APKDock Logo
Sampul Novel HASRAT PENUH LUKA

HASRAT PENUH LUKA

9.7 / 10.0
Di bawah guyuran hujan lebat, Dominic mengejar wanita yang sangat mirip dengan Stella. Sambil berlutut, ia bersujud memohon maaf atas kesalahan fatalnya di masa lalu. Namun, kepedihan yang dirasakan Stella sejak tiga tahun lalu telah mengubah hatinya menjadi beku dan kelam. Dengan penuh ketegasan dan sikap dingin, Stella menyatakan penyesalan Dominic sia-sia. Baginya, hanya kematian pria itulah satu-satunya penebus penderitaan panjang yang ia rasakan.

HASRAT PENUH LUKA Bab 1

“Stella, jangan pernah berharap lebih dari pernikahan ini. Aku tak akan pernah mencintaimu, tidak akan pernah! Secepatnya, aku akan mengurus perceraian ini di catatan sipil!”

Dominic, pria yang selama tiga tahun ini telah menjadi suaminya, berkata dengan kasar pada Stella, seakan gadis itu tak ada arti bagi dirinya selama ini.

Gadis itu tak bisa mengerti lagi bagaimana caranya agar dia bisa dicintai oleh laki-laki yang telah hidup bersamanya selama tiga tahun belakangan. Segalanya telah dikorbankan; hati, perasaan, waktu, dan tenaga.

Apakah semuanya masih kurang bagi seorang Dominic Davis?

Seandainya saja tiga tahun lalu dia tak perlu menerima tawaran keluarga angkatnya untuk menggantikan saudara angkatnya untuk menikah dengan Dominic, mungkin saat ini Stella masih menghabiskan waktunya dengan mengejar karir, dan pergi bersama teman-teman semasa kuliahnya dulu.

Semenjak memutuskan untuk menerima pernikahan dengan Dominic, semuanya berubah drastis!

Dia harus meninggalkan semua kesenangannya dan menjadi istri penurut yang tak pernah dianggap.

Tak jarang saat Dominic pulang larut malam, dia akan mendapatkan aroma parfum lain melekat di pakaian suami yang sangat dicintainya itu. Tapi apa yang bisa dikatakannya?

Dominic adalah tuannya di dalam rumah besar itu, Stella sendiri hanyalah istri pengganti yang tak berhak menyampaikan keberatan atas perbuatan Dominic di luar sana. Stella sendiri tak tahu, berapa banyak dia bertemu dengan wanita di luar sana, karena setiap malam parfum dibauinya selalu berbeda.

Dilihatnya laki-laki yang sudah tiga tahun ini mengisi kehidupannya, sedang berdiri di depan cermin besar untuk mengenakan dasi. Stella mendekati Dominic, mengulurkan tangan untuk membantu laki-laki itu membetulkan letak dasi yang agak miring.

“Kau tak perlu bersikap manis, Stella. Tinggal menunggu waktu, aku akan merelakanmu pergi dari sisiku. Selamanya!” ketus Dominic dengan tatapan dingin dan gelap, membuat wajah tampan yang selalu didambakan Stella terlihat menakutkan.

“Tak perlu kau ulangi, Dominic. Aku masih memiliki telinga dan ingatan yang kuat untuk setiap perkataanmu. Tapi, tak bisakah—“

“Bersikap baik?” Dominic memotong kalimat Stella dengan cepat.

Dominic bergegas meninggalkan kamar setelah merapikan dasi, Stella mengekor dari belakang seperti seekor anjing yang meminta perhatian tuannya.

Stella sedikit terkejut, Dominic seakan mampu membaca apa yang ada di pikirannya. Apa mungkin Dominic memiliki kekuatan tersendiri yang Stella tak pernah tahu?

Stella berusaha menguatkan diri, sementara bibirnya bergetar untuk terus melawan Dominic, tapi dia tak bisa terus menahan perasaan yang lambat laun akan membunuhnya secara perlahan.

“Benar, tidak bisakah kau bersikap baik padaku?”

Dominic mencebik, lalu menjepit dagu dagu Stella, membuat Stella meringis.

“Kau pikir siapa kau sampai aku, Dominic Anderson, harus bersikap baik pada perempuan sepertimu?”

“Aku istrimu,” jawab Stella cepat.

Tangan Dominic yang menjepit dagunya semakin lama semakin mengencang, pelan ditepisnya tangan Dominic.

“Istri? Kau hanya barang pengganti, Wahai Wanita! Apa kau berpikir, kenapa aku tak pernah mau menyentuhmu?”

