APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Harga Diri Seorang Wanita

Harga Diri Seorang Wanita

Jenna Ren hampir mengakhiri hidupnya di atap rumah sakit dengan luka fisik dan batin. Namun, kehadiran sang suami bersama selingkuhannya menyadarkan Jenna. Kematiannya hanya akan menguntungkan mereka. Setelah kehilangan calon bayinya akibat penderitaan itu, ia memilih bangkit untuk membalas dendam. Jenna mengurungkan niatnya lalu bersujud di hadapan Tuan Besar Kim, memohon kekuatan besar untuk menghancurkan semua orang yang telah mengkhianati dirinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Keluar dari lobi, Jenna masuk ke dalam taksi dan minta diantar ke Hotel King. Jalanan macet, karena waktunya pulang kerja. Jenna merasa perutnya kembung dan sedikit mual, apalagi saat menghirup aroma pengharum di dalam taksi ini. Membuka kaca jendela mobil, barulah Jenna dapat bernapas lega. 

Perjalanan cukup lama, karena terjebak macet. Saat dapat melihat gedung Hotel King yang menjulang tinggi, Jenna membayar biaya taksi dan turun. Berlari di trotoar untuk menuju ke gedung hotel. Berlari bahkan lebih cepat dari barisan kendaraan yang merayap lambat. 

Seperti inilah Jenna, melakukan apa pun untuk menyenangkan bos yang tidak suka menunggu. Selalu lupa akan dirinya sendiri, apalagi saat ini dalam tubuhnya sudah ada jiwa yang lain. 

Akhirnya setelah berlari beberapa menit,  Jenna tiba di depan pintu lobi hotel itu. Para penjaga keamanan sudah mengenalnya sebagai sekretaris hantu sang CEO. Ya, sebutan untuk dirinya selain budak, juga sebagai sekretaris hantu. Sebab, dirinya akan muncul di mana saja dan kapan saja, lalu menghilang saat tidak lagi dibutuhkan. Jenna hanya tertawa saat mendengar julukan itu, yang nyatanya benar, memang dirinya seperti itu. 

Berlari kecil ke arah restoran Eropa yang mewah dan terkenal mahal, untuk menyerahkan dokumen ini. 

Menyebutkan nama bosnya itu kepada pelayan, Jenna langsung diantar ke ruangan VIP restoran itu. 

Tok tok tok! 

Pintu ganda yang terbuat dari kayu kokoh dengan ukiran elegan, diketuk perlahan sebelum dibuka oleh pelayan itu. 

Jenna melangkah masuk dan mendapati, perwakilan A&T adalah seorang wanita muda yang begitu jelita. Langkah Jenna terhenti, saat melihat sang bos tampak begitu serasi dengan wanita itu. 

"Mengapa hanya diam di sana?" tegur Leo, membuyarkan lamunan Jenna. 

Mengerjapkan mata beberapa kali, Jenna akhirnya mengangguk dan berlari kecil ke arah Leo, menyerahkan dokumen yang diminta. 

Menerima dengan cukup kesal, Leo mengeluarkan dokumen itu dan membacanya. 

"Leo, dia sekretarismu?" tanya Anya manja. Anya Lu, putri tunggal dari A&T Company, juga ditunjuk sebagai CEO perusahaan itu. Anya dan Leo adalah sahabat masa kecil dan lulus dari 

universitas yang sama.

Leonel mengangguk, sambil memeriksa setiap lembar kontrak itu. Dirinya tidak mau mengambil resiko, sekretarisnya kembali melakukan kesalahan. 

"Aku tidak mengira, kamu akan membiarkan seseorang dengan penampilan seperti itu, menjadi sekretarismu!" ujar Anya merendahkan. 

Jenna sudah terbiasa diperlakukan seperti itu, tetapi lama kelamaan kehadirannya tidak lagi diperhatikan. 

"Dia bisa bekerja!" jawab Leo santai. 

Jenna mengangkat wajah dan menatap bosnya itu. Ini kali pertama, kali pertama Leonel Kim membuka suara untuk membela dirinya. Hal itu, membuat perasaan Jenna berbunga-bunga. Seulas senyum muncul di wajah Jenna dan lesung pipinya terlihat. 

Anya Lu, terang-terangan menilai penampilan Jenna dari atas kepala sampai ujung kaki. Anya sudah mengenal Leo sejak mereka masih kecil dan sangat jarang bagi pria itu membela seseorang, bahkan dirinya. Jadi, wanita kampungan itu cukup menarik perhatiannya. 

"Periksalah!" ujar Leo sambil menyodorkan kontrak kepada Anya. 

"Aku percaya padamu," balas Anya manja, sambil menerima kontrak itu. Lalu, dengan anggun mengeluarkan stempel perusahaan dari dalam tas tangan yang harganya selangit. 

Saat itu barisan pelayan masuk dengan piring berisi makanan yang mewah. 

"Ini Foie Gras pesanan, Nona."

