APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Di Jodohkan Dengan Om Galak

Di Jodohkan Dengan Om Galak

Nessa, mahasiswi berjiwa bebas, terpaksa menikah dengan Arga, CEO dingin yang sempat ia temui dalam situasi buruk. Demi menuruti perjodohan tanpa membongkar rahasia dari orang tua, mereka sepakat menjalani pernikahan kontrak selama satu tahun. Di tengah bayang-bayang masa lalu Arga, hubungan keduanya perlahan mulai berubah. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka, atau justru kembalinya masa lalu Arga yang akan menghancurkan pernikahan ini?
Bab
Bagikan

Bab 1

Bunyi alarm yang memekakkan telinga dapat membangun kan siapa saja,namun tidak dengan gadis yang usianya sebentar lagi menginjak 20 tahun.Dia masih setia bergelung di atas ranjangnya yang empuk dengan selimut tebal yang membungkus tubuhnya.

Namun itu hanya sementara sebelum akhirnya teriakkan wanita yang setiap pagi selalu membangunkannya.

"Nessa!

"Bangun!

Teriak Melda memenuhi setiap penjuru rumah,bahkan asisten rumah tangga mereka sudah memaklumi hal itu.Mereka sudah terbiasa mendengar drama Ibu dan anak itu setiap paginya.

Nessa yang kaget segera bangun dan mematikan weker yang tidak berfungsi sama sekali bagi nya.Entah untuk apa Dia menyetel alarm setiap malamnya kalau suara mamanya lebih bermanfaat dari jam weker tersebut.

Melda masuk ke dalam kamar Nessa sambil berkacak pinggang.

"Kamu ya,apa nggak capek kesiangan terus tiap hari!alarm kamu itu tidak berfungsi sama sekali hanya mengganggu telinga orang rumah saja!

"Aku nggak dengar Ma!"jawab Nessa sambil menguap besar.

"Lihat sekarang jam berapa!"ucap Melda.

Nessa melihat jam dan ternyata benar sekarang sudah jam 9,itu artinya Dia sudah telat.Hari ini Dia ada mata kuliah pagi yaitu jam 09:15.Dia hanya memiliki waktu 15 menit lagi untuk segera sampai kampus.

Nessa berlari masuk ke kamar mandi yang membuat Melda menggelengkan kepala dengan ulah anak perempuan satu-satunya itu.

"Punya anak gadis bisanya cuma buat darah tinggi!

Sekitar 5 menit Nessa sudah selesai dengan aktivitasnya di kamar mandi,5 menit untuk bersiap-siap ke kampus dan hanya tersisa 5 menit lagi untuk dirinya sampai kampus.

"Argg telat ! "ucapnya frustasi menuruni tangga.

"Ma,Aku berangkat ya bye!"ucapnya berlalu namun sebelum itu mencium pipi Melda terlebih dahulu.

"Nggak sarapan dulu?",teriak Melda.

"Udah telat banget Ma!"teriaknya sedikit berlari.

Nessa segera mengemudikan mobil yang sudah di persiapkan oleh Ujang salah satu pekerja di rumah nya.Nessa harus buru-buru karena Dia tahu pagi ini yang mengajar di kelasnya adalah Dosen killer.Dosen tersebut tidak segan-segan menghukum mahasiswa nya bagi siapa saja yang telat memasuki kelasnya.

"Ya ampun kenapa ini lampu pakai merah segala sih ayo hijau buruan! Gue nggak mau di hukum sama Dosen killer itu!"ucapnya panik memain-mainkan jarinya di setir mobil.Hal itu sering ia lakukan jika sedang panik.

Tak lama lampu berubah warna jadi hijau,karena terburu-buru Nessa langsung saja tancap gas tanpa memperhatikan mobil yang ada di depannya.

"Brak!"bagian depan mobilnya beradu dengan bagian belakang mobil yamg ada di depannya.

"Oh astaga Nessa!",pekiknya pada diri sendiri.

Tak lama seseorang keluar dari mobil tersebut yang ia pastikan itu adalah si pemilik mobil.

"Tok!!

"Tok!!

"Tok!!

Kaca mobil Nessa di ketuk dari luar membuatnya mau tak mau keluar dari mobilnya.

"Maaf Mas,saya nggak sengaja buru-buru soalnya!"ucap Nessa.

"Apa anda sudah buta Nona?"tanya sopir tersebut yang membuat Nessa mengarahkan matanya ke arah belakang mobil yang ia tabrak.

"Oh shit!"umpat Nessa saat melihat mobil yang ia tabrak terlihat cukup parah namun masih bisa di gunakan.

