APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Istri yang Tersembunyi

Gairah Istri yang Tersembunyi

Demi wasiat kakeknya, Abigail Putri terjebak dalam pernikahan paksa. Di balik penampilan biasanya, ia merahasiakan karier profesional yang sangat bergairah. Sang suami, seorang CEO penerbitan dan psikolog berkarakter dingin, justru sangat terobsesi dengan penulis misterius yang sebenarnya adalah Abigail sendiri. Begitu rahasia besarnya terancam tersingkap, ia terpaksa bernegosiasi dengan suaminya, meski perlindungan itu menuntut tebusan yang sangat mahal.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Hah!” teriak Gail tanpa sadar.

“Kok teriak sih,” protes ibunya.

“Kok cepet banget, Bu. Dua minggu, aku gak siap.” Gail berpikir mencari alasan apalagi untuk menghindari ini.

“Lho, dua minggu ke depan itu untuk jadwal kalian bertemu pertama kali. Bukan langsung nikah, kan kamu kepengen ketemu katanya,” ucap Latifa mengingatkan.

Gail hanya diam dan memang ini yang dia sanggupi kemarin. Dalam pikirannya ketika dia menyanggupi bahwa pertemuan itu masih akan memakan waktu yang lama. Namun, ternyata dia salah. Dia harus mencari cara untuk menunda pernikahan ini.

“Ayo makan dulu. Ini daging empal kesukaanmu sudah matang.” Latifa memberikan sepiring berisi empal.

“Makasih, Ibu.” Gail berdiri untuk mengambil nasi di piringnya.

Selanjutnya dia makan dalam diam karena tenggelam dalam pikirannya.

“Gail,” panggil ibunya beberapa kali karena tidak dijawab oleh putrinya.

“Eh, iya, Bu. Kenapa?” tanya Gail.

“Kamu dari tadi ngelamun terus lho. Gak sabar ya pengen ketemu calon suami.” Latifa tidak hentinya menggoda Gail.

“Ih, apaan sih Ibu tuh. Bu, boleh tahu nama dia siapa?” tanya Gail.

“Kenapa? Penasaran ya,” goda Latifa. “Namanya Dhakaa, a-nya dua yang di belakang.”

“Eh, harus gitu banget,” jawab Gail.

“Iya, suka protes kalo denger cerita dari ibunya. Hihi, sopan kok anaknya, Sayang.” Latifa menceritakan saat mereka sedang berhubungan melalui video call.

“Ya, semoga aja beneran baik dan sopan kayak ibu bilang,” lanjut Gail sembari menghabiskan semua makanan di piringnya.

“Ibu, masakannya tetep enak. Aku gak bakal bisa buat kayak Ibu deh,” puji Gail setelah menyelesaikan makanannya.

Gail memang bisa memasak meski tidak sebaik ibunya, tetapi masakan yang dibuatnya tetap enak.

“Nanti kamu bisa memasak sendiri untuk keluargamu seperti ibu dulu,” kata Latifa mengenang masa mudanya.

“Ibu ngomong apa sih,” protes Gail. “Yaudah, aku balik ke kamar lagi. Oiya, Bu, Abbas kapan pulang dari kuliahnya kan dia sudah lulus.”

“Abbas sekalian nunggu wisudanya akhir tahun ini, jadi dia bakal di sana daripada bolak balik ke sini,” terang ibunya.

“Jadi, akhir tahun nanti ayah sama Ibu berangkat ke sana?” tanya Gail.

“Iya, kamu juga lho. Masak sebagai kakaknya gak mau datang. Lha kamu dulu pas wisuda adikmu datang lho,” protes Latifa mengingatkan putrinya.

“Iya, ya, tergantung tanggal berapa, Bu. Karena aku ada acara di sekitaran tanggal itu,” timpal Gail membela diri.

“Ya udah, kamu bilang saja ke Abbas sendiri,” saran Latifa.

Gail meninggalkan setelah mendengarkan ceramah panjang ibunya. Dia naik ke atas dengan mulut cemberut dan wajah tertekuk karena sepertinya harus mengatur ulang jadwalnya. Namun, dia harus menunggu konfirmasi dari adiknya, Abbas.

***

Setelah perutnya kenyang, Gail terpikir sebuah ide untuk mencari orang yang bisa bekerja dengannya membantunya mengatur jadwal. Karena dia sudah mulai kesulitan untuk mengatur jadwalnya di akhir tahun. Belum lagi jadwal dengan pekerjaannya di toko bunga ibunya.

Karena pekerjaan rahasianya yang sedang dijalaninya ini naik daun. Beberapa produk yang berhasil dia keluarkan sedang booming saat ini. Banyak yang sangat menyukai produknya terutama di kalangan anak muda. Namun, hingga saat ini dia tidak pernah menunjukkan dirinya ke publik.

