APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Memang Begitu

Cinta Memang Begitu

Kematian tragis mengakhiri hidup sang protagonis yang lelah bersaing dengan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuanya yang bahkan menerima donor retinanya dan menikahi kakak kandungnya sendiri. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di kehidupan baru, ia memutuskan untuk berhenti memedulikan orang lain dan tidak lagi mengejar persaingan yang sia-sia. Dengan fokus sepenuhnya pada diri sendiri, ia justru menemukan jalan menuju kebahagiaan sejati yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Bab
Bagikan

Bab 5

"Kenapa kamu bicara begitu? Bukankah kita sudah jadi keluarga?"

Emma berpura-pura menghindar dari tangan Miles, lalu melirikku dengan tatapan penuh rasa takut, seolah diam-diam menuduhku.

Miles langsung melemparkan tatapan garang ke arahku.

"Aubrey! Kenapa kamu jahat banget sama Emma? Kenapa kamu berubah jadi seperti ini? Dulu kamu nggak begini!"

Aku yang berubah? Justru kalian semua yang berubah. Ibu yang dulu selalu memikirkan aku, ayah yang dulu tegas, tetapi lembut, dan kakak yang selalu melindungiku, sekarang kalian semua sudah berubah jadi orang asing.

Aku hanya tertawa dingin, lalu menatap mata Miles dan menjawab.

"Coba kamu tanya langsung ke Emma, apa aku jahat sama dia? Kamarku saja sudah aku kasih ke dia. Apalagi yang dia mau?"

Pertanyaanku membuat Emma merasa bersalah. Dia refleks menghindari pandanganku. Sikap takutnya itu malah makin membuat Miles ingin melindunginya. Miles membentakku tanpa pikir panjang.

"Itu karena sikapmu yang sok superior itu yang menyakitinya! Emma baru pindah ke rumah kita, kamu mestinya mengalah dong!"

Tiba-tiba aku jadi musuh yang harus dilawan, sementara dia, Miles, jadi pangeran yang melindungi sang putri.

Orang tua yang sok suci itu cuma tahu ikut campur dan membela satu pihak.

"Aubrey, kakakmu itu jarang pulang, jangan buat dia marah. Cepat minta maaf ke kakakmu dan Emma."

Aku menatap keluarga yang begitu berat sebelah ini, lalu menjawab dengan tegas, kata demi kata.

"Apa pun yang Emma mau, aku bisa kasih. Aku nggak membutuhkannya. Tapi, kalau disuruh minta maaf, jangan harap!"

Setelah berkata begitu, aku mengunci diri di kamar, membiarkan teriakan penuh amarah Miles tertahan di luar pintu. Hari itu, mereka berempat menghabiskan waktu bersenang-senang seharian. Tak ada yang ingat untuk meneleponku, bahkan sekadar membawakanku makanan pun tidak.

Kalau ini adalah diriku yang dulu, aku pasti sudah merasa sangat sedih, bahkan mungkin akan mogok makan atau kabur dari rumah demi membuat orang tuaku merasa bersalah. Namun, diriku yang sekarang tahu kalau semua itu sia-sia dan cuma akan menyiksa tubuhku sendiri.

Aku memasak semangkuk mi instan yang kaya isi untuk diriku sendiri. Sambil makan, aku membuka buku latihan yang dulu diam-diam kubeli.

Sejak terlahir kembali, aku sangat rajin belajar dan terus berusaha untuk berkembang. Aku tidak pernah berani bermalas-malasan walau sehari pun. Di kehidupan ini, aku harus sukses dengan usahaku sendiri. Setelah kupikirkan baik-baik, aku memutuskan untuk belajar kedokteran.

Walaupun aku baru tujuh tahun, otakku masih menyimpan pengetahuan waktu aku umur dua puluhan dulu. Jadi, soal belajar, aku jelas lebih unggul dari Emma. Cara-cara manja dan sok lugu ala Emma mungkin manjur buat orang tuaku yang sok baik itu, tetapi itu tidak berlaku buat guru-guru di sekolah. Nilai jelek, ya tetap saja jelek.

