APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hasrat Nikmat Perselingkuhan

Hasrat Nikmat Perselingkuhan

Zhea mendambakan keintiman mendalam saat gairahnya memuncak di ranjang. Namun, sang suami, Muchlis, justru menghadapi masalah vitalitas di usianya yang ke-34. Meski tubuh Zhea telah siap menerima sentuhan hangat, alat vital Muchlis tetap tak mampu menegang. Di tengah rasa kecewa yang mendera, Zhea terpaksa menahan diri. Ia akhirnya hanya bisa pasrah saat suaminya memilih cara gesekan fisik demi meraih kepuasan sepihak.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pria tersebut menyadari Zhea yang mulai tersulut birahinya dan membuat ia tersenyum penuh kemenangan. Ia pun mulai berani melingkarkan tangan berbulu nya ke perut Zhea dan masuk kedalam jilbabnya. Tangannya mulai bergerilya, meraba perut dan perlahan menyentuh payudaranya.

Pria itu menarik tubuh Zhea lebih dekat kearahnya sehingga tubuh keduanya benar benar saling menempel satu sama lain. Zhea menggigit bibirnya. Ia tidak terima diperlakukan seperti ini, namun ia merasa takut dengan ancaman yang ia dapatkan, selain itu ia semakin tubuhnya bergetar menerima rangsangan birahi yang tak mampu ia tahan.

Tangan pria tersebut semakin berani menjamah tubuh Zhea dan meraba raba bagian dada gamis hitam yang Zhea kenakan. Seketika ia menemukan resleting gamis yang terletak dibagian dada Zhea, pria tersebut menurunkannya. Sempat ada penolakan dari Zhea namun pria tersebut tak menanggapinya.

Akhirnya, resleting tersebut turun sebatas perut. Tangan pria tersebut semakin bebas meraba bagian depan tubuh Zhea mulai dari perut hingga payudara yang masih tertutup oleh bra. Perbuatan pria itu semakin membuat Zhea terangsang walaupun ia sangat ingin keluar dari situasi tersebut. Bahkan kini Zhea benar benar menyesal memakai bra yang kaitannya berada didepan sehingga dengan sekali gerakan kecil, kaitan tersebut terlepas dan membuat tangan pria dibelakangnya semakin bebas menjamah payudara yang berukuran 34B tersebut.

Zhea semakin tak kuat, ia kini berharap suaminya tidak melihatnya dalam keadaan seperti ini. Tubuhnya makin terasa lemah akibat rangsangan syahwat yang ia dapatkan. Kini salah satu pria didepannya pun berbalik menghadap Zhea dan membuka resleting celananya. Zhea segera memejamkan matanya, menolak untuk melihat penis yang berdiri tegang setelah sekian lama ia tidak melihat penis suaminya berdiri seperti itu. Namun tanpa menyerah, pria didepannya menuntun tangan Zhea agar menggenggam penisnya dan menggerakkan tangan Zhea maju dan mundur. Zhea pun pasrah menuruti keinginan pria tersebut tanpa memberikan perlawanan sedikitpun.

Zhea kini diserang oleh dua penis yang sama sama berdiri tegang. Berbeda dengan penis milik suaminya yang selalu ia lihat dalam keadaan loyo. Hal ini membuat Zhea semakin merasa terangsang dan membayangkan bagaimana jika vaginanya ditusuk oleh penis yang tegang seperti milik mereka. Bagaimanapun, walaupun Zhea adalah seorang istri yang menutup auratnya, ia pun hanyalah seorang manusia yang memiliki nafsu yang butuh untuk dipuaskan.

Pria didepan Zhea mulai melepaskan tangan Zhea dan membiarkan Zhea mengocok penisnya. Pria tersebut menggunakan tangannya untuk meraba bagian kewanitaan Zhea dari luar gamisnya.

"Aaahhhh" Zhea lagi lagi mendesah saat tangan pria tersebut menekan vaginanya dengan tangannya. Vagina Zhea makin terasa basah dan ia mulai merasa kedua kakinya terasa lemas. Zhea tentu akan jatuh apabila pria dibelakangnya tidak menahan tubuhnya dengan memegang payudaranya dari balik jilbabnya. Bahkan remasan dari pria tersebut terasa makin kasar, begitu juga dengan vagina Zhea yang ditekan makin kuat.

