APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Liar Sang Dokter

Gairah Liar Sang Dokter

Akibat obsesinya pada Sakha, Jena nekat menjebak dokter tampan itu ke dalam pernikahan siri yang membara. Namun, nasib buruk menimpa Jena saat ia dituduh membunuh kakak iparnya hingga harus mendekam di penjara dalam keadaan mengandung. Waktu berlalu, dan kasih sayang Jena kini telah menguap menjadi kebencian mendalam. Pertemuan tak terduga kembali terjadi di sebuah hotel VVIP tempat Jena kini menyambung hidup sebagai penari. Akankah dendam berkuasa, ataukah rasa lama kembali hadir?
Bab
Bagikan

Bab 2

Belum sempat Jena dan Sakha berinteraksi lebih jauh, gedoran di pintu kembali menyadarkan pria itu dari lamunannya. Ia segera bergegas membuka pintu karena Jena tak bergeming. Wanita itu masih diam terpaku di tempatnya.

Begitu pintu terbuka lebar, dua orang warga dan ketua RT setempat sudah berdiri di sana. Ketiga orang tersebut dibuat terkejut karena mendapati Sakha berada di rumah pak Rahman, padahal waktu sudah larut malam.

"Dokter Sakha, kenapa ada di sini?" tanya salah seorang warga. Karena yang mereka tahu Sakha mengontrak rumah yang berada tepat di depan rumah pak Rahman.

Mendapati Sakha hanya diam seribu bahasa, Pak RT memilih berjalan mendekat ke tempat pak Rahman berada dan menuangkan segelas air putih yang kebetulan ada di situ.

"Pak Rahman minum dulu, tenang ... ada apa ini sebenarnya?" tanya pak pria paruh baya yang dipercaya warga setempat untuk menjadi ketua RT tersebut.

Setelah meminum air putih akhirnya pak Rahman bisa sedikit lebih tenang, ia mencoba menjelaskan apa yang terjadi dan ternyata pak Rahman menganggap anak gadisnya terlalu sembrono mencari teman hingga akhirnya dilecehkan oleh dokter yang memang biasa datang ke rumah.

Akan tetapi saat mendengar pernyataan sang Ayah, Jena langsung menyangkalnya. Ia takut pernyataan itu justru akan membuat Sakha mendapat masalah. Apalagi ia adalah seorang dokter.

"Maaf pak RT tapi saya tidak dilecehkan!!"

"Kami saling mencintai dan melakukannya mau sama mau," sahur Sakha cepat. Sorot matanya menatap lurus ke manik mata Jena. Ada amarah sekaligus kecewa yang tersirat di sana, membuat Jena tak sanggup membalas tatapan mata itu.

Apa yang terjadi saat ini menimbulkan rasa bersalah yang teramat besar menyergap di hati Jena. Bagaimana tidak, Sakha adalah pria terbaik yang pernah ia temui. Ketulusan hatinya membantu sang ayah untuk berobat justru ia salah gunakan.

Mengingat akan hal itu, tanpa terasa membuat air mata Jena luruh seketika. Sedangkan Pak Rahman justru semakin murka kala mendengar penjelasan yang diberikan oleh Sakha. Kemarahan itu ia tujukan pada putrinya.

"Mau jadi apa kamu Jena?! hidupmu sudah sulit kenapa kamu justru menambah beban kesulitan di hidupmu sendiri?" lagi lagi pak Rahman memaki Jena dengan suara bergetar karena pria itu menangis.

Ia sudah bisa membayangkan bagaimana nasib putrinya, namun ditengah-tengah ricuhnya suasana dan ketegangan yang semakin melanda, Sakha berjalan mendekat ke arah pak Rahman dengan membuat satu keputusan besar dalam hidupnya.

Ia tahu benar akan akibat dari ucapannya nanti, tetapi tak ada pilihan lain lagi. Meski Jena bukanlah cintanya tapi gadis itu telah ia renggut kesuciannya. Sakha sungguh tak mau kalau hal itu justru akan menyeretnya pada masalah yang lebih sulit lagi. Ia harus menyelesaikan ini tanpa mempengaruhi karirnya sebagai seorang dokter.

Dengan kepala menunduk, Sakha duduk bersimpuh di hadapan pak Rahman. Ia meraih tangan laki laki itu dan genggamannya erat.

