APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hubungan Terlarang Berkedok Belajar Berkemudi

Hubungan Terlarang Berkedok Belajar Berkemudi

Sesi belajar menyetir yang seharusnya biasa saja berubah menjadi situasi intim yang berbahaya. Saat berada di balik kemudi bersama ayah sahabatnya, sang protagonis diminta duduk di pangkuan pria tersebut. Guncangan jalanan bergelombang dan sentuhan fisik yang berdalih melatih konsentrasi segera memicu ketegangan sensual yang tak tertahankan. Ketika batas-batas mulai dilanggar, dia menyadari bahwa hubungan rahasia ini telah meluncur jauh di luar kendali mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 2

Saat ini, MRT akhirnya berhenti. Penumpang yang naik turun di stasiun ini lebih banyak.

Ketika melihat banyak orang keluar, aku khawatir Om Maxim akan mengenaliku. Apalagi sahabatku ada di dalam MRT. Ini memang memalukan.

Meskipun aku sangat menikmatinya, bahkan merasa enggan untuk berpisah, aku tetap mengikuti arus dan menuju ke tempat pacarku. Entah kenapa, Om Maxim tidak mengikutiku.

Setelah sampai di sisi pacarku dan sahabatku, pacarku mendapati wajahku memerah. Dia langsung merangkulku, membuatku bersandar di dinding MRT bersamanya. Kemudian, dia berbisik, "Sayang, akhirnya kamu kembali. Maaf ya. Malam ini aku bakal makan dua butir obat, biar kamu puas!"

Aku sangat sedih memikirkan pacarku harus makan obat-obatan agar bisa bermain lama dan kuat. Seketika, tubuh kuat milik sahabat ayahku muncul di benakku.

Rasanya ditekan oleh kemaluannya itu .... Jika kami benar-benar melakukannya .... Sambil memikirkan itu, aku mengiakan ucapan pacarku secara asal.

Sahabatku melirikku sekilas, berdecak dengan emosional. "Primadona kita ini bukan cuma cantik, tapi juga seksi. Harry, kamu benar-benar beruntung."

Pacarku, Harry, terkekeh-kekeh. "Tentu saja."

Mendengar godaan sahabatku, aku hanya bisa menghela napas dalam hati. Apa gunanya punya tubuh seksi? Pacarku tidak bisa memuaskanku. Lebih baik aku bertubuh pendek dan mungil seperti sahabatku.

Di tengah hatiku yang kacau, kami bertiga turun dari MRT. Aku tidak melihat Om Maxim lagi.

Sesampainya di kursus mengemudi, aku melihat Om Maxim duduk di samping mobil, menceritakan pengalamannya di MRT dengan para instruktur bertubuh kekar.

"Kalian nggak tahu, gadis di MRT itu benar-benar nakal. Tsk, tsk, celana dalamnya sampai basah. Kalau bukan lagi di MRT, aku pasti sudah menekannya habis-habisan, biar dia tahu sehebat apa pria sejati."

Salah satu instruktur menimpali, "Maxim, kamu lagi membual ya? Benaran ada gadis senakal itu? Aku juga ingin coba."

"Memang ada. Aku juga pernah ketemu wanita muda yang segenit itu. Tsk, tsk, hari itu aku juga naik MRT ...."

Aku tahu yang dimaksud Om Maxim adalah diriku. Pada saat yang sama, pikiranku kembali menjadi liar saat melihat para instruktur bertubuh kekar itu.

Kalau pacarku sekuat mereka, tubuhku tidak akan terasa hampa seperti ini. Semua ini karena pacarku yang tidak mampu memuaskanku.

Pacarku tidak menyadari perubahanku. Matanya berbinar-binar saat mendekati Om Maxim dan lainnya.

Kakiku masih lemas sejak tadi. Aku sampai hampir terjatuh karena pacarku yang tiba-tiba berjalan pergi.

Sahabatku berdeham beberapa kali, lalu berkata dengan wajah tersipu, "Ayah, kalian lagi bahas apa sih? Cepat ajari kami nyetir."

Mendengar ucapan itu, Om Maxim segera menoleh. Matanya tertuju padaku. Tubuhnya tiba-tiba menjadi tegak, sementara matanya dipenuhi keterkejutan.

