APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Harta, Tahta, Perjodohan

Harta, Tahta, Perjodohan

Demi ambisi orang tua, dua remaja SMA terjebak dalam rencana perjodohan paksa. Laluna Hasywa, gadis rupawan berpendirian kokoh, menolak keras karena meragukan ketulusan calon suaminya. Sebaliknya, Biru Al Arsakha, sang pewaris tampan Arsakha Company, sempat menolak sebelum akhirnya berbalik arah. Kini, Biru harus berjuang keras demi meluluhkan hati Laluna yang begitu keras. Akankah kegigihan sang pewaris mampu meruntuhkan benteng pertahanan gadis pilihannya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Biru mengusap wajahnya gusar. Yang ditemani oleh ketiga sahabatnya masing-masing di sampingnya. Hendry yang menepuk-nepuk punggung Biru. Sedangkan Tama dan Rayan memijat kepala cowok itu.

"Sabar, Ru. Semua warisan itu butuh pengorbanan. Mungkin pengorbanan lo itu ya .... nikah." Tama berucap ragu diakhir kalimat.

Hendry menatap tajam Tama. Dan langsung menggetuk kepala cowok itu yang tidak mengerti situasi.

"Ini masalah perjodohan. Bukan masalah warisan, Bege! Lo diem aja, nggak usah memperkeruh suasana," kesal Hendry. Bukannya memberikan saran baik. Tama justru mengungkit masalah warisan.

"Kalian bisa diem, nggak?!"

Semua sontak kaget. Mendengar Biru yang berteriak hingga semua orang yang mampir ke Warung Abang Jali, menatap kaget juga ke arah mereka.

"Gue lagi frustasi. Masa kalian mau nambahin beban pikiran gue?" Nada bicara Biru terdengar seperti hendak menangis. Membuat ketiga sahabatnya itu menatap panik Biru.

"Eh, Ru, lo nangis?" tanya Rayan.

"Nggak! Ketawa gue tuh!" Biru menampilkan jejeran gigi rapinya. Kesal dengan Rayan karena tidak mengerti situasi yang sedang ia alami.

"Emang kenapa sih? Lo dari tadi ditanyain juga nggak jawab. Ini lo harus banget disuruh nikah apa gimana?" tanya Hendry. Mereka harus tahu, kalau saja mereka bisa membantu atau sekedar memberi saran.

"Namanya dijodohin, ya, harus disuruh nikah lah, anjim!" sahut Tama. Hendry hanya menatap tajam Tama dan kembali menatap Biru.

"Jawab, Ru. Jelasin ke kita." Hendry angkat suara lagi. Sepertinya Biru harus didesak dulu baru mau bicara.

Biru menarik napasnya panjang. Lalu mengeluarkannya kasar, "Iya, gue disuruh pake banget nikah."

"Terus, ceweknya gimana? Lo udah ketemu atau belum?" tanya Hendry lagi. Sedangkan Tama dan Rayan, kedua cowok itu hanya mendengarkan tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

"Udah, dan dia beda jauh banget sama gue," jawab Biru. Mengingat kembali pertemuannya dengan Luna pada saat itu, membuat dirinya merinding. Merasa sangat tidak mungkin ia bisa bersatu dengan gadis darah semen itu. Bisa-bisa rumah tangganya selalu dihiasi perdebatan dan berakhir Biru menyandang status duda.

"Cantik nggak, Ru?"

Biru terdiam. Memikirkan jawaban apa yang akan ia katakan. Kalau diingat-ingat, Luna memang cantik. Saat pertama melihatnya pun, Biru sudah menilai bahwa Luna adalah gadis cantik berwatak lembut.

"Cantik sih. Tapi .... " Biru menggeleng-gelengkan kepalanya cepat, "Pokoknya, gue nggak mau dan kami nggak bakalan cocok! Sifat kami aja bertolak belakang. Emang ngadi-ngadi bokap sembarangan jodohin gue tanpa riset dulu. Cocok apa nggak sama anaknya. Ini nggak, main jodoh-jodohin aja."

Tama menjentikkan keras jarinya. Membenarkan duduknya serta menatap mantap Biru.

"Itu tandanya bokap lo nggak sayang sama lo! Harusnya riset dulu kan, ya. Ini nggak. Berarti dia nggak perhatian!"

Lagi-lagi, tangan Hendry main. Tangan cowok itu mendarat keras di kepala Tama. Memang benar, Tama sudah positif terkena virus bego Rayan.

"Bisa diem nggak, Tam? Mulut lo kok akhir-akhir ini murahan banget? Boros kata!" sarkas Hendry. Ia lagi serius mendengarkan sesi curhat Biru. Tapi, Tama merusak segalanya.

"Maaf, Hen. Ya Allah, lo kok akhir-akhir ini galak banget?" Tama sampai istighfar. Perasaan ia tidak mengatakan hal yang sangat buruk.

Hendry menatap tajam Tama, "Gue galak karena keadaan. Nggak kayak lo bego tanpa ngerti situasi."

"Astghfirullah .... " Biru memijat pelipisnya. Lalu menatap Rayan yang hanya diam sedari tadi sebab tidak mengerti keadaan.

"Gue tahu lo diam karena lemot. Tapi, thanks. Lo nggak nambahin beban pikiran gue." Biru menepuk-nepuk punggung Rayan. Lantas berdiri dari duduknya meninggalkan ketiga sahabatnya itu. Baru kali ini ia bersyukur mempunyai sahabat super lemot.

