APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hati yang Sedang Berperang

Hati yang Sedang Berperang

Bahar Asian menjalani hidup penuh tekanan di Midyat akibat kebencian kakeknya, Nasuh, yang memandang rendah statusnya sebagai anak luar nikah. Di tengah penderitaan itu, ia bertemu Emir Demir, pria yang bertekad membalas dendam atas kematian orang tuanya kepada keluarga Asian. Hubungan mereka rumit karena terjebak intrik perjodohan dan manipulasi, namun cinta perlahan tumbuh. Kini, mereka dihadapkan pada pilihan sulit antara loyalitas keluarga atau perasaan cinta.
Bab
Bagikan

Bab 3

Rumah besar Asia itu diselimuti keheningan yang hampir tak nyata. Bahar, dengan jiwa yang terkoyak, berjalan perlahan menyusuri lorong-lorong marmer, setiap langkahnya bagaikan sebuah kalimat. Sehari sebelumnya, kakeknya, Nasuh Aslan Asian, telah memberinya perintah yang akan mengubah hidupnya selamanya: perjodohan dengan Hakan Ersoy, seorang pengusaha yang akan menguntungkan keluarga. Tetapi dia tidak akan menerimanya.

Suara langkah sepatunya bergema di dinding saat dia mendekati aula besar tempat Nasuh menunggu. Kakeknya duduk di kursi kayu yang megah, punggungnya tegak dan tatapannya dingin, seolah-olah tidak ada dan tidak seorang pun yang dapat menantang otoritasnya. Bahar merasakan udara di sekitarnya menjadi mencekam.

"Bahar," suara Nasuh dalam dan serius, seperti biasa. "Duduklah."

Bahar tetap berdiri, menatap kakeknya dengan campuran kemarahan dan kesedihan. Dia tahu percakapan ini tidak akan mudah, tetapi dia tidak tahu apa yang menantinya.

"Mengapa?" "Mengapa kau memaksaku melakukan ini?" tanyanya, suaranya bergetar karena amarah, meskipun ia berusaha tetap tenang. Nasuh menatapnya, wajahnya tanpa ekspresi. Tidak ada jejak kasih sayang, hanya beban otoritas yang selalu dipegangnya atas dirinya.

"Pernikahan ini perlu, Bahar. Hakan Ersoy adalah pria yang dapat memperkuat keluarga kita. Dialah yang kita butuhkan untuk mempertahankan kekuasaan dan posisi kita. Dan kaulah yang akan menyatukannya dengan kita." Bahar merasakan gelombang keputusasaan melanda dirinya. Bagaimana mungkin kakeknya sendiri berpikir ia bisa memaksakan hal seperti ini padanya? Yang ia inginkan hanyalah kehidupan sendiri, bebas dari harapan keluarga, tetapi itu tidak pernah menjadi pilihan.

"Tidak!" teriaknya, tak mampu menahan amarahnya. "Aku tidak akan menikah dengannya! Kau tidak bisa memaksaku melakukan ini!"

Respons Nasuh langsung dan tegas.

"Ini perintah, Bahar!" Suaranya meninggi, tajam seperti pisau. "Kehormatan keluarga ini lebih tinggi dari keinginanmu. Pernikahan ini akan memperkuat posisi kita. Kau tidak berhak menolak."

Bahar mundur selangkah, merasa seolah seluruh dunianya runtuh. Kata-kata kakeknya adalah hukuman yang tak bisa ia hindari. Namun sesuatu di dalam dirinya mendorongnya untuk melawan, untuk menentang semua yang diperjuangkan kakeknya.

"Aku tidak ingin menjadi pion dalam permainan kekuasaanmu, Kakek!" serunya, matanya berkaca-kaca. "Aku cucumu, bukan benda!" Nasuh terdiam sejenak, mengamatinya dengan tatapan dingin dan penuh perhitungan. Baginya, Bahar hanyalah bidak di papan catur keluarga besarnya, dan perasaannya tidak berarti apa-apa.

"Kau harus mengerti, Bahar," katanya dengan nada yang lebih lembut, tetapi sama tegasnya. "Ini demi kebaikan semua orang. Jika kau tidak menikahi Hakan, kita akan kehilangan semua yang telah kita raih." Loyalitas keluargamu bergantung pada ini.

Bahar merasa seolah tekanan besar menghancurkan dadanya. Kata-kata kakeknya terus menghantam wajahnya, dan dia tidak bisa berhenti memikirkan betapa tidak adilnya semua ini. Mengapa dia selalu harus mengorbankan keinginannya sendiri demi keluarga?

Tiba-tiba, tanpa tahu mengapa, dia berlari ke pintu, langkahnya cepat dan panik, mencoba melarikan diri dari beban berat yang menimpanya. Dia butuh udara, dia perlu melarikan diri dari kakeknya dan semua yang diwakilinya.

Nasuh, tanpa terpengaruh, memperhatikannya pergi, tahu bahwa dia tidak punya pilihan selain kembali. Dia tidak akan menyerah pada keinginan Bahar. Dia sudah mengambil keputusan, dan tidak seorang pun, bahkan cucunya, dapat mengubahnya.

Bahar berlari melalui koridor, diliputi rasa sakit dan amarah. Dia pergi ke taman, di mana angin sejuk membelai wajahnya, tetapi tidak ada yang bisa menenangkan gejolak yang berkecamuk di dalam dirinya. Hidupnya selalu menjadi bayangan di bawah kehendak kakeknya, tetapi sekarang situasinya telah mencapai titik kritis.

