapi untuk Kia, dia benar-benar menyesal karena telah membuat putri kesayangannya itu kecewa dan berkata kasar padanya. Teringat pada masa lalu kelam tentang Rania yang harus mati akibat ulah Ayah Arman, ia takut hal itu terulang kembali pada Kia. Akankah Kia bisa mendapatkan keadilan serta tanggung jawab dari Gus Beren untuk anak yang dikandung? Sedang usianya saat ini masih belum cukup umur untuk melangsungkan pernikahan karena ia baru 9 SMP. Ataukah ia akan menjalani sisa-sisa hidup dengan karma yang telah papanya perbuat selama ini? Siapakah Rania, yang menyisakan luka begitu dalam bagi Arman?
Sampul Novel Peace Hunter
7.9
Rid Archie, seorang pemuda desa, menyadari bahwa kedamaian di dunianya hanyalah ilusi. Di balik ketenangan semu tersebut, diskriminasi rasial serta perbudakan masih terus terjadi. Kondisi ini sebenarnya merupakan gencatan senjata rapuh antara ras Malaikat dan Iblis yang sewaktu-waktu dapat memicu perang besar. Didorong kenyataan pahit ini, Rid bertekad menciptakan keharmonisan yang nyata. Namun, sanggupkah ia menggapai mimpi besar tersebut di tengah dunia yang sarat konflik?
Sampul Novel Pedang Naga Siluman
9.5
Dibesarkan secara sederhana oleh Mbah Wiguna, Satya Wiguna tumbuh menjadi pemuda tangguh nan bersahaja. Bersama para sahabatnya, ia melakukan perjalanan lintas waktu ke masa lalu untuk menumpas kebatilan. Ketika kekuatannya berada di titik tertinggi, entitas alam gaib mengangkatnya sebagai panglima perang. Membawa kekuatan dahsyat Pedang Naga Siluman, Satya memikul tugas krusial demi menjaga dimensi moksa dan bumi dari ancaman invasi besar Raja Iblis yang haus kekuasaan.