"Maafkan saya Pak, tapi Pak Rahman jangan khawatir, saya mencintai Jena dan secepatnya saya akan menikahinya."

Jena tentu sangat terkejut mendengar kalimat yang baru saja terlontar dari bibir Sakha.

Ia yakin kalau dirunya tak salah dengar. 'Menikah' kata itulah yang terus terngiang ngiang di benak Jena saat ini. Ia sendiri tak bisa membayangkan bagaimana nanti kehidupan pernikahannya bersama Sakha jika hal itu benar-benar terjadi.

Jena cukup sadar diri. Meski sikap Sakha begitu baik terhadapnya, Jena tahu kalau pria itu mencintai tunangannya, bukan dirinya.

Mendengar Sakha bersedia menikahi Jena, pak RT pun datang mendekat.

"Maaf dokter Sakha, demi menghindari fitnah, karena berita ini pasti akan tersebar kemana mana dan menjadi pembicaraan yang negatif, alangkah baiknya jika pernikahannya dipercepat meskipun itu adalah pernikahan siri, nanti untuk menikah secarah resminya bisa mbak Jena dan mas Sakha rencanakan lagi dengan baik."

Sebelum melanjutkan ucapannya Pak RT yang memang sangat memahami kondisi keluarga Jena, lebih mendekatkan tubuhnya pada Sakha. Barulah ia kembali bicara dengan suara berbisik.

"Begini dokter Sakha, kasihan pak Rahman, beliau sedang sakit jadi kalau dokter Sakha dan Jena saling mencintai lebih baik segera menikah, kalau melihat putrinya sudah menikah, pak Rahman pasti akan tenang."

Tanpa Jena duga, Sakha menyetujui begitu saja apa yang dikatakan ketua RT tersebut dan pada akhirnya sang ayah juga ikut memberikan restunya.

Pernikahan mereka pun benar-benar dilangsungkan keesokan paginya di kediaman Jena.

"Saya terima nikah dan kawinnya Jena Anastasya binti Arrahman dengan mas kawin tersebut di atas, tunai."

Ucapan itu sukses dikatan oleh Sakha dalam satu tarikan nafas di depan seorang penghulu dan dinyatakan sah oleh para saksi.

Mulai saat itu Jena resmi menyandang gelar sebagai istri dari pujaan hatinya yaitu Arshaka Maheswara.

Seorang laki laki tampan berusia 28 tahun yang santun dan memiliki tingkat kepedulian tinggi sebagai seorang dokter. Saat ini ia juga sedang menjalani residensi bedah umum, agar nantinya Sakha bisa menjadi dokter spesialis bedah.

Tanpa Jena sadari, pria yang menikahinya bukanlah pria sembarangan. Ia adalah putra seorang pejabat kaya raya di daerah Jawa timur yang memang dididik untuk hidup sederhana.

Selain itu Arshaka Maheswara juga merupakan anak berprestasi sejak kecil, namun dibalik semua itu, dokter Sakha yang nampak tenang adalah seorang hyper yang nantinya hanya akan nampak di hadapan Jena.

***

Hari pertama menjadi seorang suami istri, Jena kira semua akan baik baik saja tapi nyatanya, kenyataan tak seindah angan angan. Nyalinya menciut begitu berhadapan langsung dengan sang suami yang sudah bersiap menginterogasinya.

"Untuk apa kamu melakukan ini Jena? kurang baik apa aku ke kamu selama ini?"

Jena yang saat ini sedang memasukkan pakaian Sakha ke dalam almari, terdiam seketika.

"Maksud mas apa?" tanyanya pura-pura bingung sementara Sakha menanggapinya dengan tersenyum sinis.

"Jena ... Jena ... aku bukanlah orang yang bodoh sepertimu, hari itu aku tak bersama siapapun selain dirimu, kamu menaruh obat di minumanku kan?"

Pertanyaan itu membuat tubuh Jena bergetar. Tak ada jawaban yang ia berikan, bibirnya terkunci rapat.

"Jenaaaa!!" bentak Sakha yang akhirnya membuat wanita itu berkata jujur.

"Iya aku yang menaruhnya. Aku cemburu saat Mas Sakha menelpon cewek itu dan bicara mesra dengannya, aku nggak rela!!"

"Terus, dengan kecuranganmu kamu berharap bisa memilikiku? mimpi kamu Jena!!" ucap Sakha tanpa ampun tepat di depan wajah wanita itu.

