APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditalak Lewat Surat

Ditalak Lewat Surat

Rumah tanggaku hancur seketika setelah Mas Ibram lenyap secara misterius. Ia pergi tanpa jejak dan hanya meninggalkan sepucuk surat talak sepihak. Meski dirundung duka mendalam karena diceraikan tanpa alasan yang jelas, aku menolak untuk pasrah begitu saja. Aku bertekad bulat melacak keberadaan suamiku ke mana pun ia pergi. Aku harus menemukan dirinya demi menuntut penjelasan jujur atas keputusan kejam yang telah menghancurkan pernikahan kami ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Melihat gambar tersebut, terlalu cepat jika aku menyimpulkan kalau Mas Ibram berselingkuh. Tak ada tanda-tanda mereka seperti sebuah pasangan. Gesture yang ditampakkan di foto masih dalam batas wajar.

Mengenai wanita itu, biarlah nanti aku cari tahu. Yang jadi fokusku saat ini adalah tempat foto itu diambil. Bandara. Sayangnya aku tak tahu itu bandara terletak di mana, tak ada petunjuk spesifik tentang bandara tersebut di foto.

Aku putuskan akan menunjukkan foto ini pada Ayah esok pagi. Kusimpan ponsel di nakas dan bersiap untuk memejamkan mata. Namun, baru juga akan menarik selimut ponselku kembali berbunyi. Tak hanya sekali, berkali-kali penanda pesan masuk itu terdengar. Membuatku urung memejamkan mata.

Kuraih kembali ponsel yang sudah berada di atas nakas. Membuka aplikasi yang tadi kututup. Lima pesan dari nomer yang sama. Lima buah foto. Masih dengan perempuan yang sama. Namun, tempatnya saja yang berbeda. Terlihat dari tanggal yang tertera di foto, mereka intens bertemu. Restoran, taman, entah di mana lagi. Kebanyakan foto mereka seperti sedang berbicara. Tak ada pose yang dapat meyakinkanku bahwa mereka pasangan kekasih. Seperti pegang tangan atau yang lainnya.

Kantukku langsung hilang saat melihat foto keenam yang baru saja dikirim oleh nomor itu.

Dalam foto tersebut, tampak Mas Ibram dengan perempuan itu sedang berpelukan. Fix ini foto yang aku tunggu. Meski perih saat melihatnya berpelukan mesra dengan wanita lain. Namun, foto ini yang membuatku bisa memutuskan langkah apa yang akan selanjutnya aku lakukan.

Melihat tanda nomor yang mengirimkan pesan padaku masih online. Segera aku melakukan panggilan suara. Sengaja aku melakukan ini, agar ia tak merasa privasinya terganggu.

Beberapa saat aku tunggu panggilanku diangkat. Namun tak juga terdengar jawaban dari seberang.

Berkali-kali aku menelpon. Namun, sampai terakhir aku mencoba menelepon ponsel sudah di non-aktifkan.

"Huft!" Aku mengembuskan napas kesal.

***

"Lho, ini, kan dokter Disa, Bu." Mantan sekretaris Mas Ibram memberitahuku.

Saat ini aku sedang di kantor Mas Ibram. Hanya tempat ini di mana aku bisa bertanya tentang Mas Ibram.

"Mbak kenal?" tanyaku pada gadis bernama Dini itu.

"Dokter Disa memang beberapa kali ke sini menemui Bapak. Kata Bapak mereka teman semasa kuliah," ucap Dini.

"Teman?"

Dini mengangguk.

Mereka teman, dan aku tak tahu. Dokter Disa tak pernah dikenalkan padaku seperti teman-teman kuliahnya yang lain.

"Dokter Disa kalau tidak salah praktek di Rumah Sakit Bhakti Husada, Bu."

Aku mengangguk, Rumah Sakit Bhakti Husada merupakan rumah sakit swasta yang terkenal di kota kami. Nanti aku akan ke sana mencari informasi.

"Sering ke sini?" tanyaku lagi.

"Hanya beberapa kali, Bu," ucap Dini.

"Mbak Dini tahu apa lagi? Saya sangat butuh informasi. Saya buntu mencari Bapak," ucapku memelas.

Gadis itu menggeleng pelan. Namun, beberapa saat kemudian ia seperti gelisah ingin mengatakan sesuatu.

"Hmm ... Bu. Maaf, tapi saya pernah memesankan tiket pesawat untuk Bapak dan Dokter Disa dengan tujuan Tokyo," ucapnya pelan namun membuat dadaku ingin meledak saking kagetnya.

"Tokyo?"

Dini mengangguk.