Karena murni dia tidak mencari popularitas, dia hanya bertujuan untuk mengungkapkan apa yang ada di otaknya. Tidak disangka, karyanya booming dari pertama saat dikenal oleh orang lain. Sebenarnya, dia tidak berniat untuk menyembunyikan pekerjaan ini dari keluarganya, tetapi entah kenapa dia masih belum ingin menceritakan pekerjaannya. Hingga sekarang sudah berjalan hampir 2 tahun dia tetap tidak menceritakan kepada orang tuanya.

“Maafin Gail,” ucapnya pelan kepada foto keluarga yang ada di atas meja kerja di ruang rahasianya.

Mungkin keluarganya akan memaklumi mengapa dirinya tidak bercerita tentang kegiatannya, tetapi dia merasa belum siap. Belum siap untuk dihakimi oleh keluarganya. Cukup orang-orang di luar sana yang menghujatnya.

Gail melanjutkan pekerjaannya agar malam ini dia terbebas dan bisa tidur lebih cepat untuk menyambut hari esok. Namun, dia masih penasaran dengan siapa dan bagaimana calon suaminya sayangnya informasi yang dia dapat dari ibunya hanya sebuah kata, Dhakaa. Tidak ada yang lain, nama keluarga atau informasi lain selain dia sedang berada di luar negeri.

Dia ingin turun kembali ke ibunya untuk bertanya tentang Dhakaa, tetapi nanti yang ada malah digoda terus dianggap tertarik sama laki-laki ini.

“Ah, sudahlah aku selesaikan pekerjaanku dulu baru nanti urusan sama lelaki itu,” gumamnya.

Beginilah Gail apabila sudah fokus, keluarganya sudah paham dengan aktivitasnya yang selalu berada di kamar selama 2 tahun ini. Orang tuanya tidak pernah memaksakan kehendak kepada anak-anaknya. Gail hanya turun sekali karena dia mengambil beberapa snack yang ada di dapur. Saat itu, dia melihat ayahnya.

“Yah, mau tanya dong. Siapa nama keluarga yang jadi calon suamiku?” tanya Gail.

“Lho belum dikasih tahu ibu kamu?” balas Danu.

“Cuma namanya aja tadi, Dhakaa.” Gail bercerita.

“Oh, bilang gak ya, enaknya,” kekeh Danu yang malah menggoda.

“Ih, Ayah, apa susahnya sih tinggal bilang.” Gail malah meninggalkan ayahnya dengan hati yang dongkol.

“Tau gitu gak perlu nanya ayah,” gerutu Gail sembari naik tangga.

***

Dua minggu kemudian, hari yang sudah ditunggu oleh kedua ibu dari kedua keluarga yang sama-sama bersemangat. Namun, tidak dengan Gail yang sedari tadi pagi masih cemberut. Menurut ibunya yang mengatakan mereka akan bertemu ketika makan siang nanti.

Tidak tahu kenapa, Gail yang seharian ini masih belum rela menjalani perjodohan ini, tetapi tidak menyangkal dirinya yang gugup untuk bertemu dengan Dhakaa.

“Duh, apaan sih jantungku dari tadi gak mau diem. Hati juga gelisah,” ujarnya menenangkan dirinya.

Dari arah pintu kamar, ibunya memasuki kamarnya dan mendengar perkataannya sehingga menimpali, “Gak perlu gelisah, Dhakaa ganteng kok, beneran cocok untuk kamu, Gail.”

“Apa sih, Bu. Aku gak gelisah karena dia ganteng atau jelek kok. Terus nanti aku taunya dari mana,” protes Gail.

“Kan, berangkatnya sama ibu, Sayang. Jadi nanti makan siangnya berempat lalu ibu sama jeng Marinka akan meninggalkan kalian berdua untuk saling mengenal selama dua jam.” Latifa menjelaskan rencana mereka.

“Tuh kan, Ibu punya waktu dua minggu lho buat ngomong ke Gail. Kenapa mesti ndadak gini sih!” pekik Gail sedikit kecewa sama ibunya.

“Ibu gak mungkin meninggalkan putri Ibu sama lelaki yang belum dikenal jika tidak ada mendampinginya.” Latifa menjelaskan. “Ibu minta maaf kalo ngasih tau dadakan karena ibu gak mau tiba-tiba kamu gak muncul di pertemuan itu.”

“Ck,” cebik Gail karena sudah ketahuan rencananya.

