APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DENDAM CINTA

DENDAM CINTA

Fanila tewas dikhianati kekasihnya saat misi maut. Beruntung, ia bereinkarnasi sebagai Ziana, gadis malang yang dikucilkan keluarganya. Di hidup baru ini, ia bertekad membalas dendam pada sang mantan. Namun, situasi menjadi rumit ketika ia tahu bahwa pria yang paling ia benci itu ternyata adalah kakak kandung dari kekasih barunya sekarang. Ziana pun terjebak dilema besar antara menuntaskan misi balas dendamnya atau melindungi cinta barunya yang tulus.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pagi hari.

Tok tok tok ....

Suara ketukan pintu dari luar kamar. Itu terdengar begitu berisik hingga membuat Ziana kesal.

"Ian..." Panggil seorang wanita di balik pintu yang tidak lain adalah kakak kandung Ziana yaitu shiren.

"mendengarkan tidak ada respon dari dalam. shiren kembali mengetuk pintu sambil memanggil nama kecil Ziana.

"Hah...! Mereka tidak pernah membiarkan hidup ku tenang sedikit pun." Ujarnya kesal lalu beranjak dari tempat tidurnya menuju kearah pintu kamarnya.

"Ian, apa kau baik-baik saja...? Semalam kau pulang larut malam." Ujar Shiren yang mengkhawatirkan kondisi adiknya itu.

"Bukankah, aku telah memberitahu mu untuk tidak memasuki kamarku! cepat keluar dari sini!" ucap kesal Ziana mengusir sang kakak dengan nada kasar.

itu bukan pertama kalinya, Ziana mengusir Shiren.

Ziana begitu membenci sang kakak yang lebih di sayangi kedua orang tuanya.

Tapi Shiren tidak pernah membenci sang adik atas perlakuan kasar Ziana padanya.

walaupun berulang kali Ziana mencoba menyakiti dan juga memfitnah dirinya. Shiren tidak pernah marah dan membalas sang adik.

"Baiklah, aku akan keluar. Oh iya, papa dan mama menunggu mu untuk sarapan bersama." ucapnya dengan lembut tapi malah di jawab dengan ucapan kasar lagi oleh Ziana.

"Berisik! cepat keluar." Shiren pun keluar dari kamar Ziana.

"Mereka sungguh membuat kepala ku sakit."

Ziana selalu merasa sendiri dan kesepian, Karena kedua orang tuanya selalu saja sibuk dengan sang kakak yang sering sakit-sakitan.

kedua orangtuanya lebih banyak mengabaikan Ziana. Ia kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuannya sejak kecil.

Sebab itulah Ziana sangat membenci kedua orang tuanya, dan juga sang kakak yang mengambil semua kasih sayang orang tua mereka.

Seperti biasa, Ziana melangkah pergi tanpa menghiraukan kedua orang tuanya, dan juga sang kakak yang menyapa serta memintanya untuk sarapan bersama sebelum pergi ke kampus.

"Makin hari, Anak itu semakin tidak bisa di atur. aku terlalu memanjakan dirinya, sehingga ia berbuat sesuka hati."

Tuan Zi yang merupakan ayah dari Ziana, begitu kesal dengan sikap Ziana yang menurutnya semakin berbuat semena-mena.

"Pa... redakan amarah papa. nanti penyakit jantung papa kumat lagi. Ian, juga seperti itu karena kita pa... seharusnya kita lebih mengerti akan sifatnya saat ini. padahal dulu, Ian adalah anak yang begitu manis." kata Tante Diana yang mencoba menenangkan amarah sang suami.

"Semua ini salah Iren, jika bukan karena penyakit Iren, Ian tidak akan jadi seperti saat ini."

Shiren sangat menyayangi Ziana. Ia benar-benar sangat menyesal dengan apa yang terjadi pada sang adik selama ini.

"Sudahlah... jangan saling menyalahkan.

dia saja yang masih kekanak-kanakan." ucap tuan Zi dengan nada acuh tak acuh akan Ziana. mereka pun melanjutkan sarapan tanpa Ziana.

Seperti biasa. Ziana berangkat ke kampus menggunakan taksi. Sudah 2 tahun lamanya, Ia tidak menggunakan atau naik mobil mereka.

