APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dicambuk atau Diceraikan?

Dicambuk atau Diceraikan?

Menjalani hukuman cambuk di Diusz menjadi momen paling memalukan bagi sang istri. Di bawah tatapan dingin beberapa pria kekar, roknya disingkap paksa sebelum cambukan mendarat di tubuhnya. Namun, penderitaan fisik ini justru memicu reaksi tak terduga dari sang suami yang malah menjadi sangat bergairah menyaksikannya. Kejadian tak biasa malam itu akhirnya mengembalikan kebahagiaan intim yang telah lama hilang dalam pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kalau tidak, kami akan dituntut dan bahkan dijatuhi hukuman.

Aku dan suamiku benar-benar panik.

Manajer itu tampak tidak sabar, dia kembali berkata, "Kalau tidak ada bukti kuat, kami tidak akan menangkap orang sesuka hati! Menurut laporan dari orang asing tadi, kamu bahkan tidak mengenakan pakaian dalam apa pun di balik rokmu. Kamu bahkan sengaja mengangkat rokmu untuk merayunya."

"Beranikah kau membiarkan orang-orang kami melepas rokmu dan memeriksanya?" lanjut manajer itu.

Aku begitu marah sampai hampir menangis. Aku dengan kesal memukul suamiku beberapa kali dengan tinjuku.

"Ini semua salahmu. Kalau bukan karenamu …."

Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku bahkan tidak bisa membuktikan kalau aku sama sekali tidak bersalah!

Suamiku juga menjadi cemas dan menggertakkan giginya, lalu dia mengeluarkan berbagai dokumen dari ranselnya.

"Kami adalah pasangan suami istri, kami hanya bersenang-senang dan mengambil beberapa foto …."

Sambil berbicara, dia menunjukkan foto-foto dari kameranya.

Di dalam foto-foto itu, aku berpose dengan beraneka macam gaya menggoda, yang membuat beberapa orang termasuk manajer itu menatapku dengan takjub.

Beberapa pasang mata yang nakal itu mulai mengamati ke arahku.

Aku menundukkan kepala karena malu, tidak berani membalas tatapan mereka. Setelah suamiku berulang kali menjelaskan dan memohon, pihak manajemen akhirnya mengalah. Mereka tidak lagi mengirim kami ke kantor polisi dan tidak lagi mengajukan gugatan hukum.

Namun, menurut hukum dan peraturan setempat, kami harus menanggung tiga kali cambukan!

Aku dan suamiku saling memandang, kami terpaksa mengangguk setuju.

Namun, ketika aku melihat cambuk yang direndam dalam air, bulu kudukku lekas berdiri!

"Ini … ini tidak akan membunuhku, 'kan? Sayang, aku takut!"

Ryan menarik napas dalam-dalam. Dia diam-diam mengeluarkan segulungan uang, lalu menarik pemimpin mereka ke sudut ruangan untuk mengobrol sebentar. Saat dia kembali, dia tampak jauh lebih santai.

"Jangan khawatir, itu hanya formalitas saja!"

Dengan suasana hati yang gugup, aku dibawa ke meja oleh dua orang pria kekar. Aku mengikuti instruksi mereka dan membungkuk serta bertumpu ke atas meja.

Tak lama kemudian, tangan dan kakiku tiba-tiba diikat.

"Ini adalah prosedur normal untuk mencegah tahanan melarikan diri atau melukai orang lain dengan kekerasan!"

Kemudian, aku merasakan hawa dingin di sekujur tubuhku.

"Apa yang akan kalian lakukan?"

Aku menggeliat dan meronta dengan tidak nyaman, tetapi mereka malah mengangkat rokku!

"Tidak, tidak, lepaskan aku …."

Sayangnya, sudah terlambat untuk mengatakan apa pun sekarang. "Piak!"

Cambuk yang dibasahi air itu menghantamku dan membuat seluruh tubuhku gemetar. Meskipun mereka tidak mencambukku sekuat tenaga, bokongku masih terasa panas. Aku tidak bisa menahan diri dan mendesah dengan pelan. Hatiku terasa sedikit aneh. Aku mengerutkan bibirku dan menatap suamiku dengan berlinang air mata.

Aku terkejut saat melihat matanya memerah. Seluruh tubuhnya gemetar, matanya dipenuhi kegembiraan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan tubuh suamiku pun mulai bereaksi ….

Apakah ini … sebuah kejutan yang tidak disangka-sangka?

Lalu, suara berbincang orang-orang sekitar yang bercampur tawa jahat pun terdengar di telingaku.

Seluruh tubuhku langsung menegang dan aku merasakan firasat buruk.

"Apa yang sedang kalian lakukan?"

Aku merasa sangat malu ketika tubuhku disentuh oleh pria asing.

