APKDock Logo
Sampul Novel Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

7.8 / 10.0
Hati Nek Syam hancur setelah diusir Jannah, anak kandungnya sendiri, hanya karena mendambakan gulai daun singkong. Merasa terhina di kediamannya, ia memutuskan pergi lalu menumpang di rumah putra bungsunya, Ahmad. Mendengar perlakuan kasar sang kakak kepada ibunya, Ahmad pun murka. Tanpa ragu, ia langsung bertindak tegas dengan menunjukkan bukti kepemilikan tanah yang sah dan balas mengusir Jannah dari rumah tersebut demi keadilan bagi sang ibu.

Gulai Daun Singkong Untuk Mertua Bab 1

Gara gara sayur singkong

" Nah... Jannah, Emak pingin makan Gulai

daun singkong, Nak, kamu masakin ya !" Pinta Nek Syam pada anak perempuannya, Jannah.

"Alah, Mak! Makan apa yang ada di dapur lah, Janah lagi banyak kerjaan nih, lihat anak si Yati lagi rewel banget nih." Sahut Jannah sambil menggendong cucu perempuannya. 

Nek Syam sudah sangat tua, umurnya lebih dari delapan puluh tahun. Ia tinggal dengan Jannah anak perempuannya, Nek Syam memiliki lima orang anak, tiga laki laki dan dua perempuan. Ia sudah memiliki sepuluh cucu dan beberapa cicit.

Jannah adalah anak ke empat dari lima bersaudara. Yang pertama Umar, kedua Samsul, yang ketiga Saidah, ke empat Jannah dan yang terakhir Ahmad. 

Jannah adalah anak perempuan yang terakhir atau di kampung disebut anak perempuan bungsu. 

Jannah memiliki dua orang anak, Yati dan Tina. Yati dan Tina sudah menikah dan mereka masing masing sudah memiliki dua orang anak. Yati yang masih tinggal serumah dengan Jannah dan nek Syam. Sedangkan Tina sudah tinggal dirumah terpisah.

Jannah sehari hari kerjanya menjaga cucunya, yaitu anak Yati dan Tina. Apakah Yati dan Tina bekerja? Tidak. Mereka ibu rumah tangga biasa yang bertugas mengurus anak dan suaminya. 

"Tapi Mak kepengen sekali sayur singkong lemak, Janah" ujar Nek Syam dengan penuh harap.

"Mak...berapa kali sih Aku bilang, Aku lagi banyak kerjaan. Kenapa sih Emak gak makan apa yang ada didapur aja. Bikin aku pusing saja." 

Nada suara Jannah makin meninggi, ia tak menghiraukan keinginan Ibunya yang sudah tua dan sakit sakitan.

Sudah lama Nek Syam tak meminta apa apa pada anak perempuan bungsunya itu. Mungkin karena hari ini ia kurang sehat, makanya ia ingin memakan sayur singkong lemak.

"Biar emak yang jaga anaknya Yati nah..." Pinta Nek Syam pada anaknya.

"Gak usah..yang ada emak buat dia nangis lagi."

"Biar kamu bisa masak sayur singkong nah.."  raut wajah nek Syam mulai sedih.

"Emak budek ya?? Gak dengar aku bilang apa?"

Suara Jannah makin meninggi.

"Apa apa sih ini ribut ribut ??" Tiba tiba suami janah, Ramli keluar mendengar suara ribut.

"Ini emak minta sayur daun singkong lemak, udah aku bilang aku lagi sibuk jagain anak anak ini. Malah minta aku buat masak sayur lemak."  Ucap janah membela diri.

"Mak lagian kenapa sih minta ini minta itu, emangnya emak ada ngasih duit??" Kata kata Ramli membuat nek Syam kaget.

"Astagfirullah...Ramli. apa yang barusan kamu bilang, kamu tega berkata begitu pada emak?" Nek Syam benar benar kaget dan kesal mendengar kata kata menantu yang tak sopan itu.

"Emak sudah tua, sakit sakitan. Bisa bisanya kamu bilang begitu??" Nek Syam mulai terisak.

"Emang kenyataannya begitu kan Mak, Mak cuma makan tidur saja kerjaan nya. Mau apa apa tinggal minta, emak gak malu apa?" Ramli makin menjadi jadi sama mertuanya.

"Kamu yang harusnya malu Ramli. Kamu tinggal dirumah siapa? Ini rumah emak. Dan emak minta dibuatkan sayur lemak sama anak emak sendiri apa itu salah?" Nek Syam tampak mengeluarkan air matanya. Tak kuasa ia menahan haru.

"Rumah ini kan milik almarhum bapak, bapak mertua yang bekerja, emak cuma duduk saja dirumah. Dan sekarang bapak sudah meninggal berarti rummah ini jatuh pada anaknya bukan buat emak." Ucap Ramli makin melunjak.

"Benar kata bang Ramli, rumah ini kan bapak yang bangun. Karena bapak sudah tiada berarti ini rumah jadi milik kami." Janah bukan membela ibunya justru membela suaminya yang jahat itu.

