APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah panas my Daddy

Gairah panas my Daddy

Meskipun telah memasuki usia matang untuk berkeluarga, Aldo Bimantara tetap tampil menawan dan awet muda. Sebagai putra dari keluarga konglomerat yang sangat terpandang, pria sukses ini memimpin dua cabang restoran besar di Semarang dan Medan. Di tengah gemerlap kariernya yang gemilang, ia harus berjuang keras menyeimbangkan tuntutan hidupnya. Kisah ini menyoroti perjalanan sang pengusaha kaya raya dalam mengarungi dinamika percintaan modern yang penuh warna.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Kalo udah tau jangan boros sama buang-buang uang, belajar nabung dan investasi kayak bella sahabat mu. Ga bisa milli kamu kan di sini sendiri!"

"Ayah ga akan tau mau aku nabung atau buang uang, pokonya kalo kalian mau balik ke amerika silahkan, asal jangan lupa uang milli." Berdiri dan menatap ayah nya.

"Hah oke, ayah mau balik ke amerika selama satu bulan buat ngurus kerjaan. Minta maaf sama ibu gih udah bikin dia cemas, dia juga nangis loh tadi gara-gara kamu."

"Iya aku keluar sebentar lagi!" Milli masih memasang wajah datarnya.

"Oke." Andre pergi dari kamar milli.

Andre dan krystal pamit juga menitipkan milli pada bella.

Kebetulan pagi ini bella sudah ada di rumah milli karena di ajak bermain tadi.

"Bella tolong jaga anak tante ya? Untuk sementara nginep aja di sini." Usul krystal.

"Siap tante! Toh di rumah juga ayah jarang pulang, jadi nanti aku bakal minta ijin ke ayah buat tinggal di sini." Senyum bella begitu lembut.

"Oke, tolong ya baik-baik di rumah. Kamu juga milli jangan keseringan keluar malam, kalo ayah denger kamu pergi ke bar lagi ayah ga mau kasih uang saku lagi!" Ancam andre.

"Iya, iya, hati-hati. Pulang dengan cepat ya!" Milli melambaikan tangan nya.

"Iya kita pergi." Mereka berdua pergi masuk ke dalam mobil.

Meninggalkan kedua anak itu yang terus melambai.

Sampai mobil orang tua milli menghilang dari penglihatan barulah milli beraksi.

"Ayo ke mall!" Ajak milli menarik tangan bella

Bella adalah sahabat baik milli sejak sekolah dasar.

Mereka selalu bersama dalam suka dan duka ibu bella juga sudah meninggal karena kanker payudara.

Dia yang saat itu masih kecil menangis karena ibunya sudah pergi.

Dan milli hanya bisa memeluk sahabatnya tanpa mengeluarkan air mata.

Jadi sekarang bella hanya tinggal dengan ayah nya itu juga ayah bella jarang di rumah, karena dia bekerja sebagai penangkap kerang mutiara.

Kedua anak itu sedang menikmati acara shoping nya, bella hanya mengantar milli saja dia tidak membeli apapun.

Mengingat dirinya tidak sekaya milli sudah makan pun bella amat bersyukur.

Tapi sahabat nya itu sangat royal sekali jika milli membeli baju bella pun di belikan contoh saja sekarang.

"Kamu mau ambil yang mana? Aku pengen kaus ini ah, cepat cari baju yang bagus buat kamu bell!" Milli sibuk kalang kabut mencari baju barunya.

Bella hanya menggelengkan kepalanya dengan tingkah milli yang sangat royal, kalau saja bella kaya dia juga sama akan seperti milli.

Mata milli melihat ke arah hoodie berwarna army, sangat menarik perhatian nya hoodie harus dia dapatkan.

"Ini barang baru?" Tanya milli pada si pegawai.

"Iya nona, ini keluaran terbaru dan limited edition dari brand ternama di italia." Seru pegawai itu menjelaskan.

"Wah aku ambil ini!"

Di tangan milli kini sudah terdapat 3 baju 2 hoodie dan 3 celana jeans pendek.

"Sudah ayo ke tempat lain, aku lapar.

"Oke ayo bayar."

"Beli steak yu." Ajak milli

"Ga ah aku bosan, gimana kalo makanan korea?"

"Eh emang ada ya? Di sekitar djomblang."