Tiga tahun Dominic tak pernah menyentuhnya.

Tiga tahun mereka tidur di ruangan yang berbeda.

Telanjang bulat pun pernah dilakukan Stella, sekadar memancing hasrat laki-laki tampan di hadapannya sekarang. Tapi alih-alih menyentuhnya, justru Dominic mendorong tubuh Stella dengan kasar dan melemparnya dengan selimut.

Dia bilang dia jijik.

Tubuh Stella serupa pakaian usang yang tak layak dipakai.

Membuat Stella merasakan malu teramat sangat, dan tak mampu menyembunyikan kesedihannya saat ini. Jika saja mati adalah pilihan yang tepat, maka dia lebih memilih untuk tak pernah dilahirkan di dunia.

“Karena aku serupa pakaian usang yang sudah tak layak,” jawab Stella pelan dengan suara yang hampir tak terdengar.

Dominic mendengarnya, pendengarannya cukup tajam untuk menangkap kalimat Stella barusan.

“Kau benar, itulah dirimu!” jawab Dominic, lalu melirik Stella sesaat sebelum dia benar-benar melangkah pergi keluar dari mansion.

Sesak.

Sakit.

Rasanya benar-benar menyedihkan tak pernah dihargai sebagai seorang istri. Mungkin ada yang salah dengan doa yang setiap malam dipanjatkannya?

“Semua memang salahku, karena aku mencintai laki-laki berhati dingin sepertimu,” ucap Stella sekali lagi, membuat Dominic kembali menghentikan langkahnya.

“Aku tidak memintamu untuk dicintai. Sampai kapan pun, meski Stefani sudah tiada, cinta yang kurasakan hanya untuk Stefani. Kau paham? Jadi, jangan menyalahkan aku dengan sikapku. Aku lebih baik bersama wanita lain di luar sana, daripada aku harus bertemu denganmu. Wanita yang sama sekali tak pernah aku inginkan!”

Dengan susah payah Stella menelan ludah, kerongkongannya tercekat, lidahnya kelu, tak bisa lagi membalas kalimat Dominic padanya.

Saat semua orang mengira Stefani telah meninggal dan jasadnya tak pernah ditemukan, orang satu-satunya yang tak percaya adalah dirinya.

Dia tahu betul seperti apa Stefani—adik angkat perempuannya—semasa mereka masih hidup bersama di dalam satu atap Keluarga Wilson.

Stefani tak pernah memperlakukan dengan baik, hanya di depan orang lain dia akan berpura-pura mencintai Stella layaknya saudara terkasih.

Stella tertawa pelan, mengejek dirinya yang begitu naif.

Tubuhnya meluruh, kemudian duduk di atas lantai dingin mansion, merutuki nasib yang benar-benar sial.

Apa karena alasan itu keluarga sebenarnya sampai membuangnya?

Apa mungkin dia pembawa sial?

Bintang keberuntungan sepertinya tak mau menyentuhnya.

“Dominic, aku akan pergi ke catatan sipil, aku yang akan mengurus perceraian ini, seperti maumu,” ucap Stella pelan, menatap ke arah lantai marmer yang memantulkan sosok dirinya.

Apa yang kurang darinya? Pikir Stella saat itu.

Kepala pelayan yang kebetulan melihat Stella yang sedang memandangi dirinya di atas lantai marmer, terdiam sesaat.

Wanita bertubuh gempal, dengan ubah memenuhi seluruh rambutnya, merasakan simpatik sejak pertama Dominic membawa wanita itu masuk ke dalam kediaman Anderson.

Dia masih ingat, tiga tahun lalu rumah itu seperti tak ada tanda kehidupan, begitu sunyi, terasa dingin, dan wanita cantik bertubuh kurus itu yang membuatnya hidup dengan kehangatan yang dimilikinya.

Wajahnya cantik, tubuhnya tinggi dan kurus, dengan kulit seputih boneka porselen yang berada di dalam etalase pajangan toko. Ketika dia berbicara, seketika semua terdiam merasa tenang, seperti sedang mendengar alunan petikan harpa yang mampu menghinoptis siapa pun untuk tidak mencintainya.

Tapi kenapa Dominic, bisa mampu membenci wanita itu begitu dalam?

“Nyonya Muda Wilson,” panggil Kate, kepala pelayan yang selalu baik padanya.

Pelan, Stella mengangkat kepalanya, mengalihkan pandangannya ke arah Kate. Kedua matanya sudah merah, tapi dia masih berusaha memberikan senyum dari bibir mungilnya.

