APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa

Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa

Nalula Diandra hancur saat kesuciannya dirampas di depan kekasihnya akibat rencana jahat kakek pria itu. Bukannya melindungi, sang kekasih justru mencampakkannya dan menikahi wanita lain. Di tengah keputusasaan, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama keluarga aslinya, ia menyusun rencana pembalasan dendam untuk menghancurkan mantan kekasih dan keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang ia cari?
Bab
Bagikan

Bab 3

Ketua preman itu menatap Lula dengan seringai menjijikan sambil melepaskan celananya.

Kejadian itu membuat amarah Olan berkobar dan terus berontak berharap bisa lepas dan menghajar pria kurang ajar itu.

Kemudian laki-laki itu berjalan dalam keadaan yang sudah tidak menggunakan celana mendekati Lula.

Dan menggunting semua pakaian Lula.

Pakaian itupun lepas hingga seluruh tubuh Lula dapat dilihat oleh lima laki-laki berbadan besar itu, sambil menelan air liurnya sendiri.

Olan menutup mata sambil menahan amarah dan terus berontak.

Lula pun menutup matanya yang tak henti mengeluarkan air matanya sambil berontak dan berharap sebuah pertolongan.

"Wah, sangat ranum sekali!" kata laki-laki itu dan mulai mendekati inti Lula.

Menghirup aroma segar inti seorang gadis yang masih suci.

Dan laki-laki itu tidak bisa menahan diri untuk tidak menjilat bibir bawah Lula, dan itu membuat Lula terus meronta.

Namun, kekuatannya tak bisa dibandingkan dengan keempat preman lainnya yang memegang tangan dan mengangkangkan kakinya.

Hingga preman itu mulai naik dan menghabisi dada Lula yang bulat, padat, sintal dan menantang.

"Lepaskan aku! Aaaaaa!" rintih Lula pilu.

Namun, rintihan itu semakin membuat preman itu bergairah dan diarahkannya senjatanya di antara paha Lula.

"T—tidak! Jangan! Aaaaaaaa!" pekik Lula bersama meronta dan melawan.

Bles!

Hemppppp! Aaaaaaaa!

"Arghhhhh!" erang preman itu membobol pertahanan Lula.

Bersamaan dengan preman itu mulai memacu tubuh Lula, teriakan kesakitan Lula menggema di kamar kos kecil itu.

Sakit!

Jijik!

"Ahhh ... Uhh, Nikmat sekali! Sempitnya liang perawan!" racau preman itu, "Buka lebar pahanya!" lanjutnya memberi perintah para anak buahnya.

Dan kedua orang itu semakin membuka lebar paha Lula sambil menciumi paha Lula.

Kedua anak buah preman itu tentu tidak tahan melihat bos mereka keenakan.

"Ahhh, shttt ... Ahhh!" racaunya sambil membungkam mulut Lula.

"Bos boleh pegang dadanya?" tanya dua anak buah yang memegang tangan Lula.

"Remas dan jilatlah, kamu akan ketagihan ... Ahh!" jawab ketua preman itu.

Dan benar saja, kedua laki-laki itu langsung menyusu pada Lula bak anak bayi.

"Ahhhh, sempit! Ahhhh!" racaunya terus.

Hingga preman itu merasakan lonjakan gairah yang menerbangkannya, "Arghhhhh!" erangnya.

Lula hanya bisa terus menangis.

Olan? Tentu saja masih terus berusaha lepas dari ikatan tangannya.

Hatinya hancur melihat wanita yang dicintainya dinikmati empat laki-laki itu.

Hingga kejadian demi kejadian selanjutnya pun tak terelakkan bersama dengan ribuan air mata Lula yang jatuh.

Kelima orang itu dengan bejadnya menuntaskan hasrat satu per satu naik bergantian di tubuh Lula.

Lula hancur, tubuh Lula remuk redam, kesuciannya ternoda dan direnggut paksa, harga dirinya diinjak-injak.

Ruangan sempit 6 x 6 itu menjadi saksi bisu sebuah ketidakberdayaan seorang gadis tanpa ayah dan ibu.