Keduanya memasuki mobil dan mencari-cari restoran enak di sekitar Djomblang.

"Oh milli! Aku tau dimana tempat restoran terbaik di jomblang, coba belok kiri dari sini ya." Bella baru ingat melirik pada milli.

"Oke." Dia memutar setir nya dan mengarah ke kiri.

Lurus sedikit dan sampailah dia di restoran bintang lima, nama restoran itu adalah star cafe cat agak sedikit aneh sih namanya.

"Hey bella dari mana kamu tau tempat ini?" Mata milli berbinar.

"Dari instagram hahaha, aku iseng aja sih lihat-lihat katanya makanan nya enak. Jadi ayo kita coba!" Bella membawa milli duduk.

Ada juga masakan khas korea dan lengkap dengan dessert nya sungguh luar biasa.

"Apik tenan yo, menu nya banyak juga. Mau pesan makanan ini deh kamu mau pesan apa bella?" Milli sibuk menatap menu.

Andre dan krystal pamit juga menitipkan milli pada bella.

Beres makan siang milli mengajak bella ke lantai 4 dimana ada cafe kucing yang bella ceritakan tadi.

Lagi-lagi dirinya kaget saat melihat banyak kucing jenis kucing kampung dan mahal.

Berlari dan menangkap hewan berbulu itu milli mengunyel-ngunyel pipi dan bulu kucing dengan gemas

Bella yang melihat hal itu segera menghentikan milli di tidak mau di kira gila oleh pegawai di sini.

"Woy udah kasian kucing nya! Lihat tatapan mereka." Bella menarik milli menjauh sedikit.

"Terus kenapa? Buat apa peduliin mereka?" Milli tidak suka di ganggu.

"Dasar kamu ini ya, aduh aku jadi nyesel ngajak kamu ke sini." Bella malu sekali.

"Aku bisa beli gedung ini beserta isinya. Mbak! Bolehkan aku meluk dan cium kucing nya?" Tanya milli pada pegawai di sana.

"Woy!" Bella ingin lari saja rasanya.

"Boleh mbak, tapi maaf jangan berlebihan kasian kucing nya nanti bulu nya rontok." Takut si wanita itu.

"Tuh lihat dia juga ga apa-apa." Milli kembali melanjutkan mainan barunya.

"Ya terserah deh." Bella memilih duduk dan menatap milli yang asik dengan kucing.

Saat mereka berdua sedang asik bermain bella tiba-tiba mendapat telpon dari ayah nya.

Tumben sekali biasanya ayah bella tidak pulang jam segini ada apa ya?

"Halo ayah kenapa?"

"Halo dengan bella?"

"Iya saya, ini siapa?"

"Ini dari rumah sakit, Mohon segera datang ya ayah anda butuh tindakan secepatnya."

"Apa?!"

Milli kaget saat bella berteriak dia berbalik menatap dengan penuh tanya, bella menatap milli hendak menangis tapi ini bukan saatnya menangis.

"Milli antar aku ke rumah sakit!" Bella menahan air matanya.

"Kenapa? Kamu sakit?" Tanya milli.

"Ayah, kecelakaan." Sedih bella.

"Cok!" Milli bergegas keluar tanpa mengucapkan apapun ke pegawai itu.

Dia buru-buru keluar menarik bella menuju parkiran, padahal milli masih ingin menikmati waktunya untuk bermain.

"Hiks milli ayah, ayahku!" Mereka masih berada di lift.

"Tenangkan dirimu! Beliau udah sama dokter, jangan nangis!" Milli juga menahan tangisan nya.

Milli ikut sedih karena ayah bella begitu baik pada nya, ayah park selalu ada di saat hoseok bertengkar hebat dengan keluarga nya.

Brak!

Milli menabrak seseorang dia hampir saja jatuh ke lantai jika tangan nya tidak di tahan.

"Maaf." Milli meminta maaf dan menatap orang itu.

"Lain kali hati-hati." Ucapnya dengan datar.

Mata mereka bertemu selama dua detik

"Milli?"

"Loh kamu kan?"

"Aku bella."

Bella hanya iseng menyahut dia mencoba menghibur diri sendiri.

Seketika milli lupa kalau buru-buru ke rumah sakit, dan memilih mendekat ke arah aldo menatap pria itu dengan lekat.

