APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel "Gita Cinta dari Gadjah Mada"

"Gita Cinta dari Gadjah Mada"

Kisah cinta membara hadir di Universitas Gadjah Mada antara Gita, seorang mahasiswi berbakat, dan Mada yang penuh ambisi. Di tengah dinamika dunia perkuliahan yang padat, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai tantangan nyata. Pembaca akan dibawa merasakan perjuangan emosional sepasang kekasih ini dalam mempertahankan hubungan mereka. Sebuah potret romansa masa muda yang berjuang bertahan melewati kerasnya rintangan di lingkungan akademis kampus.
Bab
Bagikan

Bab 3

Pertemuan di Kampus antara Gita dan Mada mengawali cerita cinta yang tak terlupakan. Di tengah hiruk-pikuk kampus UGM yang sibuk, takdir mempertemukan mereka di lorong gedung kuliah. Gita, dengan buku-buku tebal di tangan, dan Mada, yang penuh semangat membawa poster untuk acara mahasiswa, tidak menyangka bahwa pertemuan kecil itu akan menjadi titik awal dari kisah cinta yang memikat.

Saat pertama kali bertemu, Gita dan Mada saling tertarik oleh semangat dan bakat masing-masing. Gita terpesona oleh dedikasi Mada terhadap aktivitas mahasiswa dan semangatnya dalam menjalani kehidupan kampus. Di sisi lain, Mada terpukau oleh kecerdasan dan bakat Gita yang bersinar, menjadikan mereka dua individu yang saling melengkapi. Dalam pertemuan yang singkat namun penuh makna itu, benih-benih cinta mulai tumbuh di tengah-tengah atmosfer kampus yang penuh warna.

Momen pertama terjadi saat Mada dan Gita bertemu dalam sebuah acara kampus yang penuh semangat. Mada mendekati Gita dengan senyuman yang memesona, "Gita, apa kabar? Kamu terlihat cantik seperti selalu." Gita tersenyum malu, merasa kikuk oleh pujian tiba-tiba dari Mada. Mada kemudian melanjutkan, "Aku ingin tahu, apa yang membuatmu begitu bersemangat akhir-akhir ini? Pasti ada sesuatu yang membuatmu bersinar seperti ini."

Gita membalas dengan senyum manis, "Mada, aku hanya menemukan passion baru dalam seni lukis. Setiap goresan kuas memberi warna pada hidupku."

Mada tersenyum lebih lebar, "Seni lukis, ya? Bagus sekali. Mungkin nanti kamu bisa mengajari aku beberapa trik agar aku bisa menggambar lebih baik." Mada dengan sengaja menyisipkan kata-kata penuh keberanian, membuat Gita tersenyum malu-malu. Keakraban mereka dalam momen itu menciptakan atmosfer yang hangat di antara mereka, seolah tidak ada perbedaan pandangan yang pernah memisahkan mereka.

Kemudian, dalam sebuah pertemuan di klub kampus, Mada mengajak Gita untuk berkolaborasi dalam sebuah proyek. "Gita, bagaimana kalau kita bekerja sama dalam proyek ini? Kita bisa saling melengkapi, kamu dengan keahlian seni lukismu, dan aku dengan konsep-konsep inovatif dalam proyek ini," usul Mada dengan penuh antusiasme. Gita merasa senang mendengar usulan Mada, merasa dihargai dan diakui keahliannya.

Gita setuju, "Tentu, Mada. Aku pikir kita bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa bersama-sama." Pada saat itulah, terasa ada keintiman yang tumbuh di antara mereka, bukan hanya sekadar rekan kerja dalam sebuah proyek, tetapi lebih dari itu.

Namun, momen yang paling menarik terjadi saat mereka berdua menghadiri pesta kampus. Mada tiba-tiba menyergap Gita dengan keberanian yang tak terduga, "Gita, apa kamu mau menari bersamaku?" Mada mengulurkan tangannya sambil menunjukkan lantai dansa yang kosong. Gita terkejut, namun tidak menolak. Mereka berdua melangkah ke tengah lantai dansa, dan alunan musik yang menggema memenuhi ruangan.

Mada memandang Gita dengan mata penuh kehangatan, "Siapa bilang kita selalu harus berselisih pendapat?

Kadang-kadang, kita juga bisa bersenang-senang bersama." Gita tersenyum setuju, dan mereka berdua menari dengan lincah, menciptakan momen kebersamaan yang mengubah dinamika hubungan mereka.

Namun, di balik momen-momen manis ini, masih ada perbedaan pandangan yang terpendam dan godaan asmara yang semakin kuat.

Meskipun Gita dan Mada berusaha untuk menikmati kebersamaan mereka dalam setiap kesempatan, pertanyaan-pertanyaan sulit tentang karir dan cinta masih mengintai di antara keramahan mereka. Keputusan sulit menanti di ujung jalan, dan ketidakpastian ke depan dapat membawa cobaan baru dalam kisah asmara mereka di kampus ini.

Waktu berlalu, dan hubungan Gita dan Mada semakin kompleks. Meskipun mereka menemukan momen-momen akrab dalam berbagai aktivitas kampus, perbedaan pandangan tentang karir dan godaan asmara terus menyulitkan dinamika hubungan mereka.

Salah satu momen yang menantang terjadi saat mereka terlibat dalam proyek besar yang menuntut komitmen dan kerjasama yang intensif. Gita, yang terfokus pada seni dan ekspresi diri, merasa tertantang oleh tuntutan proyek ini. Mada, sementara itu, terlibat dalam aspek strategis dan manajerial, menambahkan tekanan lebih pada kerjasama mereka.

Pertemuan mereka di kampus tidak selalu berlangsung dengan mulus. Terkadang, pertengkaran kecil meletus, terutama saat Gita mengekspresikan kekhawatirannya tentang dampak yang mungkin dimiliki proyek tersebut pada keseimbangan hidup mereka. Mada, yang tenggelam dalam ambisi dan target karirnya, kurang memahami kebutuhan Gita untuk menjaga kestabilan dan kebahagiaan pribadinya.

Momen klimaks tiba ketika Gita menemukan sebuah pesan yang tak sengaja tertinggal di ponsel Mada. Pesan tersebut dari seseorang yang bernama Riana, teman lamanya. Kontennya mencurigakan, memunculkan kecurigaan Gita akan kemungkinan adanya hubungan dekat di antara Mada dan Riana. Gita, penuh emosi, menyudutkan Mada untuk menjelaskan hubungan mereka.

Mada, terkejut dan terguncang, berusaha menjelaskan bahwa Riana hanya teman lama yang mencoba mendukungnya dalam kariernya. Meskipun penjelasannya cukup masuk akal, tetapi kepercayaan Gita telah terkikis oleh ketidakpastian dan ketidaksetiaan yang melingkupi hubungan mereka.

Kejadian ini menciptakan puncak konflik dalam kisah cinta segitiga mereka. Gita, merasa terluka dan tidak dihargai, mempertanyakan kesungguhan Mada dalam memprioritaskan hubungan mereka. Mada, sementara itu, merasa tertekan oleh ekspektasi Gita untuk selalu mengutamakan aspek pribadi daripada pencapaian karirnya.

Ketidakpastian merajalela, dan suasana hati yang penuh tekanan semakin melilit kisah cinta mereka. Gita dan Mada harus menghadapi keputusan sulit: melanjutkan pertarungan demi memperbaiki hubungan mereka atau akhirnya melepaskan ikatan yang semakin terjepit. Di ujung jalan, mereka menyadari bahwa cinta segitiga ini tidak hanya menguji kekuatan cinta mereka, tetapi juga menguji sejauh mana mereka bersedia berkompromi dan tumbuh bersama dalam keadaan sulit.

Pertemuan di kampus menjadi momen magis yang memicu perjalanan cinta Gita dan Mada. Seiring berjalannya waktu, keduanya semakin sering bertemu di berbagai sudut kampus. Tidak hanya dalam kelas, tetapi juga di perpustakaan, kantin, dan acara-acara mahasiswa. Kehadiran satu sama lain di tengah aktivitas kampus memberikan warna dan keceriaan pada kisah cinta mereka, seolah kampus UGM menjadi saksi bisu dari pertumbuhan hubungan mereka.

Kehadiran Gita dan Mada di kampus tidak hanya menciptakan kisah cinta, tetapi juga memperkaya pengalaman kampus mereka. Bersama-sama, mereka menghadiri seminar, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan merayakan berbagai momen penting dalam kehidupan kampus. Pertemuan di kampus bukan hanya sekadar pertemuan fisik, tetapi juga pertemuan hati dan jiwa, di mana mereka saling menginspirasi dan saling mendukung untuk meraih mimpi-mimpi mereka.

Seiring berjalannya waktu, pertemuan di kampus menjadi fondasi kuat bagi hubungan Gita dan Mada. Dalam kesibukan kampus yang penuh tantangan, mereka menemukan kekuatan dan dukungan satu sama lain. Pertemuan yang awalnya kebetulan berubah menjadi takdir yang mengikat hati mereka dalam kisah cinta yang sarat dengan kenangan indah di kampus UGM.

Meskipun mungkin ada hiruk-pikuk dan ujian, pertemuan di kampus tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan cinta mereka yang berharga.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Aku Yang Menjebakmu
8.8
Nadira Almeira, sekretaris bersahaja di Mahardika Corp, dituduh menjebak CEO Elvano Mahardika demi kekuasaan. Tanpa bukti, Elvano memecat dan mempermalukannya di depan publik dengan lemparan uang yang menghina harga dirinya. Padahal, Nadira hanyalah korban yang tidak tahu apa-apa. Situasi kian rumit saat ia menyadari dirinya tengah mengandung anak Elvano. Kini, ia harus memilih antara pergi selamanya atau kembali menghadapi pria yang telah menghancurkannya.
Sampul Novel Cinta Menjadi Dendam
8.0
Demi menyelamatkan nyawa Bima Arya yang divonis menderita kanker, Nimas rela menjalani operasi transplantasi dan menyerahkan dua per tiga organ hatinya. Di tengah rasa sakit pascaoperasi yang luar biasa, Nimas justru mendapati kenyataan pahit. Ia tidak sengaja mendengar Bima mengakui bahwa seluruh prosedur medis tersebut hanyalah kedok untuk membalas dendam atas kegagalan akademis Vivi. Bima berencana mencampakkan Nimas begitu Vivi kembali ke tanah air satu bulan lagi.
Sampul Novel Kakakku, Pengkhianatku
9.2
Kehidupan Raya hancur saat empat kakak kandungnya berbalik mengasihani Luna, gadis asing yang merebut posisinya. Meski Raya berjuang menghadapi berbagai intrik licik Luna demi membuktikan kebenaran, usahanya selalu sia-sia. Sikap tidak adil yang terus ia terima perlahan mengikis habis rasa sayangnya pada sang kakak. Lelah terus disakiti, Raya akhirnya memilih menyerah dan pergi menjauh untuk meninggalkan semua luka dalam yang telah merusak hidupnya.
Sampul Novel Permainan gila suami dan adikku
9.0
Wulan didera kepedihan mendalam setelah memergoki suaminya menjalin hubungan gelap dengan adik tirinya sendiri. Namun, kesedihan itu segera berganti menjadi kemarahan yang menuntut pembalasan. Wulan pun merancang strategi balas dendam yang matang untuk menghancurkan mereka berdua. Ia bertekad membuat suami dan saudaranya membayar mahal pengkhianatan keji tersebut, hingga mereka benar-benar hancur dan terjebak dalam perangkap yang mereka buat sendiri.
Sampul Novel Sekretaris Suamiku Mengiraku Pelakor
9.0
Tiga tahun setelah menikah, sang istri akhirnya hamil dan berniat membawa bekal ke kantor suaminya, Richie, untuk membagikan kabar gembira tersebut. Namun, sekretaris Richie salah mengira dirinya sebagai pelayan penggoda. Sekretaris itu dengan kejam menyiramkan makanan ke wajahnya, melucuti pakaiannya, hingga menyebabkan keguguran. Setelah melakukan tindakan keji itu, sang sekretaris bahkan dengan bangga meminta hadiah dari Richie karena mengklaim telah mengusir wanita perayu.
Sampul Novel Terjebak Cinta Tuan Arogan
9.6
Saat berusaha kabur, takdir membawa Maureen bertemu Max. Meski dikenal sebagai pebisnis dingin yang sulit didekati, daya tarik Maureen sanggup meruntuhkan pertahanan Max. Pertemuan tak terduga ini menjebak Maureen dalam hubungan dengan pria arogan yang punya cara unik dalam mencintai. Kehadiran Max yang sangat mendominasi pun seketika mengubah seluruh kehidupan Maureen untuk selamanya, mengikatnya dalam jerat asmara yang tak terelakkan.