APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta wanita kutubuku

Cinta wanita kutubuku

Elia menjalani keseharian sebagai pekerja biasa yang tak mencolok di sebuah kantor megah. Takdir mengubah hidupnya saat ia dipasangkan dengan Edward, putra mahkota pemilik perusahaan, untuk menangani sebuah proyek raksasa bersama. Kolaborasi intensif ini perlahan mengikis jarak di antara mereka. Di tengah tuntutan kerja, Elia mulai jatuh hati pada sang pewaris takhta bisnis tersebut, yang ternyata diam-diam juga menyimpan perasaan serupa terhadap dirinya.
Bab
Bagikan

Bab 1

"El! bangun El! mama udah masak buat kamu."Mama yang teriak dengan sembari mengeleng kepalanya yang sudah lelah,harus masak dan juga bangunin anaknya satu-satunya.

Elia yang masih nyaman dengan tempat tidurnya hanya mengusap-usap mukanya dengan,lembutnya bantal dan pantulan sinar matahari dari arah jendela.

"Hmm,kenapa sih waktu cepat pagi,padahal masih mau tidur."gumam Elia yang berharap cuaca masih malam,agar dirinya masih bisa tidur sebentar lagi.

Elia sontak bangun meranjak,dari tempat tidurnya siap-siap untuk ke kantor dan juga sarapan,selesai dari siap-siap ia bergegas turun,takut ada suara indah dari mamanya untuk kedua kalinya.

***

"E-"

"Iya ma..iya aku udah turun."

"Mama kira kamu masih enggak mau turun."

Elia bergegas jalan ke arah meja makan,sembari mendorong tempat duduk untuk mamanya,mamanya melihat dengan sinis.

"Kamu mau jatuhin mama ya?"

"Iyaampun ma,kalau aku sejahat itu sama mama,aku mana tega aku enggak pernah jahat sama orang ma."

"Bagus! jangan ya. mama enggak pernah ajarin kamu jahat."

Elia sembari mengeleng kepala dan mengambil makanan untuk mamanya dan juga dirinya,di piring yang berbeda.

"Iya ma."

"El."

"Apa ma."

Elia makan dengan terburu-buru agar,bisa cepat bergegas ke kantor,karena waktu tidak banyak dan takut telat.

"Kamu kapan,mau cari suami sayang?"

Elia yang mendengar itu sontak tersedak dan minum air,mama hanya mengerutkan wajahnya yang tau anaknya,hanya alasan setiap di tanya seperti itu,pasti deh ada aja alasanya.

"Kamu itu ya,kalau mama nanya itu pasti deh gitu."

"Bukan gitu ma,kan mama tau aku masih mencari ma,tenang aja kalau ada,pasti aku bawa kerumah mama tenang aja oke ma."

Mama senyum tersemeringai mendengar perkataan Elia,sembari itu pegang tangan Elia,Elia melihat ke arah mamanya.

"Iya ma,El janji sama mama yaudah El,pergi ke kantor dulu ya ma,bye ma sampai jumpa nanti."

"Iya El."

Elia sampai di kantor dan di dekati oleh temanya,bernama Della yang biasa di panggil Adel,hanya dia yang mau temanan Elia,selain itu hanya mengolok-olok Elia. Della termasuk wanita yang cantik di kantor,ia juga banyak di sukai oleh kaum pria. enggak heran selain memiliki sifat ramah dirinya,juga tidak pernah pilih-pilih teman.

"Pagi Elia."

"Pagi Del,loh kok lu di sini? kenapa? tungguin gua? apa gimana?"

"Iyalah,emang siapa lagi,oh ya ini kopi lu,gua beliin."

Elia tersenyum kepada Della,sembari mengambil kopi di tangan Della dan jalan ke arah lift,untuk naik ke kantor.

"Makasih ya Del,maaf banget gua ngerepotin lu."

"Lu bicara apa sih? mana ada lu ngerepotin gua? malah gua senang lagi di repotin sama lu."

"Dih gila,mana ada coba."

Sampai di kantor,mereka ke tempat duduk masing-masing,kebetulan tempat duduk Della bersebelahan dengan Elia tidak heran kalau Della dekat sekali dengan Elia.

"Del."

"Hmm,apa El?"

"Lain kali gua traktir lu kopi ya? gua enggak enak,terus-terusan di traktir sama lu."

