APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Kiana terkejut saat mengetahui pernikahan tiga tahunnya dengan Yovan palsu, dan sahabatnya adalah istri sah yang sebenarnya. Pengkhianatan ini terjadi setelah Kiana mandul akibat menyelamatkan Yovan. Menolak diperdaya, Kiana membalas dendam dengan menikahi tuan muda miliarder yang menjadikannya pihak berkuasa atas proyek mereka. Pernikahan mewahnya menggemparkan kota, dan ia berhasil melahirkan anak kembar. Saat Kiana berniat mundur demi cinta sejati suaminya, sang tuan muda justru memohon agar ia tetap tinggal.
Bab
Bagikan

Bab 7

Pesta berakhir dan semua rekan pulang dengan gembira.

Hanya Yola yang tersisa. Rambutnya pendek sebahu. Dia memakai jaket kulit dan suka mengendarai sepeda motor. Ditambah lagi dengan ekspresi dinginnya, yang membuat orang-orang berpikir dia adalah tipe cewek yang keren. Nyatanya, Yola suka memeluk Kiana dan bertingkah manja di depannya.

Kini Yola menggenggam lengannya dan tidak mau melepaskannya. "Ketua, bawa aku bersamamu. Apa gunanya aku hidup kalau nggak bisa bertemu denganmu setiap hari?"

Kiana menepuk dahi Yola dengan tidak berdaya. "Sudah berapa usiamu?"

"Yang penting lebih kecil darimu."

"Iya, kamu lebih kecil dariku. Kelak kalau kamu mengalami kesulitan, ingatlah untuk meneleponku."

Mata Yola memerah, tetapi dia tetap mengangkat kepalanya dan menahan air matanya.

Yola mendekatinya, lalu berbisik, "Ketua, sahabatmu itu bukan orang baik. Kamu harus hati-hati dengannya."

Kiana mengangguk. "Aku tahu."

"Jangan anggap remeh kata-kataku."

"Aku nggak bodoh."

"Ketua, kamu tentu saja nggak bodoh. Sebaliknya, kamu sangat pintar, tapi kamu nggak bisa menghalangi orang-orang di sekitarmu mengkhianatimu."

Tak disangka, Yola bisa mengamati segalanya dengan jelas. Ini mungkin karena orang yang berada di sekitar bisa melihat lebih jelas daripada orang yang terlibat.

Setelah mengantar Yola pergi, Rachel pun keluar. Dia yang melunasi tagihan mereka malam ini. Apalagi, itu direbutnya dari tangan Yola. Namun, Kiana sudah memberikan bonus dua miliar, jadi berapa banyak yang bisa dimenangkan Rachel hanya dengan membayar sedikit tagihan ini?

"Kiana, kamu naik taksi pulang?" tanya Rachel sambil menghampirinya.

Kiana tidak menjawabnya, tetapi mengangkat alisnya dan berkata, "Kamu nggak minum anggur malam ini. Saat bersulang dengan mereka, kamu hanya minum air putih."

Rachel terdiam sejenak. "Aku… aku nggak begitu ingin minum."

"Nggak, kamu pasti menyembunyikan sesuatu dariku."

"Aku bisa punya hal apa yang…"

"Jangan-jangan kamu hamil?"

Rachel terkejut. Dia tidak menyangka Kiana bisa menebaknya dengan tepat.

Melihat ekspresinya, Kiana langsung berkata dengan nada yang bertambah yakin, "Kamu hamil sungguhan!"

"Aku…"

"Kamu berencana menyembunyikannya dariku?"

Rachel buru-buru menjelaskan, "A… aku ingin memberitahumu, tapi aku belum punya kesempatan."

Kiana berpura-pura mendengus. "Sekarang sudah nggak ada orang lain lagi. Kamu harus jujur padaku. Anak siapa itu?"

"Nggak penting siapa ayah anak ini."

"Tentu saja penting!"

Rachel jelas belum memikirkan kata-kata yang tepat untuk membohongi Kiana, jadi dia hanya bisa memutar otak.

"Um, sebenarnya itu anak Ken."

Kiana menyipitkan matanya. Ken Lowis adalah mantan pacar Rachel. Demi menipunya, Rachel bahkan berani berbohong.

"Bukannya kamu sudah putus dengannya tiga tahun yang lalu?"

"Aku bertemu dengannya lagi beberapa waktu lalu. Aku pergi ke hotel dalam keadaan linglung dan bermalam di sana."

"Kamu malah…"

Tatapan mata Kiana menjadi tajam. Dia mengangkat tangannya dan menampar Rachel. Kini yang terdengar hanya suara nyaring.

Rachel menutupi wajahnya dan menatap Kiana dengan kaget.

"Kenapa… kenapa kamu memukulku?"

"Karena aku bertemu Ken dalam perjalanan bisnis kali ini. Dia sudah menikah!" Kiana berpura-pura sangat marah dan menunjuk Rachel. "Nggak kusangka, kamu malah jadi simpanan orang!"

