APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Setelah diceraikan saat hamil dan diusir oleh ibu mertua serta putri angkat bernama Linda Santoso, hidup Sita Hartanto berubah total. Sita ternyata merupakan putri kandung Keluarga Syailendra yang hilang. Ia kini dilindungi oleh enam kakak laki-laki kandungnya yang luar biasa sukses—mulai dari pengusaha raksasa, ilmuwan AI, ahli bedah, pianis, pengacara, hingga aktor terkenal. Ketika mantan suaminya memohon untuk rujuk kembali, ia harus menghadapi rintangan berat dari para kakak Sita yang protektif.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Selamat, Anda telah hamil satu bulan. Semua indikatornya normal.”

Sita Hartanto mengambil hasil tes kehamilan lalu kembali ke rumahnya, ini terasa seperti mimpi. Dirinya hamil?

Sita mengumpulkan keberanian untuk mengirimkan pesan pada suaminya, Husein Handoyo: [Apakah malam ini kamu pulang untuk makan malam?]

Waktu berlalu sangat lambat, Husein dari dulu tidak suka ada orang lain yang mengganggunya bekerja. Sita khawatir kalau ini seperti dulu lagi, dia tidak mendapat balasan apa pun.

Tidak lama notifikasi ponselnya berkedip, Husein menjawab dengan nada dingin: [Iya, kebetulan ada hal yang perlu kita bicarakan]

Setelah mendapat jawaban Husein, Sita buru-buru belanja dan memasak banyak makanan, dia meletakkan hasil tes kehamilannya di atas meja, tetapi Sita merasa itu terlalu disengaja jadi dia membalik hasil tesnya dan menyimpannya.

Menjelang malam, sebuah mobil mewah hitam masuk halaman.

Husein turun dari mobil, jasnya disampirkan di lengan, tubuhnya yang ramping dengan alis dan mata yang hitam serta tegas.

“Husein, kamu sudah pulang?”

Sita berlari kecil menyambutnya, tangannya ingin mengambil jas Husein yang dilepas, namun Husein menyerahkan sebuah dokumen padanya, Sita sedikit tertegun.

“Lihatlah, jika ada permintaan kamu dapat mengajukannya.”

Dia melihat dokumen yang dipegangnya. Kata di halaman pertama menarik perhatiannya [Perjanjian Perceraian]

Kertas putih itu menyilaukan dan melukai matanya.

Husein menarik dasinya, dahinya berkerut karena kelelahan bekerja. Dia melirik istri di sebelahnya, wajahnya yang awet muda dan berwajah bulat, tingginya seperti anak di bawah umur.

Husein tidak ada rasa pada Sita, tapi nenek menyukainya. Dia juga yang membuat kondisi nenek perlahan membaik dan semua orang mengabulkan apa yang dia inginkan.

Jika bukan karena kecelakaan sebulan yang lalu, Husein tidak akan menyadari jika dirinya dan Sita sudah menikah selama tiga tahun.

Terus menjaga pernikahan ini hanya akan membuang masa muda Sita, tidak ada yang lebih baik dari berpisah.

Tangan Sita mengelus lembut perutnya dan bertanya pada Husein dengan hati-hati, “Kalau aku bilang kita memiliki anak, apakah kamu akan tetap menceraikanku?”

Tatapan Husein tertuju pada perut Sita, keningnya berkerut, “Sebulan yang lalu bukannya aku sudah menyuruhmu untuk minum obat pencegah kehamilan?”

Kecelakaan sebulan yang lalu, pertama kalinya setelah tiga tahun pernikahan.

Tangan Sita seperti dibakar. Dia buru-buru menyingkirkan tangannya dari perutnya, tapi Husein menahan pergelangan tangan Sita dengan erat. Tatapan matanya sedikit bingung, “Kamu benar-benar hamil?”

Sita terdiam lalu menarik napas, “Aku hanya berkata misalnya, apakah kamu akan tetap menceraikanku?”

“Tidak.”

Husein menghembuskan napas lega, tidak perlu tersiksa dengan kelahiran anak karena pernikahan yang tidak bahagia seperti orang tuanya.

Husein melepaskan tangan Sita, dan hati Sita juga merasa kosong.

Sita melihat bayangan punggung Husein menjauh. Sita mengangkat kepala dan menahan air matanya. Perkataan Husein lembut seperti pisau, tapi menusuk tepat di dada Sita.

Sita melirik makanan yang sudah dingin yang dipersiapkan dengan hati, dia membuang semua masakan itu ke tempat sampah, bau-bau masakan membuatnya mual.

Sita mengelus perutnya, dalam kehamilannya sedang ada sebuah kehidupan, dia menahan penderitaannya, “Sayang, Ayahmu tidak menginginkanmu, tapi Ibu berjanji akan menjagamu.”

Dari kecil Sita adalah seorang yatim piatu, setelah orang tua angkatnya melahirkan sepasang bayi kembar, dia diasuh oleh bibinya yang hidup sendiri. Beruntungnya Bibi sangat baik padanya.

