APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Terlarang Sang Janda

Cinta Terlarang Sang Janda

CEO muda sukses, Rio Darmawan, merasa jenuh dengan tekanan perjodohan dari keluarganya yang terus-menerus. Ia selalu menolak calon pilihan orang tuanya karena tidak ada yang cocok. Namun, segalanya berubah saat ia terpikat oleh Denanda Kusuma, seorang ibu tunggal yang mandiri. Walau hubungan mereka ditentang keras oleh keluarga besar, Rio bertekad kuat memperjuangkan cintanya. Kini ia menghadapi pilihan sulit antara mengikuti kata hati atau tunduk pada tuntutan keluarga.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Urus anak suamimu. Dia hanya menyusahkan saja, setiap hari menghabiskan uangku dan tak menghasilkan lagi semenjak Andres dipenjara," ujar wanita itu dengan angkuh.

Orang yang datang menemui Nanda adalah selingkuhan suaminya, seorang wanita yang tak tahu diri. Sudah menjadi duri dalam pernikahannya, masih saja menitipkan anak hasil dari hubungan yang semestinya tak terjalin.

"Ini putramu, seharusnya kau urus sendiri. Itu konsekuensimu karena sudah bermain api dengan suami orang," tolak Nanda mencoba tak membalas dengan nada tinggi seperti wanita di hadapannya.

"Eh! Dengar, ya! Aku tak menginginkan anak darinya, suamimu saja yang kurang ajar sampai membenamkan cairannya di dalam rahimku!" jelas wanita itu sambil mendorong dada Nanda.

Nanda mencoba meredam amarahnya. Ia melihat anak kecil yang masih belum tahu kerasnya dunia. Tak ingin mencemari otak anak itu dengan pertengkaran dan selingkuhan suaminya.

"Memangnya kau mau ke mana, bekerja?" tanya Nanda.

"Aku ada kencan buta, dan dia hanya akan menghambatku untuk mendapatkan pria muda kaya raya yang akan menjadi calon suamiku nanti." Wanita itu berbicara sangat enteng seolah putranya bukanlah sesuatu yang berharga dalam hidupnya.

"Kau seharusnya membawa putramu, calon suamimu harus tahu jika kau sudah memiliki anak," nasihat Nanda agar wanita di hadapannya itu tak membuang buah hati seperti rongsokan yang tak bernilai.

"Untukmu saja, aku tak mau calon suamiku tahu tentang masa laluku." Wanita itu menyodorkan koper besar pada Nanda. "Ini semua barang-barangnya. Mulai detik ini, dia adalah anakmu!" serunya. Dan langsung menyelonong pergi begitu saja tanpa berpamitan dengan putranya.

"Mom... mommy ... ikut." Bocah kecil itu merengek dan berlari menghampiri orang tuanya. Ia langsung memeluk kaki wanita angkuh yang sudah melahirkannya.

"Lepas!" sentak wanita tersebut, melepas paksa tangan anaknya dari tubuhnya. Hingga bocah mungil itu tersungkur di lantai dan menangis kencang.

Nanda segera berjalan menghampiri anak selingkuhan suaminya. Naluri keibuannya muncul begitu saja, tak memandang jika itu adalah buah kesalahan pasangannya yang kini sedang berada di penjara.

"Dita Andini!" seru Nanda hingga otot lehernya terlihat karena begitu kesal dengan wanita tadi.

"Ibu macam apa kau itu! Sungguh tak berperasaan!" tegurnya. Ia pun menggendong bocah tersebut dan menepuk pundak mungil itu untuk menyalurkan kenyamanan.

"Ibu? Sekarang aku sudah tak menjadi ibu, mulai hari ini dia adalah anakmu!" balas Dita lantang seolah tak memiliki beban.

Nanda ingin memarahi Dita, tapi dia tak ingin mencemari pikiran anak yang berada di gendongannya. "Baiklah, jika kau memberikan anak ini padaku, maka segera kita urus dokumen hak asuhnya. Dan kau jangan pernah mengambilnya dariku!"

"Oke." Dita berlalu pergi begitu saja dengan senyum yang mengembang. Akhirnya, hilang sudah satu beban untuk berkencan dengan anak teman mamanya hari ini.

"Raka, jangan menangis. Ayo kita jalan-jalan mencari kakakmu." Nanda berusaha menenangkan bocah kecil itu. Tanpa menurunkan Raka, dia memasukkan koper perlengkapan anak tirinya dan pergi mencari Cherry.