"Aku…" Rachel tercengang.

"Apa kamu begitu nggak tahu malu? Bagaimana kamu bisa menghancurkan rumah tangga orang lain?"

"Aku nggak tahu…"

"Aku kecewa sama kamu."

Pukul sudah, marah sudah. Kiana berbalik dan pergi dengan suasana hati gembira.

Kiana masuk ke dalam taksi. Melalui kaca spion, dia bisa melihat Rachel yang menutupi wajahnya dengan tangan dan kelihatan sangat sedih. Kiana kemudian mengeluarkan ponselnya dan menelepon.

Kiana melengkungkan bibirnya dan menyuruh sopir untuk memutar ke pintu belakang hotel.

Setelah keluar dari taksi, Kiana datang ke lobi dan melihat Rachel masih berdiri di luar. Sepertinya, dia sedang menunggu seseorang.

Tak lama kemudian, sebuah Bentley hitam melaju dan berhenti pintu masuk hotel. Yovan keluar dari kursi pengemudi. Tepat di saat pria itu berjalan ke depan mobil, Rachel sudah berlari menghampirinya sambil menangis, lalu menghambur ke pelukan pria itu.

Rachel mengatakan sesuatu. Yovan memeluk bahunya dengan simpati.

Hati Kiana masih terasa sakit. Bagaimanapun, Yovan adalah pria yang pernah dicintainya. Rachel sendiri juga orang yang pernah dia anggap sebagai sahabat. Siapa yang mendadak bisa menerima pengkhianatan seperti itu?

Namun, Kiana tidak mau kalah. Dia tidak merasa langit telah runtuh dan dia tidak sanggup hidup lagi. Dia hanya punya satu keyakinan, yaitu usahanya harus dihargai. Jika tidak dihargai, atau dikhianati seperti ini, dia akan mencari keadilan untuk dirinya sendiri.

Setelah mengambil napas dalam-dalam, Kiana berdiri dan melangkah keluar.

"Sayang?"

Mendengar suara itu, keduanya langsung membeku. Yovan bereaksi lebih dulu dan langsung mendorong Rachel.

Rachel terkejut. Karena didorong oleh Yovan, tubuhnya sempat terhuyung.

"Ka... kalian?" Kiana berpura-pura tidak tahu apa-apa.

"Aku… aku datang menjemputmu. Aku bertemu Rachel di depan pintu. Dia sedang menangis, jadi aku…"

"Kamu memeluknya dan menghiburnya?"

Yovan bergegas ke sisi Kiana sambil berbisik, "Dia menghambur ke pelukanku. Aku baru saja mau mendorongnya, tapi kamu sudah datang."

"Benarkah?"

"Apa kamu nggak percaya padaku?"

Kiana terdiam sejenak. "Tentu saja aku percaya padamu dan juga percaya pada Rachel."

Sembari berbicara, dia berjalan mendekati Rachel dan meraih tangannya serta menggenggamnya.

"Hatiku juga nggak enak pas menamparmu tadi, tapi aku ingin kamu sadar. Jangan sampai menghancurkan rumah tangga orang lain dan menjadi seorang simpanan. Apa kamu mengerti niat baikku?"

Wajah Rachel masih terasa sakit, tetapi dia hanya bisa berkata dengan gugup, "A… aku sungguh nggak tahu dia sudah menikah. Kalau aku tahu, aku pasti nggak melakukan hal itu dengannya."

"Hais. Aku barusan cuma emosi sesaat. Mana mungkin aku nggak tahu kamu itu orang seperti apa? Kamu orangnya menjaga diri, jujur, dan baik. Mana mungkin kamu melakukan hal yang nggak tahu malu seperti itu? Salahkan saja Ken, si berengsek itu. Dia sudah punya istri, tapi masih saja berhubungan dengan perempuan lain. Sungguh menjijikkan."

Kiana secara tidak langsung telah memaki mereka berdua hanya dengan beberapa patah kata. Raut wajah Rachel tampak jelek. Raut wajah Yovan sendiri lebih jelek lagi.

"Kamu berencana melahirkan anak itu?"

"Uh?"

"Aku tanya kamu mau melahirkan anak itu ya?"

Rachel melirik Yovan, lalu menjawab, "Tentu saja, aku akan melahirkan anak ini."

Kiana memeluk Rachel. Wajahnya tampak sedih. "Sebagai sahabatmu, tentu saja aku mendukung semua keputusanmu. Karena kamu ingin melahirkan anak itu, lahirkan saja. Mau itu pemeriksaan kehamilan, masa nifas, ataupun menjaga anak, aku pasti akan membantumu."

"Te… terima kasih."

"Begini saja. Biarlah aku jadi ibu angkat anakmu."

"Hah?"

"Kalau begitu, suamiku akan jadi ayah angkat anakmu. Menarik sekali."

