APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Membawa Petaka

Gairah Membawa Petaka

Zakia ‘Kia’ Ananta Arman, remaja polos yang belum pernah merasakan cinta, terpesona pada Gus Beren, putra kyai pesantren. Demi mendapatkan perhatiannya, ia nekat mencampur obat perangsang dan alkohol ke dalam teh Gus Beren. Malam itu, nafsu yang ia picu justru menjadi bencana—ia mengandung anak pria yang sama sekali tak mau bertanggung jawab, bahkan saat tahu Gus Beren telah beristri siri. Kia mulai melihat karma di balik perbuatan papanya yang menyelingkuhi ibu dan kakaknya. Ketakutan masa lalu Arman pun kembali menghantui. Di tengah kehancurannya, ia harus memilih: memperjuangkan keadilan atau tenggelam dalam karma keluarganya.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Apa yang kamu lakukan, Mas? Tega sekali kamu melakukan hal sekeji itu dengan wanita kotor ini, siapa dia? Kenapa kamu bawa dia kesini?"

Arini menangis histeris dengan penuh amarah, saat melihat suaminya melakukan hubungan terlarang di rumahnya sendiri. Yaitu di kamar yang penuh kenangan, akan cinta yang ia jalani selama ini bersama Arman. Pria yang dulu memintanya untuk menjadi istri kepada kedua orang tuanya. Akan tetapi, apa yang Arman lakukan hari ini benar-benar membuat Arini sakit hati, pria yang begitu ia cinta berkhianat didepan matanya sendiri.

"Ah, nikmat sekali kejantananmu, Mas. Makin hari semakin membuatku ingin dimasukinya setiap saat, Argghhh....lebih cepat lagi, Mas." Cecar wanita yang saat ini Arman tunggangi. Arman semakin mempercepat gesekan penisnya pada vagina Cantika. Dengan penuh nafsu birahi keduanya.

Tak ada respon apapun dari Arman dan wanita yang ia tiduri saat ini. Yang ada hanyalah, mereka semakin menikmati permainan panas yang dipadu begitu dalam diantara keduanya. Arini tidak bisa berbuat apapun, karena Arman memiliki tempramen yang keras. Sekali saja ia melawan, maka Arman tidak akan segan untuk menyiksanya tanpa ampun.

Hari itu Arini harus menyaksikan perselingkuhan suaminya sendiri tepat didepan mata. Arini tidak pernah menyangka sebelumnya, bahwa pria yang selama ini begitu ia cintai akan berkhianat dan membawa wanita lain ke rumahnya.

"Sayang, kamu begitu sempurna. Dapat memuaskanku tanpa henti, tak seperti wanita yang berdiri diambang pintu itu." Ucap Arman pada wanita yang ia tunggangi sedari tadi, ia mengecup lembut bibir kemayu wanita yang telah ia bawa ke rumahnya.

Wanita itu tersenyum puas dengan ucapan Arman, ia merasa bangga karena telah berhasil memuaskan nafsu birahi laki-laki yang telah mejadi kekasih gelapnya selama ini. Ya, wanita itu sudah memiliki suami bahkan anak, sama halnya dengan Arman. Hanya saja, suami dari wanita itu tak pernah ada di rumah, karena bertugas di luar kota sebagai seorang tentara militer angkatan darat. Sehingga dia memilih untuk selingkuh dengan Arman, pria yang satu tahun lalu tidak sengaja ia kenal disebuah club malam, saat dia menghilangkan rasa jenuh dan bosan karena sudah dua tahun lamanya, sang suami tidak kunjung pulang.

"Harusnya kamu kunci dulu pintunya, Mas. Kalau begini, istrimu kan jadi tau kalau kita sedang ena-ena. Aku jadi malu tau!"

"Sudahlah, biarkan saja dia tau. Dia tidak akan berani macam-macam padamu, Sayang. Kamu tenang saja, dia tak akan berani memberontak. Lihat saja kalau dia sampai berani melakukan hal buruk pada wanita yang ku cintai. Kan ku pastikan hidupnya akan menderita."

Cantika semakin mengeratkan pelukannya pada Arman, karena pria itu lebih memilih dirinya dari pada istri sahnya Arini. Meskipun hubungan yang mereka jalin hanya sebatas teman tidur, dan bersenang-senang saja. Tapi keduanya saling menikmati hubungan terlarang yang mereka jalin selama ini.