Kereta pun tiba di stasiun berikutnya namun ini bukanlah stasiun yang dikatakan oleh Muchlis sebelumnya. Beberapa penumpang turun dan Zhea yang seharusnya bisa melarikan diri malah diam tak bergerak. Setengah hati ia berharap suaminya berada didalam gerbong kereta yang sama dan menemukannya dan setengah hati ia justru berharap dapat merasakan kembali sensasi yang baru ia alami.

Setelah beberapa penumpang turun, penumpang yang lain pun masuk kedalam gerbong dan malah membuat kereta semakin sempit. Zhea benar benar telah dihimpit oleh dua laki laki. Kini tangannya tak lagi memegang penis pria didepannya. Namun pria didepannya telah berdiri menghadapnya sehingga Zhea benar benar seperti daging yang diapit oleh dua roti. Parahnya, penis pria tersebut tepat berada didepan vagina Zhea dan penis pria dibelakangnya masih tetap menikmati pantat Zhea.

Pria didepan Zhea menarik gamis Zhea keatas dan ternyata Zhea tidak memakai celana panjang lagi didalam gamisnya sehingga penis pria tersebut dan vagina Zhea hanya dihalangi oleh sehelai celana dalam pink berenda. Mata Zhea terpejam, sesekali ia melihat wajah pria didepannya yang menurutnya cukup tampan. Merasakan vagina Zhea basah, pria tersebut semakin bersemangat menggesek vagina Zhea. Bahkan tangannya mencoba menurunkan celana dalam Zhea namun Zhea menahannya. Ia memberi isyarat agar pria tersebut tidak melakukannya dengan menggelengkan kepalanya. Akan tetapi hal itu tidak mengurungkan niat jahat pria tersebut. Ia tetap menurunkan celana dalam Zhea hingga meluncur kebawah melewati betis yang setengahnya tertutup oleh kaos kaki hitam dan membuat batang penis pria tersebut bersentuhan dengan bibir vagina nya yang basah. Begitu pula dengan pria dibelakangnya, gamis dibagian belakangnya pun telah terangkat dan membuat ia leluasa menempelkan dan menggesekkan penisnya ditengah tengah bongkahan pantat Zhea. Kedua payudara Zhea tetap tertutup oleh jilbab namun kedua pria tersebut memainkan payudara Zhea dengan memasukan tangan mereka kedalam jilbabnya.

Zhea menahan desahannya dengan menggigit bibirnya, ia merasakan nikmat dan sensasi luar biasa dari aksi pencabulan ini. Matanya terpejam, kepalanya mendongak. Kakinya seakan tak mampu menahan tubuhnya hingga tubuhnya bersandar pada pria kekar dibelakangnya. Ia tak menyadari bahwa beberapa pasang mata melihat dan menghujat dalam hati aksinya yang menikmati menjadi korban pelecehan dalam kereta. Bahkan Zhea seakan melupakan bahwa bisa saja suaminya melihat dirinya yang menikmati pelecehan tersebut.

Kedua pria tersebut makin kasar dalam mencabuli Zhea. Pria yang ada dibelakang Zhea menarik penisnya dan mengeluarkan sperma nya ke ujung Jilbab Zhea. Sedangkan pria didepannya terus menggesek penisnya dan tak selang begitu lama, penisnya pun mengeluarkan sperma yang mengenai bibir vagina Zhea.

Kedua pria tersebut melepaskan Zhea dan membuat Zhea hampir terjatuh. Namun ia segera menangkap handgrip yang tadi digunakan oleh pria dibelakangnya. Kedua pria tersebut berjalan menerobos kerumunan penumpang dan meninggalkan Zhea.

Tiba tiba Zhea kembali dikagetkan oleh sentuhan tangan tepat dipundaknya. Namun seketika ia menoleh untuk melihat wajah orang tersebut, rasa kaget dan takutnya menghilang ketika yang ia lihat adalah wajah suaminya sendiri dengan brewok tipis di pipinya.

"Kak.. jangan jauh jauh lagi..." Kata Zhea, dengan suara pelan.

"Tadi aku dibelakang, mau mendekati kamu tapi ada laki laki disini tadi jadi gak bisa" kata Muchlis, Zhea terkejut mendengarnya. Ia berpikir jangan jangan suaminya mengetahui ia baru saja menjadi korban pelecehan dan ia pun menikmati perlakukan dua orang tersebut.

Muchlis pun menuntun tangan kanan Zhea dan mengarahkannya ke penis Muchlis yang sudah mengeras.

"Kok...???" Tanya Zhea, heran.

"Sudah lama kan?" Muchlis berbisik ditelinga Zhea. Ia dengan sengaja sesekali menyentuh wajah Zhea dengan dagu atau bibirnya.

"Tapi gak tepat tempat dan waktunya" jawab Zhea dengan pelan.

"Kalau begitu puasin aku saja disini" kata Muchlis. Zhea refleks menoleh wajah Muchlis.

"Janganlah, nanti dilihat orang" jawab Zhea.

Tanpa memberi jawaban, Muchlis menyentuh pantat Zhea dari luar gamisnya. Ia merasakan bahwa posisi celana dalam istrinya masih tak berada pada tempat yang seharusnya.

Zhea hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja tangan suaminya dengan pelan meraba raba pantatnya. Selain Zhea khawatir perbuatan mereka akan dilihat oleh orang lain, ia juga khawatir suaminya mengetahui bahwa celana dalamnya belum terpasang dengan benar bahkan kaitan bra nya pun masih terlepas.

Kemudian kereta berhenti pertanda telah sampai di stasiun yang mereka tuju. Mau tak mau, Muchlis harus mengurungkan niatnya untuk melecehkan istrinya ditempat umum tersebut. Namun, bibirnya melengkung tersenyum apalagi saat ia menoleh kebelakang dimana celana dalam Zhea tertinggal dilantai gerbong kereta.

BERSAMBUNG...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Aliansi, Cinta Transaksional
9.1
Pernikahan aliansi kaum elite mengizinkan perselingkuhan asal istri sah mendapat kompensasi setara. Dean Ramosh memegang erat aturan ini. Meski keluarga Calista Syahrina bangkrut, Dean tetap memanjakannya dengan kemewahan berlipat ganda dibanding selingkuhannya. Saat orang lain memintanya bersyukur, Calista memang sangat bersyukur. Namun, tepat ketika Dean memberinya Vila Northcoast No. 1 demi mengimbangi hadiah rumah untuk selingkuhannya, Calista justru meminta cerai karena merasa bosan.
Sampul Novel Cinta Balas Dendam
8.0
Kehidupan Alena Geraldine hancur setelah orang tuanya tiada. Akibat keserakahan paman dan bibinya, ia dipaksa menikah dengan Azam Dirgantara, seorang CEO dingin yang menjadikannya tawanan. Pernikahan tanpa kasih sayang ini hanyalah alat bagi Azam untuk menuntaskan dendamnya pada Jonatan. Meski terus disakiti, Alena justru jatuh cinta pada suaminya. Sayangnya, hati Azam masih terpaku pada cinta pertamanya. Mampukah Alena bertahan di sisi pria yang mendambakan wanita lain?
Sampul Novel Dicambuk atau Diceraikan?
7.8
Menjalani hukuman cambuk di Diusz menjadi momen paling memalukan bagi sang istri. Di bawah tatapan dingin beberapa pria kekar, roknya disingkap paksa sebelum cambukan mendarat di tubuhnya. Namun, penderitaan fisik ini justru memicu reaksi tak terduga dari sang suami yang malah menjadi sangat bergairah menyaksikannya. Kejadian tak biasa malam itu akhirnya mengembalikan kebahagiaan intim yang telah lama hilang dalam pernikahan mereka.
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka di Hadapan Istri Palsu
9.5
Demi donor jantung kakeknya, Sakti terpaksa menduakan Anjani, istri yatim piatunya, dengan menikahi Mala secara rahasia. Pernikahan kedua ini ia jalani di bawah ancaman sang ayah yang membahayakan keselamatan Anjani. Setahun bertahan dalam kepalsuan, rahasia kelam ini akhirnya terbongkar. Kini, Sakti harus berjuang mempertahankan rumah tangganya yang hancur akibat benturan status sosial, tekanan keluarga, dan pengkhianatan yang melukai hati Anjani.
Sampul Novel His First Love
9.2
Demi membalas pengkhianatan suaminya, Zhepyr, Davira sang mantan putri rela dicap buruk. Perselingkuhan Zhepyr dengan cinta pertamanya membakar amarah Davira yang kini menyadari harga dirinya. Di depan ksatria setianya, ia bertekad tidak akan menangis dan siap membuat mereka berlutut. Davira kini dihadapkan pada pilihan sulit: memaafkan atau pergi tanpa belas kasih demi hidup baru. Akankah dendam ini berujung pada perpisahan?
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO
8.4
Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?