APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Different Body

Different Body

Bagaimana jika saat terbangun Anda berada di tubuh bergender lain? Kejadian aneh ini menimpa Aurora Nadine Rachellina tanpa peringatan. Begitu terjaga, jiwanya telah berpindah ke raga seorang pria. Transformasi mendadak ini bukan sekadar perubahan fisik biasa, melainkan awal dari berbagai persoalan rumit dan besar yang harus segera ia selesaikan dalam kehidupan barunya yang membingungkan.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Apakah boleh aku menyewa perempuan yang tadi barusan lewat?" tanya Aurora dengan tersenyum iblis tetapi itu membuat dia menjadi lebih tampan.

"Oh iya itu adalah salah satu pelacur kita yang terkenal." jawab mami yang membuat Aurora tertawa dalam hati karena ternyata Jasmine tidak sepolos wajahnya.

"Berapa untuk membayar dia?" tanya Aurora dengan mengeluarkan dompet milik papanya yang sedang dia pinjam.

"Hanya 30 jt untuk 1 jam. Itu mami beri diskon karena Tuan pasti akan senang dan akan menyewa pelacur milik mami yang terkenal sekali lagi." jawab mami dan Aurora mengeluarkan uang 30 jt secara tunai. Tadi sebelum sampai kesini, Aurora mengambil uang di ATM sebanyak 50 jt.

"Senang berbisnis dengan Tuan, tunggu sebentar Tuan. Saya akan mempersiapkan wanita tersebut untuk anda." ucap mami tersebut dengan tersenyum puas.

"Apa saya boleh menunggu di kamar?" tanya Aurora karena dia harus persiapan terlebih dahulu.

"Boleh, mari saya antarkan Tuan." jawab mami dengan bangkit berdiri dan Aurora langsung mengikuti. Mami membukakan pintu kamar yang terlihat sangat mewah. Aurora menganggukkan kepala dan masuk ke dalam. Saat di dalam kamar, Aurora membuka jas miliknya dan meminum sampanye yang di sediakan. Suara ketukan pintu yang membuat Aurora bersemangat, Aurora membuka pintu tersebut dan melihat Jasmine sedang melintas. Aurora mengerutkan dahi saat melihat Jasmine tidak ke arahnya sehingga Aurora menarik lengan Jasmine secara kasar.

"Kenapa kamu pergi, ayo kita bersenang-senang." ucap Aurora tetapi wajah Jasmine terlihat sangat takut.

"Lepaskan aku, aku tidak mau." teriak Jasmine dengan memberontak.

"Kamu sudah aku bayar jadi kamu harus mau." ucap Aurora dengan menutup mulut Jasmine lalu menyeret menuju kamar. Aurora sedikit tidak yakin karena Jasmine merasa sangat ketakutan tetapi mungkin itu salah satu rencana Jasmine untuk memuaskan dia.

"Jika kamu terus memberontak maka aku akan menampar kamu." ancam Aurora dan itu membuat Jasmine terdiam sebentar tetapi pada saat Aurora mulai mencium bibir Jasmine, saat itu Jasmine memberontak kembali. Karena Aurora marah sehingga Aurora mengambil dasi dan mengikat tangan Jasmine ke atas lalu membuka baju milik Jasmine. Aurora menelan ludah saat melihat badan milik Jasmine. Payudara yang bulat dan ujungnya berwarna merah muda serta perut yang sangat ramping. Secara perlahan, penis Aurora menjadi bangun sehingga dia merasa sesak di celana nya. Aurora membuat kissmark di leher beserta payudara Jasmine. Jasmine tetap berontak tetapi dia sedikit mendesah.

"Astaga, aku tidak menyangka bahwa kamu memiliki tubuh indah. Lihatlah penis ku yang berdiri karena melihat badan mu." ucap Aurora dengan membuka baju miliknya juga sehingga mereka sama-sama telanjang.

"Jangan lakukan ini." ucap Jasmine dengan memohon dan mulai menangis tetapi itu membuat Aurora menjadi lebih terangsang.

"Aku tidak peduli." ucap Aurora dengan menggosok penis nya ke vagina Jasmine yang terlihat sangat indah. Aurora sempat memperhatikan dan dia sangat terpesona karena vagina Jasmine tidak ada bulu beserta masih bergaris tipis.

"Ahh sakit." teriak Jasmine saat penis laki-laki yang memperkosa dia memasukkan penis besar miliknya. Itu sangat sakit karena ini adalah pengalaman pertama Jasmine sedangkan vagina nya masih sangat kering.

"Sempit sekali vagina milik kamu. Ugh." ucap Aurora yang tidak peduli karena merasa penis miliknya diremas saat masuk ke dalam vagina Jasmine.

Jasmine masih menangis dan memberontak tetapi Aurora tetap memasukkan penis miliknya sehingga dia merasakan ada penghalang tetap maju.

"Ahhh, sakit." teriak Jasmine saat penis laki-laki itu memperawani dia dan Jasmine menangis dengan keras. Aurora yang melihat itu menarik penisnya dan ada darah di sana.

