APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DESTINY OF LOVE

DESTINY OF LOVE

Bagi Reyna, impian pernikahan abadi berubah menjadi takdir kelam. Gadis desa yang polos ini harus menelan pil pahit kegagalan rumah tangga sebanyak dua kali dari tiga pernikahannya. Prahara hidupnya dimulai sejak masa kuliah, ketika ia salah mencintai Riko hingga hamil di luar nikah. Walau dipaksa aborsi, Reyna teguh mempertahankan bayinya. Meski akhirnya mereka menikah resmi, hubungan itu hancur dan meninggalkan trauma mendalam pada diri Reyna terhadap pria.
Bab
Bagikan

Bab 2

Malam ini berlalu seperti biasa, dia Mendengar kan alunan nyanyian dari ke dua orang tua nya yang membuat hati terasa menyiksa hatinya. Teriakan dan suara benda dibanting sudah menjadi musik iringannya. Tapi kali ini berbeda, dia merasakan hal lain.

Pikirannya berhenti di waktu bersama Riko tadi siang. Pikirannya melayang dan terus melayang. Reyna masih menginginkan dengan jelas, ciuman yang Riko berikan masih begitu membekas. Setiap inci belain Riko, masih begitu terasa. Ciuman pertamanya, sentuhan remasan pertamanya tiba-tiba membuat hasratnya kembali naik.

Tanpa sadar dia menyentuh dan meremas payudaranya sendiri. Tanpa disadari Reyna mendesah disela permainannya sendiri. Putingnya pun sampai menegang. Ciuman pertama yang membutakan. Sentuhan pertama yang membuatnya ketagihan.

Hingga pikiran terus melayang terbang dan sampai masuk ke alam mimpinya. Reyna tertidur karena kelelahan. Mungkinkah Reyna sudah mulai kecanduan sentuhan-sentuhan itu?

--------

Keesokan harinya setelah pulang dari kuliah, Reyna dan Riko duduk di taman kampusnya. Reyna merasa gugup disamping Riko karena mengingat kejadian kemarin.

"Ada apa denganmu?"

"Ah, tidak!! Tidak ada apa apa kok Rik," Sahut Reyna dengan Cepat.

"Orang tuamu bertengkar lagi? Sudah tenang saja aku ada di sini untukmu."

Riko menarik tubuh Reyna ke dalam pelukannya.

"Iya seperti biasa Ric." Kata Reyna

"Aku sayang kamu, kamu tidak sendiri sekarang,". awan Riko meyakinkan.

"Terima kasih Ric!" Jawab Reyna gugup.

---------

Tiba-tiba ada seorang laki-laki datang menghampiri Reyna dan Riko.

"Rey...."

Laki-laki itu memanggil Reyna.

"Iya,.."

Reyna menoleh ke arah laki-laki yang datang dibelakang nya.

"Kamu kenal dia Rey?" Tanya Riko dengan wajah penuh kemarahan dan curiga.

"Iya dia temanku di bangku SMA, kenalin namanya William,, Dan William dia Riko. Ada apa Wil??" Jawab Reyna tersenyum.

"A... Aku... Pinjem uangnya $ 50 saja Rey."

Sambil menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal, William mencari alasan untuk kedatangannya diantara Reyna dan Riko.

"Oh, ini Wil.." Reyna segera mengambilkan uang untuk William.

"Terima kasih ya Rey! secepatnya aku kembali kan." kata William

"Santai saja Wil." Jawab Reyna sambil tersenyum.

Seperti kebiasaan Reyna yang selalu ceria dan periang kepada semua orang, tapi Riko melihat Reyna tersenyum semakin membakar hatinya karena cemburu.

"Aku pergi dulu Rey, Dan cepet pulang Rey, kamu (menatap Riko) jaga Reyna baik-baik." Kata William dengan tatapan tajam.

"Mau mu apa? Brengsek aku ini pacar Reyna." Sontak Riko Langsung meluapkan emosi nya. Dan melayangkan pukulan ke arah William tapi dihadang oleh Reyna.

"Hentikan Riko! Dan kamu Wil cepat pergi!," Tegas Reyna.

-----

Setelah William pergi, Riko sangat marah kepada Reyna.

"Maksudmu membela dia apa? Kamu suka sama dia?" Gertak Riko.

"Bukan begitu Ric. Dia tidak salah apa-apa, dia datang cuma pinjam uang saja." Reyna menjelaskan.

"Sudah aku katakan jangan dekat dekat sama orang lain! kamu kenapa tidak mau ku atur?" Riko sangat marah.

