APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hilang Di Bunian

Hilang Di Bunian

Petualangan lima sahabat berubah menjadi mimpi buruk saat mereka terdampar di sebuah pulau kosong. Di sana, situasi mencekam dan penuh misteri langsung menyelimuti mereka. Berbagai ancaman mematikan mulai muncul dari kegelapan, memaksa mereka menghadapi teror tanpa henti yang tiada habisnya. Di tengah rasa putus asa yang mendalam, mampukah mereka bertahan hidup dan lolos dari tempat terkutuk itu sebelum bahaya merenggut nyawa mereka semua?
Bab
Bagikan

Bab 1

Di bawah purnama. Di alun-alun sebuah desa yang nun jauh di sana, orang-orang tengah berpesta. Gendang ditabuh. Seruling dimainkan. Tubuh-tubuh ringkih nan keriput dimakan usia meliuk-liuk membentuk tarian yang menjijikkan.

Mereka menari, bernyanyi dan tertawa di dalam kepayang yang memabukan.  Tangan-tangan keriput itu terangkat ke atas. Mereka merapalkan puja-puji dalam bait-bait lagu yang mereka nyanyikan untuk menyampaikan rasa syukur atas rezeki yang besar, menurut mereka.

Riuh rendah suara mendadak senyap kala sebuah gong dibunyikan. Dari dalam sebuah rumah, seorang perempuan digiring menuju alun-alun. Tubuh perempuan itu dibalut baju pengantin merah bersulam renda emas. Sunting permata bertengger di kepala. Pakaiannya gemerlap namun kontras dengan wajah si perempuan yang pucat pasi. Wajahnya tak berias, juga tak berpulas gincu. Tatapannya kosong bagai raga tanpa nyawa. Perempuan itu berjalan lamban menuju tahta pelaminan. Dengan patuh, dia mematung, duduk bersanding di sana sendirian. 

Puluhan pasang mata menatap si Perempuan di pelaminan. Ada yang memelotot dengan mulut menganga. Ada pula yang menelan ludah karena tak kuasa menahan dahaga. Kehadiran si pengantin perempuan di pelaminan mempermainkan birahi mereka yang telah mencapai puncak kepala.

Seseorang di antara mereka kembali memukul gong. Pesta kembali dilanjutkan. Hingar kembali memecah, bukan lagi karena nyanyian atau tarian, riuh rendah suara perhelatan berganti menjadi kecap, kunyah, teguk dan reguk. Manusia-manusia uzur itu menyantap hidangan dengan lapar. Meja yang penuh hidangan bisa tandas seketika. Mereka tak mau berlama-lama menunggu untuk menyantap hidangan selanjutnya. Mata mereka kembali melesat ke arah si pengantin perempuan.

Setelah prosesi menyantap hidangan yang penuh kerakusan, seseorang naik ke atas pelaminan. Dia menggiring tubuh si pengantin menuju ranjang putih yang ditaburi kelopak mawar. Penganten itu mematung saat Sunting permata dilepas dari kepalanya. Baju merah bertatah emas yang membungkus tubuh dilepaskan lapis demi lapis sampai tak ada yang bersisa satu helai benang pun di badan. Tubuhnya di baringkan. Orang-orang renta yang kelaparan mendengung gelisah menatap perempuan telanjang. Deru napas mereka menderu, bagai serigala diburu napsu.

Tubuh-tubuh keriput yang ringkih itu membentuk lingkaran mengelilingi ranjang putih tempat tubuh perempuan berbaring kaku. Seseorang lelaki tua yang berdiri di garis lingkaran berjalan mendekat ke arah ranjang. Lelaki tua itu menjulurkan lidah untuk menyapu air liur yang menetes di bibirnya. Napsu binatangnya tak terbendung lagi. Helai demi helai pakaian lusuhnya ditanggalkan dari tubuh yang sudah menciut termakan usia. Dia meniti ranjang, bergerak-gerak di atas tubuh si perempuan. Setelah puas bermain, dia mulai melakukan ritual intinya. Dia menindih, satu kali hentak, tubuh tua itu mengerang penuh kenikmatan. Ranjang itu berderit-derit mengikuti ayunan birahi di atasnya, hingga akhirnya deritan pilu menjijikan itu berhenti. Si ringkih yang sudah kekenyangan menggerayangi si perempuan, turun dari ranjang dengan sempoyongan. Kemudian terhempas menghantam tanah.

Tubuh ringkih lainnya berjalan mendekati ranjang. Seolah tahu, ini adalah gilirannya. Dia berjalan dengan napas memburu. Secepat kilat dia menanggalkan pakaiannya, kemudian menindih tubuh si perempuan. Ranjang itu kembali berderit. Lenguhan penuh kenikmatan menguap ke langit Bunian. Silih berganti, tubuh-tubuh ringkih mengambil jatah giliran. Mereka bergantian menindih si perempuan yang terbujur kaku. Malam riuh berubah saru. Iblis-iblis kekenyangan melepas napsu.