Alasannya cukup klise, sang ayah terkadang meminta sopir pribadi mereka untuk lebih mementingkan shiren dibandingkan ziana.

ziana yang kesal akan hal itu, memutuskan untuk pergi naik taksi ke kampus. bahkan naik bus ke kampus.

Setibanya di kampus. Ziana menguatkan dirinya untuk masuk kedalam kelas/ruang dimana tempat mereka menerima mata kuliah dari dosen.

baru saja, Ia melangkahkan kaki di depan pintu. tatapan sinis,dan ketidak nyamanan mereka membuat ziana berbalik pergi.

kelas itu, adalah kelas yang sama dengan shiren. di beberapa mata kuliah, dirinya dan shiren sekelas.

itulah, tidak heran begitu banyak orang yang membencinya karena sikap acuh tak acuhnya terhadap shiren.

Ziana benar-benar di buat kesal dengan tuduhan teman-teman shiren yang terus saja menuduhnya, ingin mencelakai shiren. Walaupun dirinya sangat membenci shiren, dan mengharapkan shiren hilang selamanya dari kehidupannya, namun ia tidak berani membunuh orang.

"Lihatlah wajah tidak tahu malunya itu." Ujar seorang wanita yang merupakan sahabat sang kakak.

"Benar, aku dengar shiren sakit hari ini. Mungkin dia telah melakukan sesuatu kepada shiren." Balas seorang teman lagi.

Ziana tidak menggubris perkataan mereka. Ia memilih untuk pergi dari pada harus bertengkar dengan mereka. Toh, nantinya Ia lah yang akan di salahkan.

Tidak ada yang akan membelahnya. Ia selalu sendiri.

Hum....suara helaan nafasnya. Ia memilih untuk duduk berteduh di bawah pohon yang ada di taman belakang kampus. Di sana Ia bisa menyandarkan tubuhnya. Hanya ada kicauan burung, dan juga angin lembut yang berhembus.

Ia menatap kearah langit yang begitu cerah.

"Sungguh tidak adil," gumam dengan nada sedih.

Ziana selalu tersisihkan dan diasingkan oleh semua teman-teman kampusnya.

Semua itu berawal saat mereka duduk di bangku SMA kelas 2.

Shiren dan ziana berdebat. Ziana cukup kesal kepada shiren, karena selalu saja memintanya untuk memaklumi dan bersabar saat teman-teman mereka mengatakan hal yang buruk.

Shiren tidak ingin ziana terlibat masalah. Namun, ziana yang tidak ingin di salahkan atas apa yang tidak pernah Ia lakukan. Memilih untuk tidak mendengarkan shiren.

Ia pergi dengan penuh amarah. Shiren mencoba menghentikan shiren dengan meraih tangan ziana,tapi ziana yang terlanjur kesal. Menghempaskan tangan ziana hingga membuat shiren jatuh kelantai,dan hal itu di saksikan oleh beberapa siswa dan siswi yang lewat.

Mereka segera menghampiri shiren dan membantunya.

Kini mereka menatap ziana dengan tatapan tidak senang. Ziana menggigit bibir bawahnya, mentahan amarahnya saat itu. Ia segera berbalik dan pergi.

"Mereka pasti berpikir bahwa aku membuly kakakku yang sakit-sakitan itu." Gumamannya dengan langkah yang cepat. Ia ingin segera pergi meninggalkan tempat itu.

Sejak hari itu. Ziana di cap sebagai adik yang kejam.

Dirinya bahkan di bully oleh beberapa kakak seniornya. Ziana yang tidak ingin diam, memilih untuk melawan dan akhirnya berkelahi dengan mereka hingga terluka cukup parah.

Tidak cukup di marahi guru saja. Bahkan sang ayah tidak ingin datang ke sekolah saat mendapat panggilan atas namanya. Hanya ibunya yang selalu datang, namun alih-alih datang menemuinya. Tapi, perhatian selalu tertuju pada shiren.

Ziana bahkan sering di bentak dan di teriaki oleh ayahnya, karena membuat shiren terluka.

Bahkan tidak jarang, dirinya di tampar oleh ayahnya.

Ziana selalu mengurung dirinya didalam kamar dan merenungi akan kesalahannya.

Kesalahannya yang tidak pernah Ia buat.

"Mengapa bukan aku saja yang sakit...?" Ujarnya dengan penuh kesedihan.