"Kalian benar benar keterlaluan." Nek saym tak kuasa mehana tangis.

"Kenapa?? Emak gak terima apa yang kami bilang?? Kalau Mak gak terima silahkan Mak keluar saja dari sini, dan asal emak ingat.. emak cuma makan tidur saja disini, aku yang cari makan buat emak." Benar benar menantu keterlaluan si Ramli itu.

"Iya Mak, lebih baik Mak tinggal saja sama Abang atau kakak. Aku sudah capek ngurusin cucu cucuku ditambah harus ngurusin emak lagi."

"Kalian usir emak dari sini??" 

"Iya, dan jangan lupa emak bayar beras yang sudah emak makan karena itu aku yang cari bukan anak emak." Ucap Ramli dengan angkuhnya.

"Baiklah..Mak akan pergi. Silakan kalian usir emak. Tapi asal kalian tahu, emak gak rela kalian tinggal di rumah emak sampai kapanpun ini masih rumah emak"

Nek Syam keluar dari rumarumah itu dengan menahan sesak dihati.

Beliau tak menyangka anak dan menantunya Setega itu padanya. Padahal rumah yang mereka tempati adalah hasil jerih payah ia dan suaminya dulu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Ahli Waris yang Terlupakan
8.6
Akibat kelalaian Emily saat transaksi, keluarga mafia kami kehilangan obat-obatan berharga. Demi melunasi utang, pihak saingan menuntut sandera. Ironisnya, ayah dan tunanganku sepakat mengirimku demi melindungi adik tiriku yang terluka. Mengabaikan pengkhianatan mereka, aku bersedia pergi dalam lima hari. Sebelum pergi selamanya, aku membagikan kasino kepada adik angkatku, uang kepada ayahku, dan mengembalikan cincin tunanganku. Mereka tersenyum tanpa sadar bahwa ini adalah perpisahan abadi yang membawa kehancuran.
Sampul Novel BAHAGIA SETELAH DUKA
8.3
Cinta Gabriel dan Nadya terbentur restu keluarga karena keyakinan mereka berbeda. Demi menikahi Nadya yang taat beragama, Gabriel memilih berpindah keyakinan dan bertekad menjadi imam yang baik. Namun, keputusan besar ini menuntut pengorbanan yang sangat berat. Gabriel seketika kehilangan hak sebagai ahli waris Indofarma Grup, bahkan namanya dihapus sepenuhnya dari silsilah keluarga besarnya.
Sampul Novel Jodohnya yang Tak Diinginkan, Sihirnya yang Terlarang
9.2
Lima tahun mengabdi sebagai pendamping Alpha Bram, kesetiaanku dibalas pengkhianatan kejam. Saat lampu gantung jatuh, Bram menjadikanku tameng hidup demi menyelamatkan Bella, selingkuhannya. Akibatnya, tubuhku hancur dan serigalaku lumpuh. Tak cukup sampai di situ, Bram tega memutuskan ikatan suci kami secara paksa. Rasa sakit luar biasa itu merenggut nyawaku, tepat ketika rahasia bahwa aku mengandung ahli warisnya terungkap. Kini, penyesalan Bram sia-sia.
Sampul Novel Kabut Cinta Riana
9.2
Harapan Riana yang jelita hancur berkeping-keping setelah kekasihnya memilih wanita lain. Pengkhianatan pahit itu meninggalkan luka mendalam, hingga mengubah hatinya yang hangat menjadi sedingin es. Di tengah kesendirian, Riana tetap berjuang dengan ketabahan dan pengorbanan yang luar biasa. Akankah ketulusan hati yang ia miliki mampu menyibak kabut duka, lalu menuntunnya menemukan cinta sejati yang dinantikan?
Sampul Novel Kau Menikahi Aku Dengan Benci
8.0
Saat Prakasa, suaminya yang bertugas, hilang tanpa kabar, Anjani dirundung duka. Namun, ia justru dipaksa menikah dengan Arjuna untuk menggantikan sang adik yang melarikan diri. Meski berprofesi sebagai dokter spesialis, Anjani tetap diremehkan keluarga Arjuna dan dituduh mengincar harta. Masalah kian pelik ketika Prakasa mendadak kembali. Anjani pun terjebak dalam rumitnya status hukum pernikahan, di tengah kebencian Arjuna yang perlahan terkikis menjadi cinta.
Sampul Novel Pernikahan Janda Kembang
8.3
Ayu, seorang janda menawan, dituduh memakai ilmu hitam karena empat mantan suaminya tewas mendadak secara misterius. Di tengah gosip miring yang beredar, Ruben, seorang miliarder muda yang tampan, tetap bertekad untuk menikahinya. Meski ditentang keras oleh sang ibu dan menghadapi penolakan sengit dari keluarganya, Ruben tidak gentar. Ia siap mempertaruhkan nyawanya demi cinta tulusnya kepada sang janda kembang.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan