APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ganti Rugi Nyawa Putriku

Ganti Rugi Nyawa Putriku

Setelah tewas terbakar akibat aksi balas dendam suaminya yang murka atas kematian sang mantan kekasih dalam kecelakaan pesawat, seorang ibu mendapat kesempatan kedua. Ia terbangun tepat di hari putri mereka mengalami serangan jantung. Namun kali ini, sang suami yang bekerja di menara kontrol bandara sengaja memutus komunikasi dengannya. Ketika pria itu menyadari keputusan egoisnya justru merenggut nyawa putri kandung mereka sendiri, penyesalan mendalam mulai menghancurkan akal sehatnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suamiku adalah operator di menara kontrol bandara. Di kehidupan sebelumnya, ketika cuaca buruk akibat badai petir membuat putri kami mengalami serangan jantung, aku segera menghubungi suamiku untuk mengatur agar pesawat yang kukemudikan bisa mendarat lebih dulu.

Namun akibatnya, pesawat yang ditumpangi Wina, kekasih lama suamiku, terkena badai petir dan jatuh sehingga menyebabkan seluruh penumpang tewas.

Semuanya berjalan seperti biasa seolah-olah tidak ada yang berubah. Sampai di hari ulang tahun putri kami, suamiku mengunci kami di rumah dan membakar tempat itu hidup-hidup.

"Kalau bukan karena kamu mendarat lebih dulu, pesawat Wina nggak akan mengalami kecelakaan!"

"Aku yakin, anakmu waktu itu baik-baik saja. Kamu cuma iri sama Wina, makanya kamu tega menyebabkan kematian ratusan orang yang nggak bersalah!"

Aku dan putriku berusaha untuk melawan sekuat tenaga. Namun, semua usaha kami hanya sia-sia. Kami mati dalam kesakitan yang tak tertahankan.

Saat membuka mata lagi, aku mendapati diriku kembali ke hari saat putriku mengalami serangan jantung. Kali ini, suamiku langsung memutus kontak denganku. Namun, saat dia mendengar putri kami benar-benar meninggal, dia mendadak kehilangan akal sehat.

Putriku memegangi dadanya dengan penuh kesakitan. Tubuhnya terkulai lemas di lantai, wajah kecilnya sudah membiru keunguan. Penumpang di pesawat berteriak panik dan segera mengelilingi putriku.

Dengan suara gemetar, aku mencoba menghubungi menara kontrol. Namun, yang terdengar hanya tawa dingin dari Sheldon, "Jangan cari alasan! Anakmu cuma punya masalah jantung ringan. Ini cuma akal-akalanmu biar bisa mendarat duluan!"

"Demi kepentinganmu sendiri, kamu mengabaikan nyawa ratusan orang di pesawat ini. Kamu benar-benar menjijikkan!" Mendengar kata-kata itu, tubuhku seolah-olah terjatuh ke dalam lubang es. Tampaknya, Sheldon juga telah bereinkarnasi.

Ingatan masa lalu tentang api yang menyiksa dan membakar tubuhku masih terasa jelas. Rasa sakit yang menjalar dari kedalaman jiwaku membuatku menghela napas berat. Sambil tetap mengendalikan pesawat, aku berseru, "Sheldon, kamu nggak paham kondisi putrimu! Atas dasar apa kamu bicara seperti itu?"

"Dia benar-benar ...."

Tiba-tiba suara listrik berderak-derak terdengar, sinyal terganggu sesaat, dan kemudian Sheldon langsung memutuskan komunikasiku dengan menara kontrol.

Kopilot yang panik segera memanggilku, "Kak, putrimu sepertinya nggak akan bertahan ...."

Erangan putriku yang penuh penderitaan terdengar di telingaku dan membuatku gemetaran. Aku kembali mencoba menghubungi menara kontrol, tetapi suara rekan lain yang menyahut terdengar jengkel, "Bu Jeanette, Sheldon sudah bilang sama kami semuanya."

"Kamu cuma khawatir sama cuaca buruk dan ingin mendarat lebih cepat, 'kan? Untuk apa bohong dengan alasan putrimu sekarat? Lakukan saja sesuai prosedur! Jangan banyak alasan lagi!"

Di tengah-tengah komunikasi, terdengar seruan lega dari Sheldon, "C1876 sudah berhasil mendarat! Nggak ada masalah." C1876 adalah pesawat yang membawa Wina, orang yang dianggap Sheldon sebagai cinta sejatinya.

Seorang rekan bertanya, "Apa kita harus mengatur pendaratan untuk Bu Jeanette? Menurut urutan, giliran dia sekarang."

Namun, Sheldon hanya mendengus dingin dan berkata acuh tak acuh, "Biarkan dia menunggu! Bukannya dia bohong supaya bisa mendarat lebih dulu? Biar dia rasakan bagaimana rasanya didahului!"

Rekan tersebut memutuskan komunikasi, sekaligus memutuskan harapan terakhir putriku untuk bertahan hidup.

Kopilot mengabarkan bahwa putriku memanggil namaku dengan suara yang penuh kesakitan. Dia mengambil alih kendali pesawat, memberiku sedikit waktu untuk bergegas ke sisi putriku.

"Maaf, Bu ...," ucap putriku dengan bibir yang membiru sambil menyunggingkan senyum getir. "Kalau kita bisa memulai lagi, aku cuma bisa menemanimu sampai di sini ...."

Perlahan-lahan, matanya tertutup dan lengannya terkulai lemas. Aku menjerit penuh penderitaan, tubuhku gemetar dikuasai kemarahan yang luar biasa.

Namun di saat itu juga, kopilot berteriak cemas, "Kak Jeanette, sepertinya ada badai petir di depan!"

Aku tak punya waktu untuk berlarut-larut dalam kesedihan. Aku tahu, situasi ini sama persis dengan yang pernah kualami di kehidupan sebelumnya. Tugasku yang paling utama saat ini bukanlah meratapi kehilangan.

Aku harus memastikan keselamatan lebih dari 300 orang di pesawat ini dan melakukan pendaratan dengan selamat!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintaku Tersesat di CEO Gila
9.5
Ziana Hauwel terjebak dalam jerat obsesi Andreas Johnson, seorang CEO yang bertekad terus mengikatnya. Walau tersiksa oleh sikap posesif sang miliarder, Zia tak kuasa menolak hasrat dan ketertarikan mendalam pada pria tersebut. Di balik keputusasaan menghadapi kegilaan Andreas, hati Zia perlahan mulai goyah. Akankah jalinan asmara yang penuh gairah membara ini berujung pada akhir bahagia, atau justru membawa kehancuran bagi keduanya? Ikuti kisah cinta dewasa yang sangat emosional ini.
Sampul Novel Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku
9.8
Kiyano sekarat di koridor rumah sakit usai dipaksa menyerahkan jantungnya demi Sheilla, cinta pertama suaminya. Di ambang ajal, putra mereka yang berusia enam tahun memohon pertolongan sang ayah. Alih-alih peduli, sang suami menuduh istrinya berbohong dan mengusir anak mereka. Demi menyelamatkan ibunya, bocah itu menyerahkan Kalung Penjaga Umur miliknya untuk menyewa kamar. Namun, Sheilla sengaja menghalangi kamar tersebut demi menempatkan anjing peliharaannya atas izin suaminya.
Sampul Novel Diminta Menjadi Madu
9.7
Kecewa pada suaminya, Ningroem kerap mencurahkan isi hati kepada Ratna, tetangganya. Merasa iba dengan perjuangan hidup Ningroem, Ratna justru memintanya menjadi istri kedua Dani, suaminya. Walau awalnya enggan, Ningroem akhirnya menerima tawaran itu. Saat Ningroem mengandung, persaingan batin mulai membara di antara kedua istri demi merebut hati Dani. Namun setelah kematian Ratna, Dani yang enggan beristri satu berniat menikah lagi. Menolak dimadu kembali, Ningroem pun memilih menjanda.
Sampul Novel Ketika Istri Sah Hanya Dijadikan Pengasuh Anakmu
8.4
Pasca dirundung duka selama dua tahun, Reno Adiprana memutuskan pindah tugas ke Yogyakarta demi memulihkan diri. Ia tinggal di kediaman Bude Ratna yang asri di lereng Merapi. Di sana, Reno tak sengaja berjumpa dengan Mira Pradipta, seorang sarjana gizi yang tulus berdagang bubur demi mengurus sang ayah yang mengidap demensia. Pertemuan rutin tersebut perlahan mendekatkan dua hati yang sama-sama terluka, memicu getaran cinta, dan mendefinisikan ulang arti kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Mencintai Dalam Luka
7.9
Selama lima tahun, Vanessa menyerahkan seluruh hidup dan cintanya demi mendampingi Clayton. Namun, kesetiaan itu diuji secara kejam saat sang miliarder dengan sengaja melempar tas Vanessa ke bendungan demi sebuah taruhan status. Tanpa ragu, Vanessa melompat ke dalam air dingin, memicu kepanikan langka di mata Clayton. Ia berhasil kembali ke darat dengan paha yang bersimbah darah dan gelang pemberian Clayton yang telah hancur di tangannya, menyisakan luka fisik dan batin yang mendalam.
Sampul Novel My Devil Bodyguard
8.1
Vello, seorang mahasiswi yang sering dirundung, mengira hidupnya akan aman saat Dexter datang sebagai pengawalnya. Namun, sang pelindung justru berubah menjadi sosok kejam yang menjebloskannya ke dalam siksaan dan penderitaan batin. Anehnya, meski terjebak dalam neraka yang diciptakan oleh Dexter, Vello enggan pergi. Walaupun peluang untuk meloloskan diri selalu terbuka lebar, ia secara sadar memilih bertahan dan tidak mau selangkah pun menjauh dari sisi sang bodyguard.