Pohon yang besar serta teduh itu, menjadi tempat sandaran terakhirnya dikala dirinya merasa terbuang.

Karena terlalu lelah dengan begitu banyaknya tekanan. Ia pun memutuskan untuk menutup matanya sejenak.

Dari balik pohon, berdirilah sosok yang tidak di kenal sedang menatapnya.

Sosok itu, melihatnya yang sedang tertidur.

Cukup lama sosok itu berdiri di depan ziana yang sedang tertidur,lalu pergi.

"Aku harap kau bisa bahagia...,"

Doa yang tulus dari sosok yang tidak pernah terlihat.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 99 Hari Bersama Kaisar Tiran
9.8
Nahas bagi Kim Nara yang tewas di tangan kekasihnya, Axel, usai memergoki pria itu berselingkuh. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua untuk membalas dendam lewat sebuah misi misterius. Ia terbangun di dalam tubuh permaisuri cantik dari seorang kaisar tiran yang terkenal kejam. Nara segera menyadari fakta mengerikan bahwa seluruh istri sang kaisar selalu tewas pada hari ke-99. Kini, ia harus berpacu dengan waktu sebelum ajal kembali merenggut nyawanya.
Sampul Novel Ace Tribes
9.5
Akibat kutukan dari perundungan kawanannya, Chryssant Elettra alias Ysee terlempar ke benua Earthalic. Ia hampir kehilangan nyawa saat dituduh oleh Putra Mahkota Remus Valez sebagai dalang penyerangan suku Ace. Begitu kebenaran terungkap, Ysee dipaksa bekerja sebagai pelayan pribadi di kediaman Remus. Namun, eksistensinya di sana justru membongkar rahasia-rahasia kelam yang terkubur. Mereka tidak menyadari bahwa keduanya hanyalah pion dalam rencana besar yang mengancam kehancuran.
Sampul Novel Hati Alpha yang Terlambat
7.9
Demi Timothy Oliver, Vanessa Price rela mendonorkan sumsum tulangnya. Namun, pengorbanan itu justru dibalas dengan kekejaman Timothy yang ingin membalas dendam demi ibu tirinya, Bryanna. Selama empat tahun Vanessa hidup dalam siksaan, hingga ia dinyatakan tewas di reruntuhan tambang. Penyesalan Timothy baru datang saat menemukan jasad Vanessa bersama bukti kehamilan. Kini, Vanessa bangkit kembali untuk menuntut balas atas kehancuran hidup dan kariernya.
Sampul Novel Istri ke 96 Sang Raja Muda
9.4
Fatima El Sayeed terasing di Kerajaan Khorasan akibat fisik yang dinilai tidak menawan dan asal-usul sang ibu. Walau dibuang ayahnya, ia punya imajinasi tinggi. Nasibnya kian terancam saat seorang raja kejam yang gemar menghabisi pasangannya memilih Fatima menjadi istri ke-96. Terinspirasi kisah klasik 1001 malam, Fatima kini wajib berjuang bertahan hidup. Lewat kemampuan mendongeng, ia berusaha meredam amarah sang raja gila demi menyelamatkan nyawanya sendiri.
Sampul Novel Makanan Menjijikkan Dari Mertua
8.0
Pernikahan seorang pria berubah menjadi teror mengerikan saat ia menyadari rahasia gelap keluarganya. Sang istri dan mertua rupanya penganut sekte ilmu hitam yang kejam. Berada di bawah tekanan yang luar biasa, ia kini tidak memiliki jalan keluar. Di tengah situasi yang semakin memuncak, sang suami dipaksa oleh orang-orang terdekatnya itu untuk mengabdi dan bersekutu dengan iblis demi mewujudkan ambisi mistis mereka yang sangat keji.
Sampul Novel Sangkawang
8.6
Terbangun di kerajaan asing, Reyna Mahesa syok mendapati dirinya menjadi permaisuri yang sangat mirip dengannya. Di balik kemegahan istana, ia justru terjebak dalam pusaran kebencian dan intrik yang mengancam nyawa. Kenyataan pahit terungkap bahwa suaminya, sang raja, adalah sosok yang pernah menghukum mati permaisuri terdahulu. Kini, Reyna harus memilih: mencari celah untuk pulang ke era modern atau bertahan demi membongkar konspirasi pengkhianatan di tempat itu.