APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME

DON'T PLAY GAMES WITH ME

Kehidupan Adiba dan Syden di Rusia setelah pernikahan mereka di Pakistan berubah mencekam. Adiba bersama ibu mertuanya terus dihantui teror mistis di kediaman baru, meski Syden tetap tak percaya. Puncak kemalangan tiba saat Adiba kehilangan janinnya akibat keguguran. Dipenuhi murka, wanita Pakistan ini bersumpah atas nama Allah untuk menuntut balas atas kematian anaknya. Siapa sebenarnya sosok kejam yang tega menghancurkan hidup Adiba?
Bab
Bagikan

Bab 3

⛄bab.3

Si kembar dengan santun menjawab..

" kami nanti kuliah di Pakistan di bayari ukthy Adiba. kami sudah banyak terima kasih ".

Syden menoleh ke arahku..

" kamu biayai kuliah si kembar, Adiba sayangku ?".

Aku mengangguk. Kami semua terkejut ... syden menghampiri si kembar.

"Lancang sekali Adiba istriku membiayai kuliah kalian berdua. Aku melarang Adiba istriku membiayai kuliah kalian berdua tapi aku yang harus membiayai hidup dan kuliah kalian berdua. Kalian harus kuliah di universitas terbaik nomer satu di Pakistan".

Syden memeluk si kembar yang berdiri di sampingnya..

"kalian berdua harus menjadi orang -orang sukses".

"terima kasih, Afwan Syden ".

"ya, sama-sama".

Aku akui Syden suamiku ini bukan laki pelit.. jiwa sosialnya tinggi meskipun Syden gak gampang percaya orang lain. Ummu membuyarkan lamunanku..

"Adiba anakku, ini sudah malam..kasihan ibu mertuamu sudah mengantuk. Ayo kita antar beliau ke kamar tidurnya ".

"iya ummu ".

Ummu mendorong kursi roda ibunya Syden ke kamar, aku berlari membuka pintu kamar. Ummu menoleh pada Syden...

"nak Syden, ibumu mau tidur.Ajaklah beliau wudhu sebelum tidur dan Al Fatihah, nak ".

Bergegas Syden ikut masuk kamar tidur ibunya sambil menjawab..

"iya, Ummu".

Ummu tersenyum memandang aku dan Syden.

"kalian berdua sudah resmi menjadi suami istri. jangan lupa... harus sholat tahajud berdua. Adiba anakku , jangan lupa... harus cium tangan suamimu tiap selesai sholat ya, nak. "

Aku dan Syden bersamaan menjawab..

"iya, Ummu".

Syden mengangkat ibunya dari kursi roda dan menaruh di tempat tidur. Aku masuk ke kamar tidurku melalui pintu penghubung. Setelah membersihkan badanku, aku hendak tidur. Kudengar suara langkah Syden masuk kamar mandi , keluar dari kamar mandi langsung merebahkan tubuhnya di sebelahku..

"jangan bandel.. pura-pura tidur, Adiba. Aku tahu kamu ketawa di dalam selimut".

Kukeluarkan kepalaku dari bawah selimut...

"Masya ALLOH.. pintarnya Syden suamiku bisa tahu Adiba ketawa di bawah selimut yaa.. ".

Syden memeluk pinggangku, berbisik.

"Aku sudah hafal kebiasaanmu..dasar bandel".

Cepat sekali tangan Syden membuka baju tidurku. Syden mendesis di telingaku .

"Sstt... Adiba berhentilah tertawa, kamu mau ibu terbangun ?".

"Adiba gak kuat geli kalau di ciumin Syden ".

Syden ikut tertawa pelan.

"kalo gitu aku nyalakan lampu kamar yaa. . Adiba sayang ".

"jangaannn...Adiba malu, syden ".

Syden tersenyum.. menindih tubuhku.

"Sstt.. Adiba, kita bikin bayi yaa..

----

Suara teriakan anak-anak Aisyah terdengar sampai kamar mandi. Aku yang sedang memandikan ibunya Syden sampai gak bisa menahan ketawaku.

" ibu .. ibu dengar suara teriakan anak-anak Aisyah... abu dan ummu sampai pernah berkata pada anak-anaknya Aisyah ... kalian jago berteriak seperti halilintar tapi kalau mengaji.. suara semut kalah".