"Mas, ku mohon suruh wanita ini pergi dari sini sekarang juga. Dan jangan pernah kamu bawa dia kesini lagi, aku tak sudi melihat wanita pelacur ini disini. Dan hentikan semua perbuatan kejimu ini, Mas." Bentak Arini yang sudah tidak tahan melihat perbuatan kedua manusia yang tanpa dosa itu berbuat mesum dihadapannya.

Arman dan Cantika menoleh kearah Arini secara bersamaan. Tersirat rasa marah atas bentakan yang keluar dari mulut Arini tadi. Arman segera turun dari atas tubuh Cantika dan memakai kemeja dan juga celana yang berserakan dilantai, akibat pergolakan yang terjadi. Mereka berdua secara sembarang melempar pakaian mereka masing-masing keberbagai arah, hingga berserakan dimana-mana.

Begitu pula dengan Cantika, ia mengambil selimut dan menutupi tubuhnya yang tengah telanjang bulat dengan selimut yang terkapar diatas kasur. Tempat dia bermain panas tadi dengan Arman.

Meski dengan keadaan baju yang dipakai secara asal, Arman menghampiri Arini yang masih berdiri memantung diambang pintu. Ia tetap menangis mengingat kejadian yang baru saja ia saksikan. Persetubuhan suaminya sendiri dengan wanita yang sama sekali tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Arini sangat terpukul dan sakit hati atas apa yang telah diperbuat keduanya.

"Heh, berani sekali kamu membentakku, hah! Mau melawan aku, iya? Seharusnya kamu berkaca, kamu itu sudah tidak menarik lagi. Sudah tidak bisa membuat birahiku bangkit sama sekali. Sadar diri, kamu tidak lebih dari seonggok sampah saat ini dimataku, Arini." Hardik Arman pada Arini. Arman juga menarik rambut Arini kebelakang, hingga ia pun mengerang kesakitan.

"Arrghhhhhhhhh... Lepaskan aku, Mas. Tega kamu menghianatiku, yang selama ini selalu mengurus dan merawat kamu juga anak-anakmu. Dimana hati nurani kamu, Mas. Sadarlah, Mas. Jangan berbuat seperti ini, kamu memiliki anak perempuan yang nantinya juga akan bersuami, apakah kamu tega melihat anakmu diperlakukan seperti ini juga oleh suaminya?" Cecar Arini yang masih tetap mencoba melepaskan genggaman Arman pada rambutnya.

Hal itu tidak membuat Arman terpengaruh. Yang jelas Arman tidak pernah berfikir jika perbuatannya akan berpengaruh apapun pada putrinya Kia, putri bungsunya dan satu-satunya anak perempuan yang ia miliki. Anak perempuan yang selalu ia manjakan, selalu disanyangi, dan tidak pernah mendapatkan perlakuan kasar darinya.

"Dengar, Arini. Jangan bawa-bawa nama Kia untuk bisa lepas dari kemarahanku padamu. Sudah sering kali aku mengatakan dan membuat pelajaran padamu, tapi kamu malah berani melawanku hari ini." Pekik Arman yang semakin kencang menarik rambut Arini, hingga ia terus meronta. "Dan satu lagi, jangan pernah berkata kotor tentang Cantika. Dia itu wanita pujaanku, wanita yang bisa memberikan apa yang aku mau. Tidak seperti kamu, yang sudah tidak layak pakai ini."

Tanpa belas kasihan Arman mendorong tubuh Arini. Sekali dorongan Arini langsung jatuh tersungkur kelantai dengan begitu keras, Cantika tersenyum penuh kemenangan. Karena pria yang ia kencani selama ini lebih membela dirinya dari pada istrinya sendiri. Ia tidak merasa menyesal sama sekali telah melayani Arman, yang ada hanyalah dia juga sama-sama menyukai pelayanan dari Arman.

Jauh dari suami bukanlah hal yang menyedihkan bagi Cantika. Karena yang ia butuhkan dari suaminya hanyalah uang, urusan ranjang ada Arman yang senantiasa membuatnya terpuaskan setiap saat. Dua sejoli ini memang sangat serasai, sama-sama tidak pernah bersyukur dengan pasangannya masing-masing.