Jena masih diam membisu dan memilih melanjutkan aktivitasnya, namun ucapan Sakha kembali membuatnya terguncang.

"Dengar Jena, aku melakukan ini bukan karena mencintaimu tapi aku tidak ingin menjadi lelaki bejat yang kemudian kehilangan pekerjaan. Bagaimana kalau akibat kebodohanmu, kamu hamil, dan sialnya jika hal itu sampai terjadi, aku harus terlibat di dalamnya. Aku akan mendampigimu selama dua bulan kedepan, tapi jika dalam waktu selama itu kamu nggak hamil, maka pernikahan kita selesai."

Perih dan sakit itulah yang Jena rasakan saat ini. Ia sama sekali tak berani menatap wajah pria yang berdiri di hadapannya.

"Maaf mas aku ke dapur dulu," ucap Jena kemudian.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baby Daddy
8.2
CEO kuliner berusia 30 tahun, Bastian Cokro, kerap diterpa rumor mandul karena masih saja melajang. Di sisi lain, ada Eva Sania, penyiar berita sukses yang sangat menikmati kebebasan hidup bersama pasangan FWB-nya. Namun, takdirnya berubah drastis setelah sang ibu memberikan titah tak biasa. Bukannya menyuruh menikah, ibunya justru menuntut Eva untuk segera hamil tanpa harus bersuami. Misi mencari pria sehat yang bisa membuahinya pun kini resmi dimulai.
Sampul Novel Berharap Dicintai
9.5
Diana terpaksa menikahi Dariel demi menjamin masa depan sang calon bayi. Namun, pernikahan ini justru menjadi awal penderitaan saat ia mengetahui bahwa istri pertama Dariel adalah Merly, sahabat lamanya sendiri. Merly merasa sangat dikhianati dan menaruh dendam kesumat. Walau Diana sudah bersujud meminta maaf demi anaknya, amarah Merly tetap tak mereda. Kini, Diana harus bertahan di tengah tekanan batin dan ancaman di dalam rumah tangganya.
Sampul Novel CEO Dingin Itu Penyelamatku
7.8
Kehidupan pernikahan Embun bagai neraka karena Putra, suaminya, mencintai wanita lain yang sudah dianggap kakak sendiri oleh Embun. Segala pengorbanan tulus Embun demi mendapatkan cinta suaminya selalu berujung sia-sia dan dipandang sebelah mata. Kepedihan Embun kian mendalam saat Putra justru menyebut nama wanita lain tersebut usai mereka intim. Di tengah luka batin yang begitu hebat ini, sanggupkah Embun bertahan saat kehadirannya tidak lagi dihargai?
Sampul Novel Cinta Dari Masalalu
9.7
Setelah sebelas tahun berlalu, perasaan Ratih kepada Arsenna, teman SMA yang pernah ia cintai, mendadak terusik kembali akibat sebuah pertemuan tidak terduga. Hubungan mereka kian rumit saat mimpi-mimpi aneh yang saling terhubung mulai datang secara misterius. Berada di batas antara kenyataan dan dunia fantasi yang tidak biasa, mampukah keduanya memahami takdir ini? Simak perjuangan Ratih dan Arsenna mengungkap ikatan masa lalu mereka agar bisa bersatu di masa kini.
Sampul Novel Cinta Sejatinya
8.2
Lamaran pernikahan Dimas batal seketika demi menolong Janet yang terluka. Kejadian itu menyadarkan sang protagonis bahwa sosok Janet selalu membayangi hubungan mereka, mulai dari selera makanan hingga gaya berpakaian. Meski Dimas berdalih Janet hanyalah masa lalu dan masa depannya adalah dirinya, luka hati ini sudah terlalu dalam. Menolak terus dibanding-bandingkan, ia akhirnya memilih pergi dan menerima lamaran William Anderson, pria miliarder yang siap menjadikannya satu-satunya cinta sejati.
Sampul Novel Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan
8.8
Akibat penampilannya yang dinilai kurang menarik, Willia kerap diremehkan oleh suaminya. Namun, di balik kesederhanaan itu, pesonanya justru memikat banyak pria lain hingga ia menjadi rebutan. Di tengah limpahan perhatian dan godaan dari para lelaki yang mengaguminya, kesetiaan Willia kini diuji. Akankah ia tetap mempertahankan rumah tangganya, atau memilih pergi demi mencari kebahagiaan baru di mana ia lebih dihargai?