APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dua Istri CEO: Istri Simpanan Suamiku

Dua Istri CEO: Istri Simpanan Suamiku

Demi mengamankan warisan, Adam menikahi Maya yang naif, walau hatinya milik Sabrina. Hubungan gelapnya tertutup rapat berkat kelicikannya. Namun, rahasia itu perlahan tercium. Saat kebenaran terungkap, Adam harus memilih: mempertahankan kekayaan atau cinta sejatinya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tak ada pria securang Adam. Dia berbulan madu bersama dua istri secara rahasia. Dia memang sudah merencanakan hal ini dengan cukup baik sebelumnya.

Adam akan menghabiskan waktu selama sepekan di hotel agar dia bisa membagi waktu untuk Maya dan Sabrina secara bersamaan tanpa harus ketahuan Maya maupun keluarganya. Sementara itu, dia menyiapkan rencana ke depan yang lebih mulus agar semua tujuannya tercapai. Harta dan cinta.

Adam tahu, wanita tak bersalah yang akan dia korbankan adalah Maya. Namun, dia berencana akan memberikan alimoni yang sangat besar untuk Maya agar dia bisa hidup dengan nyaman dan bisa mencari suami baru yang dia sukai.

Adam yakin Maya akan setuju karena alasan wanita yang terlihat polos itu mau dijodohkan dengannya juga pasti karena uang. Apalagi memangnya? Bukankah seharusnya setiap orang akan memilih jalannya sendiri? Bukan perjodohan seperti zaman Siti Nurbaya. Kecuali ada faktor pendukung lain, misalnya uang, dan itulah yang ada di kepala Adam saat ini.

Malam ini adalah malam keempat untuk ketiga pengantin baru tersebut tinggal di hotel yang sama, walaupun berbeda kamar. Seperti hari-hari sebelumnya, setelah Adam menghabiskan waktu bersama Maya, dia akan mengunjungi Sabrina segera.

Hanya saja, di siang hari, waktu Adam hanya bisa dihabiskan untuk Maya. Saat Adam dan Maya makan romantis di restoran, Sabrina hanya bisa makan sendiri di kamar bila dia tak ingin berpapasan dan melihat secara langsung kemesraan suami rahasianya dengan wanita lain.

Bila Adam dan Maya menghabiskan waktu siang untuk berenang dan jalan-jalan di pantai, Sabrina harus berjuang keras agar tidak cemburu tatkala mereka berada di tempat yang sama pada saat yang bersamaan. Hal ini tentu saja sangat menyiksa batin Sabrina.

Tak jarang Sabrina menangis meratapi nasibnya. Mengapa dia harus menjalani kehidupan yang konyol semacam ini? Walaupun uang dan fasilitas yang dia dapatkan tak berbeda dari Maya, tetapi dia merasa tak cukup. Walaupun cinta dan hati Adam hanya untuknya, tapi Sabrina menginginkan pengakuan publik.

Sabrina membanting pintu kamar keras-keras. Dia merebahkan diri ke kasur sambil menangis. Apakah sebaiknya dia menyerah saja? Mengapa begitu berat rasanya untuk bertahan?

Karena tak tahan dengan kesunyian kamar, Sabrina pergi ke luar untuk jalan-jalan. Saat sudah gelap seperti ini, bisa dipastikan kalau Adam dan Maya sudah masuk ke dalam kamar. Tak mungkin mereka akan berpapasan lagi.

Sabrina pikir, tidak melihat Adam dan Maya bermesraan akan membuatnya baik-baik saja. Namun, ternyata tak seperti itu. Pikirannya dipenuhi oleh bayangan-bayangan bahwa Adam sedang memadu kasih dengan Maya. Tangan yang sama dengan tangan yang menyentuhnya pasti juga menyentuh Maya. Semua yang ada pada diri Adam tak hanya miliknya, tetapi juga milik Maya.

Sungguh berat berbagi suami. Bila bukan karena cinta, tak mungkin Sabrina akan bertahan.

Sabrina akhirnya memutuskan untuk berenang agar dia lupa dengan segalanya. Saat dia berjalan di tepi kolam renang hotel, tiba-tiba dia menabrak badan seseorang yang cukup keras.

Bruk!!

Sabrina jatuh di atas tubuh seorang pria jangkung berbadan kekar. Lebih tinggi dan lebih atletis daripada Adam. Matanya yang berwarna hijau menatap dengan tajam. Rambut pirangnya mengingatkan Sabrina bahwa dia mengenal pria itu.