"Benar kamu pria di bar itu kan?" Tanya milli.

"Hum, tapi bisa ga kamu jauhan sedikit." Aldo gugup dia mundur sedikit dari sana.

"Kenapa kamu di sini? Apa ini kebetulan, wah takdir keren banget. Kenalan dong tuan!" Milli malah ingin berkenalan.

"Aldo Bimantara, saya lagi berkunjung. Harusnya saya yang nanya kenapa kamu di sini?" Aldo mengerutkan keningnya.

"Ya makanlah, boleh minta nomor? kita bisa temenan kan?" Milli menyerahkan ponsel nya.

"Ya boleh aja sih." Aldo tidak merasa risih justru dia tertarik.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Membara CEO Mesum
8.5
Kehidupan mapan Jent sebagai CEO terusik oleh konflik pernikahan karena belum memiliki anak. Didorong rasa curiga, ia membuntuti istrinya diam-diam dan memergokinya tengah berselingkuh dengan pria lain. Dikhianati dengan kejam, Jent enggan memilih jalan cerai biasa. Ia menyusun rencana pembalasan yang matang dan sadis untuk menghukum sang istri beserta kekasih gelapnya. Pengalaman pahit ini mengubah karakter Jent menjadi sosok yang dingin demi menuntut keadilan.
Sampul Novel Kekasih lima langkah
9.7
Zahrana Bilqis hidup bahagia berkat limpahan kasih sayang keluarganya, walau sang ayah memiliki anak dari pernikahan terdahulu. Namun, ketenangan mereka mulai terganggu saat mantan istri ayahnya datang membawa kebencian. Di tengah kemelut tersebut, Zahra justru terpikat pada tetangga depan rumah yang juga rekan kerja sang ayah. Sayangnya, sang ibu menentang keras kedekatan mereka. Misteri kelam apa dari masa lalu ayahnya yang membuat cinta Zahra ini terhalang restu ibunya?
Sampul Novel Lupakan Aku
8.0
Sita merajut kisah cinta yang indah dengan Raka, cinta pertamanya semasa kuliah. Di balik kebahagiaan mereka, sebuah tembok besar menghadang. Sita yang berasal dari keluarga biasa menyadari perbedaan status sosial yang sangat jauh dengan Raka, sang pewaris pengusaha kaya. Perbedaan kelas ini menjadi ujian berat bagi hubungan mereka. Sanggupkah cinta mereka bertahan tanpa restu, ataukah jurang kasta ini akan memisahkan keduanya untuk selamanya?
Sampul Novel Menikah dengan Tuan Muda Aneh
9.3
Demi menjalankan wasiat ayahnya, Sania terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Devandra Adiwiyatama. Hubungan ini mendapat penolakan keras dari Nyonya Hartati, ibu Devan. Meski begitu, Devan tetap menuntut Sania menjalankan perannya sebagai istri demi mendapatkan keturunan. Sania yang cemas tak mampu mengelak dari perjanjian tersebut. Akankah pernikahan tanpa cinta ini menumbuhkan perasaan tulus, atau Devan justru membuang Sania setelah ahli waris lahir?
Sampul Novel Menipu Penipu Asmara
8.3
Niat baik Cassidy Belgenza menyelamatkan Sophie Marigold dari pelecehan justru berujung salah paham. Ternyata, Sophie adalah selingkuhan dari suami Angelica, mantan pacar Cassidy. Demi membantu Angelica yang tersiksa, Cassidy bersedia menjauhkan Sophie dari pernikahan mantannya itu. Didorong cinta masa lalu, ia merancang siasat balas dendam untuk menjatuhkan Sophie. Namun, akankah Cassidy berhasil mengelabui Sophie, atau malah dirinya sendiri yang terjerat dalam perangkap?
Sampul Novel Modern maid
9.5
Kisah cinta modern ini menyoroti lika-liku hubungan asmara yang terhalang oleh jurang status sosial. Perasaan cinta yang tumbuh di hati seorang asisten rumah tangga terhadap majikannya memicu konflik batin yang mendalam. Di bawah bayang-bayang tuntutan sosial dan pandangan miring lingkungan sekitar, kesetiaan mereka diuji. Mereka harus menghadapi dilema berat dan pengorbanan besar demi memperjuangkan akhir bahagia yang masih dipenuhi ketidakpastian.