"Loh, Ru. Mau ke mana?" tanya Tama melihat Biru yang berjalan menuju mobilnya.

Biru menghentikan langkahnya. Menatap ke arah ketiga sahabatnya sebelum masuk ke dalam mobil.

"Dukun. Mau nanya gimana caranya nyantet orang."

---

"Kak Biru!"

Biru mendesah kesal. Baru saja ia memasuki rumah, suara menyebalkan itu datang menyambut kedatangannya. Siapa lagi kalau bukan adik bejatnya.

"Apaan?" ucap Biru malas.

"Hotspot dong. Wifi lagi eror pake banget. Ada kuota 'kan?"

Biru berdecak menatap wajahnya adiknya yang mau bagaimana pun tetap saja menyebalkan. Cowok itu mengeluarkan ponselnya dari saku celananya. Tanpa ingin ribut dan langsung saja menghidupkan hotspotnya.

"Giliran minta hotspot aja ke gue. Dasar miskin!" sarkas Biru.

Sella mengangkat kedua bahunya acuh, "Bodo. Yang penting gue nggak dijodohin."

Biru menggeram. Mengangkat tangannya yang sudah berada di udara. Namun tidak sampai ke tempat sasarannya.

"Lo .... " geram Biru sabar. Cowok itu menurunkan tangannya. Lalu melangkah saja menuju kamarnya tidak ingin meladeni Sella. Mungkin jika ia berdebat dengan adiknya, Biru benar-benar akan jadi gila dalam semalam.

"Jangan marah-marah terus! Belum sempat nikah ntar keriput duluan!" seru Sella yang sangat bahagia melihat kakaknya sengsara. Biru tidak menggubrisnya. Melanjutkan saja langkahnya menaiki anak tangga walau keinginan dalam hatinya untuk mencakar adiknya lebih berkuasa.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Pertama Sumber Penderitaanku
8.9
Setelah tewas mengenaskan akibat persalinan macet di kehidupan lalu, aku menyadari pengkhianatan kejam Fred. Anak yang kukandung rupanya hasil hubungan Fred dengan mahasiswi simpanannya yang dikandung berkat obat ciptaanku. Kini, setelah terlahir kembali, aku menolak menikahi Fred dan memilih kakak tirinya, Zico. Aku membiarkan Fred bersanding dengan kekasihnya tanpa bantuanku demi melihat kehancuran mereka. Namun, Fred justru menjadi gila saat melihat cincin Zico melingkar di jariku.
Sampul Novel Dikhianati Di Hari Pernikahan
9.2
Hari tenang Aurelia Callista hancur seketika saat dipaksa menikahi Kaelan Castor. Mengira hanya menjadi tamu biasa, Rhea syok mendengar namanya disebut sang direktur muda dalam akad nikah. Dia baru menyadari dirinya dijadikan pengantin pengganti demi menutupi kelicikan keluarga Kaelan. Kini, Rhea terperangkap dalam pernikahan megah tanpa landasan cinta, sekaligus harus bertahan menghadapi berbagai konspirasi dan rahasia kelam di balik status barunya.
Sampul Novel "Gita Cinta dari Gadjah Mada"
8.1
Kisah cinta membara hadir di Universitas Gadjah Mada antara Gita, seorang mahasiswi berbakat, dan Mada yang penuh ambisi. Di tengah dinamika dunia perkuliahan yang padat, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai tantangan nyata. Pembaca akan dibawa merasakan perjuangan emosional sepasang kekasih ini dalam mempertahankan hubungan mereka. Sebuah potret romansa masa muda yang berjuang bertahan melewati kerasnya rintangan di lingkungan akademis kampus.
Sampul Novel Pelakor Jalur Cinta
8.5
Demi memikat Andre, Alena mengambil langkah nekat dengan berpura-pura menjadi perebut pasangan orang lain. Namun, di tengah misinya yang rumit, Angga hadir dan berjuang keras demi mendapatkan cinta Alena. Kini, Alena dihadapkan pada pilihan sulit. Haruskah ia tetap mengejar Andre yang sejak awal ia inginkan, atau justru beralih kepada ketulusan Angga? Ikuti pergolakan batin Alena dalam menentukan pelabuhan hati terakhirnya di sini.
Sampul Novel PERNIKAHAN DINI
8.8
Akibat satu malam tanpa rencana, Anara Quinzy Prayoga dan Andika Surya Gutama terpaksa membina rumah tangga di usia belia. Jurang status sosial begitu nyata; Anara hanyalah anak buruh pabrik, sedangkan Dika adalah pewaris kaya. Demi mempertanggungjawabkan kehamilan Anara, Dika rela melepas semua kemewahannya. Setelah diusir oleh sang ayah yang murka, kini Dika harus berjuang keras sendirian demi menghidupi istri kecilnya tanpa bantuan keluarga.
Sampul Novel PERNIKAHAN KONTRAK TUJUH MILIAR
9.7
Demi melunasi utang sebesar lima ratus ribu dolar, Selena Watson terpaksa mendatangi kantor Cristian. Meski sempat terhina oleh gurauan sang pria, ia terpaksa menerima tawaran kerja tersebut. Setelah sebuah insiden memalukan yang melibatkan mantan kekasihnya, Selena justru dihadapkan pada kesepakatan besar. Cristian menawarkan uang berlimpah dengan satu syarat yang sangat mengejutkan. Alih-alih pekerjaan biasa, ia meminta Selena untuk menjadi istrinya.