APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)

Gadis 100 juta (fatamorgana)

Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Namun, takdir membawanya bertemu Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket tanpa sengaja. Kini, Daiva berada di persimpangan asmara saat kedua pria itu mulai memperebutkan cintanya. Siapakah yang akan Daiva pilih sebagai pendamping hidupnya di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam?
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku terbangun dengan perasaan yang campur aduk. Kurasakan ada yang ngilu di bagian bawah selangkanganku. Dengan ringisan menahan rasa sakit aku mencoba turun dari ranjang empuk yang semalam menerbangkan daya imaginasiku ke awang-awang.

Kulirik sosok pria di sampingku. Pria yang sudah merenggut mahkota yang selama 26 tahun ini kujaga dengan penuh perjuangan. Akhirnya harus kuserahkan pada laki-laki hidung belang seperti dia.

Wajah tampan laki-laki itu kharismatik. Ada guratan kebahagiaan di wajah yang menampakkan pesona laki-lakinya. Harus ku akui, pria ini luar biasa, selain tampan, wajah itu menunjukkan aura yang membuat jantung setiap perempuan berdebar keras saat melihatnya. Bahkan akan membuat para wanita berhalusinasi tingkat dewa, membayangkan ketika tubuh kekarnya itu mendekap dan menerbangkan daya khayalnya ke awang-awang.

Tetapi ketika ku lihat ada bercak darah di bawah tempatku berbaring, seketika itu hatiku tertusuk. Seolah ada ribuan jarum merejam di sana. Tanpa ku minta kristal bening itu sudah meleleh di pipi tirusku.

Seharusnya mahkota ini ku serah kepada laki-laki yang pertama kali duduk di depan penghulu dan bersumpah janji mengikatku dalam pernikahan yang sakral. Bukan malah, laki-laki hidung belang yang sedang tidur di sampingku. Suara isakku terdengar lirih dan menyesakkan dadaku. Percuma juga aku menangis darah. Toh smua sudah terjadi. Dan ini kulakukan bukan tanpa alasan.

Adik satu-satunya yang masih ada ikatan darah denganku di culik dan dijadikan sandera oleh juragan kaya yang sudah meminjami uang padaku satu tahun yang lalu. Namun ke sininya aku melanggar perjanjian itu. Uang seratus juta yang kupinjam belum bisa aku kembalikan pada si empunya uang, setelah jatuh tempo waktu yang dijanjikan. Hanya bunganya saja yang 10% aku kembalikan. Itupun aku cicil tiap bulan dengan gajiku yang pas-pasan.

Kemiskinan dan keterpurukkan yang mengharuskan aku harus mengambil jalan pintas itu. Semenjak ayah dan ibu tiada, kehidupan kami nyaris tak bisa bangun. Bahkan bisa dibilang berubah 360 derajat. Setiap hari aku banting tulang untuk menghidupi dan membiayai semua keperluan kami. Terutama biaya pendidikan Ariana Maheswari, satu-satunya keluargaku di dunia ini.

Dengan tertatih dan menahan sakit yang begitu luar biasa, aku turun dari ranjang empuk yang semalam begitu panas dan menggairahkan angan-anganku, kupunguti semua pakaianku yang bercecer di lantai. Lantas aku masuk ke kamar mandi untuk sekedar membuang hal paling kotor di tubuhku. Ku guyur tubuhku dengan air yang begitu dingin. Aku merasa jijik dengan badanku sendiri.

Disela-sela guyuran air itu, air mataku meleleh tanpa henti. Ada beribu penyesalan menguar di dadaku. Tapi, harus bagaimana lagi? Semua harus aku lakukan demi menebus Ariana, yang sudah hampir 2 hari di culik juragan kaya itu. Meskipun aku tahu di sana Ariana di perlakukan dengan baik. Tapi rasanya hatiku sangat miris melihat kenyataan ini. Begitu menderitanya kehidupan kami.

30 menit berlalu, aku keluar dari kamar mandi. Kulihat pria hidung belang itu masih pulas tertidur. Kuhampiri meja dan kuraih tas kerjaku. Di sana sudah ada selembar kertas berupa cek, tertulis seratus juta. Begitu mudahnya aku mendapatkan uang ini dari pria hidung belang yang tak kukenal. Kugadaikan mahkota ku dengan uang seratus juta. Walau tak kupungkiri, pria itu begitu menikmati permainan yang aku ciptakan semalam. Aku sendiri sempat terbawa terbang ke surga dunia itu.