Tanpa tau alasannya, tanpa tau penyebabnya, Lula harus menanggung kesakitan yang luar biasa ditubuhnya juga kehancuran yang begitu besar dihidupnya.

Di ambang kesadarannya Lula menoleh pada Olan dan melihat ekspresi marah, sedih, hancur pada mata Olan.

Dan berakhir Lula menutup matanya.

Bugh!

Lula pingsan karena sakit yang teramat sangat mendera tubuhnya.

Olan yang melihat tatapan hancur Lula yang dilayangkan padanya membuatnya seperti berada direruntuhan bagunan tinggi yang menghujaminya dengan batuan besar.

Terlebih kala melihat Lula menutup matanya.

Sekuat tenaga, Olan terus berontak walaupun tangan kaki dan tubuhnya sudah banyak mengeluarkan darah akibat gesekan berjam-jam.

Sayangnya, Olan merasakan pukulan yang teramat keras ditengkuk lehernya dan semuanya menjadi gelap.

******

Begitu sadar, pria itu sudah berada di ruangan putih dengan pergelangan tangannya sudah diperban.

Selang infus kini menancap dipunggung tangannya.

Olan langsung melepas infus itu secara paksa dan turun dari ranjang rumah sakit.

Kebetulan saat Olan turun dari ranjangnya seorang suster masuk ke dalam kamarnya dan terkejut melihat ulah Olan.

"Tuan, Anda tidak boleh seperti ini," kata suster itu.

"Dimana gadis yang datang bersama saya!" jawab Olan dingin.

"Tenang saja tuan, sedang diperiksa oleh dokter di sebelah." jawab suster itu.

Olan langsung berlari keluar ruangannya dan menuju ke ruang sebelah yang dikatakan oleh suster.

Saat Olan masuk ke ruangan Lula, dokter tengah membereskan alat setelah berusaha menyelamatkan nyawa Lula yang baru saja melakukan percobaan bunuh diri.

Darah bercecer dimana-mana dan jas putih dokter itupun juga banyak darah pun dengan baju Lula.

"Dok, ada apa ini?" kata Olan mendekat.

"Maaf, Tuan, apa anda ini—?" tanya dokter itu terputus.

Dokter bingung bagaimana menanyakan apakah Olan pelaku pelecehan.

"Bukan, saya pacarnya. Dan kekasih saya di perkosa, Dok." jawab Olan.

"Hanya itu saja? Apa Anda di lokasi kejadian?" kata dokter itu.

"Iya, saya diikat dan mereka merudapaksa kekasih saya sampai pingsan lalu saya dipukul sampai pingsan!" jawab Olan pada dokter itu dan mendekat.

"Pasien mengalami depresi, Pak. Dia melakukan percobaan bunuh diri yang sangat mengerikan," kata dokter kemudian menjelaskan.

Jarum Infus yang panjang itu Lula gunakan untuk memutus urat nadinya dipergelangan jangan hingga darah muncrat-muncrat.

Namun tidak berhasil karena dokter lebih dulu masuk dan menghalangi Lula melanjutkan aksinya.

Olan hanya diam mendengar penuturan dokter itu.

"Lalu, Dok?" tanya Olan.

"Kekasih anda ini tidak hanya trauma akan kejadian itu, akan tetapi tekanan batin dalam hatinya karena kejadian itu dilihat langsung oleh kekasihnya mungkin, mengakibatkan dia mengalami depresi." jawab dokter itu.

Jedar!

Kata-kata dokter membuat Olan lemas seketika.

Kenyataan bahwa para bajingan itu tidak hanya merenggut kesucian kekasihnya, harga diri kekasihnya, juga merenggut kewarasan kekasihnya membuat Olan begitu merasa tidak berguna sebagai kekasih.

"Lebih baik segera bawa ke rumah sakit jiwa saja, Pak. Di sana banyak psikolog atau psikiater untuk membantu penyembuhan kekasih anda!" kata dokter itu.

Jelas Olan sangat terpukul.

Dan Olan terdiam, kemudian menyetujui perintah dokter karena saat ini Lula sebatang kara.

Olan tidak memiliki pilihan lain.

