APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

Mengetahui putra tetangganya sering mengintip secara rahasia, gadis ini sengaja memanggil namanya dalam sebuah aksi provokatif yang intim. Firasatnya terbukti saat ia memberikan les privat dan pemuda itu menahannya di dalam kamar. Namun, situasi yang sudah diantisipasi ini mendadak berubah di luar kendali ketika sang kakak justru menerobos masuk tanpa diduga, mengacaukan ketegangan yang tengah terbangun di antara mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Sebelumnya aku nggak memperhatikannya, bagian ini Tia kelihatannya jadi lebih besar, ya? Boleh aku coba?" ucapnya dengan sopan, tapi sama sekali tidak memberiku waktu untuk bereaksi.

"Ugh..."

Enak, enak sekali!

Ini benar-benar berbeda saat aku melakukannya sendiri. Kelincahan lidah dan napas hangatnya membuat sensasinya makin meningkat. Aku hampir menangis karena terlalu nikmat.

"Kak, aku nggak tahan lagi." Owen di belakangku melepas celananya dengan ekspresi tidak puas.

Aku tiba-tiba merasakan sesuatu dan langsung terkejut. "Kamu mau apa?"

"Sudah jelas, 'kan? Menurutmu aku mau apa? Bukankah kamu yang selama ini menginginkannya?" ujar Owen sambil mengangkat kedua kakiku.

Rasa terbakar dan malu yang hebat menyerangku, aku mulai takut dan buru-buru berkata, "Aku belum siap, Owen. Tunggu sebentar..."

Sebelum selesai bicara, Eric tiba-tiba menggigit puting susuku. Dia melepas ikat pinggangnya dan mengikat tanganku dengan santai.

Tubuhku terbuka sepenuhnya. Di belakang, gesekan dari Owen membuatku tidak tahan dan mendorong tubuhku ke depan.

Seolah aku sengaja menyodorkan diri ke mulut Eric.

Wajahku merah padam karena malu. "Kak Eric, aku belum pernah bermain dengan orang lain... hiks hiks... Aku salah... Aku nggak seharusnya bermain sendiri..."

"Bagaimana bisa?" Eric memperlihatkan benda besar yang sepertinya sudah lama ditahannya. Dia memamerkannya begitu saja di hadapanku. "Tia, lihat, apa kamu suka nggak?"

Mataku membelalak, itu sangat...

Wajah Eric yang dingin dan kalem tampak sangat kontras dengan bagian tubuhnya yang sangat besar.

Tidak bisa dipungkiri, aku menelan ludahku, karena aku tahu pasti akan sangat nikmat...

Bagian bawahku makin gatal dan tidak nyaman. Seolah ada api yang menyebar ke seluruh tubuhku dan membakar sisa-sisa kesadaranku.

Tiba-tiba, Owen memasukkan satu tangannya ke belakangku. Aku mengatupkan gigi kesakitan. "Sakit! Owen, pelan-pelan!"

"Kalau pelan bagaimana bisa memuaskanmu?" ujar Owen dengan kesal. Tatapannya membara, sementara jarinya bergerak lebih dalam, memancing lebih banyak kelembapan.

Belum sempat aku bereaksi, Eric sudah mulai mendorong masuk, membuatku terjepit dari dua sisi.

Aku menjerit, "Tunggu... nggak bisa masuk... nggak bisa, kalian..."

"Sayang, kamu pasti bisa..." ujar Eric lembut, tapi gerakannya kasar dan dominan.

Owen malah lebih parah, dia langsung masuk sepenuhnya. "Enak sekali!"

"Terlalu cepat! E... Eric... bukan... Owen... aahh..."

Aku sama sekali tidak bisa membedakan siapa yang sedang bergerak begitu liar, aku terjepit seperti roti lapis yang terombang-ambing...

"Aku sudah nggak tahan... Lihatlah wajahmu sendiri Tia, kamu memang jalang!"

Eric mengambil cermin. Aku melihat diriku sendiri, air liurku mengalir di sudut bibir, mataku memerah, dan wajahku merah padam karena terlalu larut dalam hasrat.

Terlalu intens, ini terlalu intens...

Tiba-tiba, suara pintu terbuka.