"Yah elah udah kayak sama siapa aja? gua iklas kok,tapi kalau lu mau traktir yaudah makasih ya,intinya gua enggak maksa lu oke."

Elia hanya senyum mendengar perkataan Della,enggak lama jam makan siangpun tiba,Della menghampiri meja Elia dengan bekalnya.

"Elia,makan ayo jangan enggak makan,kerja boleh tapi jangan sampai lu enggak ada tenaga,gimana mau kerja kalau tenaga kosong."

Mereka berdua tertawa dengan lepas,tidak lama ada pria yang kerja di sana bernama Romi,yang menghampiri mereka.

"Hi Della."

"Hai." dengan suara datarnya,yang malas untuk berbicara dengan oranglain.

Elia yang mengerti sontak pergi,ditahan tanganya oleh Della dan jalan bersama Elia,di dekat rooftop kantor.

"Loh Del,kenapa lu ikut gua,kan Romi mau dekat sama lu,gua ngerti banget lagi dia mau dekat sama lu."

"Gua enggak mau,dan gua mau dekat lu aja."

"Hmm,kenapa? Romi baik kok emang,bukan tipe lu ya?"

Della tersenyum,sembari meletakan kotak makananya,di dekat meja dan melihat ke arah Elia yang lagi serius,meunggu jawaban dari Della.

"Gua itu,mau sama cowo yang mau dekat sama lu,kalau cowo itu enggak mau dekat sama lu,gua enggak mau buat apa juga,kalau dia suka gua dia juga harus,menghargai sahabat gua dong."

Elia yang mendengar itu sontak kaget dan tidak menyangka,perasaan sahabat dengan Della itu nyata,awalnya ia pikir Della hanya memanfaatknya malah sebaliknya ia benar-benar ingin serius dengan Elia.

"Makasih ya Del,gua enggak nyangka wanita secantik lu,mau sahabatan sama gua."

"Emang kenapa? karena lu kutubuku,terus kenapa? lu pintar kok,dan gua suka sama orang pintar,lu juga cantik Elia jadi jangan pernah merasa lu jelek,paham kan?"

Elia yang mendengar itu tersenyum,dengan bahagia mendengar perkataan Della,setelah selesai makan akhirnya mereka balik keruangan.

"Eh,ada apa sih? kok kantor sepi? ini udah jam masuk kantor kan? apa kita telat ya Elia?"

"Gua juga enggak tau Del,kan gua sama lu daritadi."

Akhirnya ada suara pria dengan suara lantang berat nan tegas,yang membuat wanita itu hanya diam mematung mendengar suaranya.

"Siap semuanya."

Keduanya masih melamun dan bingung siapa pria ini dan mengapa pria ini di sini,ada apa dengan situasi ini.

"Kalian enggak dengar saya bilang siap?"

"Maaf pa,bapak siapa ya?" Elia merasa penasaran dengan orang itu siapa.

Semua karyawan melihat ke arah Elia,dengan pandangan aneh dan penuh kebencian,sedangkan bos hanya senyum terkekeh.

"Kenalin,nama saya Edward bos baru kamu! paham!

Elia yang mendengar itu sontak menundukan kepala,merasa dirinya salah sudah tidak sopan dengan bos baru.

"Maaf pak,saya janji enggak akan mengulang lagi pak,sikap saya yang barusan."

Edward pergi meninggalkan Elia,sedangkan Della membantu Elia untuk berdiri dan duduk di bangku mereka.

"Gila! itu bos baru kita,kok cepat banget sih,bukanya katanya dua minggu baru di ganti ya."

"Gua juga bingung,ini kita yang salah info,apa dia yang datangnya kecepatan ya."

Elia hanya mengeleng kepala dan menyelesaikan tugasnya,setelah selesai tugasnya. waktu sudah menunjukan sore sudah saatnya mereka pulang.

"Bye Della."

"Eh,Elia mau kemana?"

"Kenapa Del?"

"Lu di panggil sama bos baru,hayoloh ada apa loh?"

Elia yang mendengar itu sontak kaget dan hampir aja pingsan,ditahan oleh Della sembari itu Della panik dan mendudukan Elia di kursinya.

"Iya ampun Elia,lu enggak apa-apa."

"Hmm,gua panik tau! lu serius apa bohong sih?"

"Seriuslah El,mana mungkin gua bercanda ke lu dan gua juga enggak mungkinlah,bercandain lu,kalau ya dari dulu udah gua bercandain kan lu tau,gimana gua ke lu."