Pelayan menyebutkan nama pesanan, bersamaan dengan meletakkan piring keramik putih yang indah. 

Foie Gras? Seketika, Jenna merasa mual. Ia tahu jelas itu adalah menu mewah, yang terbuat dari hati angsa. Namun, kenyataan akan bagaimana hati itu bisa begitu lezat, membuat Jenna seumur hidup tidak akan makan makanan itu, walaupun memiliki banyak uang. Aroma masakan itu, membuat Jenna semakin mual. 

"Oeiighhh!"

Jenna menutup mulut dengan kedua tangan, saat hendak muntah. Buru-buru meminta maaf dan berlari keluar dari ruang VIP itu. Lari sekencang-kencangnya menuju toilet dan muntah di wastafel pertama yang dilihatnya. 

Muntahan hanya cairan kekuningan. Namun, itu membuat seluruh tubuh Jenna berkeringat dingin dan dunianya berputar. Memejamkan mata, Jenna meraba keran air dan membukanya, mencuci mulut serta wajahnya. Setelah rasa mualnya berkurang, Jenna membuka mata, tetapi langsung dipejamkan kembali. Seakan dunia disekitarnya sedang terjadi gempa hebat. 

Kedua tangan yang basah karena keringat, mencengkeram sisi batu alam meja wastafel. Menahan tubuhnya agar tidak terjatuh dan Jenna perlahan duduk di lantai, bersandar di dinding yang dingin. 

Kembali ke ruang VIP restoran di hotel berbintang. 

Leonel Kim, merasa ada yang salah dengan sang sekretaris. Tidak biasanya, Jenna melakukan kesalahan seperti. Apalagi, sampai muntah di hadapannya. Apakah wanita itu hamil, setelah percintaan satu malam mereka? 

Mengingat kejadian malam itu, membuat Leonel tersenyum. Bagaimana tidak, sekretaris yang tidak berani menatap matanya selama 5 tahun, berani menciumnya. Namun, yang paling mengejutkan adalah rasa bibir itu begitu lembut dan nikmat. Walaupun mabuk, Leo masih ingat sebagian besar percintaan mereka, sebab itu begitu memuaskan. Apalagi, Jenna Ren menyerahkan keperawanan kepadanya. 

"Apa yang membuatmu tersenyum seperti itu?" tanya Anya yang mulai memotong Foie Gras pesanannya. 

"Begitu banyak menu yang enak, mengapa kamu memilih menu itu?" tanya Leo, mengabaikan pertanyaan wanita itu.

"Untuk menjadi cantik, tentu ada tahap menyakitkan yang harus dilewati. Seperti makanan ini, tentu ada alasan istimewa yang membuatnya begitu lezat," jawab Anya ringan. 

Itulah mengapa Leo tidak akan pernah jatuh cinta dengan sahabat masa kecilnya itu. Anya Lu sangat cantik, tetapi tanpa empati. Sikap mereka berdua hampir sama, jadi tidak akan cocok. 

Leo tidak lagi bertanya dan melihat ke arah jam tangan mewah yang melingkari pergelangan tangannya. Sudah hampir setengah jam dan Jenna belum kembali. 

Mengambil serbet dan membersihkan bibirnya, Leo berdiri dari duduknya, merapikan jas dan melangkah keluar. 

"Mau kemana?" tanya Anya. Dan kembali, ia diabaikan. 

Keluar dari ruang VIP, Leo berjalan ke arah toilet yang paling dekat, masuk ke toilet wanita dan menemukan Jenna terduduk di lantai. 

Khawatir, Leo langsung berlutut di samping Jenna yang entah masih sadar atau pingsan. 

"Jenna! Jenna!" panggil Leo. 

"T-Tuan!" seru Jenna dengan suara yang lemah, kedua tangannya yang kurus berusaha menggapai. 

Leo menangkap tangan mungil itu dan menggenggamnya erat. 

"Kamu sakit?" 

"T-Tidak! Hanya saja, semua yang ada didekatku terus bergoyang," jawab Jenna apa adanya. 

"Buka matamu!"

Jenna membuka mata, walaupun begitu ketakutan. Namun, saat tahu Leonel Kim ada di sampingnya, semua ketakutan Jenna sirna. 

Tatapannya menangkap wajah tampan bosnya itu. Bahkan, Jenna dapat melihat kekhawatiran di mata pria itu, kembali hatinya berbunga-bunga. Namun, wajah pria itu berbayang-bayang dan mengapa mendadak semuanya menjadi agak gelap. 

"T-Tuan... "

"Ada apa?"

"Sepertinya aku akan pingsan."

Tepat setelah mengucapkan kalimat itu, Jenna pingsan di dalam pelukan hangat Leonel Kim. 

Leo menggendong tubuh mungil itu, bahkan begitu ringan. Keluar dari toilet dan mengabaikan tatapan penasaran orang-orang. Melangkah keluar, menuju lobi hotel, melewati pintu putar. 