“Ada apa, Bibi Kate?”

“Apakah Nyonya Muda masih sanggup bertahan?”

Kate terdiam, langsung menyadari tak seharusnya dia berbicara seperti itu. Bagaimana jika dia sampai menyinggung perasaan nyonya mudanya?

“Kurasa ... mungkin aku sudah tak tahan, Bibi Kate. Bagaimana menurutmu?”

“Maaf, aku mencuri dengar tadi. Apa Nyonya Muda akan menerima permintaan dari Tuan Muda Wilson?”

Stella menarik napas dalam-dalam sebelum dia mengatakan kalimat berikutnya, “Aku yang akan mengurus perceraian jika dia merasa aku adalah duri di dalam daging.”

Lanjut Membaca

Daftar Isi HASRAT PENUH LUKA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Palsu, Dendam Sejati Telah Dimulai
9.6
Vano, tunanganku, tega mendorongku ke kolam hingga nyaris tenggelam demi bermesraan dengan selingkuhannya, Melodi. Setelah aku selamat, ia malah berbohong bahwa aku terpeleset demi nama baiknya. Diliputi kemarahan mendalam, aku memutuskan pura-pura amnesia untuk menghancurkannya. Aku mengaku sebagai kekasih musuh bebuyutannya, Bahar Adijaya. Melihat kepanikan di wajah pucat Vano, aku tahu rencana balas dendamku yang mematikan kini resmi dimulai.
Sampul Novel Dasha: Balas Dendam Pada Mantan Suami
8.8
Diceraikan saat berusia 27 tahun karena mantan suaminya memilih Irina, Dasha bertekad membalas dendam. Ia menemui dokter bedah bernama Oscar untuk mengubah wajahnya. Namun, Oscar meminta imbalan yang sangat berat: Dasha wajib melayani hasrat seksualnya kapan saja. Demi menghancurkan sang mantan, ia pun menyetujui syarat menyimpang tersebut. Akankah rupa barunya ini membawa keberhasilan, dan bagaimana nasib hubungan rumit mereka?
Sampul Novel Dilepas Manajer, Didekap CEO Kaya
9.6
Lima tahun Riana bertahan dalam pernikahan tanpa cinta bersama Reynald. Alih-alih bahagia, ia justru mengalami KDRT serta tekanan berat dari sang mertua, Mayang, yang membencinya karena belum memiliki anak. Ketika orang ketiga hadir menghancurkan rumah tangga mereka, penderitaan Riana pun memuncak. Enggan terus disakiti oleh pengkhianatan dan kekerasan fisik, Riana akhirnya membulatkan tekad untuk menyerah dan memilih pergi meninggalkan suaminya.
Sampul Novel Dituduh Mandul
9.5
Hidup Amel hancur setelah memergoki Yuda berselingkuh dengan Rania. Malang baginya, ia malah difitnah tidak setia, dituduh mandul, lalu diceraikan dan diusir begitu saja. Demi bertahan hidup, Amel terpaksa bekerja sebagai pelayan pribadi Zack Lee, pengusaha muda sukses yang sangat eksentrik. Kini, ia harus tunduk pada kebiasaan aneh majikan barunya tersebut yang gemar menyusu dan menuntut kehadiran Amel untuk menemaninya tidur setiap malam.
Sampul Novel My Rental Woman
9.3
Alana terdesak biaya pengobatan ibunya. Di tengah kesulitan, dokter muda bernama Bernando Thomas menawarkan kesepakatan rahasia. Thomas baru saja kehilangan istrinya, Calista, yang wafat secara misterius di luar negeri tanpa diketahui orang tuanya. Karena wajah Alana sangat mirip dengan mendiang istrinya, Thomas berniat menyewanya untuk menyamar sebagai Calista. Sebagai imbalan, seluruh biaya medis ibu Alana akan ditanggung. Akankah Alana bersedia menjadi istri sewaan demi sang ibu?
Sampul Novel Saya dan Miliarder Cantik
8.3
Kehidupan tersembunyi Mateo terancam setelah Hillary, miliarder sombong, hadir dan memicu rasa ingin tahu Serina, jurnalis yang menyelidiki masa lalunya. Terjebak kasus pembunuhan masa lalu, Mateo terpaksa bersekutu dengan mereka untuk menyingkap kebenaran tragedi keji tersebut. Di tengah ancaman berbahaya, ketiganya harus menghadapi musuh tangguh dan menguji keyakinan mereka. Akankah keadilan terwujud, atau masa lalu justru menghancurkan mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan