APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hasrat Cinta Om Zafran

Hasrat Cinta Om Zafran

Tinggal bersama Zafran Anthony menumbuhkan cinta terlarang di hati Bella Eleya Zadik pada omnya sendiri. Ketika Bella berusaha mematikan perasaan itu, Zafran malah merasakan gejolak yang sama. Mereka pun menjalin hubungan asmara secara rahasia. Sayangnya, Bella terus didera kecemasan jika ayahnya sampai tahu. Situasi kian rumit saat kakak Zafran memaksanya bertunangan. Sanggupkah jalinan kasih rahasia ini bertahan menghadapi tekanan keluarga mereka?
Bab
Bagikan

Bab 2

“Bella Sayang, aku baru tau ternyata tubuh kamu seindah ini,” gumam Zafran sambil masih memandangi Bella di bawahnya.

Ini pertama kalinya Zafran melihat bagian atas tubuh Bella terbuka tanpa balutan pakaian. Dan, tentu saja, pemandangan itu makin menggodanya, makin memancing hasrat lelaki Zafran.

“Om, aku malu.”

“Sayang, kamu gak perlu malu. Ini sangat indah. Aku ... aku makin menginginkan kamu, Bell.”

Zafran mulai menelusuri tiap jengkal kulit tubuh bagian atas Bella dengan bibirnya. Kecupan penuh hasrat yang terus menjelajahi tubuh mulus Bella. Itu membuat Bella menggelinjang tak karuan, sesekali melenguh dan meracaukan nama omnya.

Tak puas sampai di situ, sang pria lantas mulai membuka penutup dada Bella yang terakhir dengan perlahan hingga pemandangan dua bukit kembar milik Bella dapat terlihat jelas oleh Zafran. Begitu menantang dan mengundang Zafran untuk mengubrak-abriknya. Bella sudah menginjak usia dewasa, itu sebabnya ukuran buah dadanya juga sudah terlihat lebih besar.

Tanpa ragu lagi, Zafran langsung menyerbu dada yang menggoda itu. Diciuminya dengan penuh nafsu secara bergantian. Sesekali tangan nakalnya memberikan remasan-remasan kecil di sana. Desahan Bella yang tak lagi bisa tertahan justru membuat Zafran makin bersemangat.

“Emmh, aku suka milik kamu, Sayang.”

“Ouhh ahh, Om. Sshh ah, aku juga suka sentuhan Om, tapi ....”

“Tapi apa, Sayang?”

Bella masih belum melanjutkan kalimatnya.

Sementara itu, Zafran tak bisa menunggu lagi untuk yang lebih. Zafran ingin melucuti semua yang Bella kenakan hingga tubuh gadis itu benar-benar polos tanpa busana di bawahnya. Meski agak enggan, Bella pun tak bisa menghalangi ketika Zafran mulai melepaskan celana bawahan yang Bella pakai sedari tadi bahkan sampai menurunkan celana dalamnya juga. Mungkin saat ini Bella sudah ikut terbuai dan hasratnya menginginkan lebih juga dari Zafran? Bisa jadi.

Bella sungguh terlihat seksi di mata Zafran saat ini. Bagian bawah tubuh Bella membuat milik Zafran makin tak sabar juga. Setelah cukup lama membelai, mengusap lembut dan mencumbui sekujur kaki Bella sampai ciumannya naik ke perut rata Bella dan bagian sensitif milik Bella, Zafran buru-buru melepaskan celananya sendiri. Dari tadi, milik Zafran sudah begitu sesak dan tegang terkurung di dalam sana.

Melihat aksi Zafran, Bella pun mulai tak tenang.

“Om? Om Zaf mau apa?”

“Aku udah gak tahan lagi, Sayang.”

Zafran pun sudah mengeluarkan miliknya. Celananya bahkan sudah berserakan di lantai kamar. Bella sendiri masih begitu enggan melihat milik Zafran.

“Om, jangan. Kita gak bisa sejauh ini.”

“Bella, aku tau ini juga kali pertama buat kamu, Sayang. Aku akan pelan-pelan. Kita akan nikmatin ini. I want you, so bad. I love you, Bell.”

“Tapi, Om Zaf—“

Zafran mendekatkan wajahnya dengan wajah Bella, ia pun berbisik lembut di dekat telinga Bella.

“Tenanglah, Sayang. Aku tau apa yang kamu cemasin. Aku akan pake pengaman, gak akan keluarin apa pun di dalem milik kamu. Kamu gak perlu khawatir. Oke.”

Bella tak bisa berkata apa pun lagi. Ketika Zafran sungguh memulai aksinya menyatukan milik mereka, Bella hanya memejamkan mata sembari agak meringis karena merasakan agak perih di bagian bawahnya. Tangannya pun mencengkeram erat sprei ranjang Zafran dan sesekali berpindah meremat punggung Zafran di atasnya.

Zafran amat memahami yang Bella rasakan.

“Argghh sshh, Bell, kamu akan terbiasa sebentar lagi, Sayang. Percayalah.” Dengan gerakan cepat, bibir Zafran kembali mencumbu bibir Bella untuk sedikit mengalihkan Bella dari rasa sakitnya. Sembari ciuman lembut itu berlangsung, Zafran secara pelan-pelan menggoyangkan miliknya di bawah sana.

Sepertinya Bella pun mulai bisa merasakan sensasi yang berbeda menerpa miliknya.

“Emm, aahh ahss, Om. Enghh...” Desahan Bella kembali lepas begitu taut bibir keduanya terlepas.

“Aaahh, yes, Bella. Eugh, ini sangat nikmat kan, Sayang. Kamu menyukainya, hm?”

Masih sambil memejamkan mata menahan kenikmatannya, Bella memberi anggukan pada Zafran. Zafran pun tersenyum senang.

Selepas itu, keduanya mempercepat tempo permainan mereka. Hanya ada lenguhan, desahan, erangan, juga racauan bersahutan memenuhi kamar apartemen Zafran. Mereka begitu menggila sembari menyerukan nama satu sama lain. Berguling ke sana-kemari, membuat keadaan sprei ranjang Zafran sudah tak berbentuk lagi. Mereka terus berbagi peluh dan kehangatan. Suara decak kecupan Zafran di sekujur tubuh Bella pun sesekali nyaring terdengar. Beberapa tanda merah pun sudah membekas di tubuh mulus Bella. Hanya ada gairah cinta yang makin menggebu malam ini.

Pasangan itu bergulat di ranjang sampai lewat dini hari. Ya, sungguh malam yang panjang. Begitu kali pertama keduanya mencapai puncak dan pelepasan masing-masing, sesuai janjinya, Zafran tak mengeluarkannya di dalam. Ia langsung melepas penyatuan mereka. Namun, puncak pertama saja rasanya belum cukup. Zafran kembali menyerbu Bella hingga gadisnya terlihat amat lelah.

Sekitar pukul dua pagi, mereka baru benar-benar berhenti. Kini, mereka masih berbaring bersama. Zafran mendekap Bella dengan mesra, di bawah satu selimut yang sama. Sesekali, pria itu masih membelai lembut wajah Bella dan memberikan kecupan singkat di kening, pipi, maupun bibir gadis itu. Dalam kemesraan pelukan itu, mereka pun terlibat pembicaraan serius.

“Sayang, aku sangat bahagia malem ini. Aku gak akan pernah lupain malem indah kita ini. Sekarang kita sepasang kekasih. Kamu gadisku, milikku. Kita akan selalu bersama. Makasih untuk malem istimewa ini, Sayang.”

“Em... Om Zafran ... ini—“

“Kenapa, Cantik? Hm?”

“Aku gak ngerti. Gimanapun juga ini salah, ini gak boleh, kan. Kita ini ....”

“No. Ini gak masalah. Cinta kita gak salah. Gak ada cinta yang salah, Sayang.”

“Om tau sendiri, kan. Hubungan kita ini terlalu tabu. Kita ini kerabat. Om adik papa, paman aku. Gimana bisa kita bersama dan terus menjalin hubungan cinta kayak gini?”

“Tapi, kita bahkan udah sejauh ini, kan. Kita udah lewatin malem penuh gairah bersama, gimana bisa kita lupain ini?” Zafran kembali mengecup bibir Bella.

“Aku gak tau, Om. Ini bener-bener rumit,” sahut Bella sembari menahan dada bidang Zafran yang masih tanpa busana agar pria itu tak memberinya kecupan lagi.

“Hey, Sayang... kamu harus tau sesuatu, Bella. Sebenernya cinta kita memang gak sepenuhnya salah dan terlarang. Kita gak punya hubungan darah, Bell. Jadi, bukan masalah besar kalo kita saling mencintai seperti ini.”

“A-apa? Gimana mungkin, Om? Om itu adik papa.”

“Itu mungkin, Sayang. Ya, selama ini kamu memang tau aku sebagai om kamu, adik papa kamu. Tapi, sebenernya, aku ini hanya adik angkat Mas Zadik, bukan adik kandungnya.”

“Ha? Maksud Om?”

“Iya, Sayang. Dulu, aku diadopsi sama keluarga Mas Zadik, diangkat jadi adik Mas Zadik. Jadi, intinya, aku gak punya ikatan darah sama kamu, papa kamu, ataupun keluarga besar kamu.” Akhirnya, Zafran memberitahu segalanya pada Bella perihal yang belum Bella tahu sedari Bella kecil.

“Om Zaf, ini serius? Om gak bercanda?”

“Memang kenyataannya begitu, Sayang. Kamu bisa tanyain juga ke papa kamu kalo kamu belum percaya sama aku.”

“Jadi kita—“

“Ya. Kita gak salah, kita berhak punya cinta dan hubungan ini. Dan aku mau pertahanin cinta kita sampe kapan pun. Karena aku sangat mencintai kamu, Sayang.”

Bella terpejam begitu Zafran kembali mengecup keningnya. Entahlah, apa kenyataan ini benar-benar bisa menjadi kabar baik bagi asmara mereka.

“Om, meski begitu, belum tentu papa akan mudah setuju sama hubungan kita, kan.”

“Soal itu, kamu tenang aja, ya. Gak perlu pusing mikirin itu. Biar aku yang urus. Aku yang akan coba bicara dan yakinin Mas Zadik. Yang terpenting mulai sekarang kita harus selalu bersama.”

Zafran mengeratkan dekapannya. Mereka pun mulai sama-sama terlelap.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Menjadi Dendam
8.0
Demi menyelamatkan nyawa Bima Arya yang divonis menderita kanker, Nimas rela menjalani operasi transplantasi dan menyerahkan dua per tiga organ hatinya. Di tengah rasa sakit pascaoperasi yang luar biasa, Nimas justru mendapati kenyataan pahit. Ia tidak sengaja mendengar Bima mengakui bahwa seluruh prosedur medis tersebut hanyalah kedok untuk membalas dendam atas kegagalan akademis Vivi. Bima berencana mencampakkan Nimas begitu Vivi kembali ke tanah air satu bulan lagi.
Sampul Novel Dari Pengasuh ke Cinta
8.4
Mengemban tugas di negeri asing, seorang pengasuh mendedikasikan dirinya untuk mendampingi putra majikannya yang sedang menempuh studi. Namun, tanggung jawab pekerjaan ini berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih intim dan rumit. Di balik dinding tempat tinggal mereka, ia terpaksa mengorbankan kehidupan pribadinya demi melampiaskan hasrat terpendam sang putra majikan. Hubungan profesional yang semula biasa kini berubah menjadi ikatan penuh rahasia yang menguji batas pengabdiannya.
Sampul Novel Heavy Heart
8.4
Selama tiga belas tahun, tragedi kelam di bawah hujan deras terus membayangi malam-malamku. Kenangan akan Sakala tetap hidup bagai bunga Smeraldo, terasa nyata sekaligus semu. Di tengah kerinduan yang mendalam, sebuah kabar mengejutkan datang: dia kemungkinan masih hidup. Namun, kehadiran sosok manis itu justru membuat segalanya rumit. Siapakah dirimu sebenarnya? Apakah kamu benar-benar Sakala yang selama ini kunanti, atau justru orang asing?
Sampul Novel Kau Tak Pernah Mencintaiku
9.3
Pernikahan Aurora dengan Leandro, seorang pengusaha sawit kaya raya, terasa hampa tanpa cinta. Di balik kemewahan hidupnya, Aurora harus menahan siksaan dari ibu mertua yang dominan serta kekejaman adik iparnya, tanpa pernah dibela oleh sang suami. Kepedihan ini kian mendalam saat kakak kandungnya sendiri, Ravela, datang dan merayu Leandro. Jiwa Aurora benar-benar hancur ketika ia memergoki Ravela keluar dari kamar suaminya di suatu malam.
Sampul Novel Married by Accident
8.7
Kehidupan Clara runtuh akibat pelecehan oleh sang dosen, yang justru memfitnah Dev, seorang mahasiswa hukum. Terdesak keadaan, Clara terpaksa menikahi Dev walau ia sudah punya kekasih. Di tengah rumitnya situasi, janji Dev untuk memperjuangkan keadilan lewat jalur hukum perlahan menumbuhkan rasa cinta di hati Clara. Namun, bahtera rumah tangga mereka seketika goyah saat rahasia masa lalu Dev terkuak. Sanggupkah Clara bertahan menghadapi misteri suaminya?
Sampul Novel Takdir Cinta Gigolo Kampung
8.7
Kisah perjuangan seorang pria penghibur asal desa yang berupaya keras lepas dari dunia hitam demi menebus masa lalunya. Langkah hijrahnya membawa ia pada sebuah cinta sejati yang ternyata sarat bahaya. Hubungan asmara ini tidak berjalan mulus, melainkan menjadi pertaruhan hidup dan mati yang membahayakan nyawa banyak orang. Dikemas penuh ketegangan dan emosi, drama romantis ini menyajikan kisah mendalam tentang arti pengorbanan dan pertobatan nyata.