"Maaf Mas saya buru-buru banget,ini kartu nama saya!"ucap Nessa memberikan kartu namanya pada si pengendara mobil dan langsung masuk ke mobilnya meninggalkan tempat tersebut.

"Maaf membuat anda menunggu Pak"ucap sopir tersebut setelah masuk ke dalam mobil.

"Silahkan kamu urus!"balasnya yang terlihat fokus pada layar yang tengah ia pegang.

****************

Nessa sampai di kampus 09:30 itu artinya Dia sudah telat 15 menit.

"Mampus Gue!"makinya saat melihat Dosen killer tersebut sudah memulai pembelajaran bahkan sudah 15 menit yang lalu.

Di saat Dosen tersebut lengah,Nessa mengendap masuk dan meminta teman satu kelasnya untuk diam.Namun emang hari ini nasibnya sial,Dosen tersebut malah mengetahui nya.

"Hanya ayam yang masuk secara diam-diam!

Bagaimana bisa Dia tahu,padahal dirinya sudah diam nyaris tidak bersuara sama sekali.Apalagi posisi Dosen tersebut yang membelakangi dirinya.

"Hehe maaf Pak saya telat!"ucapnya nyengir kuda.

"Kamu tahu aturan jam kelas saya?"tanya Andi si Dosen killer berkumis tebal itu.

"Tau Pak,tadi saya ada insiden di jal--

"Saya tidak butuh alasan kamu,silahkan keluar dan jangan masuk sebelum saya selesai!"potong Andi membuat Nessa keluar dari kelasnya.

"Temui saya setelah selesai kelas!"ucap Andi sebelum Nessa benar-benar keluar

Sonya hanya menatap kasihan pada sahabat nya itu,Dia juga tidak bisa berbuat apa-apa jika sudah menyangkut Dosen paling killer di kampus ini.

Nessa berjalan ke arah kantin untuk mengisi perutnya yang belum di isi apa-apa sedari tadi.

"Buk soto ayamnya satu ya!"ucap nya setelah sampai di kantin.

"Siap Non!"jawab Ibu kantin.

"Apes benar Gue pagi ini,udah bangunnya telat,nabrak mobil orang mana mobilnya mahal lagi,terus sekarang malah nggak bisa masuk kelas,habis ini apa lagi?"gerutunya kesal.

Tak lama soto yang di pesannya datang,Nessa yang sudah kelaparan segera melahap habis soto tersebut hingga tak bersisa.

"Biar hati sama otak lagi bermasalah,urusan perut tetap nomor 1!"ucapnya setelah meneguk satu gelas air.

"Laper banget ya Ness?"tanya Bima yang baru saja datang.Dia adalah teman satu kampus Nessa tapi beda jurusan.

"Iya,dua hari nggak makan Gue!"balas Nessa bercanda.

"Ya kali 2 hari!"jawab Bima tidak percaya.

"Nggak ada kelas lo?"tanya Nessa.

"Baru aja kelar!"jawab Bima.

Sonya yang baru saja selesai kelas menghampiri sahabatnya itu di kantin.

"Ness,lo di panggil ke ruangannya Pak Andi tuh!"ucap Sonya.

"Ya elah,mau apa sih tuh Dosen tua!"kesal Nessa.

"Hus nggak boleh ngomong kayak gitu,lagian ini juga salah lo siapa suruh telat,tahu sendiri Pak Andi orangnya gimana!"jawab Sonya.

"Ya udah,Gue mau ke ruangannya dulu!"ucap Nessa berdiri.

"Nih,tolong bayarin pesenan Gue!"ucapnya meletakkan uang 100 ribu dia atas meja dan berlalu meninggalkan Sonya dan Bram.

"Teman lo kenapa?"tanya Bram.

"Telat masuk kelasnya Pak Andi!"jawab Sonya.

"Owh,cantik tapi tukang telat mulu!"gumam Bram.

Nessa sudah sampai di depan ruangannya Pak Andi si Dosen killer.

"Masuk!"jawabnya dari dalam setelah Nessa mengetuk pintu.

"Ada apa ya Pak saya di panggil ke sini?"tanya Nessa.

"Kamu bertanya ada apa?Kamu sadar tidak dengan kesalahan yang telah kamu perbuat selama kelas dengan saya?

"Maaf Pak,tadi saya benar-benar habis nabrak mobil orang!"jawab Nessa.

"Saya tidak butuh alasan dari kamu,selama kelas dengan saya kamu hanya hadir 2 kali sisanya kamu selalu saja telat!"ucap Andi marah.

"Sekarang kamu kerjakan jurnal ini,saya beri waktu 2 hari!kalau tidak selesai saya akan tambah hukuman kamu!