"Leo?"

"Bree?"

Saat Sabrina menyadari betapa tak pantas pose mereka saat ini, dia segera berdiri dan mengenakan handuknya dengan lebih rapat. Malu-malu, dia menunduk dan meminta maaf pada makhluk tampan di hadapannya.

"Maaf ... aku seharusnya berhati-hati," ucap Sabrina. Dia tidak menatap wajah Leo karena pertemuan terakhir mereka yang buruk.

"Tak apa! Kamu tidak berat, Bree!" jawab Leo santai. "Bagaimana kabar kamu?"

Sabrina menjawab pertanyaan Leo dengan formal. Mereka kemudian mengobrol di bangku panjang di tepi kolam.

Leo adalah mantan kekasih Sabrina saat dia berusaha lari dari Adam. Namun, mereka berpisah karena Sabrina tidak bisa melupakan Adam. Kenangan bersama Leo tak bisa dia ingat dengan perasaan wajar. Dia sangat malu.

Bagaimana tidak? Sabrina tak sengaja menyerukan nama Adam saat Leo menyentuhnya. Segera setelah itu, mereka berdua memilih untuk tidak meneruskan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Sabrina pun memutuskan untuk kembali pada Adam walaupun dia harus menjadi kekasih simpanan bagi Adam.

"Kamu masih bersama ... Mmmm ... siapa? Adam?" tanya Leo berbasa basi.

Sabrina hanya mengangguk pelan. Namun, suasana hatinya yang sedang tak baik saat ini membuat wajah cantiknya terlalu jujur. Sedih dan muram.

"Bree, kamu baik-baik saja?" tanya Leo prihatin.

"Bagaimana kalau kita party? Melupakan kesedihan?" Leo berusaha menawarkan perhatian seorang sahabat kepada Sabrina. "Tenang, aku yang traktir!"

Sabrina tertawa melihat gaya bicara Leo yang sok. "Kamu sekarang sudah banyak uang?" tanya Sabrina dengan nada bercanda pula.

"Lumayan! Aku bekerja sebagai seorang pengawal sekarang. Bayarannya cukup tinggi," jawab Leo dengan senyum manis yang membuat wajah maskulinnya terlihat kekanak-kanakan.

"Okay! Aku akan senang menerima uang hasil kerja keras kamu dengan senang hati," jawab Sabrina pada akhirnya.

Kemudian, Sabrina mengikuti Leo ke rooftop bar dan bersenang-senang di sana. Dia melihat jam tangan di pergelangan kiri yang menunjukkan pukul 23:00. Satu jam lagi, Adam akan ke kamarnya. Masih ada waktu cukup untuk kembali ke kamar dan membersihkan diri. Dia tak ingin Adam mencium bau rokok dari tubuhnya.

Dia pun berpamitan ke Leo. Pria itu menawarkan diri untuk mengantarkan Sabrina ke kamarnya. Sabrina marasa tak enak untuk menolak kebaikan Leo. Keduanya pun berjalan ke kamar sambil mengobrol santai.

Saat akan berpisah, Leo yang masih berada di bawah pengaruh alkohol, tiba-tiba menarik tubuh Sabrina dan mengklaim bibir ranumnya tanpa permisi. Sabrina berusaha menolak, tetapi tak bisa. Kemudian lama kelamaan, dia justru larut dalam kepiawaian Leo yang Sabrina akui sangat hebat.

Leo pun memisahkan diri setelah merasa cukup puas. "Aku ada di kamar 703. Ini nomor ponselku. Datanglah bila kamu mau. Teleponlah bila kamu membutuhkan aku. Aku akan selalu ada untuk kamu, Bree!"

Sabrina tertegun menatap Leo. Dia tak menyangka kejadiannya akan berkembang sejauh ini. "Apa maksudmu?"

"Bercanda! Hahaha," jawab Leo yang kini tertawa terpingkal-pingkal. "Aku sedang liburan. Jadi, aku akan bisa menemanimu selama liburan saja. Pekan depan aku akan bekerja dengan klien baru. Jadi, aku tak bisa menemanimu lagi."

Sabrina ikut tertawa. "Dasar! Kamu bikin aku kaget saja!"

Leo pun segera kembali ke kamarnya lewat tangga. Sedangkan Sabrina yang perasaannya masih kacau dan berdebar kencang karena ciuman Leo, segera masuk ke kamar. Sebaiknya, dia segera membersihkan diri. Tak mungkin dia menyambut Adam dengan aroma tubuh pria lain menempel di tubuhnya.

