APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

Kabar kehamilan yang harusnya membawa kebahagiaan bagi Kiran justru berubah menjadi mimpi buruk. Ia mendapati kenyataan bahwa Arka, suaminya, telah berselingkuh hingga memiliki anak dari perempuan lain. Di tengah hancurnya pernikahan yang ia pertahankan, Kiran harus menanggung kepedihan mendalam akibat dikhianati. Kini, ia dihadapkan pada perjuangan sulit untuk memulihkan diri. Akankah Kiran sanggup bangkit, ataukah rasa cintanya pada Arka sudah sirna tanpa sisa?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Kiran." Bibir Arka bergetar ketika memanggil nama istrinya.

 Kiran tersenyum, menatap suaminya yang sudah berada tepat di hadapannya. "Mas, apa kamu sudah bertemu dengan klien-mu? Tadi kamu pamit padaku, kamu bilang kamu ingin bertemu dengan klien, 'kan?" Kiran menatap ke arah wanita yang ada di samping suaminya. "Apa dia klien-mu, Mas?"

 "Kiran, aku ...."

 Kiran segera menyela perkataan Arka, meski hatinya begitu sesak seperti ditusuk ribuan jarum. "Oh iya, Mas, tadi aku juga melihat kamu menggendong seorang anak kecil. Dan kenapa aku mendengar kamu bilang 'anak papa'? Siapa anak itu, Mas?" 

 Jujur saja, kiran sudah tak mampu lagi untuk menatap suaminya, bibirnya memang tersenyum, tapi hatinya sudah menjerit ingin berteriak. "Ayo jawab aku, Mas. Kenapa kamu hanya diam?"

 Arka meraih tangan Kiran, rasa bersalah dan ketakutan sudah memenuhi hatinya. Satu hal yang sangat ia takutkan akhirnya terjadi juga.

 "Kiran ...."

 "Aku tidak mau kamu terus berbohong kepadaku, Mas. Aku ingin kamu jujur." Kiran menatap suaminya, seakan mendesaknya untuk berkata jujur.

 Arka menghela napas panjang sebelum akhirnya berkata, "Maaf." Perkataan maaf itu jelas membuat hati Kiran semakin rapuh. "Aku minta maaf, Kiran."

 Kiran menahan tubuh Arka ketika lelaki itu ingin memeluknya. "Tolong, jangan sekarang, Mas. Aku butuh penjelasan. Siapa mereka? Dan kenapa kamu menyembunyikan semuanya dariku?"

 Arka menunduk, rasa bersalah terlihat jelas di wajahnya. "Kiran, wanita ini adalah Lita, dan anak yang kamu lihat tadi adalah Cleo. Cleo adalah anak aku dan Lita. Aku tahu ini sangat mengejutkan dan menyakitkan untukmu. Aku menyembunyikan mereka darimu karena aku takut kamu akan meninggalkanku jika tahu kebenarannya."

 Kiran terdiam. Terkejut? Tentu saja ia begitu terkejut atas pengakuan yang telah suaminya utarakan. Selama ini, Kiran merasa pernikahannya begitu sempurna. Ia selalu mengira bahwa Arka adalah suami yang setia, yang selalu ada di sampingnya. Tapi kini, kenyataan yang baru terungkap ini menghancurkan segala harapan dan impiannya.

 Air mata Kiran yang sudah membendung sedari tadi akhirnya jatuh menggelinding meninggalkan jejak di pipinya. "Sejak kapan, Mas? Sejak kapan kalian berhubungan di belakang aku?" 

 Arka mengangkat pandangannya lagi ke arah Kiran, ia bisa merasakan rasa kecewa pada tatapan istrinya yang begitu penuh luka. Tatapan Kiran begitu menyakitkan, seolah menusuk langsung ke dalam hatinya. 

 "Dua tahun," jawab Arka, suaranya terdengar serak. "Kami tidak sengaja bertemu di sebuah acara perusahaan. Malam itu, aku sangat lelah dan emosi, kami tidak sengaja menghabiskan malam bersama. Sejak itu, hubungan kami terus berlanjut. Aku tidak tahu bagaimana menghentikannya, Kiran. Aku merasa terjebak oleh perasaan ini."

 Sejenak, Kiran menyeka bulir hangat yang kembali lolos dari pelupuk matanya. "Kamu merasa terjebak? Bagaimana dengan aku, Mas? Kamu membohongiku selama dua tahun. Setiap kali aku menatapmu, aku percaya bahwa kamu adalah suami yang setia. Tapi ternyata, semua itu hanya kebohongan. Aku merasa seperti orang bodoh."