"Ada keperluan apa?"

"Kalau itu saya kurang tahu, Bu."

"Kapan?"

"Terakhir kali beberapa pekan yang lalu saat Bapak masih aktif kerja di sini," jelasnya.

"Terakhir kali? Apa sebelumnya mereka pernah pergi juga?" cecarku. Tanpa sadar suaraku mulai meninggi.

Ragu Dini mengangguk. Wajahnya seperti tak enak padaku.

"Maaf, Mbak Dini. Saya terbawa emosi, jujur saya baru tahu hal ini sekarang. Sebelumnya Bapak tak pernah cerita akan hal ini."

"Gak masalah, Bu," ucapnya tulus.

Mas Ibram dan Dokter Disa tak hanya sekali ke Tokyo. Apa mungkin ijin ke luar kota yang tiap bulan Mas Ibram lakukan adalah alasan saja. Sebenarnya ia pergi bersama dokter itu.

Aku harus mencari tahu. Setelah dari sini aku akan ke Rumah Sakit Bhakti Husada untuk bertemu dengan dokter itu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Mantan Istri Biasa
9.2
Tiga tahun menjadi istri penurut tak membuat Laura dicintai Nikolas Riyadi. Diabaikan demi wanita lain, Laura akhirnya memilih bercerai. Keputusan sang pewaris kaya kembali melajang langsung mengguncang publik. Kini, para CEO tampan saling bersaing memperebutkan hatinya. Saat Nikolas memohon kesempatan kedua di depan umum, akankah Laura luluh atau memilih melangkah pergi meninggalkan masa lalu?
Sampul Novel Candu Dekapan Kakak Ipar
8.5
Menjadi bagian dari keluarga konglomerat justru menjadi siksaan bagi Djiwa. Diperlakukan buruk oleh ibu mertua tanpa pembelaan dari suaminya sendiri, ia merasa terasing di rumah megah tersebut. Namun, kehadiran Radja, kakak ipar tertua yang berwibawa dan dingin, mengubah segalanya. Tatapan intens Radja membangkitkan hasrat terlarang yang berbahaya. Djiwa pun terjebak dalam pusaran dosa manis yang tak bisa ia hindari, menyerah pada sentuhan pria yang seharusnya tidak boleh ia cintai.
Sampul Novel Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
8.5
Nasib tragis menimpa calon ratu iblis, Yun Xiaowen, setelah bertemu Liuu Qiang Wen. Demi ambisi menguasai tujuh dunia, kaisar manusia kejam berjuluk The Cyanide King itu tega membantai orang tua Xiaowen. Pernikahan mereka pun terjadi tanpa cinta, di mana Xiaowen hanya dijadikan pion politik yang dimanfaatkan kelemahannya. Di tengah penderitaan tanpa akhir, Xiaowen meratapi hidupnya yang hancur sekaligus bimbang, apakah masih ada sedikit ketulusan di hati sang kaisar.
Sampul Novel Miss Primadona
9.1
Tisa selalu memanfaatkan kecantikannya demi memikat lelaki berharta demi hidup mewah. Sialnya, daya tarik fisik serta sikap materialistis itu sama sekali tak berguna saat badai masalah bertubi-tubi menghantam hidupnya. Di tengah himpitan kehancuran dan realitas yang menyakitkan, ia kini berada di persimpangan jalan krusial. Apakah cobaan berat ini akan menuntunnya menuju pertobatan, atau justru menyeretnya kian dalam ke jurang kehancuran?
Sampul Novel Obsesi Liar Mantan Bosku
8.3
Dunia Cindy Andriana Halim runtuh ketika sang suami kalah judi dan menjadikannya jaminan utang. Ia kini terjebak dalam cengkeraman Sebastian Arson, mantan atasan yang menuntut tubuhnya demi melunasi semua utang tersebut. Sebastian pulang ke Indonesia dengan ambisi gelap untuk menguasai Cindy sepenuhnya. Di hadapan pilihan melunasi utang besar atau mempertahankan harga dirinya, sanggupkah Cindy lolos dari jeratan pria penuh kuasa itu?
Sampul Novel Sentuhan Ayah Tiri
8.2
Hidup seorang gadis berubah total setelah Hunter Oragle memergokinya mengintip kemesraan sang ibu dengan pria itu. Alih-alih murka, ayah tirinya justru menyodorkan tawaran provokatif untuk mengajarinya secara langsung. Hubungan mereka kini terjebak dalam pusaran gairah terlarang yang penuh bahaya. Situasi kian rumit dan menekan saat rahasia masa lalu mulai terkuak, mengancam batas moral yang ada.