"Tapi dia juga teman aku Ric." Reyna menjelaskan lagi.

"Teman? Aku tidak suka kamu berteman dengan laki laki lain." Riko semakin marah.

"Kamu hanya untukku!! Ingat itu! Kamu ngerti!! Pikirkan baik-baik itu kalau hubungan kita ingin berlanjut!"

Riko pergi begitu saja meninggalkan Reyna.

----------

Reyna jatuh duduk ke lantai dengan ditemani air mata. Dari kejauhan William melihat semua yang terjadi. Dan William kaget dengan apa yang dia lihat setelah Riko pergi meninggalkan Reyna.

Ini pertama kalinya William melihat Reyna menangis. William segera berlari menghampiri Reyna, dan segera memeluk Reyna. Tapi Reyna malah mendorong tubuh William.

"Dasar Bodoh, apa yang kamu lakukan?" Tanya Reyna sambil menghapus air mata karena dia tidak mau dianggap lemah dan cengeng.

"Rey, ada apa denganmu? Apa yang terjadi?" William tampak cemas.

"Ada apa? Memang nya apa yang terjadi? Kenapa kamu kesini lagi?" Membalikan badan membelakangi William. Reyna segera menghapus air matanya agar tetap tampak baik-baik saja.

"Aku sudah melihat semuanya Rey, kamu tidak perlu berpura-pura lagi. Pacar kamu terlalu posesif Rey. Kamu sudah dikekang dia Rey. Rey dengar aku..!! Banyak laki-laki lebih baik dari dia Rey. Kamu sekarang sangat berubah, kamu sudah tidak seceria dulu Rey. Kamu sekarang lebih pendiam, kamu sering murung Rey semenjak Kamu dekat dengan laki-laki itu. Rey kamu dengar aku kan." William memegang pundak Reyna

"Kamu tahu apa tentang aku Wil?? Siapa kamu sehingga bisa seenaknya sendiri menilai dia?" Reyna membela Riko dengan air mata.

"Kamu sudah dibutakan dengan cintanya yang mengekang mu Rey! Suatu saat cinta itu akan menghancurkan mu Rey,, dia bukan orang yang pantas untukmu."William menjelaskan.

"Darimana kamu tahu dia pantas atau tidaknya untukku?" Tanya Reyna.

"Seorang laki-laki sejati tidak akan mengekang cintanya,, seorang laki-laki sejati akan selalu mendukung cintanya,, seorang laki-laki sejati tidak akan meninggalkan begitu saja cintanya yang sedang menangis." menerangkan kepada Reyna.

Sontak jawaban William membuat Reyna terdiam dalam air mata yang terus berjatuhan. William memberanikan diri memeluk Reyna lagi.

"Rey badanmu dingin sekali."

William melepaskan jaketnya dan memakaikan kepada Reyna.

"..........." Reyna hanya diam.

"Aku antar kamu pulang ya Rey. Ini sudah mulai gelap. Ayo ambil motorku diparkiran." William meraih tangan Reyna dan menggenggamnya dengan erat seakan takut kehilangan.

Sedangkan Reyna hanya terdiam melihat perlakuan William yang sangat berbeda dengan William yang biasa dia kenal.

Reyna merasakan kehangatan dari sikap William, dia merasa tenang dan seakan semua kesedihan yang baru saja dia rasakan seolah menghilang.

Saat dibonceng William di jalan tanpa sadar Reyna memeluk William. Dengan ditemani air mata yang tak berhenti menetes. Reyna merasa ada orang yang melindunginya saat ini. Seperti memiliki seorang kakak.

Ya... Mungkin itu yang Reyna rasakan saat ini, karena dia sadar sudah ada Riko berstatus sebagai pacarnya saat ini.

"Terimakasih Wil..." Kata Reyna.

"Tidak perlu... Kamu kapan berhenti menangisinya? Kayak bayi gede saja... hahahaha...." Wlliam menghibur Reyna disela-sela dia menyetir motornya.

"Enak saja bayi gede,,, emang kamu... dasar gak berubah...." Reyna mulai melupakan kesedihannya tadi.

"hahahaha... adanya kamu tuh yang berubah jadi cengeng. Kita berhenti di minimarket sebentar ya,, ada sesuatu yang mau aku beli." Ajak William.

"Iya Wil..."

----------

Setelah keluar dari mini market, William memberikan sebuah permen karet kepada Reyna.

"Nih..." memberikan permen karet itu.

"hahaha,,,, William kamu masih ingat aku suka permen karet?" Reyna mulai tertawa.

"Mana mungkin aku lupa, kamu satu-satunya cewek yang bisa buat balon permen karet di Sekolah menengah atas dulu." Jawab William.

"Terimakasih ya Wil..."

"Sudah berapa kali kamu mengucapkan terimakasih kepada ku hari ini?? hahahaha...."

"Dasar..... kamu Wil..."

"Berapa lama kamu tidak makan permen karet Rey?" Tanya William.

"Sudah sejak....."

kata - kata Reyna tiba - tiba terhenti.

"Sejak pacaran sama si pecundang itu?" William mulai geram.

"Wil... Kamu ngomong apa sih?" Reyna masih tidak terima ketika William mengatai sang pacar.

"Sudah jangan dibahas, ayo lanjutkan perjalanan lagi." Dengan cepat William mengalihkan pembicaraan karena tidak ingin melihat Reyna marah.

=======00000=======

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Romantis Bagaikan Buih
8.5
Keputusan Chinta Luna sudah bulat untuk menanggalkan nama lamanya. Meski petugas administrasi telah memperingatkan rumitnya mengurus perubahan dokumen penting seperti ijazah, paspor, dan kartu identitas, ia tetap teguh menandatangani formulir pengajuan. Mulai saat itu, ia resmi melepaskan masa lalu dan memilih nama baru, Cahya Arjuna, sebuah nama yang membawa harapan baru sebagai lentera penerang dalam perjalanan panjang hidupnya.
Sampul Novel Dijodohin
8.0
Hidup selalu menuntut bayaran atas apa yang diberikan, sebuah realitas kelam yang terlambat disadari seorang gadis muda. Demi merengkuh kebahagiaan semu, ia terlanjur menyerahkan masa mudanya ke dalam jerat pernikahan yang dijodohkan. Kini, di usianya yang masih sangat belia, ia harus menanggung konsekuensi berat dari keputusan besar tersebut. Langkah itu telah mengubah seluruh takdir dan jalan hidupnya untuk selamanya.
Sampul Novel Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi
8.1
Tujuh tahun menjalin hubungan dengan Andrew, seorang dokter bedah, berakhir dengan luka mendalam. Sebanyak 66 kali rencana pernikahan kami digagalkan karena dia selalu memilih pergi demi Selena, mulai dari urusan kelalaian medis hingga alasan konyol seperti anjing yang sakit. Bahkan saat ibuku terkena serangan jantung akibat pembatalan itu, Andrew tetap pergi. Meski sempat memohon maaf, dia kembali mengulangi kesalahannya. Kini, aku menyerah, memilih pergi jauh untuk bergabung dengan tim medis internasional.
Sampul Novel Duri Pernikahan
8.6
Setahun berpacaran membuat Sasy Mentari, mahasiswi 19 tahun, yakin menikahi Satya. Namun, kesempurnaan sang dosen sirna seketika usai akad nikah terucap. Satya yang dahulu begitu hangat tiba-tiba berubah menjadi sosok yang dingin serta kasar. Di tengah kepedihan yang terus menyiksa batinnya, Sasy bertekad mengungkap misteri perubahan drastis suaminya. Sanggupkah ia tetap bertahan ketika biduk rumah tangga yang ia jalani kini justru dipenuhi duri yang melukai?
Sampul Novel IDENTITAS LAIN NYONYA BRUNO
8.0
Kehilangan calon bayinya akibat racun dari Bernard Benson, sang kakak ipar, meninggalkan luka mendalam bagi Nana. Kini, ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa suaminya, Bruno, masih terbaring koma setelah kecelakaan yang didalangi musuh yang sama. Di negeri asing tanpa kerabat, Nana berjuang sendirian demi merawat sang suami sekaligus menyelamatkan nyawa mereka dari ancaman maut. Sanggupkah ia bertahan melawan kekejaman Bernard, atau terpaksa melepas Bruno ke pelukan rival cintanya?
Sampul Novel Penipuan Bayi Miliaran Suamiku
9.2
Lima belas tahun aku merelakan mimpi menjadi ibu demi cinta dan kutukan keluarga suamiku. Namun, demi melahirkan pewaris bisnis sesuai tuntutan kakeknya, dia menyewa ibu pengganti yang mirip denganku. Janji bahwa ini hanyalah prosedur medis biasa hancur saat dia mulai tidur dengannya dan mengabaikanku. Pernikahan kami pun runtuh ketika dia melupakan momen penting kami demi perempuan asing itu.