 Arka tertunduk menatap lantai, ia tak berani menatap mata Kiran yang membuatnya semakin bersalah. "Aku minta maaf, Kiran. Aku tahu aku telah menyakitimu dengan cara yang tak termaafkan. Aku hanya berharap kamu bisa memberi aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya."

 "Haaa, maaf? Kesempatan?" Kiran tertawa getir mendengar perkataan Arka. "Apa kamu pikir dengan meminta maaf bisa membuat semuanya kembali baik-baik saja?!" Kali ini suara Kiran sudah naik satu oktaf.

 Sosok Arka yang selama ini ia banggakan dan percayai kini berubah menjadi sumber kekecewaannya yang mendalam. Kiran merasa telah dibodohi selama ini, dan rasa sakit itu begitu nyata di hatinya.

 "Apa kamu pikir kamu bisa membohongiku terus-menerus, Mas? Kalau saja aku tidak mengikutimu malam ini, mungkin aku akan menjadi wanita bodoh yang terus kamu bohongi!" berang Kiran, kilatan di matanya sudah memancarkan amarah yang begitu mendalam.

 "Kiran, aku ..." Arka mencoba mendekati Kiran lagi, tangannya terulur seolah ingin memeluk istrinya, tetapi Kiran mundur, ia menolak sentuhan itu. 

 Kiran mengangkat tangannya, menghentikan Arka di tempatnya. "Aku tidak ingin mendengar apa pun darimu sekarang. Kamu telah menghancurkan semua kepercayaan yang aku miliki. Kamu pikir aku akan memaafkanmu begitu saja hanya karena kamu meminta maaf?"

 Arka terdiam, merasakan beratnya kata-kata Kiran yang menghantam hatinya. Selang beberapa detik kemudian, ia berkata, "Aku tahu aku salah, Kiran. Dan aku sangat menyesal. Aku tidak pernah bermaksud menyakitimu seperti ini. Aku hanya takut kehilanganmu."

 Kiran tertawa pahit mendengar pernyataan suaminya. "Takut kehilangan aku? Lucu sekali, Mas. Kamu sudah kehilangan aku sejak kamu memutuskan untuk berbohong dan berselingkuh. Jangan pernah berpikir bahwa aku akan melupakan semua ini dengan mudah!" 

 Kiran melihat ke arah wanita yang bernama Lita itu, yang sedari tadi hanya terdiam. "Dan kamu, apa sekarang kamu sudah puas karena telah berhasil menghancurkan rumah tangga kami?!" tuduh Kiran ke arah wanita yang ada di samping suaminya.

 Lita tampak terkejut dan canggung, tidak tahu harus berkata apa. Ia hanya bisa menunduk, menghindari tatapan penuh amarah dari Kiran.

 Arka mencoba untuk membela Lita. "Kiran, Lita bukan wanita jahat. Dia wanita baik, dan dia juga tidak ingin situasi ini terjadi. Ini semua salahku."

 "Kalau dia wanita baik, dia tidak akan pernah mengambil kebahagiaan wanita lain!" hardik Kiran, sambil mengepalkan telapak tangan, menatap suaminya dengan bola mata yang sudah berkaca-kaca, air mata terjatuh kembali di sudut matanya. "Wanita baik tidak akan menghancurkan rumah tangga orang lain! Apa kamu pikir aku akan percaya dengan omong kosongmu itu?!"

 Lita akhirnya memberanikan diri mengangkat pandangannya ke arah Kiran. "Kiran, aku tidak pernah berniat untuk menghancurkan rumah tanggamu. Aku juga terjebak dalam situasi ini. Aku tahu aku salah, dan aku sangat menyesal. Tapi Cleo tidak bersalah. Dia hanya seorang anak yang tidak tahu apa-apa."

 "Jangan bawa-bawa anak itu!" cibir Kiran. "Masalah ini antara kita orang dewasa. Kamu, yang tahu bahwa Arka sudah menikah, seharusnya kamu menjauh. Tapi kamu malah memilih untuk terus mendekatinya!"

 Kiran segera menghapus air matanya dengan kasar. Ia menatap ke arah suaminya sambil berkata, "Selama ini kamu selalu bilang bahwa kamu begitu pusing dengan tagihan yang selalu membengkak, bukan? Baiklah, kalau begitu aku akan menghilangkan tagihanmu ini."