Begitulah nasib seorang Denanda Kusuma. Wanita berusia tiga puluh enam tahun yang malang, harus banting tulang demi keluarganya, menghidupi mertuanya yang masih belum bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan seadanya, dan sekarang harus merawat anak dari selingkuhan suaminya.

Sementara itu, Rio sudah berada di dalam mobil hendak menuju tempat kencan butanya. Ia menyetir sendiri setelah pulang kantor. Layar canggih berukuran tujuh belas inci pada interior mobil Mercedes milik Rio menunjukkan ada panggilan masuk dari mommynya. Pria itu menghembuskan napasnya lelah. Tapi tetap saja mengangkat. "Ya, Mom?"

"Jangan lupa, hari ini ada kencan buta, namanya Dita Andini. Dia anak dari temanku saat disekolah dulu." Mommy Anggi tak berhenti mengingatkan putranya.

"Aku tahu, Mom. Kau sudah mengingatkanku hampir lima kali dalam satu hari," balas Rio masih dalam kondisi menyetir.

"Aku tak akan lelah mencarikanmu jodoh sampai kau menikah, memangnya bagaimana kriteria yang kau inginkan? Semua anak teman mommy cantik, tetap saja kau campakkan mereka," keluh Mommy Anggi.

"Yang pasti harus berkelakuan baik dan pantas menjadi pendampingku." Jawab Rio.

"Memangnya semua yang mommy kenalkan tak ada yang baik?"

"Ada."

"Lalu, kenapa tak ada satu pun yang mau kau jadikan istri?"

"Karena tak ada satu pun yang pantas menjadi pendampingku."

Mommy Anggi terdengar menghela napasnya kasar. Sulit sekali mencari pengganti Anita di hati putranya, padahal mantan kekasih Rio juga tak sesempurna bidadari.

"Buka pesanku, itu foto Dita Andini. Jangan lupa ke Restaurant A," ujar Mommy Anggi setelah mengirimkan chat pada putranya.

"Kenapa harus Restaurant A? Aku tak mau di sana, pindah saja lokasinya," protes Rio.

"Lalu, kau mau bertemu di mana?"

" Restaurant B."

"Oke, ku kirimkan nomor Dita. Kau bertukar pesan saja dengannya secara langsung."

"Tidak, Mommy saja. Yang ingin menemukanku dengannya kan Mommy, bukan atas keinginanku sendiri."

"Oke, aku akan mengabarkannya. Sudah dulu, dan jangan sampai kau membuat wanita kali ini menangis seperti biasanya," pinta Mommy Anggi.

"Aku tak janji." Rio hendak memencet tombol merah di layar untuk mematikan panggilan telepon itu.

Lama-lama panas telinganya mendengarkan mommynya yang sudah sangat menginginkannya memiliki pendamping.

Cit...

Bunyi decitan antara ban yang direm mendadak dengan aspal jalanan pun terdengar sangat nyaring.

"Apakah tadi aku menabrak orang?" gumam Rio sangat lirih.

Matanya yang kurang fokus ke jalan membuatnya tak sadar jika ada lampu rambu lalu lintas yang tengah menunjukkan warna merah. Dan ia reflek mengerem ketika terkejut ada seorang anak kecil hendak menyebrang.

Rio turun dari mobilnya untuk mengecek apakah sungguh ada orang yang dia tabrak atau tidak. Ternyata bocah yang tadi ditangkap oleh indera penglihatannya kini tengah berjongkok seraya memegang telinga.

"Hi, aku minta maaf karena berkendara tak fokus. Apakah kau ada yang terluka?" Rio mendekati bocah itu untuk memastikan kondisinya.

Ia melihat jarak mobil depannya dengan lokasi anak tersebut, ternyata tak terlalu dekat dan dia bisa bernapas lega karena tak menabrak orang. Bocah itu mendongakkan kepalanya saat mendengar suara.

"A-aku tak apa, Tuan," jelasnya dengan terbata-bata karena jujur saja dia sempat takut jika ditabrak mobil. Rio bisa bernapas lega.

"Ayo, aku antar kau ke rumah sakit untuk mengecek kondisimu," ajaknya seraya menuntun bocah itu untuk berdiri.