Si Perempuan yang mati rasa, menatap nanar ke arah purnama. Raganya yang kosong telah digilir oleh iblis-iblis lapar tanpa jeda. Meski tak merasakan perih, dia tetaplah manusia lemah yang memiliki titik lelah. Perempuan itu menutup mata. Dia terkulai setelah dera luka menyobek raga. Dari pangkal paha, darah mengalir membasahi ranjang putih yang membisu.

Perempuan-perempuan renta yang ada dilingkaran mulai mengerang. Mata mereka membelalak melihat tubuh-tubuh ringkih yang terkulai di tanah setelah mendapat jatah. Lambat laun tubuh itu berubah bentuk, semula ringkih, kini perlahan menunjukkan otot-otot yang menegang, wajah mereka berubah rupawan, berubah tegap dan kekar dengan kulit yang kencang.

Mereka kembali muda setelah ritual nista di bawah purnama penuh kampung Bunian yang tak kasat mata.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dari Omega yang Ditolak menjadi Ratu Raja Alpha
9.3
Menjelang Upacara Ikatan Suci, kebusukan Raditya terbongkar lewat pesan batin dari saudara angkatku, Eva. Selama aku dipaksa berpura-pura menjadi Omega yang penurut, Raditya asyik berselingkuh sementara orang tuanya merampas hasil kerjaku untuk diberikan kepada Eva. Mereka meremehkanku, tanpa menyadari identitasku yang sebenarnya sebagai pewaris sah kawanan terkuat di benua ini. Kini, aku telah menyiapkan siaran global untuk mempermalukan mereka semua di hari pernikahan kami.
Sampul Novel King Cat and The Lovely Librarian
8.5
Akibat kutukan penyihir jahat bernama Amaraca, Raja Edward Forester dari Centurion Land menjelma menjadi kucing oranye dan terlempar ke masa depan. Di Houston, seorang pustakawati bernama Stefany menemukan dan merawat kucing malang tersebut. Keajaiban pun terjadi ketika keduanya mampu saling berkomunikasi lewat telepati. Di tengah ancaman di dunianya, Edward dihadapkan pada pilihan sulit: kembali ke masa lalu demi menyelamatkan rakyatnya atau tinggal bersama Stefany yang dicintainya.
Sampul Novel Pekerjaan yang Mematikan Tantangan Seorang Test Sleepe
9.5
Tergiur upah tambahan, aku nekat menjadi penguji tidur di hotel misterius. Namun, keputusan ini membawaku ke dalam rangkaian tes tidur yang ganjil dan mengerikan. Mulai dari fenomena tubuh yang memuai secara aneh, teror penyanyi gaib, hingga ancaman sopir taksi berbaju kertas, maut kini mengintai setiap detik. Demi bertahan hidup, aku harus mempertaruhkan nyawa menembus zona mematikan dan membongkar rahasia kelam hotel ini sebelum terjebak selamanya di labirin maut.
Sampul Novel Pendekar Kembara Semesta Seri 1
8.9
Suro Joyo melepas takhta Kerajaan Krendobumi demi misi kemanusiaan. Menguasai Rajah Cakra Geni, sang Pendekar Kembara Semesta ini menjelajahi jagat raya dan menghadapi berbagai ujian berat. Suro terjerat dalam perebutan Bunga Puspajingga, ancaman Dewi Pemikat, serta kedahsyatan Tombak Siung Sardula. Konflik harta Goa Barong juga menyeretnya ke dalam bahaya. Kini, ia harus bertarung melawan Putri Siluman Alas Waru demi menegakkan keadilan.
Sampul Novel The Confidential : Love And Ravange
9.3
Sejak menempati kediaman barunya, Keysia terus didera teror mengerikan dan rangkaian kematian misterius. Berbagai rahasia sengaja disembunyikan darinya, memaksa Keysia untuk memecahkan teka-teki rumit demi mengungkap kebenaran yang terkubur. Di tengah situasi yang mengancam nyawa, ia juga harus menghadapi pergulatan batin antara perasaan cinta dan hasrat menuntut dendam. Mampukah Keysia bertahan melewati perjalanan emosional yang penuh ketegangan ini?
Sampul Novel The Ice Prince
9.1
Di tengah sengitnya perebutan kekuasaan, seorang pangeran muda pantang menyerah menghadapi takdir buruk. Ia telah merancang rencana sempurna demi merebut takhta kerajaan. Namun, sebuah kejadian tak terduga tiba-tiba terjadi tepat sebelum misinya dimulai, mengancam dan mengacaukan seluruh strategi yang telah ia susun. Apa yang sebenarnya terjadi hingga menghalangi jalannya? Simak kisah perjuangan epik penuh aksi dan petualangan menegangkan ini.