Aku khawatir Om Maxim mengenaliku, jadi segera berkata kepadanya, "Om, ce ... cepat ajari kami nyetir."

Om Maxim pun tersadar dari lamunannya, lalu menyahut, "Oke, oke, aku ajari kalian."

Selesai mengatakan itu, dia menunjuk seorang pria muda dan berkata kepada sahabatku, "Teknik mengemudimu sudah lumayan. Aku kasih kamu dan Harry instruktur muda ini biar kalian lebih gampang berkomunikasi. Aku ajari Yessy saja."

Om Maxim sepertinya sengaja. Pacarku termangu sejenak, lalu melirik sahabatku dan mengangguk.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menantu, Bukan Pembantu
9.2
Pernikahan atas dasar cinta yang kuat dengan Reza, pria dari kalangan terpandang, awalnya terasa indah bagi Fera. Namun, impian indahnya lenyap seketika saat kenyataan pahit mulai menerpa. Fera kini harus menghadapi tekanan luar biasa dari keluarga sang suami yang mengubah total jalan hidupnya. Di tengah badai cobaan yang terus menguji ketabahan, mampukah ia bertahan sebagai menantu di keluarga tersebut, atau justru memilih menyerah pada takdir barunya?
Sampul Novel Anak yang tersembunyi
9.3
Nasib buruk menimpa Alia saat menanti kepulangan anak majikannya. Di malam itu, ia dipaksa masuk ke kamar dan dilecehkan meski sudah berusaha keras memberontak. Kemalangan Alia berlanjut ketika ia dituduh merayu pria tersebut, hingga akhirnya diusir secara sepihak oleh sang majikan. Peristiwa kelam itu tidak hanya meninggalkan trauma emosional yang mendalam bagi Alia, tetapi juga mengakibatkan lahirnya seorang anak yang sama sekali tidak pernah ia harapkan kehadirannya.
Sampul Novel Antara Dendam dan Penyesalan
8.3
Tiga tahun menikah, Selena harus menerima kenyataan bahwa Harvey tidak pernah mencintainya. Saat divonis kanker, ia mendapati suaminya menemani wanita lain. Selena memilih pergi membawa surat cerai, namun Harvey justru mengungkap bahwa pernikahan mereka hanyalah kedok balas dendam. Di tengah penderitaan sakit dan ayahnya yang koma akibat kecelakaan, Selena yang putus asa memilih melompat dari gedung untuk melunasi utang keluarganya. Harvey pun didera penyesalan hebat dan memohonnya kembali.
Sampul Novel Bu Claire
9.2
Kehidupan pernikahan Claire dan Budi di desa kecil terasa hambar hingga memicu kejenuhan. Kehadiran Ridho yang menggoda membawa Claire ke dalam perselingkuhan rumit yang dipenuhi gairah sekaligus penyesalan. Ketika kecurigaan Budi memuncak, rahasia besar mereka pun terbongkar dan mengancam rumah tangga ini. Namun, mereka memilih bertahan dan berjuang memulihkan kepercayaan lewat kejujuran. Kisah mendalam tentang komitmen, rekonsiliasi, dan arti cinta sejati.
Sampul Novel Impian untuk Rian
9.5
Bagi Rian, eksistensi Anara yang periang dan bermata binar adalah poros kebahagiaan hidupnya. Kehadiran gadis itu kini telah menjadi sandaran utama yang amat ia butuhkan. Namun, sebuah keraguan besar mulai membayangi hubungan mereka. Apabila takdir membuat Anara pergi dari sisinya, sanggupkah Rian bertahan dan melangkah maju secara normal, atau ia justru akan selamanya terperangkap dalam kepedihan memori masa lalu?
Sampul Novel Not Friend's With Benefit
8.3
Dua tahun lamanya Fernanda menjalani hubungan fisik tanpa status cinta dengan Daniel. Meski Daniel tulus mengasihinya, trauma akibat kegagalan tunangan masa lalu membuat Fernanda menutup rapat hatinya. Di bawah tekanan sosial dan ambisi menyenangkan orang tua, ia terus mengabaikan ketulusan Daniel. Namun, sebuah konflik pelik akhirnya menyadarkan Fernanda akan arti penting pria itu. Ini kisah perjuangan menyembuhkan luka batin demi menemukan cinta sejati.