Ibu dan aku tertawa terbahak -bahak di kamar mandi. Ibu melihatku..

"Terus ? apa Aisyah di tegur juga ?".

Sambil mengguyur badan ibu, aku menjawab.

"Berkali-kali Aisyah di tegur abu dan ummu untuk mengajari anak-anaknya untuk gak teriak-teriak , hasilnya Alhamdulillah..".

"Alhamdulillah... Aisyah mengajari anak-anaknya untuk tidak teriak-teriak ya, Adiba ?".

" Alhamdulillah... semua nasehat masuk dari telinga kanan , keluar ke telinga kiri, bu. Mana buktinya Aisyah mengajari anak-anaknya diam, itu teriakannya terdengar sampai sini, Bu".

Aku dan ibu tertawa terbahak, syden ikut tertawa . aku dan ibu menoleh .. ternyata Syden berdiri bersandar di pintu kamar mandi .

"Masya ALLOH... suaminya Adiba yang tampan itu berdiri bersandar di pintu kamar mandi. Dia siap menggendong ibu ke kamar ".

Wajah Syden berseri-seri..

"Bu, Adiba sudah berani merayuku di depan ibu.".

Ibu tertawa , aku mengeringkan badan ibu dengan handuk dan menutup dengan handuk.

" Syden, ibu sudah selesai mandi, tolong pindahkan ibu ke kamar.".

Syden masuk kamar mandi, mengangkat ibunya dari kursi kamar mandi dan membawa ke dalam kamar. Aku meletakkan handuk kering lagi di permukaan tempat tidur.

"Syden, tolong dudukkan ibu agak ke tepi tempat tidur ".

"ya, Adiba ".

Aku mengolesi badan ibu dengan Lotion, menaburi dengan bedak bayi. Terdengar pintu kamar di ketuk..

"Adibaa.. ini eama Hanifah mau masuk kamar ".

"iya silahkan masuk.. pintu gak di kunci".

Syden membuka pintu kamar, eama hanifah masuk sambil membawa bungkusan dan secangkir kopi hitam kurma.

" ini kopi hitam kurma untukmu dan bingkisan baju untuk ibumu, nak Syden.".

Syden memeluk bahu eama Hanifah...

" Alhamdulillah, terima kasih, eama Hanifah ".

Aku mengedipkan mata pada ibu mertuaku.

"ibu, eama Hanifah itu bibinya Adiba yang merawat Adiba dari kecil tapi sekarang eama Hanifah sayang syden, gak sayang Adiba lagi'.

Eama Hanifah mendekatiku..

"lihat .. ini ada coklat kurma keju untukmu dan ibu mertuamu, Adiba ".

Syden mendekatiku..

"Adiba, aku minta coklat kurma keju".

Aku memberinya sebutir..

" cukup sebutir biar syden gak sakit gigi".

Syden mencubit pipiku. Ibu membuka bungkusan dari eama Hanifah..

" Ibu mau pakai baju baru dari eama Hanifah, Adiba".

"iya, bu".

Aku memakaikan baju baru pada ibu.

"Masya ALLOH... ibu jadi perempuan Pakistan.. cantiknya. ayooooo syden.. cepat angkat ibu ke depan cermin itu".

Syden langsung mengangkat ibunya ke depan cermin. Ibunya langsung tersenyum lebar. Eama Hanifah mengikat selendang yang terjuntai ke lantai..

" ini baju khas Lahore. sederhana tapi nyaman di badan..warna pastel membuat ibunya Syden makin cantik saja. . Masya ALLOH. Ayooo kita keluar kamar, biar semua melihat betapa cantiknya ibunya Syden.".

Aku dan ibu tertawa terbahak -bahak melihat eama Hanifah menarik lengan syden.

"Ayooooo syden , agak cepat sedikit ".

Aku membuka pintu kamar sambil berkata...

"Eama Hanifah, bisa terpelanting syden kena tarikan eama Hanifah ".

Eama Hanifah melihatku...

"Adiba cantik, jangan kau lupakan kalau eama Hanifah ini pernah menang lomba tarik tambang dan kuat mendorong mobil mogok".

Aku, Syden dan ibunya tertawa keras terbahak-bahak. Eama Hanifah berteriak..