Setelah aku masukkan cek itu ke dalam tas, aku keluar dari kamar itu meskipun belum waktunya check out. Pagi ini aku harus buru-buru berangkat ke tempat kerja, karena ada briefing pagi. Barulah nanti sore aku ke tempat juragan kaya itu untuk menyerahkan uang dan membawa kembali Ariana. Kalau bisa harus ketemu dengan bosnya sendiri. Selama setahun pinjam uang sama orang yang di sebut juragan itu, aku sendiri belum pernah lihat tampangnya kayak apa. Sampai-sampai anak buahnya bertebaran di mana-mana. Kadang-kadang kalau aku telat bayar bunganya, tiba-tiba sudah di tungguin di depan jalan menuju rumahku.

Pandanganku sebentar ku sapukan ke gedung hotel, yang semalam sudah jadi tempat dan saksi sakitnya hatiku melepas hal paling berharga dalam hidupku.

"Ampuni aku, Tuhan ...!" Batinku menjerit hebat, mana kala kesedihan dan penyesalan itu menyeruak masuk ke relung hatiku paling dalam. Kuseka air mataku yang sedari bangun tidur tadi selalu estafet bergulir di pipiku. Untuk selanjutnya aku langsung naik bus menuju ke tempat kerjaku.

******

Pria itu, menggeliatkan badannya yang kekar dan berotot. Tampak tubuh atletisnya terlihat lebih jantan dengan dada telanjang. Dengan masih mata terpejam, dia meraba-raba mencoba menggapai sesuatu di samping tempatnya berbaring.

Alangkah terkejutnya dia, ketika disadarinya, sosok yang ia cari sudah menghilang.

"Sial!" Sudah main kabur aja perempuan itu! Tanpa pamit pula!" Gerutunya dengan geram. Tampak kemarahan jelas terlihat di wajahnya.

Kali ini, dia tidak mau kehilangan wanita yang sudah mampu membuatnya berkali-kali di atas puncak kenikmatan. Wanita pertama kali yang bisa membuatnya puas dan klimaks dengan rasa nikmat yang luar biasa.

"Tidak akan pernah aku biarkan kamu lolos dari aku, wahai perempuan ...!" ucapnya sekali lagi dengan geram. Tiba-tiba matanya terbentur pada bercak warna merah darah di seprai putih yang ada di sampingnya.

"Uh, gila! Ternyata dia benar-benar masih virgin!" Dia berkata pada diri sendiri.

Ada segurat senyum kepuasan di sudut bibirnya yang simetris. Senyum penuh misteri, tapi menggambarkan kepuasan yang luar biasa. Tapi tiba-tiba terlintas di benaknya sebuah penyesalan, mengingat ternyata gadis itu masih sangat polos. Namun permainan ranjangnya bisa diacungi jempol, bisa membuatnya  klimaks berkali-kali.

Tapi segera ditepisnya pikiran itu. Semua juga sudah berbanding dengan cek yang ia keluarkan. Seratus juta itu bukan uang main-main. Belum tentu ada pria hidung belang yang mau mengeluarkan uang yang sebanyak itu hanya untuk membeli kupu-kupu malam, meskipun itu masih virgin.

"Dasar wanita sialan, sudah dapat uangnya main kabur saja!" Umpatnya dengan kesal. Dia mencaci maki dengan amarah yang meledak-ledak. Entah cacian itu di tujukan buat siapa.

Dengan tangan thremornya, laki-laki itu mengambil ponsel genggamnya yang ada di atas nakas. Sesaat kemudian dia sudah menghubungi seseorang.

"Temukan wanita itu bagaimanapun caranya! Saya tidak mau mendengar kata gagal! Hari ini juga!" Perintahnya pada seseorang dengan nada tinggi.

Sifat tempramentnya membuat jantungnya berdegub keras, seolah aliran darahnya mulai tersumbat, hingga membuat sesak napas di dadanya.

Untuk selanjutnya dia bawa badan telanjangnya yang hanya terbalut selimut itu ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Masih terbayang wajah cantik gadis itu, ketika bersama-sama dengannya menikmati rasa yang luar biasa yang mereka ciptakan semalam.

Rasa-rasanya, pria ini sudah jatuh hati pada wanita yang semalam membuatnya mabok kepayang.

Pria ini,

Keyko khayang Gumelar. Seorang pengusaha kaya di bidang industri alat-alat berat dan perangkat lunak, yang sukses di umur yang sudah dibilang matang. Di saat umurnya menginjak 33 tahun, dia belum terpikirkan untuk mempunyai pasangan apalagi berpikir  untuk menikah.