Yang lebih memalukan lagi, tindakan kasar pria lain itu justru menyebabkan tubuhku bereaksi.

Mungkinkah … mungkinkah aku memang seorang wanita murahan?

Saat ini pikiranku sedang kacau.

Suamiku seharusnya menyadari reaksi tubuhku, 'kan?

Apa yang akan dia pikirkan?

Tunggu, kenapa dia belum datang menyelamatkanku?

Aku tidak percaya kalau suamiku yang begitu mencintaiku, akan menyerah di saat seperti ini. Begitu merasakan adanya tangan besar yang hendak menyentuh bagian tubuhku yang sensitif, aku meronta mati-matian dan berteriak sekuat tenaga untuk meminta tolong pada suamiku.

"Suamiku, selamatkan aku …."

Namun, sesaat kemudian, mataku tiba-tiba ditutup.

Tak lama kemudian, sepasang tangan besar dan kasar menyentuh pinggang rampingku dan meraba ke arah bawah ….

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B21620" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B21620
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dijodohin With Gus
8.8
Anindya Alisya Syahreza kerap memicu kemarahan guru akibat ulah nakalnya di sekolah. Bersama Lita dan Gilang, ia gemar membolos hingga merundung adik kelas. Khawatir dengan kenakalan tersebut, orang tua Anindya mengirimnya ke pondok pesantren milik sahabat sang ayah. Siapa sangka, keputusan itu justru membawa babak baru dalam hidupnya. Di lingkungan pesantren yang asing ini, Anindya malah terlibat dalam persaingan asmara dua Gus bersaudara yang sama-sama bertekad memikat hatinya.
Sampul Novel Gairah Liar Ayah Mertua
9.7
Kejadian mengejutkan terjadi saat aku menyadari reaksi fisik ayah mertuaku di balik sarungnya. Walau dilanda rasa gugup, aku memilih diam ketika ia menuntun tanganku menyentuh area sensitifnya. Tanpa ada penolakan, aku terkejut mendapati ukurannya yang ternyata jauh melampaui milik suamiku. Suasana semakin menegangkan saat ia memintaku masuk ke dalam sarung tersebut, membiarkanku menyentuh langsung fantasi rahasia yang selama ini terpendam rapat.
Sampul Novel Kejutan Untuk Pengkhianat Cinta
9.6
Rencana pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia justru berubah menjadi panggung pembalasan. Adele mengambil keputusan ekstrem untuk tetap melaksanakan upacara pernikahan dalam waktu setengah bulan, namun dengan mengganti sosok pengantin pria. Tanpa melibatkan Darren yang dianggapnya terlalu sibuk, Adele mengurus semua perubahan dokumen secara sepihak. Langkah berani ini dipersiapkan sebagai sebuah kejutan tak terlupakan sekaligus hadiah terakhir dari Adele untuk membalas pengkhianatan cinta Darren tepat di hari pernikahan mereka.
Sampul Novel Mr. Right
8.8
Kehadiran Dean Carter dalam hidup Angelina Bale memicu dilema besar yang mengancam kedekatannya dengan Raquel Scott. Walau tahu persahabatan mereka dipertaruhkan, Angie tak kuasa membendung perasaan cintanya. Kini, ia berada di persimpangan jalan yang rumit, harus memilih antara loyalitas pada sang sahabat atau memperjuangkan belahan jiwanya. Langkah apa pun yang ia ambil kelak dipastikan akan menggoreskan luka mendalam bagi mereka bertiga.
Sampul Novel Suami Penggoda Iman
8.8
Kehidupan Rifki Viran Al-Maqdisi, selebgram tampan berotot berusia 22 tahun yang kerap menjadi model majalah dewasa, mendadak berubah. Ia dipaksa menikahi Nabila Syakira Putri, gadis berhijab pilihan orang tuanya. Rifki yang merasa Nabila bukan tipenya bersikap sinis, namun Nabila tetap ikhlas mendampingi sang suami yang digilai banyak wanita. Akankah rahasia pernikahan ini terbongkar ke publik? Bagaimana kelanjutan hubungan mereka?
Sampul Novel Terjerat Gairah Berbahaya
7.9
Demi menjaga nama baik keluarga, Melati terpaksa menggantikan posisi kakaknya yang kabur dari perjodohan. Ia kini harus menikah dengan Arya Dwicandra, atasannya sendiri yang sangat ia benci. Bagi Arya, kehadiran Melati hanyalah kesialan yang merusak masa depannya. Di tengah kebencian yang membara dan rahasia besar yang dipendam Arya, mampukah pernikahan tanpa landasan cinta ini tetap bertahan? Akankah benih asmara tumbuh di antara dua jiwa yang saling mendendam?