APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DILEMA KARENA CINTA

DILEMA KARENA CINTA

Pasca pertengkaran besar dengan Raka, Adam memutuskan menceraikan Fani Santika. Perpisahan itu mengubah kepribadian Adam menjadi sosok yang dingin dan angkuh. Ketenangannya mulai terusik sejak kehadiran Ririn, gadis desa pencari kerja yang akhirnya menjadi pengasuh putrinya, Sasa. Walau perasaan Ririn sebenarnya tertuju pada Bagas, ia justru menemukan kenyamanan luar biasa saat berada di dekat Adam. Kini, Ririn didera dilema batin untuk menentukan pilihan cinta sejatinya.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Mas Adam, aku mau kita bercerai!" seru Fani dengan santai tanpa beban.

Adam yang tengah memainkan tangan mungil putrinya terkejut, ditatapnya wajah istrinya yang baru pulang dari kemarin. Adam mencium kening Sasa putrinya yang baru berumur satu bulan itu.

"Maksud kamu apa, Yang. Sebaiknya kamu istirahat dulu," ucap Adam lembut memapah istrinya untuk duduk di tepi ranjang.

"Aku serius, Mas. Aku mau pisah!" kata Fani sambil menatap Adam.

"Yang, kalau ada masalah kita bicarakan baik-baik tidak seperti ini. Apa karena aku enggak mentransfer uang kemarin kamu marah terus minta pisah sama aku," ujar Adam dengan mencoba tenang menghadapi wanita yang begitu dicintainya.

Fani menatap pria yang sudah hampir dua tahun itu menjadi suaminya, tapi sayangnya Adam hanya seorang dosen lepas. Sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhannya selama ini, walaupun ia mencintainya. Namun, hampir satu tahun ini Fani sudah selingkuh dari suaminya.

Fani yakin kalau Sasa anak Adam karena selama ia selingkuh dengan Raka, tidak pernah melakukan hubungan intim. Wanita itu sudah berjanji setelah melahirkan akan meminta pisah dari Adam.

"Bukan, tapi aku mau pisah karena aku sudah ada pria lain," ucap Fani santai.

Adam terdiam, ia begitu ingat sudah berapa kali diperingatkan oleh Devan kalau Fani ada main di belakangnya, tetapi karena rasa cinta yang mendominasi ia mengabaikan apa yang di katakan sahabatnya itu.

Wajah yang tadinya terlihat santai dan tenang, sekarang Fani bisa melihat rahang suaminya mengeras dan terdengar suara gemeretak dari giginya menahan marah.

Kedua tangan Adam mengepal untuk tidak sampai hilang kendali dengan apa yang didengarnya langsung dari mulut wanita yang hampir dua tahun ini menjadi istrinya.

"Tinggalkan dia, aku akan menerima mu lagi demi Sasa," kata Adam dengan wajah dingin.

"Keputusanku sudah bulat, Mas. Maaf selama ini belum pernah menjadi istri dan ibu yang baik buat mu dan Sasa," ucapnya sambil menatap Adam, "semoga kamu dapat perempuan yang baik sepertimu."

Fani berjalan menuju ke lemari dan mulai mengambil kopernya, saat wanita itu sudah selesai mengemas pakaiannya dia segera meninggalkan Adam dan putrinya di kamar. Perempuan itu terkejut saat membuka pintu ada Mirna mertuanya.

"Fani Mama mohon, Nak. Jangan tinggalkan Adam dan putrimu, kasihan dia masih kecil masih membutuhkan asi dan kasih sayang seorang Ibunya," kata Mirna sambil menangis.

"Maaf Mam, ini sudah jadi keputusan Fani. Lagian Sasa tidak pernah aku kasih asi, jadi Mama enggak usah khawatir," ucap Fani 

Tiba-tiba Wanita paruh baya itu bersujud di depan Fani, memohon supaya tidak meninggalkan putra dan cucunya, tetapi apa di kata Ibu dari bayi itu melangkah keluar meninggalkan mertuanya yang sedang terduduk di lantai dengan tangis pilunya.

Adam yang baru keluar dari kamar hendak mengejar Fani langkahnya langsung terhenti saat melihat wanita yang sudah melahirkannya terduduk di lantai sambil menangis.

"Mama," kata Adam terkejut

"Adam kamu kejar Fani, Nak. Tolong kamu bujuk dia untuk kembali ke rumah, Dam," ucapnya dengan suara melemah sedetik kemudian Mama Mirna pingsan di dekapan putranya.

