APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Pernikahan lima tahun Sheila dan Dave hancur saat sang mantan kekasih kembali memikat Dave. Melalui pesan provokatif dan bukti kemesraan mereka, termasuk kembang api biru di malam anniversary yang sepi, Sheila menyadari akhir dari hubungan mereka. Tanpa air mata, ia menandatangani surat perceraian. Lebih dari itu, Sheila meminta sekretarisnya menyiapkan pernikahan baru untuk Dave dan selingkuhannya, sebelum akhirnya terbang ke Veridia demi memberikan restu langsung bagi keduanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di tahun kelima pernikahannya dengan Dave, Sheila menerima pesan suara provokatif dan foto mesra di ranjang dari mantan pacar Dave, yang dikirim melalui ponsel Dave.

"Baru enam bulan kembali, dengan mudahnya dia terpikat padaku lagi."

"Dia siapkan kembang api biru malam ini untukku. Aku nggak suka biru, jadi daripada mubazir, aku berikan padamu saat ulang tahun pernikahanmu."

Sebulan kemudian, ulang tahun pernikahan kelima mereka.

Sheila melihat kembang api biru di luar jendela, dan menatap kursi kosong di depannya.

Mantan pacar Dave memprovokasi lagi, mengirim foto makan malam romantis mereka.

Melihat foto itu, dia tidak nangis atau marah, melainkan diam-diam menandatangani surat cerai, dan meminta sekretarisnya menyiapkan pernikahan. "Nyonya, siapa nama pengantinnya?"

"Dave dan Steph."

Tujuh hari kemudian, dia terbang ke Veridia, merestui pernikahan mereka.

"Nyonya, surat cerai dari brankas sudah saya bawa."

Di hari ulang tahun pernikahan kelima, di sebuah restoran barat, sekretaris menyerahkan surat cerai pada Sheila Gunawan.

Lima tahun lalu, di hari Dave Diego dan Sheila mendaftarkan pernikahan mereka, demi menunjukkan ketulusan hatinya, Dave membuat surat cerai dan menandatanganinya, lalu menyimpannya di brankas.

Artinya jika dia berselingkuh, Sheila bisa menandatangani surat cerai kapan saja.

Kini dia keluarkan surat cerai itu, dan dengan cepat menandatangani namanya.

Dia menatap ke kursi kosong di seberangnya, ekspresinya redup.

"Berikan surat cerai ini pada Pengacara Alex, lalu pesan hotel dan siapkan tempat pernikahan."

Sekretaris itu terdiam sejenak, lalu bertanya dengan ragu, "Apa nama pengantin pria dan wanita yang harus ditulis?"

"Tulis nama Dave Diego dan Steph Tanu."

Sekretaris itu terdiam beberapa detik.

Steph adalah cinta pertama Dave.

Suaranya bergetar saat dia bertanya lagi, "Nyonya, kapan pernikahannya akan diadakan?"

Sheila perlahan melihat ke luar jendela.

Kembang api biru yang berlangsung selama satu jam akhirnya padam, meninggalkan tulisan di udara.

[Dave & Sheila, Selamat Ulang Tahun Pernikahan Kelima.]

Sheila mengalihkan pandangannya dan mengatupkan bibirnya.

"Adakan pernikahan tujuh hari lagi, dan pesan tiket pesawat ke Negara Veridia untuk hari itu."

"Veridia?" Sekretaris itu terkejut beberapa detik, lalu dengan ragu menasihati, "Nyonya, apa Anda yakin nggak mau pertimbangkan lagi?"

Sebenarnya lima tahun lalu di hari pendaftaran pernikahan, selain surat perjanjian cerai yang ditandatangani Dave, orang tua Sheila yang tinggal di Veridia tidak minta mahar puluhan miliar dari Dave.

Mereka hanya minta Dave menandatangani perjanjian pranikah.

Jika Sheila sedih dalam pernikahannya dan kembali ke rumah orang tuanya sendirian, Dave tidak boleh menginjakkan kaki di Negara Veridia seumur hidupnya.

Saat itu, Dave bahkan tidak akan memiliki kesempatan untuk meminta rujuk.

"Nggak perlu dipertimbangkan lagi."

Sheila menggelengkan kepalanya.

Tujuh hari lagi adalah hari ulang tahunnya.