"Kamu masih perawan?" tanya Aurora dengan bingung.

"Iya, memang kamu menganggap aku apa." jawab Jasmine dengan masih menangis. Aurora terdiam dan tetap kembali memasukkan penisnya.

"Kenapa dimasukkan kembali. Lepaskan itu sangat menyakitkan." ucap Jasmine yang merasa sakit kembali.

"Biarkan aku menjadi pengalaman pertama kamu supaya lebih indah." ucap Aurora berjanji karena merasa bersalah.

"Aku tidak mau." ucap Jasmine dengan memberontak. Aurora mencium bibir Jasmine dengan lembut lalu menggerakkan penis miliknya secara perlahan. Aurora juga mencium payudara kanan milik Jasmine serta meremas payudara kirinya dan itu berhasil membuat Jasmine mendesah.

"Aku keluar." teriak Jasmine dan itu membuat Aurora menggeram karena vagina milik Jasmine menjadi lebih mencengkram penis Aurora.

"Badanku capek, aku minta mohon supaya kamu berhenti." pinta Jasmine saat laki-laki di atasnya kembali bergerak.

"Tetapi aku belum keluar." ucap Aurora yang tidak terima dan menggerakkan penisnya secara kasar.

"Vagina kamu sangat nikmat." ucap Aurora yang merasa nikmat ke ubun-ubun. Aurora merasa semakin mendekat sperma miliknya keluar, tetapi ada suara ketukan pintu. Aurora tidak mendengar karena terlalu menikmati tubuh Jasmine yang sangat menarik.

Pintu tersebut diketuk dan saat tidak ada jawaban tetapi hanya suara desahan serta geraman saja membuat seseorang itu mendobrak pintu tersebut dengan marah. Seseorang tersebut menjadi lebih marah saat melihat apa yang terjadi di dalamnya. Adik yang dia cintai sedang diperkosa oleh laki-laki sehingga seseorang tersebut menarik laki-laki tersebut lalu memukul berkali-kali. Laki-laki tersebut juga mulai membalas dan mereka saling bertengkar.

Aurora terkejut saat merasakan tubuhnya ditarik setelah selesai mengeluarkan sperma di rahim Jasmine dan orang yang menarik langsung memukuli dia sehingga Aurora juga membalas.

"Kakak, sudah cukup." ucap Jasmine dengan menangis. Seseorang tersebut memberhentikan pukulan dan Aurora juga diam.

"Kenapa kamu memperkosa adikku?" tanya seseorang tersebut dengan marah.

"Aku..." jawab Aurora dengan bingung karena dia merasa Jasmine adalah pelacur tetapi tadi dia masih perawan.

"Jawab." sentak seseorang tersebut dan membuat Aurora berpikir alasan yang bagus.

"Aku terlalu mabuk dan mengira adik kamu adalah pelacur." ucap Aurora yang jujur meskipun dia tidak mabuk.

"Jasmine, kamu sangat bodoh kenapa mau saja di perkosa." bentak laki-laki tersebut saat melihat Jasmine bertelanjang dan hanya tertutup oleh selimut.

"Aku dipaksa kakak, kenapa kakak menyalakan aku." ucap Jasmine yang mulai menangis karena dia sedih. Aurora yang melihat itu merasa bersalah.

"Maafkan kakak dan kamu harus tanggung jawab." ucap laki-laki tersebut dengan menunjuk Aurora dengan marah. Aurora memakai baju terlebih dahulu karena dari tadi dia telanjang.

"Kamu jangan kabur." ucap laki-laki tersebut saat tau Aurora selesai memakai baju.

"Aku tidak mau telanjang dan adik kamu juga masih telanjang." ucap Aurora dengan santai dan saat itu Jasmine juga sadar bahwa dia masih telanjang.

"Kak Aaron, apakah kakak bisa keluar?" tanya Jasmine dan Aaron menganggukkan kepala lalu menyeret Aurora.

"Siapa nama kamu?" tanya Aaron saat mereka di depan kamar.

"Namaku Damien." jawab Aurora dengan asal karena dia juga bingung siapa namanya.