Harapan besar Sita adalah memiliki keluarga. Setelah mengetahui Husein tidak menyukai dirinya, Sita masih mencoba menjadi istri yang patuh selama tiga tahun. Tapi nyatanya dia tidak akan pernah bisa melunakkan dinginnya batu yang keras.

Meskipun sekarang dia bercerai, tapi dirinya masih memiliki anak. Setidaknya dirinya tidak sendiri

Sita sama sekali tidak membaca isi dari Perjanjian Perceraian, dia langsung menandatanganinya.

Malam hari, dia tidur sendiri di kamar utama seperti sebelumnya, dan Husein tidur di kamar kerjanya. Semua sama seperti sebelumnya, menikah tiga tahun dan pisah kamar selama itu juga.

——

Pagi hari, Sita mengangkat telepon dari Ibu mertuanya, yang berkata dengan nada merendahkan, “Sita, minta pelayan membersihkan kamar tamu di lantai dua, akan ada tamu yang akan menginap selama beberapa hari. Ingatlah untuk menjamu tamu dengan baik!”

Sita belum sempat menanyakan siapa yang akan datang, Ibu mertua sudah menutup telepon.

Sita tersenyum getir, dia sudah terbiasa dengan sikap Ibu mertua yang merendahkannya, dan sepertinya kata apa pun yang Sita ucapkan akan mencoreng nama Keluarga Handoyo.

Saat Sita turun, Husein sudah berangkat bekerja.

Sore hari, seorang perempuan muda yang keseluruhan pakaiannya bermerek masuk ruang tamu. Sorot mata Sita menyiratkan keterkejutan. Apakah dia adalah tamu terhormat yang dimaksud ibu mertua? Siapakah perempuan cantik ini?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dream come true
8.7
Zefanya mengira Andrew tulus mencintainya, namun sebuah salah paham fatal merenggut kehormatan dan impiannya akan keluarga yang hangat. Sepuluh tahun berlalu dalam penyesalan, Andrew hidup menderita di tengah kekayaannya yang melimpah. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, sosok Zefanya telah berubah sepenuhnya. Andrew pun mulai berjuang keras demi mendapatkan pengampunan, tetapi benarkah permohonan maaf saja cukup bagi dirinya?
Sampul Novel Genius Liar
9.5
Indira Gianina mulai mencurigai Raefal Shahreza, suaminya yang pandai bersilat lidah. Ketika pengkhianatan Raefal terbongkar, Indira menghadapi pilihan sulit: bertahan demi sang buah hati atau mengakhiri pernikahan mereka. Sebagai istri yang kuat, ia enggan tinggal diam. Indira bertekad menyingkap seluruh kepalsuan suaminya dan menunjukkan harga dirinya di depan selingkuhan sang suami. Inilah kisah perjuangan seorang istri demi menjaga kehormatan keluarganya.
Sampul Novel Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan
8.1
Demi menebus masa lalu, seorang suami berbohong bisa melihat sisa umur orang. Ia mengklaim cinta pertamanya hanya punya tujuh hari lagi, sedangkan istrinya masih puluhan tahun. Sang istri diam saat suaminya membawa wanita itu pulang, bernostalgia, hingga menggelar pernikahan megah dengan dirinya sebagai pengiring. Ia bahkan rela pindah ke kamar tamu bersama anaknya. Sang suami berjanji menebusnya nanti, tanpa tahu justru istrinya yang mengidap kanker dan akan wafat dalam tiga hari.
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dengan tragis setelah tubuhnya dipinjam oleh Elizabeth, hantu istri dosennya, Daniel Danuarja. Elizabeth ternyata memanfaatkan raga Jelita untuk bercinta dengan Daniel hingga merenggut kesuciannya. Saat sadar, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir musnah. Di tengah amarah besar akibat dikhianati, kini Jelita harus terjebak dalam pusaran skandal yang rumit bersama dosennya tersebut.
Sampul Novel Princess and The Secret
9.7
Zia, seorang supermodel ternama berdarah bangsawan Timur Tengah, harus menyamar sebagai Ara Bella demi menyelamatkan keluarganya dari krisis hebat. Namun, misi rahasia ini berakhir tragis bagi kisah cintanya. Reikhan Edward merasa sangat dikhianati dan meragukan ketulusan cinta mereka. Zia pun terpaksa mengakui bahwa ia mendekatinya hanya untuk mengungkap kebohongan keluarga Reikhan, meskipun hatinya sendiri kini hancur lebur.
Sampul Novel Proses kedewasaan
9.1
Cerita pendek romantis modern khusus pembaca 18 tahun ke atas ini mengupas kedewasaan dalam hubungan pria dan wanita. Kisahnya menyoroti dinamika intim di balik pintu tertutup secara jujur dan berani. Berfokus pada proses pendewasaan serta hasrat mendalam, alurnya menyajikan interaksi penuh gairah bagi audiens dewasa yang mencari narasi sensual.