Waktu ujian akhir, aku meraih peringkat pertama seangkatan, sedangkan Emma ada di posisi terbawah. Setiap kali dipanggil guru karena nilainya buruk, Emma pasti selalu menangis dan bilang tekanan belajar membuat matanya kambuh. Namun, dia tetap bersikeras tidak mau pindah ke sekolah khusus. Setiap kali musim ujian tiba, rumah pasti dibuat kacau olehnya.

Demi memahami perasaan Emma dan supaya dia tidak diremehkan teman-temannya karena status anak angkat, orang tua sok suci itu memutuskan untuk datang ke pertemuan orang tua Emma, walaupun jadwal pertemuan kami berdua diadakan di hari yang sama.

Orang tua sok suci itu jelas-jelas tahu kalau aku diejek dan ditindas teman-temanku karena mereka pilih kasih. Katanya, aku ini anak yang punya orang tua, tetapi tidak dicintai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel (bukan) Telepati Cinta
8.3
Hyura Anastasya sangat terobsesi menemukan reinkarnasi Fino lewat buku kuno milik kakeknya. Namun, misi ini justru merusak hubungan dengan sahabat serta cinta sejatinya. Di tengah konflik, hadirlah arwah pria yang menyimpan kunci misteri hidupnya. Mengandalkan kekuatan telepati uniknya, Hyura harus menuntaskan teka-teki besar ini. Sanggupkah ia menyelesaikannya saat kemampuan telepati tersebut justru tak berfungsi untuk urusan asmara?
Sampul Novel Chasing Vampire
9.1
Julian Donyoung, vampir berumur dua ratus tahun, berkelana demi menuntut balas atas kematian ibunya sejak perang klan 1822. Sangat antipati pada manusia, takdir malah membuatnya terpikat oleh Elena Karenina yang ceroboh. Konflik membara ketika terungkap bahwa Elena adalah keturunan klan Oyster, musuh bebuyutan Julian. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam lama ini kembali memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih tersebut?
Sampul Novel Cinta Rahasia Dibalik Identitas Tersembunyi
9.3
Hasrat Putri Daniella menikahi Pangeran Philip terusik sejak Erik Sebastian hadir. Walau berprofesi sebagai sopir desa, Erik memendam cinta mendalam pada sang putri sejak masa kecil mereka. Lembaran misteri pun terbuka saat rahasia besar terungkap. Erik bukanlah pemuda biasa, melainkan sosok putra mahkota yang sesungguhnya. Kini, takdir serta jalinan asmara mereka terjebak dalam teka-teki identitas yang membingungkan.
Sampul Novel Dunia Lain Di Balik Pintu
8.7
Astrid Ratchett, siswi antisosial korban perundungan, sangat menyukai novel fantasi karya Richard Mcgrory. Hidupnya berubah saat ia menemukan pintu misterius di balik lemari yang membawanya ke dunia fiksi tersebut. Di sana, Astrid menjelma menjadi gadis cantik berkedudukan tinggi. Kejutan besar menantinya ketika ia bertemu mendiang sahabatnya yang telah menjadi pangeran. Kini, ia harus melawan ancaman keluarga jahat demi menyelamatkan dunia itu sekaligus menguak rahasia di baliknya.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Sampul Novel Reinkarnasi ke Zaman Ajaib
8.7
Setelah tewas dibakar oleh adiknya yang cemburu, sang protagonis terbangun kembali di hari pernikahan antara manusia dan binatang. Di kehidupan lalu, ia melahirkan pewaris aliansi dari Klan Serigala, sementara adiknya menderita bersama Klan Rubah. Kini, sang adik yang juga bereinkarnasi langsung merebut Jati Jatmiko, putra sulung Klan Serigala yang kejam. Tanpa disadari adiknya, keputusan itu justru menjadi awal dari petaka baru, sementara sang protagonis siap mengambil jalan berbeda dalam takdir teranyar ini.