Dia akan tinggalkan Dave dan terbang ke Veridia, minta orang lain adakan pernikahan untuk Dave dan Steph. Dia restui mereka.

Setelah sekretaris pergi, ponsel Sheila tiba-tiba bergetar.

Sebuah pesan muncul.

Dave menggunakan akun Twitter perusahaan, memposting foto kembang api biru dan menandai Sheila.

[Istriku, selamat ulang tahun pernikahan kelima, aku akan selalu mencintaimu.]

Begitu postingan Twitter ini diposting, dalam waktu kurang dari satu menit, jumlah komentar mencapai lebih dari 999.

[Iri banget, pantesan aku bingung kenapa kembang api biru dinyalakan selama satu jam malam ini di Kota Lintang, ternyata Tuan Dave yang nyalakan untuk istrinya.]

[Selama lima tahun nikah, Tuan Dave selalu ungkapkan cintanya dengan gitu meriah tiap tahun.]

[Kudengar, tahun lalu Tuan Dave ‘kan baru dioperasi dan bius total. Saat kembali ke kamarnya, dalam keadaan oyong, dia lihat istrinya. Dan kalian tahu, kalimat pertama yang dia bilang apa? Kalimat pertamanya adalah ‘lambungmu nggak gitu sehat, apa kamu sudah makan siang tepat waktu?' Eh, perawat yang dengar pun sampai nangis terharu.]

Di antara tumpukan komentar, Dave membalas: [Sheila itu istriku, mencintainya, memanjakannya, dan melindunginya seumur hidup, adalah tanggung jawabku sebagai suami.]

Seketika, kolom komentar dipenuhi dengan teriakan iri.

Sheila yang menjadi objek kecemburuan, sekarang menatap kosong ke kursi kosong di seberangnya.

Sebenarnya, dia dan Dave pernah memiliki cinta.

Selama tujuh tahun pacaran, mereka tidak pernah bertengkar.

Selama tujuh tahun itu, Dave memberikan semua uang, status, dan cinta padanya.

Namun, sebulan yang lalu, pada malam Dave pergi dinas, dia menemukan Dave berselingkuh.

Malam itu, Dave mengirim pesan suara.

Saat dia membukanya, terdengar suara wanita asing.

"Aku baru enam bulan kembali, tapi dengan mudahnya dia terpikat padaku."

"Dia siapkan kembang api biru malam ini untukku. Aku nggak suka biru, jadi daripada mubazir, aku berikan padamu saat ulang tahun pernikahanmu."

Saat itu, dia belum tahu siapa wanita ini.

Hingga dua minggu lalu di pesta, Dave dan wanita ini masuk ke ruang VIP.

Dave memperkenalkannya sebagai kerabat jauhnya, sepupunya.

Steph, dengan wajah kecilnya yang cantik, tersenyum cerah dan menyapanya, "Hai, setelah enam bulan kembali ke negara ini, akhirnya aku bertemu kakak ipar."

Suara wanita yang akrab itu membuat pikiran Sheila kosong seketika.

Dia pun tidak tahan dan pulang lebih awal. Sementara saat Dave pulang tengah malam, Sheila menerima pesan asing.

[Malam ini di lantai atas seru banget, aku nggak bisa kendalikan diri, jadi ada cakaran tertinggal di tubuh mantanku.]

[Harus diakui, mantanku emang hebat, pinggulnya seperti motor.]

Sheila melihat Dave yang mabuk di tempat tidur, dua kancing bajunya terbuka, dadanya penuh dengan cakaran.

Kemeja putih yang dia kenakan adalah kemeja pasangan yang dia pesan pada ulang tahun pernikahan mereka tahun lalu.

Di kerahnya, ada tulisan [Suamiku] yang dia bordir sendiri.

Malam itu, ketika Dave menerima kemeja itu, dia dengan terharu menarik tangannya dan berjanji, "Sheila, mulai sekarang, aku bakal pakai kemeja yang kamu berikan ini untuk ingatkan diriku agar jauhi wanita lain, akan kujaga kesucianku untukmu."

Sekarang, di atas tulisan itu, ada bekas lipstik merah cerah.

Kembali ke hari ini, hari di mana mereka sudah genap menikah selama 5 tahun.

Saat ini dia tiba lebih dulu di Restoran Westin, lima menit kemudian, dia dapat telepon dari Dave.