Dari tangga Nadia terkejut melihat apa yang terjadi, ia langsung menghampiri Om dan Neneknya sambil berucap, "Ada apa ini?" tanya Nadia

"Nadia mana Rangga?" tanya Adam dengan wajah khawatir.

"Ada apa Om?" Rangga bertanya saat sampai di dekat kamar Adam.

"Angga tolong Nenek pingsan," kata Adam panik.

"Om tenang saja, sayang kamu ambil air putih kasih ke Om Adam biar tenang!" titah Rangga

Tanpa menunggu lama Nadia segera menuju dapur untuk mengambil air buat Adam yang terlihat shock saat melihat neneknya pingsan. Gadis itu segera kembali ke ruang atas, dia menatap pria yang terlihat sedih saat ini.

"Om, sebenarnya apa yang membuat Nenek pingsan?" Nadia bertanya sambil menggendong Sasa yang sedang rewel.

Adam menceritakan semuanya, hal itu membuat Nadia terkejut. Sebenarnya gadis itu sudah tahu kalau Fani main di belakang pria yang kini di sampingnya, tetapi karena melihat Omnya begitu mencintai istrinya akhirnya ia memilih diam dan membiarkan supaya kelak tahu sendiri.

"Sekarang mana Tante Fani, Om?' tanya Nadia yang sudah terlihat kesal.

Adam menarik napas dalam dan menghembuskan secara kasar sambil berucap, "Dia pergi."

Nadia yang akan memberondong pertanyaan kepada Adam ia urungkan karena Rangga calon suaminya keluar dari kamar Omnya.

"Yang," kata Rangga

"Nenek hanya shock saja, tetapi jangan sampai beliau berpikir keras lagi, darah tingginya naik lagi. Yang apa obatnya enggak pernah di minum lagi?" tanya Rangga kepada wanita yang dicintainya itu.

"Maaf," kata Nadia

Adam hanya diam sedari tadi, kemudian ia pamit kepada Nadia serta menitipkan Sasa kepada keponakannya itu.

Adam mengendarai motor sportnya dengan kecepatan tinggi menuju ke arena balap yang sudah lama tak dikunjunginya selama menikah dengan Fani. Perjalanan yang biasa ditempuh satu jam, kini Adam hanya membutuhkan waktu hanya tiga puluh menit saja sudah sampai.

Devan sahabatnya tersenyum tipis , saat melihat Adam muncul dengan wajah yang bisa ia tebak sedang ada masalah berat.

"Ada apa, Fani tidak pulang lagi, hem?' tanya Devan sambil duduk di samping sahabatnya itu.

"Dia tidak akan pernah kembali, Van,"jawab Adam sambil menatap rekan yang lainnya yang mau ikut balapan.

"Maksudnya?" tanya Devan bingung dengan jawaban Adam.

Adam kembali menceritakan kalau Fani setelah dua hari tidak pulang, tiba-tiba minta cerai dengan alasan sudah ada pria lain selain dirinya. Devan yang mendengar itu tersenyum getir, padahal semua sudah Adam berikan kepada mantan istrinya itu. Namun, wanita rubah itu tidak juga bersyukur.

"Jadi kamu menyerah sekarang, Dam?" tanya Devan sambil menatap sahabatnya itu.

"Aku sudah menyuruhnya untuk meninggalkan Raka Nugroho, dan akan memaafkannya demi Sasa. Namun, sia-sia dia lebih memilih pengusaha kaya itu dibanding aku dosen yang tidak tetap," jelas Adam

Devan hanya bisa prihatin dengan nasib rumah tangga Adam saat ini, saat umur anaknya genap satu bulan ibu kandungnya pergi meninggalkan hanya demi pria lain yang lebih kaya dari suaminya.

"Kalau butuh apa-apa jangan sungkan untuk menghubungi," tawar Devan sambil mengusap bahu Adam.

Adam hanya tersenyum tipis, apa begitu menyedihkan dirinya saat ini sampai Devan mengatakan hal itu. Tiba-tiba handphonenya bergetar tanda ada pesan masuk.  Matanya langsung melebar saat membaca pesan Nadia yang mengatakan kalau Sasa di bawa ke rumah sakit karena tiba-tiba kejang.