Setiap hari Arman dan Cantika selalu menuntaskan hasrat mereka masing-masing. Hanya saja hari ini, Cantika meminta Arman untuk melakukannya di rumah yang ia tempati bersama keluarganya. Dengan alasan sebagai pembuktian jika Arman lebih menyukai Cantika dari pada istrinya. Biasanya mereka akan melakukan perbuatan mesum mereka di rumah Cantika, rumah yang dibangunkan oleh suaminya dan dibangun dengan kerja keras suaminya selama melakukan tugas diluar kota. Sayangnya, sang suami tidak pernah tau jika Cantika berselingkuh dibelakangnya. Cantika memiliki seorang anak perempuan yang usianya mungkin sama dengan Kia. Putri bungsu Arman dan Arini. Dia adalah Humaira, putri semata wayang Cantika. Namun anak perempuan Cantika itu tidak berani untuk mengadukan perbuatan ibunya pada sang Ayah. Cantika secara keras menekan Humaira untuk tutup mulut, dengan mengancan tidak akan memberikan uang saku serta membiayai sekolahnya hingga tuntas.

Di usia anak Cantika yang sudah menginjak remaja, dia memilih untuk tinggal di pesantren. Dari pada terus-menerus melihat kelakuan ibunya yang setiap hari berbuat zina dengan Arman. Cantika merasa senang, karena Humaira lebih memilih tinggal dipesantren dari pada dengannya. Dengan begitu, dia bebas membawa Arman kapapun ia mau, tanpa merasa khawatir suaminya akan tau tentang perselingkuhannya dengan Arman.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU MUNDUR, MAS!
9.1
Sejak tahun pertama, rumah tangga Syafitri dan Guntur tak pernah sepi dari konflik. Sikap Guntur kian memburuk akibat campur tangan serta provokasi dari keluarganya sendiri. Walau telah berusaha bertahan dengan kesabaran penuh, Fitri akhirnya berada di titik jenuh. Ia memilih menyerah dan mundur dari pernikahan yang menyiksa batin ini. Kini, mereka menempuh jalan masing-masing demi menemukan kebahagiaan baru secara terpisah.
Sampul Novel Bu Claire
9.2
Kehidupan pernikahan Claire dan Budi di desa kecil terasa hambar hingga memicu kejenuhan. Kehadiran Ridho yang menggoda membawa Claire ke dalam perselingkuhan rumit yang dipenuhi gairah sekaligus penyesalan. Ketika kecurigaan Budi memuncak, rahasia besar mereka pun terbongkar dan mengancam rumah tangga ini. Namun, mereka memilih bertahan dan berjuang memulihkan kepercayaan lewat kejujuran. Kisah mendalam tentang komitmen, rekonsiliasi, dan arti cinta sejati.
Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang ayah angkatnya, Maya, gadis berusia 22 tahun, rela melepas masa depan dan kariernya. Ia terpaksa menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A, pengusaha ternama yang dikenal gemar berganti pasangan. Menjalani pernikahan penuh rintangan dan misteri, Maya terus bertahan dan menjaga ketulusannya meski kerap dipandang rendah. Sanggupkah ia bertahan dalam kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan ini?
Sampul Novel Gairah Ranjang CEO Kejam
9.2
Alice Morrigan terpaksa menggantikan sang kakak kembar, Berenice, yang kabur di hari pernikahannya dengan Nicholas Chevalier. Menjadi istri pengganti, Alice justru diperlakukan kejam layaknya budak. Ia kerap menerima siksaan fisik dan cambukan menyakitkan dari sang suami saat di ranjang. Kebebasan serta raga Alice dikungkung habis-habisan oleh Nicholas yang posesif. Di tengah penderitaan tiada akhir ini, sanggupkah Alice bertahan, atau ia akan berhasil meloloskan diri?
Sampul Novel SAUDADE
9.0
Fahri dan Albani berkendara cepat ke rumah sakit demi mendampingi persalinan istri mereka. Sialnya, kecelakaan tragis merenggut nyawa Albani seketika. Sebelum mengembuskan napas terakhir, ia mengamanatkan Rindu kepada Fahri. Kemalangan Fahri kian lengkap saat sang istri juga dinyatakan wafat pascamelahirkan. Di tengah kepedihan mendalam dan amanah mendiang sahabatnya, takdir perlahan menuntun Fahri dan Rindu untuk saling terikat dalam babak kehidupan yang baru.
Sampul Novel SELAKSA KISAH ANAK MANUSIA
8.7
Temukan kumpulan cerita pendek pilihan dalam antologi ini yang siap mengisi waktu luang Anda. Menyajikan ragam kisah cinta modern yang sarat makna, tiap untaian kisahnya menyuguhkan bacaan ringan namun tetap mampu menyentuh perasaan. Karya ini menjadi rekomendasi bahan bacaan yang pas untuk melepas lelah, sembari menikmati liku-liku hubungan asmara manusia yang disajikan secara indah sekaligus penuh emosi.