 Arka dan Lita hanya bisa terdiam, menerima semua kata-kata Kiran yang begitu menyakitkan bagi mereka. Di tengah kebisuan itu, Kiran berbalik dan mulai berjalan menjauh, membawa luka yang mendalam di hatinya. 

 Arka melihat ke arah Kiran yang sudah melangkah jauh. "Kiran!" serunya, berharap istrinya akan berhenti dan mendengarkannya.

 Namun beberapa saat kemudian, Arka melihat Kiran kembali ke arahnya dengan membawa balok di tangan kanannya. 

 Arka dan Lita begitu panik, terutama karena tatapan Kiran yang kosong, tanpa ada sorot sama sekali.

 "Kiran, apa yang ingin kamu lakukan?" Arka bertanya dengan suara bergetar ketika Kiran sudah semakin dekat dengannya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Kehilangan Bayiku
8.5
Bertahun-tahun Maya bertahan dalam kesunyian, mendampingi Reza yang selalu bersikap dingin dan enggan mengakuinya. Namun, batas kesabarannya runtuh seketika saat ia harus berjuang melahirkan tanpa didampingi siapa pun hingga sang buah hati tiada. Kehilangan besar ini menghapus seluruh cinta Maya dan memantapkan niatnya untuk pergi. Di saat itulah Reza baru tersadar akan arti kehadiran istrinya. Sayang, saat ia mencoba mendekat, Maya telah berubah menjadi sosok asing yang tak lagi peduli.
Sampul Novel GAIRAH PEREMPUAN NAGA
8.1
Koh Ho Ming memercayai Diandra, putri piatu dari asisten rumah tangganya, sebagai reinkarnasi Perempuan Naga. Sejak kecil, ia memperlihatkan tanda spiritual kuat selaku titisan Dewi Kesayangan Langit. Diandra pun harus menghadapi rintangan berat serta tragedi hidup demi menggapai keberhasilan. Perjalanan takdirnya yang penuh liku diwarnai oleh kisah cinta yang mendalam serta sisi erotis yang membara.
Sampul Novel Mahasiswi Simpanan Dosen Liar
9.0
Zeya Scopuso merasa ada yang tidak beres saat bimbingan skripsinya dipindahkan ke kamar pribadi. Ketika dia menanyakan alasan pemilihan tempat yang tidak biasa itu, sang dosen pembimbing, Delson Weather, justru memberi jawaban mengejutkan. Sambil mengusap paha mahasiswinya dengan lembut namun penuh arti, Delson menyatakan siap memberikan bimbingan khusus yang tak pernah terbayangkan oleh Zeya sebelumnya.
Sampul Novel Merindu Suamimu
9.1
Pertemuan kembali Fino dan Melisa setelah lama terpisah membangkitkan lagi perasaan cinta yang pernah ada. Namun, situasi kini tak lagi sama dan jauh lebih rumit. Status Nadia sebagai istri sah Fino menjadi tembok besar yang menghalangi bersatunya cinta lama mereka. Melisa kini dihadapkan pada pilihan untuk kembali terluka, sementara Fino dituntut berani mengambil risiko besar demi membayar penyesalan masa lalunya.
Sampul Novel Sahabat Masa Kecil Suamiku Adalah Pelakor
8.6
Hubungan yang dibangun selama delapan tahun hancur seketika. Dalam novel modern Sahabat Masa Kecil Suamiku Adalah Pelakor, Nindy harus menghadapi kenyataan pahit saat Peter, pria yang bersamanya hampir sedekade, justru memilih menikahi wanita lain. Dipicu oleh rasa sakit hati dan pengkhianatan yang mendalam, Nindy mengambil tindakan nekat di malam pernikahan Peter. Ia memutuskan untuk menghancurkan seluruh isi rumah yang selama ini menjadi saksi bisu kebersamaan mereka selama delapan tahun terakhir tanpa sisa.
Sampul Novel TAWANAN CEO DINGIN
8.7
Demi bertahan hidup, aku melakoni peran ganda sebagai pelajar dan pacar sewaan. Takdir mempertemukanku dengan Claude, klien pertama yang seketika mengubah segalanya. Pengusaha kaya raya itu mendadak terobsesi padaku, bahkan melarangku menerima pelanggan lain. Kini, aku terperangkap dalam cengkeraman sang CEO dingin yang enggan melepaskan tawanannya. Mampukah aku meloloskan diri dari jerat obsesi menyesakkan ini? Ikuti kisah perjuanganku bebas dari sang tuan muda.