Pukul 11.00 siang, Latifa dan Gail berangkat dari rumah menuju restoran di hotel dengan Gail yang menyetir mobilnya sendiri. Setengah jam kemudian, mereka tiba lebih dulu di ruang privat karena tidak ingin terganggu dengan pengunjung yang lain.

Latifa dan Gail memilih untuk duduk terlebih dahulu dan memesan minum terlebih dahulu. Mereka memutuskan untuk menunggu tamunya. Sepuluh menit kemudian, pintu ruang privat tersebut terbuka dan masuklah dua orang ibu dan lelaki yang tegap dengan pakaian kasual.

“Jeng Marinka,” seru Latifa yang heboh bertemu dengan calon besannya.

Sedangkan Gail menatap ke arah laki-laki yang juga menatapnya. Membuat Gail menjadi salah tingkah dan mengalihkan pandangan ke arah lain. Namun, lelaki itu justru mendekatinya dan menyapanya dengan suara yang berat.

“Halo,” sapa Dhakaa yang membuat bulu kuduk Gail meremang.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Milik Tuan Mafia
8.7
Akiko didera penderitaan ganda: berjuang melawan Leukemia Myeloid Akut sekaligus trauma kekerasan fisik dari orang tuanya sejak kecil. Kemalangannya memuncak ketika ia ditawan oleh Glen Xander Mckenzie. Sebagai bos mafia kejam, Glen berambisi menghancurkan bisnis keluarga Akiko. Namun, seiring waktu, hubungan tawanan dan penculik ini bergeser. Glen yang awalnya dingin justru mulai jatuh hati pada gadis yang seharusnya ia hancurkan tersebut.
Sampul Novel Gairah Bad Boy Salah Sasaran
8.6
Elang, mahasiswa nakal di kampusnya, berniat memikat Syahreni yang jelita dalam acara malam keakraban di alam terbuka. Namun, akibat pengaruh alkohol, rencananya berantakan. Ia salah masuk tenda dan malah terlibat dalam momen intim bersama Nindya, dosen pembimbingnya sendiri. Alih-alih mendapatkan gadis impiannya, Elang kini harus menghadapi konsekuensi besar dan kemarahan sang dosen akibat gairah malam itu yang salah sasaran.
Sampul Novel KASIH YANG TAK DIINGINKAN
8.5
Kasih menjalani hidup sebagai anak yang kehadirannya tak pernah diharapkan. Dianggap sebagai kesalahan, ia tumbuh tanpa kehangatan keluarga. Nama indah pemberian ibunya, yang semula diharapkan mampu meluluhkan hati sang suami siri, justru menjadi awal mula kehancuran rumah tangga mereka hingga berujung pada perceraian. Kini, Kasih harus menanggung penderitaan akibat ego orang tuanya, berjuang bertahan hidup tanpa pernah merasakan ketulusan cinta sejak ia dilahirkan.
Sampul Novel Mencintai Anak Kakakku
8.0
Sejak kecil, Ara Qubilah Iskander, gadis keturunan Turki, sangat mengagumi pamannya sendiri, Chandra Syauqi Abimana. Bagi Ara, adik ibunya itu adalah pahlawan impian. Namun, Chandra justru merasa sangat terganggu dengan keberadaan Ara. Hubungan mereka kian memburuk saat sebuah kesalahpahaman fatal di suatu malam memicu kebencian mendalam di hati Chandra. Akankah Ara tetap bertahan dengan kekagumannya, ataukah hubungan paman dan keponakan ini akan hancur selamanya?
Sampul Novel Sahmura Yang Redup
8.1
Hafizah Putri Amaliyah, gadis muda yang sering dirundung, mencoba menata kembali hidupnya setelah dipersunting Hafiz, seorang pendidik berumur 19 tahun. Namun, sebuah insiden tiba-tiba mengubah tabiat Hafiz sepenuhnya. Di tengah keganjilan sikap sang suami, Hafizah dihadapkan pada pilihan pelik antara ayahnya sendiri atau Hafiz. Motif pernikahan mereka dan misteri perubahan karakter Hafiz kini benar-benar menguji komitmen serta kesetiaan Hafizah.
Sampul Novel Terjebak Cinta CEO (Stuck In Love CEO)
8.6
Rachel Anastasya memilih kabur di hari pertunangannya demi menghindari perjodohan yang tidak diinginkan. Terbiasa hidup serba ada, kini ia harus mandiri dan berjuang bertahan hidup sendirian. Tanpa diduga, takdir mempertemukannya dengan Satria Angkasa. Pria dingin yang menjadi bos di tempat kerja barunya itu ternyata adalah sosok calon tunangan yang ia hindari. Akankah kenyataan ini mengubah keputusan Rachel untuk menaruh hati padanya?