^^^^

Ayo baca terus cerita ini

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Fantasi Gilaku
8.0
Kisah wanita bernama Alice yang selama tujuh tahun pernikahannya belum pernah merasakan kepuasan dalam hal seksualnya bersama suaminya. Selama tujuh tahun itu pula ia berpura pura menikmati semua yang dilakukan oleh David sang suami. Semua berawal dari percobaan pertama ia melakukannya sendiri, dari situ ia mulai terobsesi dan mulai melakukannya setiap hari, karena hanya dengan itu ia bisa mencapai kepuasan. Semakin kesini, fakta baru yang mengejutkan mulai bermunculan, seperti David yang ternyata berselingkuh dengan teman kantornya, yang tak lain merupakan mantan pacarnya dulu di masa sekolah dan David yang ternyata seorang gay. Anehnya Alice tak sama sekali menggugat atau membuang David, ia malah senang kala melihat David bercumbu dengan sesama pria. Hingga akhirnya Alice mempunyai seorang teman wanita, ia sangat peduli padanya, Alice dengan terang terangan bercerita soal suaminya kepada Jane. Jane merupakan wanita yang mempunyai trauma besar dalam hidupnya, ia pernah dilecehkan oleh ayahnya sendiri sewaktu masih sekolah. Perlahan traumanya membaik saat jane mengenal pria yang mencintainya yang bernama Bian, namun lama kelamaan Bian juga menunjukkan sifat aslinya, selama ini ia tak tulus mencintai Jane, malah Bian sengaja memperkosanya bersama teman sekelasnya. Semenjak itu ia sangat membenci laki-laki. Ia bersumpah tak akan berhubungan baik dengan laki-laki manapun. Hingga Jane bertemu Alice dan mereka seperti menemukam kecocokan satu sama lain. Mereka berdua memutuskan untuk menjalin hubungan terlarang. Setiap hari mereka habiskan waktu berdua. Alice mengijinkan Jane untuk tinggal bersamanya di rumah mewahnya. Semua orang tak menaruh curiga terhadap Alice dan Jane. Alice memutuskan untuk menceraikan David, karena Jane sangat cemburu dengan David. Sejak saat itu hubungan Alice dan Jane semakin romantis, hingga suatu hari Alice bertemu seorang pria yang berhasil membuatnya jatuh cinta. Kabar tersebut terendus oleh Jane, Jane sangat marah terhadap Alice, namun Alice mencoba meyakinkan Jane bahwa ia juga tak akan meninggalkannya. Akhirnya Alice mendapat restu dari Jane, Pria bernama Steve itu pun berhasil meyakinkan Jane. Steve menyadari bahwa Jane merupakan sahabat terdekat Alice, jadi ia juga harus meyakinkan Jane bahwa ia sungguh sungguh terhadap Alice. Alice hidup bahagia bersama Steve dan Jane. Steve menikahi Alice dan dikaruniai seorang anak yang lucu dan menggemaskan.
Sampul Novel Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi
9.0
Nasib Alfan Mananta berubah drastis setelah direktur rumah sakit yang cantik memaksanya untuk ikut pulang ke kediamannya. Sebagai dokter magang, Alfan tidak memiliki pilihan selain menuruti kemauan sang atasan. Sejak langkah pertama di rumah tersebut, dimulailah babak baru kehidupan mereka yang dipenuhi kedekatan tanpa batas. Hubungan intens ini membawa dinamika baru yang tidak terduga dalam keseharian sang dokter magang dan sang direktur di bawah satu atap yang sama.
Sampul Novel Gundik Alpha-ku, Makam Tak Bertanda Putraku
8.9
Pengkhianatan Alpha Damian, pasanganku yang menyembunyikan keluarga rahasia, menyisakan luka dalam. Putraku tewas ketakutan akibat aksi bejatnya. Kejamnya lagi, Damian dan ibunya menyiksaku, membuang abu jasad anakku, lalu membiarkanku sekarat diserang Rogue. Meski berhasil bertahan hidup, aku tidak memilih jalan balas dendam. Lewat sihir terlarang, kuputuskan menghapus seluruh ingatan menyakitkan tentang dirinya.
Sampul Novel Kronik Takdir Terlama
8.1
Menjelajahi multiverse dan berbagai lini masa, sang protagonis berjuang agar bisa hidup berdampingan dengan orang-orang tercinta. Mereka bukan hanya penopang emosi, tetapi juga sekutu terkuat dalam mengubah tatanan dunia. Berbekal pemahaman masa lalu dan masa depan, ia berusaha memperbaiki takdir demi hari esok yang lebih baik. Perjalanan lintas dimensi ini menjadi pembuktian kekuatannya dalam menghadapi tantangan besar yang siap menghadang di masa depan.
Sampul Novel Mengandung Anak Tuan Serigala
8.6
Dunia Fang Yi Lan, mahasiswi kedokteran jenius, runtuh saat memergoki pacarnya berselingkuh dengan adik tirinya. Alih-alih dilindungi, sang ayah malah memaksanya menikahi pria hidung belang. Yi Lan memilih kabur dan tidak sengaja menemukan pria tampan yang terluka parah. Saat tak sadarkan diri, pria itu berubah menjadi serigala hitam. Meski ketakutan, insting medis Yi Lan tetap menolongnya. Namun, serigala itu justru menandai lehernya dan menyerang Yi Lan demi memperoleh keturunan.
Sampul Novel Misteri Desa Purnama
8.8
Niat Aldi melepas penat kuliah di Desa Purnama yang sunyi berujung petaka. Kedatangannya di sana justru membangkitkan kekuatan supranatural misterius dari dalam dirinya. Kini, ia terjebak di tengah rentetan teror gaib mencekam yang berada di luar nalar manusia. Akankah Aldi berhasil selamat dari ancaman mistis di desa terpencil tersebut, ataukah perjalanan liburan ini akan selamanya menjadi mimpi buruk yang tiada akhir?