Dia masih ingin merasakan kebebasan tanpa terikat. Bahkan terikat pernikahan sekalipun meskipun dia tahu umurnya sudah tidak muda lagi. Hanya saja dia harus rela di ceramahin mama dan neneknya kalau weekend berkunjung kerumah besarnya.

Keyko nggak mau ambil pusing, menurutnya diumur segitu dia masih kelihatan muda dan masih berhak bebas. Berumah tangga hanya akan membuat terikat dengan segala peraturan yang akan membuat dua orang beda sifat saling berdebat kalau pikiran mereka tidak satu frekuensi, satu zona dan satu dunia.

Di dalam kamusnya, tidak ada toleran yang namanya perceraian, maka dari itu dia tidak mau terlalu gegabah dalam memilih perempuan yang akan jadi pendamping hidupnya.

******

BERSAMBUNG

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
9.1
Sonia dijebak calon mertuanya hingga terpaksa menikah dengan Verdi, paman mantan tunangannya yang lumpuh dan sakit. Meski mengira hidupnya akan menderita, ia justru dimanjakan dengan kemewahan. Namun, rahasia besar terbongkar saat Sonia tahu Verdi hanya berpura-pura sakit untuk mengawasinya. Begitu kedoknya terungkap, pria kejam ini rela berlutut memohon ampun demi menjaga perasaan sang istri yang sedang mengandung anaknya.
Sampul Novel Dari Benci Jadi Tayang Tayang
9.2
Karra Bella Atmadja terjebak cinta segitiga rumit bersama sahabat kecilnya, Darayan Noah Tedja. Sayangnya, Noah memendam rasa pada Kanaya. Di sisi lain, Kanaya merupakan gadis idaman Raquello, sepupu Bella sendiri. Hubungan mereka kian membingungkan karena Noah dan Kanaya selalu menutupi perasaan masing-masing. Ketika Bella mulai lelah lalu memilih menyerah, siapakah yang akan bersatu dalam kisah asmara masa muda ini?
Sampul Novel Istri yang Libidonya Rendah
9.0
Novel modern "Istri yang Libidonya Rendah" mengisahkan konflik rumah tangga yang dipicu oleh kondisi fisik sang istri. Terlahir dengan hasrat seksual yang sangat rendah, ia kerap membuat suaminya merasa tidak puas dan frustrasi. Demi menyelamatkan pernikahan mereka, sang suami menyarankannya untuk berkonsultasi dengan seorang praktisi pengobatan tradisional yang memiliki reputasi besar. Namun, ketika ia mulai menjalani terapi tersebut, ia dikejutkan oleh metode pengobatan tidak biasa yang di luar dugaannya.
Sampul Novel Kali ini, Kita Tak Terpisahkan
8.3
Hubungan Rosa dan tunangannya, Bobby, jauh dari kata romantis. Sebagai seorang putra Buddha yang dikenal tidak peduli pada urusan duniawi, Bobby tampak mustahil untuk digoyahkan. Namun, Rosa akhirnya menyadari kebenaran yang menyakitkan: Bobby bukannya tidak memiliki perasaan atau kebal terhadap godaan, melainkan hatinya saja yang tertutup rapat khusus untuk Rosa. Sadar akan posisinya yang tak pernah diinginkan, Rosa memilih untuk mundur. Ia menetapkan batas waktu selama tujuh hari saja untuk menghapus seluruh perasaannya dan melupakan Bobby sepenuhnya.
Sampul Novel Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
9.7
Terbangun di tubuh asing usai kecelakaan maut, Aurora Ellis kini menjadi istri kontrak Damian Aldridge, pewaris takhta bisnis yang penuh tipu daya. Mantan wanita karier sukses ini dipaksa menjadi istri kedua demi memberikan keturunan. Di tengah konspirasi elite yang kejam dan berdarah, Aurora yang berambisi kuat enggan menyerah pada nasib. Mampukah ia bertahan dalam pernikahan semu ini ketika benih cinta perlahan tumbuh di balik luka dan intrik?
Sampul Novel Mengejar Cinta Ustaz Tampan
9.7
Di usia kepala tiga, Dian yang tomboi dan ceplas-ceplos didera kecemasan karena belum juga melepas masa lajang. Sebuah saran tak biasa menuntunnya rajin ke masjid di waktu Subuh demi mencari pasangan. Tak disangka, ia malah jatuh hati pada Fajar Faizan, ustaz muda nan tampan yang juga seorang dosen. Demi memikatnya, Dian rela merombak drastis seluruh penampilannya. Akankah niat awal yang murni demi urusan dunia ini mampu bermuara pada kisah cinta yang tulus?