Dia bilang dia sedang siapkan kejutan untuknya, jadi tidak bisa datang untuk makan malam romantis bersamanya, dan memintanya untuk menonton kembang api terlebih dahulu.

Setelah Dave menutup telepon, dua menit kemudian, dia dapat pesan baru dari Whatsapp Dave.

Saat dia membukanya, ternyata itu adalah fotonya yang sedang makan malam romantis bersama Steph.

Di atas meja, ada bunga dan anggur merah, sangat romantis.

Sekarang, Dave pasti mengirim foto romantis ini saat sedang terbaring di pelukan Steph, ‘kan?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Mau Dimadu
8.4
Pernikahan Tiara Maheswari yang tampak begitu sempurna dan penuh kasih sayang ternyata menyimpan dusta besar. Reno Sebastian, sang suami yang ia percayai, diam-diam telah mendua dan melakukan poligami tanpa izin darinya. Pengkhianatan ini menghancurkan hati Tiara dan menuntutnya mengambil keputusan besar. Kini, ia harus memilih antara mempertahankan ikatan suci yang telah ternoda, atau berani melangkah pergi meninggalkan Reno selamanya.
Sampul Novel Cinta Terlarang: "Ayah Angkatku" yang Mencuri Hatiku
8.5
Kebahagiaan Cathleen Kirby di hari ulang tahunnya saat bersama Jerald Dobson, sahabat sang ayah, hancur seketika akibat kebakaran hebat yang menewaskan keluarganya. Hanya Cathleen dan kakaknya, Gabriel, yang selamat. Di tengah ancaman kerabat yang tamak akan warisan mereka, Jerald hadir menyelamatkan mereka. Ia mengirim Gabriel ke luar negeri dan merawat Cathleen sendirian. Kini, sosok Jerald telah menjadi satu-satunya sandaran dan pusat kehidupan bagi Cathleen.
Sampul Novel Iparku Ayah Anakku
8.0
Bekerja jadi sekretaris Rama, sang kakak ipar, membawa Andini ke dalam prahara besar. Akibat insiden fatal saat Rama mabuk, kini Andini mengandung anaknya. Demi impian memiliki keturunan, Rama pun memohon agar Andini bersedia menjadi istri kedua. Andini terjebak dilema hebat, bimbang antara rasa bersalah pada kakaknya, Anjani, dan tuntutan keadaan. Akankah rahasia ini selamanya terkubur, atau justru pengkhianatan tidak sengaja ini akan menghancurkan kebahagiaan sang kakak?
Sampul Novel Istri Di Atas Kertas
8.9
Queena Bulan Latief terperangkap dalam pernikahan perjodohan yang penuh kepedihan. Tepat setelah akad nikah, kenyataan pahit menghantamnya: sang suami ternyata telah mempunyai wanita lain. Walau hukum mencatat Bulan sebagai istri pertama yang sah, pada kenyataannya dia hanyalah yang kedua di hati sang suami. Impian Bulan untuk menjadi satu-satunya kini sirna. Ia pun terpaksa berjuang menjalani takdir yang rumit dan bertahan di tengah dilema berbagi cinta dengan madunya.
Sampul Novel Komodo Hijrah
9.6
Mahesa sukses besar sebagai pengusaha waralaba, namun nasib asmaranya selalu berujung kegagalan. Ia bahkan merasa dikutuk oleh saingan bisnisnya karena tak pernah sukses melangkah ke pelaminan. Berbagai cara logis hingga tak biasa ia tempuh demi menemukan jodoh. Di tengah perjuangan itu, Gayatri, sahabat kecil yang selalu melindunginya, tetap setia menemani. Pertanyaannya, akankah persahabatan mereka tetap kokoh saat benih cinta mulai hadir di antara keduanya?
Sampul Novel Nafkahku Bukan Nafkah Ibumu
9.3
Niar mengalami depresi berat saat suaminya, Deni, bekerja di luar kota. Tinggal bersama mertua dan ipar yang kejam membuat uang belanja Niar sebesar tujuh juta rupiah dirampas hingga tersisa 500 ribu saja. Walau Niar memilih bungkam demi menutupi penderitaannya, Deni akhirnya menyadari perubahan sikap sang istri. Ia pun bertekad menyelamatkan Niar dari tekanan keluarganya. Mampukah Deni membebaskan istri tercintanya dari belenggu penderitaan batin ini?