Dia jatuh ke tanah, mencengkeram lututnya erat-erat. Air mata akhirnya mulai mengalir, dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, ia tidak berusaha menghentikannya. Seluruh penderitaan hidupnya, penghinaan terus-menerus dari Nasuh, kurangnya cinta dan rasa hormat-semuanya meledak pada saat itu.

"Aku tidak bisa melakukannya!" bisiknya di antara isak tangis, menatap langit. "Aku tidak bisa menikahi pria yang tidak kucintai!"

Sementara itu, di kejauhan, Emir Demir mengamati pemandangan itu dari sudut taman. Ia datang ke Midyat dengan satu tujuan: untuk membalas dendam pada keluarga Asia, yang ia salahkan atas kematian orang tuanya. Tetapi sesuatu di mata Bahar, rasa sakitnya yang nyata, membuatnya meragukan semua rencananya. Ia telah mendengar desas-desus tentang kecantikan wanita muda itu, tetapi ia tidak pernah membayangkan bahwa penderitaannya begitu nyata.

Mata mereka bertemu sesaat, dan meskipun tidak ada kata-kata, udara di antara mereka dipenuhi dengan ketegangan yang tidak biasa.

Emir menyadari bahwa balas dendamnya, yang sampai saat itu tampak sebagai satu-satunya tujuan hidupnya, tidak lagi begitu jelas. Sesuatu sedang berubah dalam dirinya.

Bahar, tanpa menyadari tatapan Emir, perlahan bangkit dari tanah, dengan tekad yang baru. Dia tidak akan membiarkan orang lain menentukan hidupnya. Sesuatu di dalam dirinya mengatakan bahwa dia harus berjuang, bahwa dia harus menemukan takdirnya sendiri, terlepas dari apa yang kakeknya atau takdir rencanakan untuknya.

Namun jalan itu tidak akan mudah. ​​Nasuh telah mengambil keputusan, dan bayangan keluarga Demir semakin mendekat lebih dari yang bisa dia bayangkan.

Perang akan segera dimulai, dan Bahar, tanpa disadari, sudah berada di pusatnya.

Di cakrawala, sosok Emir menghilang ke dalam bayangan, sementara Bahar, hatinya dipenuhi keraguan, mulai berjalan menuju masa depan yang tidak pasti.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bahagiaku Bukan Denganmu
7.9
Pasca-perselisihan besar, Imron menceraikan Humaira demi meminang Laras yang dirasa lebih menarik. Namun, penyesalan segera tiba karena Laras tak becus mengurus rumah tangga dan menyimpan rahasia gelap yang membahayakan mereka. Saat tak sengaja berjumpa kembali dengan Humaira yang kini tampak jauh lebih menawan, hasrat Imron untuk rujuk pun berkobar. Akankah ia tetap terjebak dalam kepalsuan Laras, atau mampu merebut kembali hati mantan istrinya?
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Cinta tulus Jilly selama tiga tahun hancur saat Elton tega membuangnya ke laut demi menyelamatkan Rachel. Menghadapi pengkhianatan kejam sang suami, Jilly memilih menyembunyikan kehamilannya dan berencana kabur dari pernikahan toksik mereka. Ketika Elton akhirnya berhasil melacaknya dalam keadaan kacau dan memohon maaf demi anak mereka, hati Jilly telah membatu. Baginya, sosok ayah dari bayinya sudah lama mati sejak hari di mana Elton lebih memilih nyawa wanita lain.
Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Mantan Suami Ingin Aku Kembali
8.6
Tiga tahun Kirana bertahan dalam pernikahan penuh hinaan bersama Reza. Begitu cinta lama sang suami datang lagi, ia memilih mundur demi mencari kebahagiaan baru. Reza yang angkuh yakin mantan istrinya akan berlutut memohon rujuk. Dugaan itu meleset saat ia melihat Kirana justru asyik merayakan kebebasan dan dikelilingi banyak pria di bar. Sadar Kirana telah berpaling, kepanikan mulai melanda Reza. Kini giliran dirinya yang harus berjuang keras merebut kembali hati Kirana.
Sampul Novel FINDING MOM
9.1
Seorang gadis nekat menjadi buruh migran di luar negeri demi melacak keberadaan ibu kandungnya. Di tanah rantau, pesonanya memikat beberapa pria, tanpa menyadari salah satu di antaranya adalah kekasih sang ibu. Di sisi lain, ibunya telah lama membuang masa lalu demi kebebasan. Takdir menjadi rumit saat sang gadis dilamar oleh kekasih ibunya tersebut, memicu pergolakan batin hebat di tengah pencarian jati diri dan cinta.
Sampul Novel KANG CENDOL TERNYATA MILIARDER
8.4
Banyak orang meremehkan Irpan yang sehari-hari hanya terlihat sebagai penjual cendol biasa. Padahal, di balik kesederhanaan itu, ia adalah seorang miliarder yang menyembunyikan identitas aslinya. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Putri dalam sebuah kejadian tak terduga, memicu benih cinta di antara mereka. Akankah Putri menyadari kekayaan melimpah yang dimiliki Irpan? Mampukah Irpan terus menjaga rahasia besarnya di tengah kisah cinta mereka yang penuh kejutan?
Sampul Novel Mamaku yang Cantik dan Pengagum Misteriusnya
8.0
Dikhianati dan dijebak dalam cinta satu malam, Alisa pulang membawa anak kembar. Kini, ia bekerja untuk Marvin, CEO genius yang diam-diam menyamar sebagai Primus demi melindungi identitasnya. Situasi pelik terjadi ketika Alisa menyadari bahwa Primus adalah pria dari masa lalunya. Terjebak di antara dua persona dari pria yang sama, mampukah Alisa mengungkap rahasia Marvin? Bagaimana sang CEO akan bereaksi saat mengetahui keberadaan kedua anak kandungnya?