"Tidak perlu, Tuan. Aku harus menjual cokelat ini untuk membantu mamaku membayar sewa apartemen," tolak bocah tersebut seraya menunjuk sebuah keranjang berisi banyak makanan manis.

"Berapa harga semua cokelatnya?"

"Seratus ribu rupiah."

"Aku beli semuanya, tapi kau harus ke rumah sakit." Rio mengeluarkan dompetnya dan memberikan selembar uang seharga cokelat yang dijual oleh bocah itu. Ia mengambil alih keranjang dari tangan yang masih mungil.

"Masuklah ke mobilku, sebentar lagi lampu akan hijau. Sebelum pengendara lain protes jika kita membuat kemacetan di jalan," ajaknya seraya membukakan pintu di samping kemudi.

Dan Rio pun masuk juga ke dalam kendaraan roda empat itu.

"Siapa namamu?" tanyanya agar nanti ketika di rumah sakit dia bisa memberitahukan identitas bocah tersebut.

"Cherry Kusuma."

"Berapa umurmu?"

“Sepuluh tahun.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta
8.6
Dalam novel modern Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta, sebuah gladi resik pernikahan mewah berubah menjadi kekacauan total saat Quincy, rekan kerja tunangan sang protagonis, datang merusak dekorasi dan mengklaim Jared sebagai miliknya. Dengan penuh percaya diri, wanita itu bahkan merobek gaun pengantin bernilai puluhan miliar karena memaksakan tubuhnya yang tidak muat. Quincy merasa di atas angin, yakin bahwa Jared sangat mencintainya dan akan mengganti gaun tersebut. Namun, saat hari pernikahan tiba, kebenaran mengejutkan terungkap. Pengantin pria yang datang bukanlah Jared, melainkan bos besar mereka. Sejak awal, pernikahan ini ternyata bukanlah milik orang yang Quincy duga.
Sampul Novel Dipaksa Menikahi CEO Kejam
8.4
Sejak kecelakaan fatal merenggut ibunya saat ia berumur delapan tahun, Fallen harus memikul kebencian sang ayah. Sebagai hukuman, ayahnya tega memaksa Fallen menikahi CEO dingin dan kejam, sembari mengutuknya agar hidup menderita sebagai pembunuh. Di tengah pernikahan tanpa cinta dan luka masa lalu, sebuah rahasia besar di balik tragedi masa kecilnya mulai terungkap, membawa kenyataan yang sangat pahit.
Sampul Novel Ikatan Yang Ditakdirkan
9.6
Demi menepis rumor miring, Zayyad, seorang CEO muda yang mengidap gynophobia, terpaksa menikah. Di sisi lain, Alina yang misandris rela mengesampingkan prinsipnya demi sang nenek. Pertemuan antara rasa takut dan benci ini membawa mereka ke dalam pernikahan penuh kontradiksi. Zayyad mendambakan keluarga normal yang bertahan selamanya, sedangkan Alina justru merencanakan perceraian setelah tugasnya usai. Akankah takdir menyatukan mereka, atau berakhir tragis sesuai rencana Alina?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Sampul Novel Miss Black Puteri CEO Yang Terbuang
9.4
Rose hidup menderita sebagai anak yatim piatu sebelum Denzel mengungkap bahwa ia adalah putri kandung dari CEO Louis Brown. Untuk melindungi dirinya, Rose menyamar sebagai mahasiswi berprestasi bernama Rose Carter, yang diam-diam merupakan violinis misterius, Miss Black. Ketegangan memuncak saat putra angkat ayahnya, Luke, memaksanya menikah demi menguasai harta. Di tengah ancaman maut dari Peter dan Hendrick, kebencian Rose dan Luke berubah jadi cinta. Rose kini harus melawan pengkhianatan demi hidup bahagia bersama Luke.
Sampul Novel My Crazy Man
8.2
Azura, supermodel populer yang dingin, didera trauma mendalam akibat kegagalan asmara masa lalunya. Ketenangan hidupnya terusik sejak kehadiran Devano Mackzie. Jauh dari citra CEO berwibawa, Devano adalah pria menyebalkan yang konyol dan sangat cerewet. Kegigihan serta sifat banyak bicaranya benar-benar menguji kesabaran Azura. Mampukah keteguhan sikap acuh sang model akhirnya luluh oleh kegilaan cinta yang ditunjukkan pria tersebut?