"Tuan!" panggil sang supir yang hendak membantu. 

"Antar Nona Anya Lu pulang!" perintah Leo dan sang supir mengerti, langsung membukakan pintu mobil Rolls Royce berwarna hitam mengkilap. 

Leo meletakkan Jenna di kursi samping kemudi dan menurunkan sandaran kursi, lalu dengan langkah lebar berjalan ke arah pintu kemudi dan masuk. Menyalakan mesin dan melajukan mobil, menuju rumah sakit swasta terbesar dan ternama, yang juga merupakan milik Keluarga Kim. 

Saat mobil mewah itu masuk ke area rumah sakit, semua staff keamanan sibuk mengatur. Siapa yang tidak tahu, pemilik mobil mewah itu. 

Mobil mewah itu, berhenti tepat di depan pintu besar IGD. Staff keamanan buru-buru membukakan pintu mobil dan beberapa dokter senior sudah menunggu di depan pintu. 

Leo turun dari mobil dan mengabaikan semua sapaan penuh hormat, lalu dengan langkah lebar berjalan ke arah pintu penumpang. Membuka pintu dan menggendong Jenna keluar. 

Para dokter dan perawat sibuk, hendak mengambil alih orang sakit itu dari gendongan Tuan Muda Kim. Namun, Leo mengacuhkan mereka dan berjalan ke salah satu ranjang kosong yang ada di ruangan IGD. Dengan lembut, meletakkan tubuh kurus Jenna di atas ranjang itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Cinta dan Benci
8.2
Demi wasiat sang ayah, Hera terpaksa menikah dengan Gama Dirgantara. Namun, pria berstatus duda itu bersikap sangat dingin karena belum bisa melupakan Karin, masa lalunya. Gama bahkan berjanji tidak akan pernah memberikan hatinya kepada Hera. Keadaan berubah total sejak peristiwa tak terduga terjadi saat Gama mabuk. Di tengah penolakan dan rasa benci, sanggupkah Hera bertahan demi menyelamatkan pernikahan penuh luka ini dan meluluhkan hati Gama?
Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea, kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta bantuan gurunya. Insiden tak terduga di ruang guru tersebut mengubah segalanya. Rahasia ini menjadi awal mula hubungan asmara mereka yang rumit, menantang, dan penuh risiko.
Sampul Novel GAIRAH LIAR ISTRI BOSKU
9.7
Demi membalas dendam atas pengkhianatan suaminya, Charles Bosley, Theresa nekat berselingkuh dengan sang pengawal pribadi, Aaron Parker. Di sisi lain, daya tarik Theresa juga memikat Sean Dalbert, seorang politikus Italia yang penuh ambisi. Begitu Charles berhasil disingkirkan, persaingan sengit pun meletus antara Aaron yang bernaung di bawah Organisasi EXO dan Sean yang mengincar kursi walikota New York. Di tengah intrik politik dan perebutan kuasa, Theresa kini terjebak di antara keduanya.
Sampul Novel Kau Tak Pernah Mencintaiku
9.3
Pernikahan Aurora dengan Leandro, seorang pengusaha sawit kaya raya, terasa hampa tanpa cinta. Di balik kemewahan hidupnya, Aurora harus menahan siksaan dari ibu mertua yang dominan serta kekejaman adik iparnya, tanpa pernah dibela oleh sang suami. Kepedihan ini kian mendalam saat kakak kandungnya sendiri, Ravela, datang dan merayu Leandro. Jiwa Aurora benar-benar hancur ketika ia memergoki Ravela keluar dari kamar suaminya di suatu malam.
Sampul Novel Mantan yang Tak Terlupakan
8.9
Di hari jadi ketujuh, Divya mendapati kenyataan pahit lewat media sosial Liam. Suaminya ternyata masih mencintai sang mantan, Destinee. Ukiran di cincin kawin mereka, bahkan tanggal pernikahan yang dipilih, semuanya didedikasikan Liam untuk wanita tersebut. Menghadapi sikap acuh tak acuh Liam saat rahasia ini terbongkar, Divya mengambil keputusan besar. Dengan kepala dingin, ia memilih untuk mengakhiri hubungan pernikahan mereka dan menuntut perceraian.
Sampul Novel Perasaan Setelah Jadi Abu
8.6
Novel romantis misteri Perasaan Setelah Jadi Abu mengisahkan keputusan fatal seorang suami yang memaksa istrinya menggugurkan janin berusia enam bulan demi menyelamatkan cinta pertamanya melalui transplantasi ginjal. Di bawah ancaman bunuh diri sang suami, sang istri terpaksa naik ke meja operasi yang akhirnya merenggut nyawanya beserta sang anak. Meski operasi sang kekasih berhasil, kenyataan pahit atas kematian tragis istri dan bayinya justru meruntuhkan kewarasan pria tersebut hingga ia kehilangan akal sehatnya.