Adam segera berlari menuju ke motornya, Devan yang melihat itu tidak tinggal diam. Pria itu langsung merampas kunci motor Adam dengan Paksa saat tahu kalau Sasa masuk rumah sakit dari penjelasan Adam.

Setelah satu jam membelah kepadatan kendaraan ibu kota Devan baru sampai di depan UGD rumah sakit medica. Adam yang langsung melompat sebelum motor berhenti membuat Sahabatnya mengumpat sepanjang jalan menuju ruang UGD.

Wajah Adam langsung pias saat melihat Nadia menangis histeris di pelukan Rangga, pria itu menatap keduanya dengan rasa was-was.

"Bagaimana keadaan Sasa, Nad?" tanya Adam dengan suara bergetar.

Bersambung ya ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akhirnya KAU Mencintaiku
8.0
Selama tiga belas tahun, termasuk dua tahun pernikahan paksa, Rea tulus mencintai Jeno. Namun, pengorbanannya sia-sia karena Jeno tetap memilih mantan kekasihnya dan memperlakukannya dengan kasar. Lelah karena cintanya tak dihargai, Rea akhirnya menyerah dan meminta cerai. Saat Rea berubah menjadi dingin dan bersiap pergi, Jeno justru mulai merasa kehilangan. Ia baru menyadari betapa berharganya sosok Rea di hidupnya justru di saat semuanya sudah terlambat.
Sampul Novel Cinta Terlarang Sang Janda
8.7
CEO muda sukses, Rio Darmawan, merasa jenuh dengan tekanan perjodohan dari keluarganya yang terus-menerus. Ia selalu menolak calon pilihan orang tuanya karena tidak ada yang cocok. Namun, segalanya berubah saat ia terpikat oleh Denanda Kusuma, seorang ibu tunggal yang mandiri. Walau hubungan mereka ditentang keras oleh keluarga besar, Rio bertekad kuat memperjuangkan cintanya. Kini ia menghadapi pilihan sulit antara mengikuti kata hati atau tunduk pada tuntutan keluarga.
Sampul Novel Hanya Istri Kedua
9.3
Demi menyelamatkan sang ayah dari ancaman kebangkrutan, Anyelir rela mengorbankan impian masa depannya. Ia bersedia menjadi istri kedua dari Serkan Alvaro, seorang pengusaha muda sukses yang dikenal sangat dingin. Namun, alasan sebenarnya di balik keputusan Serkan menikahi Anyelir dengan imbalan bantuan keuangan masih menjadi misteri. Anyelir pun harus menjalani kehidupan pernikahan yang penuh teka-teki. Sanggupkah ia menemukan kebahagiaan sejati dalam rumah tangga ini?
Sampul Novel Kakak Ipar
9.2
Hanifah yang tidak bisa memiliki anak mendesak adik perempuannya, Nur Naila Habibah, untuk menjadi istri kedua suaminya, Raihan. Naila merasa sangat tidak pantas bersanding dengan sang dosen agama, mengingat reputasinya sebagai mahasiswi nakal yang belum berhijab. Di balik konflik ini, terungkap rahasia bahwa Naila sebenarnya adalah anak kandung Azizah, bukan adik kandung Hanifah. Akankah Naila bersedia menikahi kakak iparnya demi sang kakak?
Sampul Novel Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
9.2
Clayden Ardhanesa, dahulu dikenal sebagai Bradford, rela melepas kejayaannya di puncak dunia demi menikahi wanita yang dicintai. Ia memilih melindungi sang istri dari balik layar hingga wanita itu sukses. Namun setelah berhasil, sang istri justru menganggap Clayden tidak berguna dan meminta cerai. Saat nama Clayden kembali bergema di panggung dunia, sang mantan hanya bisa bersimpuh menyesali keputusannya sambil menangis tanpa henti.
Sampul Novel Satu Shaf Di Belakangmu
8.6
Dijodohkan tanpa rasa cinta membuat rumah tangga Athar dan Eira hancur oleh keegoisan. Tak tahan dengan kekejaman sang suami, sebuah peristiwa tak terduga mendorong Eira untuk kabur dan mengasingkan diri. Ia pun merawat anak mereka seorang diri tanpa pernah Athar ketahui. Saat takdir mempertemukan mereka kembali setelah bertahun-tahun berpisah, akankah Eira memaafkan upaya penebusan dosa Athar, atau ia memilih untuk tetap pergi?