Sabrina menampar-nampar mukanya. Malam ini yang dia lakukan adalah kesalahan. Mana mungkin dia berciuman dengan pria lain? Sementara kini dirinya sudah bersuami? Bukankah ini berarti pengkhianatan kepada Adam?

Saat Sabrina hendak masuk ke kamar mandi, tiba-tiba bel kamarnya berbunyi. Hati Sabrina mencelos. Adam datang lebih awal dari biasanya. Dia harus membuka pintu segera bila tak ingin dicurigai.

Begitu pintu terbuka, tampaklah wajah masam Adam yang kini bersedekap dan menatapnya dengan tajam. "Dari mana saja kamu?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Teman Tapi Sekamar?
8.4
Demi memenuhi syarat dari sang ayah, Amanda yang manja dan kaya raya justru terdampar di pulau asing. Sosialita sombong ini harus berbagi atap dengan Senja, pria dingin yang baru dikenalnya. Mereka terpaksa tinggal bersama untuk sebuah misi acara televisi dengan motif masing-masing. Sikap egois Amanda kerap merepotkan Senja, sementara sikap ketus pria itu terus menguji kesabaran Amanda. Mampukah dua kepribadian yang bertolak belakang ini bertahan hidup di sana?
Sampul Novel Dalam Pelukan Sang Miliarder
9.7
Demi menyelamatkan panti jompo tempat tinggalnya dari rencana penggusuran, Raissa nekat menemui Arkhan Alvaro, seorang miliarder dingin dan kejam. Namun, Arkhan justru mengajukan syarat tak terduga: panti tersebut akan aman jika Raissa bersedia menjadi miliknya sepenuhnya. Kini, Raissa terjebak dalam dilema besar antara kehormatan diri dan pengorbanan. Hubungan yang diawali dengan paksaan ini pun mulai memicu badai emosi yang mendalam di antara keduanya.
Sampul Novel Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
9.7
Terbangun di tubuh asing usai kecelakaan maut, Aurora Ellis kini menjadi istri kontrak Damian Aldridge, pewaris takhta bisnis yang penuh tipu daya. Mantan wanita karier sukses ini dipaksa menjadi istri kedua demi memberikan keturunan. Di tengah konspirasi elite yang kejam dan berdarah, Aurora yang berambisi kuat enggan menyerah pada nasib. Mampukah ia bertahan dalam pernikahan semu ini ketika benih cinta perlahan tumbuh di balik luka dan intrik?
Sampul Novel Obsesi Sang Pewaris
8.3
Ambar Tri Handayani hanya ingin fokus kuliah dan bekerja setelah kelulusannya. Namun, ancaman bahaya memaksanya menikah dengan Diraja Sakala Sudibyo, pengusaha ambisius dari Sudibyo Corporation. Di sisi lain, Diraja terpaksa menerima perjodohan ini karena ancaman ayahnya demi mengamankan posisi di perusahaan. Meski awalnya pernikahan kontrak ini berjalan dingin demi kepentingan masing-masing, takdir perlahan mulai mengacaukan rencana hidup yang telah mereka susun.
Sampul Novel Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO
9.0
Demi meraih impian, Keyla justru harus bekerja sebagai sekretaris Dion Prakasa. Pria itu adalah CEO dingin yang dulu pernah ia tolak karena berpenampilan cupu. Setelah lima tahun berlalu, Dion telah berubah menjadi pewaris sukses yang membenci wanita akibat patah hati di masa lalu. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali, menyalakan lagi obsesi sekaligus dendam lama. Walau banyak wanita memujanya, fokus Dion hanya tertuju untuk menguji Keyla, cinta pertamanya yang kini terjebak dalam arogansinya.
Sampul Novel Pernikahan Luka
8.8
Kehidupan indah Dewi Sekar Sari bersama suaminya, pengusaha sukses Aji Pangestu, hancur karena kehadiran Putri Nagita. Namun setelah Aji menikahi selingkuhannya itu, ia justru dikhianati oleh Putri yang berselingkuh dengan sahabatnya, Bagaskara. Di tengah kepedihan yang melanda, Dewi dipertemukan kembali dengan sosok dari masa lalunya, Andika. Pertemuan tersebut perlahan menumbuhkan kembali benih-benih cinta lama di antara mereka berdua di atas luka yang belum sepenuhnya kering.