Olan mencari rumah sakit jiwa yang tidak bisa dijangkau oleh Kakeknya.

karena Olan tau, jika tidak ada yang bisa melakukan hal sejahat ini kecuali Kakeknya itu, hingga api amarah itu berkobar dalam mata Olan.

Bagaimanapun, Olan sangat marah dengan Kakeknya.

Lula selalu histeris dan selalu ketakutan melihat laki-laki tanpa terkecuali Olan.

Dan hari itu, Olan mengirim Lula untuk menghuni bangkar rumah sakit jiwa di salah satu rumah sakit ternama di kota itu.

Dia tak tahu apakah Lula akan sembuh? Yang jelas, dia harus segera menemui kakeknya segera!

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintaku Berakhir di Malam Pertamaku
9.4
Saat bulan madu, seorang suami bersikeras meminta manajer hotel mengganti seprai kamar mereka di tengah malam. Ternyata, manajer itu adalah mantan kekasihnya. Wanita tersebut histeris karena merasa sengaja dipermalukan, lalu menyiramkan air panas dari teko ke tubuh sang istri sebelum melarikan diri. Alih-alih menolong istrinya yang terluka akibat siraman tersebut, sang suami justru mengabaikannya dan langsung pergi mengejar mantan pacarnya yang diklaim takut akan kegelapan.
Sampul Novel Kesempatan Kedua: Cinta Fatal dan Balas Dendam
9.4
Danielle sangat menyesali masa lalu yang menghancurkan keluarganya akibat salah memercayai orang. Kini, setelah terlahir kembali, ia bertekad memakai kecerdasan serta pesonanya untuk membalas dendam. Tak diduga, ia menjelma jadi sosok berpengaruh berkat identitas rahasia, hingga dilindungi empat keluarga besar dan kelompok pembunuh. Di puncak kejayaannya, sang suami tampan yang dulu ia abaikan kini kembali untuk mengklaim cintanya di hadapan dunia.
Sampul Novel Kutandatangani Dosa Mereka
9.0
Dikhianati di kehidupan lalu hingga menderita di penjara, Tiara memutuskan mengambil langkah berbeda saat terlahir kembali. Ketika tunangannya, Ferdi, memohon agar ia mengaku bersalah demi menyelamatkan Hanaya yang sedang hamil, Tiara langsung menyetujuinya. Hanaya segera memfitnahnya di media atas pencurian rahasia dagang Perusahaan Lukito. Namun saat persidangan, Rian Lukito selaku penggugat justru mencabut tuntutan dan bersujud melamar Tiara di depan umum.
Sampul Novel Merebut Hati Mantan Istri Kembali
8.1
Pernikahan bisnis dua keluarga besar ini terjalin dengan kebebasan sang pria memilih pasangan. Meski hatinya terpikat pada sang wanita sejak awal, sikap dingin sang istri justru membuat hubungan mereka kandas. Begitu surat cerai ditandatangani, terungkap bahwa sang wanita hanya memanfaatkannya demi tujuan pribadi. Namun, perpisahan ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari permainan cinta baru yang jauh lebih rumit.
Sampul Novel Terima Kasih Cinta
8.3
Trauma perceraian membuat Nayra menutup rapat hatinya untuk cinta baru. Namun, keyakinan itu goyah saat ia bertemu Devan, seorang miliarder dingin yang perlahan mendekatinya. Di saat Nayra mencoba bangkit, mantan suaminya justru datang kembali dan memohon untuk rujuk. Nayra kini berada di persimpangan jalan, harus memilih antara memaafkan masa lalu yang menyakitkan atau melangkah maju menyambut masa depan bersama Devan.
Sampul Novel Terjerat Pesona Mafia
8.1
Malam tragis bersama Jean Monteque telah menjungkirbalikkan hidup Ranty. Pria matang itu merebut kesuciannya dan kini menjadi sosok yang paling ia jauhi. Namun, segalanya kian rumit ketika anak perempuannya begitu merindukan sosok ayah. Ranty pun terjebak dalam pergulatan batin yang hebat. Ia harus memilih antara dendam pribadinya pada sang mafia atau kebahagiaan sang buah hati. Langkah sulit apa yang akhirnya akan ia tempuh?