"Baiklah Pak!"jawab Nessa pasrah.

"Dan satu hal lagi,ini kesempatan terakhir untuk kamu,kalau terjadi lagi saya pastikan kamu akan mengulang di semester ini!"peringat Andi yang membuat Nessa tersenyum kecut mendengar nya.

Nessa segera keluar dari ruangan Dosen killer tersebut,kupingnya terasa panas mendengar semua ucapan Dosen yang sudah berumur 50 tahun itu.

"Dasar Pak tua,kerjanya marah-marah terus,nggak takut darah tinggi apa!"gerutunya di sepanjang jalan.

Tiba-tiba ponselnya berdering yang menandakan ada panggilan masuk,namun dari nomor yang tidak di kenal.

"Hallo,siapa?"tanya Nessa.

Namun setelah tahu siapa yang menelepon,dirinya semakin mengumpat kesal.

"Argh!"teriaknya mengacak rambut sendiri.

"Ini aja belum kelar, sekarang ada lagi!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dia Meninggalkan Suaminya Setelah Dia Menemukan Rahasianya
8.6
Lima tahun membina rumah tangga, Tobias Stevens jatuh miskin dan terlilit utang, memaksa Dorothy bekerja keras demi menghidupi Margaret, putri mereka. Suatu hari, Dorothy mengajak Margaret ke taman bermain impian dari hasil jerih payahnya. Namun, mereka justru mendapati Tobias di sana bersama Liza Briggs, cinta pertamanya, dan anak mereka. Tobias bahkan menyewa seluruh tempat itu secara privat, sementara istri dan putrinya sendiri diusir oleh petugas.
Sampul Novel Cinta Yang Tak Pantas Kupertahankan
8.9
Seminggu menjelang pernikahan, Jimmy mendadak memutuskan menikahi cinta pertamanya, Mia, demi memenuhi wasiat terakhir mendiang ibunya. Jimmy bahkan tega meremehkan proyek perhiasan bernilai triliunan rupiah milik bersama yang dijadwalkan rilis di hari pernikahan mereka. Karena sang tunangan justru menyuruhnya mencari orang lain jika hanya mengincar keuntungan bisnis tersebut, kesadaran sang protagonis pun pulih sepenuhnya. Ia segera menghubungi kakaknya untuk mencarikannya calon suami baru.
Sampul Novel Pernikahan Suami di Rumah Mertua
8.2
Kemala dikhianati oleh Herdian yang memilih wanita lain. Penderitaannya kian berat akibat kekejaman serta keserakahan sang mertua. Sempat terpuruk meratapi nasib, teguran ayahnya menjadi titik balik bagi Kemala untuk bangkit melawan. Di tengah situasi bersuamikan pria yang tunduk pada hasutan ibunya, ia dipaksa mengambil sikap tegas. Mampukah Kemala bertahan dan menghadapi segala penindasan di rumah mertuanya tanpa menyerah?
Sampul Novel Tawanan Hati Sang Penguasa
9.6
Pras berniat meruntuhkan keangkuhan Lavi dan menjadikannya tawanan lewat ancaman besar. Namun, fokusnya terpecah saat ia harus menuntut balas atas kematian Tony demi prinsip nyawa dibayar nyawa. Penyelidikan Pras menyeret organisasi Quassano, tetapi musuh justru memanfaatkan Lavi sebagai perisai pelindung. Kini, sang penguasa dihadapkan pada pilihan sulit: membiarkan Lavi celaka atau mempertaruhkan seluruh kekuasaannya demi menyelamatkan gadis itu.
Sampul Novel Terjerat Belenggu Perselingkuhan
9.5
Mariana Zoya dikenal sebagai gadis desa berparas cantik dan berambut gelombang yang tampak sangat lugu. Namun, di balik kepolosan itu, ia menyimpan rahasia kelam. Keinginan Mariana yang tak pernah cukup pada satu pria membawanya masuk ke dalam konflik yang sangat rumit. Sekarang, ia terjerat dalam lingkaran asmara membingungkan bersama sejumlah pria yang terobsesi untuk menguasai dirinya secara utuh.
Sampul Novel You're My End
9.3
Dua tahun menjalin hubungan, Dara harus menelan pil pahit saat Bryan lebih memilih Tasya, sahabat yang selalu diutamakannya. Pengkhianatan ini meninggalkan luka mendalam, memaksa Dara berjuang keras untuk melupakan sang mantan. Di tengah keputusasaannya untuk bangkit, hadirlah Zyan dalam hidupnya. Akankah kehadiran Zyan mampu memulihkan hatinya yang hancur, ataukah kepedihan masa lalu itu terlalu sulit disembuhkan oleh cinta yang baru?