Kiana kegirangan sendiri. Sebaliknya, Yovan dan Rachel tidak bisa tersenyum sama sekali.

Kiana dengan antusias mendorong Rachel ke dalam mobil. Dia bilang mau mengantar Rachel pulang dulu. Setelah itu, Kiana pun duduk di kursi depan.

Yovan menyetir. Awalnya, dia merasa sedikit tidak nyaman. Namun tak lama kemudian, dia sudah terbiasa. Lagi pula, mereka bertiga pernah bepergian bersama sebelumnya. Dia sudah lama melupakan rasa bersalah ataupun penyesalan.

Rachel sendiri lebih cepat beradaptasi. Dia bahkan cemburu pada Kiana yang duduk di kursi depan.

Dia baru Nyonya Sumargo yang sesungguhnya. Tempat duduk itu seharusnya miliknya.

Kiana hanya berpura-pura tidak tahu dan bersenda gurau bersama mereka di sepanjang jalan.

Tepat di saat mobil berhenti dan menunggu lampu hijau, Kiana menunduk untuk mengambil sesuatu dari bawah. Wajahnya seketika menjadi gelap.

"Yovan, kamu membiarkan wanita lain duduk di kursi ini? Apa kamu punya simpanan di luar?"

Kiana mengangkat lipstik di tangannya dan berteriak pada Yovan dengan marah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri yang menjadi Gundik
9.1
Niat bahagia mendaftarkan calon bayinya ke asuransi kantor suami berujung petaka bagi seorang wanita. Di sana, ia menemukan dokumen yang mencantumkan Vivi Wisnutama sebagai istri sah suaminya, lengkap dengan dua anak berusia tujuh tahun. Kenyataan pahit terungkap bahwa pria yang ia cintai selama lima tahun ini telah berkeluarga dengan seorang pewaris bisnis hotel. Kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya hanyalah gundik dan anak di kandungannya terancam menjadi anak haram tanpa pengakuan.
Sampul Novel Perih Dicintai yang Tak Direstui
8.1
Lima tahun berpacaran membuat Luna yakin Arman adalah jodohnya. Namun demi menjaga kehormatan sang ayah yang sakit, ia terpaksa menikahi Reza, tunangan sepupunya. Di tengah pengorbanan itu, ia mendapati kenyataan pahit bahwa Arman berselingkuh dengan Nadia hingga memiliki anak. Kini, Luna harus menjalani pernikahan tanpa cinta bersama Reza yang tidak bekerja, sambil terus meratapi hancurnya impian masa lalu.
Sampul Novel Scent of Love
9.3
Kebahagiaan Shane Johnson sirna setelah Gerald Davis, kekasih yang melamarnya setelah setahun berpacaran, tega berkhianat. Gerald berselingkuh dengan sahabat dekat Shane, Hyena Anderson. Saat Shane terpuruk akibat pengkhianatan sang tunangan, takdir mempertemukannya kembali dengan pria dari masa lalu yang pernah sangat ia cintai. Pertemuan tak terduga ini pun memicu tanya, mampukah rasa cinta yang dulu pernah ada di antara mereka kini bersemi kembali?
Sampul Novel The Trued of Love
9.1
Kehidupan keras sebagai yatim piatu membentuk Aubrey Calandre menjadi wanita tomboy yang sangat tertutup. Ia mengira takdirnya akan selalu sepi, hingga Dominique Hameed hadir di hidupnya. Karakter Dominique yang kaku sangat mirip dengan dirinya. Berbagai kejadian tak terduga terus mendekatkan mereka, perlahan meruntuhkan dinding pertahanan Aubrey. Akankah pria sedingin es ini mampu menyembuhkan luka masa lalu Aubrey dan menghadirkan kehangatan cinta sejati?
Sampul Novel TULANG RUSUK
8.5
Kisah tentang lima pria mapan yang berjuang dalam misi menemukan pasangan hidup sejati mereka. Di balik kesuksesan finansial yang telah diraih, perjalanan mencari sang tulang rusuk impian justru dipenuhi dengan berbagai dilema emosional. Apakah perjuangan cinta mereka akan berakhir dengan kebahagiaan yang indah, ataukah justru berbagai rintangan tak terduga siap menguji keteguhan hati mereka dalam menemukan belahan jiwa?
Sampul Novel Wanita Tak Ternilai
9.5
Zhafira menjalani pernikahan bagai neraka bersama suami kejam yang tiada henti menghina harga dirinya. Walau batinnya tersiksa oleh ucapan kasar sang suami, ia memilih bertahan demi melunasi biaya medis ibunya yang kritis. Sejak kecil akrab dengan kepedihan, kini ia justru terperangkap menjadi tawanan pria tak berhati. Sanggupkah Zhafira menemukan secercah harapan dalam hidupnya, ataukah ia ditakdirkan terus meratap di tengah penderitaan yang tiada akhir?