" Hai lihatlah Syden suaminya Adiba menggendong perempuan Pakistan cantik di hadapanku dan Adiba".

langsung semua diam , menoleh ke belakang... terkejut melihat syden berjalan menggendong ibunya yang memakai baju khas Lahore. Semua terbelalak.Aisyah adikku berteriak..

" Masya ALLOH... luar biasa cantik sekali ibunya Afwan Syden... benar-benar seperti perempuan Pakistan ".

Morgan dan Rowena datang, masuk rumah sambil berteriak...

"Assalam mualaykum, kami datang...".

Morgan melihat syden menggendong ibunya, langsung Morgan berkata...

" Aisyah... ini sarapan buat kita semua. Aku mau menggendong perempuan Pakistan cantik ini".

Aisyah menerima bungkusan makanan dari Morgan , menyajikan di atas meja. Morgan mulai kumat usil, menggendong ibunya Syden dan berteriak lagi ..

" rowenaaaaa... pagi ini aku menggendong perempuan Pakistan cantik.. lihatlah".

Rowena berlari kecil , langsung berhenti .. memandang ibunya Syden..

"yaa ALLOH... cantiknya".

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel Gadis Ternoda
8.1
Diana dikhianati sahabatnya sendiri hingga terjebak dalam malam kelam bersama pria asing. Peristiwa itu menyisakan kehamilan tak terduga. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali dipertemukan dengan ayah kandung anaknya. Keadaan kian pelik saat Diana mengetahui bahwa pria tersebut kini menjalin kasih dengan sepupunya. Kini, Diana dihadapkan pada pilihan sulit: membongkar rahasia darah daging mereka atau tetap diam demi keutuhan keluarganya.
Sampul Novel Jatuh Dalam Pesonamu (Enigma: Teka-teki)
8.9
Demi menyembunyikan rahasia besar keluarga, Numa dan Afkar terjebak dalam perjodohan penuh teka-teki. Tanpa kesepakatan tertulis, keduanya dipaksa bekerja sama menghadapi hubungan yang rumit dan ambigu. Afkar menegaskan bahwa aliansi nyata ini sangat penting demi melindungi ketenangan hidup mereka dari gangguan luar. Di tengah sikap Numa yang mendambakan perhatian, mereka harus memecahkan misteri mendalam yang mengikat takdir mereka dalam romansa modern yang penuh ketegangan ini.
Sampul Novel Predestinasi Cinta
8.7
Setahun berpacaran dengan Tama, Nayyara Maheswari harus menghadapi benturan adat dan restu. Tuntutan biaya tinggi untuk meminang sang kekasih membuatnya berkecil hati. Namun, sebuah konspirasi jahat tiba-tiba menjebaknya. Akibat makanan yang dicampur obat perangsang, ia terpaksa melewati malam bersama Khalingga, bos sekaligus putra pemilik perusahaan tempatnya bekerja. Kejadian tak terduga ini pun seketika mengubah garis hidup mereka berdua selamanya.
Sampul Novel Pria yang Menguntitku
8.8
Di balik mata boneka di atas ranjangnya, ada seorang pria yang diam-diam mengintai. Sang penguntit kerap menyusup ke rumah, berbaring di kasurnya, hingga meninggalkan jejak di pakaiannya. Saat rahasia ini terungkap, pria itu mengira sang wanita gemetar ketakutan di sudut ruangan. Namun, ia tidak menyadari bahwa semua ini adalah jebakan. Wanita itu justru sengaja memancingnya dan telah lama menanti kehadirannya dalam permainan obsesi yang gelap ini.
Sampul Novel Reinkarnasi ke Zaman Ajaib
8.7
Setelah tewas dibakar oleh adiknya yang cemburu, sang protagonis terbangun kembali di hari pernikahan antara manusia dan binatang. Di kehidupan lalu, ia melahirkan pewaris aliansi dari Klan Serigala, sementara adiknya menderita bersama Klan Rubah. Kini, sang adik yang juga bereinkarnasi langsung merebut Jati Jatmiko, putra sulung Klan Serigala yang kejam. Tanpa disadari adiknya, keputusan itu justru menjadi awal dari petaka baru, sementara sang protagonis siap mengambil jalan berbeda dalam takdir teranyar ini.