Suara Tante Ratna yang riang terdengar dari pintu. "Eric, Owen, Tia, aku pulang."

Seketika tubuhku mengencang luar biasa, membuat Eric serta Owen mendengus kesakitan dan menindihku.

"Hiss..."

Tante Ratna berjalan mendekat sambil bertanya, "Tia? Kenapa kalian diam saja?"

Pantatku ditampar pelan, lalu terdengar tawa nakal Owen. "Masih juga mengencang? Apa kamu mau ibuku melihatmu seperti ini?"

Makin Owen berkata seperti itu, makin sulit aku tenang...

Kalau sampai ketahuan...

"Tia, jangan takut." Owen tiba-tiba berbisik sambil menciumku lembut, tangannya mengelus tubuh putihku sambil memperdalam ciuman.

"Ibu, Tia mengantuk. Aku sedang mengerjakan tugas, jadi tolong pelankan suara Ibu," ujar Owen dengan tenang.

Tante Ratna bertanya heran, "Kakakmu di mana?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B53364" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B53364
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan
8.6
Mahligai rumah tangga Anisa dan Erlangga runtuh seketika saat Citra, sang mantan yang hilang ingatan, hadir kembali. Demi menjaga perasaan Citra, Erlangga tega menuntut Anisa bersandiwara sebagai pacar kakaknya, Laksmana. Sadar dirinya cuma dijadikan ban serep yang patuh, kepedihan Anisa berubah menjadi amarah. Ia pun bertekad menikahi Laksmana secara sah dan memaksa Erlangga menjadi wali di pernikahan mereka. Sebuah pembalasan dendam yang senyap kini dimulai.
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?
Sampul Novel Kebahagiaan setelah Badai
8.2
Tiga tahun pernikahan Rachel Sonya hancur seketika setelah mendengar rahasia kelam suaminya, Zack Gundam. Zack ternyata dengan sengaja merancang insiden yang melukai lengan Rachel hingga terancam nekrosis dan kehilangan kemampuan melukisnya. Semua sabotase kejam itu dilakukan demi melambungkan nama Selvia sebagai pelukis jenius yang baru. Menyadari pria yang dianggapnya penyelamat hidup ternyata adalah dalang di balik penderitaannya, Rachel memutuskan untuk pergi dan meninggalkan semua kepalsuan cinta tersebut.
Sampul Novel Kumpulan Cerita Panas Nan Membara
8.9
Antologi fiksi modern ini menyajikan rangkaian kisah percintaan dewasa yang sarat akan keintiman mendalam dan emosi membara. Ditujukan khusus bagi pembaca berumur 21 tahun ke atas, setiap cerita menyuguhkan berbagai skenario provokatif yang menantang dan mendebarkan. Lewat eksplorasi dinamika hubungan masa kini yang berani dan menggoda, buku ini menawarkan sensasi membaca yang intens. Sangat dilarang keras bagi pembaca di bawah umur yang belum cukup dewasa.
Sampul Novel Merebut Jodoh
9.0
Demi ambisi egois orang tuanya, Vanya terpaksa menikahi Purnomo, pria yang jauh lebih tua. Pernikahan tanpa cinta ini pun langsung berada di ambang kehancuran. Di tengah keputusasaan, hadirlah Anthony, pria yang sejak lama memendam perasaan mendalam padanya. Berbekal tekad kuat, Anthony berjuang gigih untuk merebut kembali wanita pujaannya tersebut, sekaligus menyelamatkan Vanya dari belenggu takdir pernikahan yang kelam.
Sampul Novel Terjerat Cinta Mafia Kakak Beradik
9.5
Savana terpaksa diserahkan sang ibu kepada Luca Zeno demi melunasi utang. Bukannya takut, ia justru terpikat kebaikan Luca yang mengajaknya menikah kontrak dua tahun untuk donor sel telur. Namun, keadaan berantakan saat Savana mengandung. Terungkap bahwa ayah biologis bayi itu adalah adik kandung Luca, Ziv Zeno. Kini, dua bersaudara dari klan mafia tersebut saling bersaing ketat dan ekstrem demi merebut hati serta menguasai Savana sepenuhnya.