Elia hanya diam dan minum teh hangat,sesudah itu Elia bergegas pergi ke ruangan bos Edward,bos baru yang enggak di sukain semua orang termasuk Elia,Elia bukan enggak suka hanya tatapanya membuat Elia takut dan susah untuk berpaling.

Tok tok tok

Elia berharap dirinya tidak ada diruangan dan setelah sudah mengetuk tiga kali,Elia masuk dengan muka gelisah dan berdiri di depan bos baru.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apakah Ini Cinta?
8.4
Menikah dengan Tristan yang super posesif karena sindrom Jacob membuat hidupku terkunci. Setelah memaksa tunanganku pergi dan menuntut pernikahan, Tristan memantauku selama sepuluh tahun dengan gelang pelacak. Meski sangat mengekang, sang miliarder juga melindungi dan memanjakanku tanpa batas dari siapa pun yang menghinaku. Namun, saat aku akhirnya hamil setelah dia membatalkan vasektominya demi mendapatkan hatiku, sebuah tragedi terjadi. Kakaknya menyerbu vila kami, menuduhku berselingkuh berdasarkan bukti palsu, dan memukulku hingga keguguran di hadapan Tristan yang baru tiba.
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Cinta tulus Jilly selama tiga tahun hancur saat Elton tega membuangnya ke laut demi menyelamatkan Rachel. Menghadapi pengkhianatan kejam sang suami, Jilly memilih menyembunyikan kehamilannya dan berencana kabur dari pernikahan toksik mereka. Ketika Elton akhirnya berhasil melacaknya dalam keadaan kacau dan memohon maaf demi anak mereka, hati Jilly telah membatu. Baginya, sosok ayah dari bayinya sudah lama mati sejak hari di mana Elton lebih memilih nyawa wanita lain.
Sampul Novel Diceraikan Mantan Suami, Ternyata Aku ....
7.9
Tiga tahun pernikahan dengan Claude hanya menyisakan penyesalan bagi Lillia, yang akhirnya dicampakkan begitu cinta pertama suaminya kembali. Namun, kehidupan pascabercerai justru membawa Lillia ke puncak kejayaan. Publik terkejut saat mengetahui bahwa dia adalah Lorraine, desainer ternama dunia, sekaligus pewaris rahasia Keluarga Forester dan pakar perbankan yang genius. Saat Claude menyadari kesalahannya dan mencoba merebutnya kembali di pelaminan, Lillia memilih untuk tidak mengenalinya lagi.
Sampul Novel Dihapus oleh Kebohongan dan Cintanya
9.8
Sepuluh tahun Aria berkorban demi kesuksesan Baskara, namun ia justru dicampakkan setelah sang suami berhasil. Demi memikat investor barunya, Aurora, Baskara tega melenyapkan identitas Aria dan menyekapnya di gudang gelap yang memicu fobianya. Puncaknya, ia membiarkan Aria disiksa penculik demi melindungi Aurora. Di tengah keputusasaan, Aria menghubungi Tante Evelyn, pengacara hebat yang siap menjemputnya dengan jet pribadi untuk menuntut balas atas semua pengkhianatan ini.
Sampul Novel Dosa Dalam Pelukan Brondong
7.9
Kehidupan Sheana, wanita 35 tahun yang bersuamikan miliarder, terasa sepi dan hampa. Demi mengusir kesunyian, ia nekat menjalin hubungan terlarang dengan pemuda menawan berusia 23 tahun bernama Ellandra yang ditemuinya di klub malam. Meski pernikahan taruhannya, Sheana kian terjerat pesona sang brondong. Namun, romansa ini dihantui rahasia gelap suaminya, masa lalu kelam, serta pacar Ellandra. Kini ia harus memilih antara bertahan atau mengikuti gairah baru yang menghidupkan jiwanya.
Sampul Novel Gara-Gara Cinta Satu Malam
8.0
Akibat dikhianati kekasihnya, Ellena Cameron nekat menyerahkan kesuciannya pada pria asing demi membalas dendam pada takdir. Setelah berniat melupakan peristiwa itu, sang pria justru hadir kembali dan mengacaukan hidupnya. Pria itu adalah William Asahavey Hamilton, konglomerat yang jenuh dipaksa menikah oleh kakeknya. Terpikat oleh keberanian Ellena yang unik, gadis mungil itu kini menjadi pusat perhatian William yang biasanya dikelilingi banyak wanita.