APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Kita Sudah Punah

Cinta Kita Sudah Punah

Saat gempa bumi melanda ketika sedang makan bersama adik angkat suaminya, seorang istri yang hamil lima bulan menaruh harapan pada suaminya yang berprofesi sebagai pemadam kebakaran. Namun, di tengah situasi kritis, sang suami memilih menyelamatkan adik angkatnya yang sakit-sakitan dan membiarkan istrinya tertimbun batu besar hingga kakinya patah. Meski sang istri memohon pertolongan, ia ditinggalkan hingga tewas. Penyesalan pun membuat sang suami kehilangan akal sehatnya.
Bab
Bagikan

Bab 4

“Ferry, kamu sudah menikah dengan Vania. Sekarang, kalian juga punya anak sendiri. Berpikirlah dengan jernih.”

“Bawa Vania kembali dan minta maaflah dengan tulus. Ibu yang akan mengurus adikmu di sini. Semua yang dikatakan Anggi, cuma omongan orang yang sedang nggak waras.” Ibu mertualah yang memberikan keputusan terakhir.

“Bagaimanapun, Vania itu istrimu. Dia nggak tahu apa yang sedang terjadi sekarang. Kamu nggak boleh tinggal di sini. Pergi dan suruh Vania kembali.” Ibu mertua menatap mereka berdua dengan raut wajah kesal.

Hatiku terasa dingin tak tertahankan. Ternyata, hanya aku saja yang dibohongi dan tidak tahu apa-apa. Tanpa diduga, hanya aku saja yang tidak mengetahui hubungan hina antara Ferry dan Anggi.

Selain itu, tanpa diduga mereka malah masih berusaha menyembunyikannya dariku. Aku menatap orang-orang yang tampak familier, tetapi sebenarnya asing bagiku ini. Aku merasa begitu muak.

Jika aku tidak mengalami kecelakaan itu, apakah aku akan tertipu seumur hidup?

“Ibu, aku akan minta maaf pada Vania. Tapi, sekarang kesehatan Anggi sangat penting. Vania sudah ditemukan dan dia baik-baik saja. Aku akan menjemputnya, saat kondisi Anggi sudah stabil. Sekarang ini, Vania sudah kembali ke rumah ibunya. Dia juga nggak ingin bertemu denganku.”

“Ferry, sikapmu ini benar-benar buruk. Cepat cari Vania sekarang juga.”

Ibu mertuaku jelas tidak tahu jika aku sudah meninggal. Mereka semua mengira aku masih hidup. Padahal, nyatanya aku sudah mati.

“Ibu, sudah kubilang. Sekarang ini aku mencemaskan Anggi. Kalau Ibu khawatir, aku akan menelepon Vania sekarang. Untuk saat ini, aku benar-benar nggak bisa meninggalkan Anggi.”

Ferry melakukan panggilan video padaku dengan ekspresi tidak sabar di wajahnya.

Selama tujuh tahun menikah, jarang sekali Ferry melakukan panggilan video padaku.

Seingatku, akulah yang selalu meneleponnya atau melakukan panggilan video padanya. Namun, tiap kali Ferry tidak akan menjawabnya atau buru-buru menutup teleponnya.

Aku tidak menyangka setelah aku mati, aku akan melihat Ferry berinisiatif meneleponku.

Ibu mertua mengerutkan kening dan berkata dengan cemas, “Dia sedang hamil. Apa sesuatu terjadi padanya ketika gempa bumi?”

Panggilan itu pun terhubung. Wanita yang muncul di layar memang diriku, setidaknya wajahnya sama persis denganku.

Aku menatap wanita dalam video itu dengan mata terbelalak. Butuh waktu lama bagiku untuk menyadari jika wanita itu bukanlah aku. Wanita ini terlihat sangat mirip denganku, tetapi bukan aku.

“Vania, ibu sangat mengkhawatirkanmu. Membuat ulah juga harus ada batasnya. Cepat kembali. Aku anggap, kamu nggak pernah mengatakan apa-apa.”

Ferry dengan tidak sabar menunjukkan layar ponselnya kepada ibu mertua. Kemudian, dia langsung menutup telepon tanpa menunggu wanita dalam video itu angkat bicara.

“Dia begitu beruntung dalam hidup ini dan nggak terjadi apa-apa padanya. Cuma penyakit lamanya saja yang kambuh. Biarkan saja selama beberapa hari. Nanti dia juga akan sadar sendiri.”

Hatiku terasa begitu sakit dan bergetar saat mendengar kata-kata yang teramat dingin dan hampir tidak manusiawi, yang terucap dari mulut suamiku.

Pria yang berbagi ranjang denganku itu bahkan tidak tahu apakah orang yang ada di layar itu benar-benar diriku atau bukan.

Ferry tanpa malu-malu menunjukkan jika dirinya lebih menyukai Anggi, tetapi enggan menunjukkan sedikit saja kepeduliannya kepadaku.

Meski Anggi hanya mengerutkan kening atau terbatuk-batuk saja, Ferry akan langsung merasa sangat cemas.

Suatu hari, saat hujan deras disertai guntur di malam hari, Anggi menelepon Ferry sambil menangis dan mengatakan jika dia takut. Tanpa ragu, Ferry meninggalkanku meskipun aku sedang demam tinggi dan menemani Anggi semalaman.

Keesokan harinya, demamku agak mereda. Aku sempat bertengkar hebat dengan Ferry. Akan tetapi, Ferry hanya berkata dengan wajah dingin jika aku sengaja mencari masalah tanpa alasan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
8.4
Kehancuran bisnis dan pernikahan sang mantan membuat hidup Shiloh Jung terpuruk. Demi memulihkan diri, ayahnya mengirim Shiloh berlibur ke luar negeri. Di sanalah ia bertemu Edward Leung yang penuh misteri. Keduanya lalu sepakat menjelajahi Rusia sebagai sepasang kekasih tanpa membongkar identitas asli, dengan janji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, setahun berlalu, Edward justru berpura-pura tidak mengenalnya. Rahasia besar apa yang disembunyikan pria itu?
Sampul Novel Bu Claire
9.2
Kehidupan pernikahan Claire dan Budi di desa kecil terasa hambar hingga memicu kejenuhan. Kehadiran Ridho yang menggoda membawa Claire ke dalam perselingkuhan rumit yang dipenuhi gairah sekaligus penyesalan. Ketika kecurigaan Budi memuncak, rahasia besar mereka pun terbongkar dan mengancam rumah tangga ini. Namun, mereka memilih bertahan dan berjuang memulihkan kepercayaan lewat kejujuran. Kisah mendalam tentang komitmen, rekonsiliasi, dan arti cinta sejati.
Sampul Novel Cinta Memang Begitu
8.3
Kematian tragis mengakhiri hidup sang protagonis yang lelah bersaing dengan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuanya yang bahkan menerima donor retinanya dan menikahi kakak kandungnya sendiri. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di kehidupan baru, ia memutuskan untuk berhenti memedulikan orang lain dan tidak lagi mengejar persaingan yang sia-sia. Dengan fokus sepenuhnya pada diri sendiri, ia justru menemukan jalan menuju kebahagiaan sejati yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel GAIRAH LIAR ISTRI BOSKU
9.7
Demi membalas dendam atas pengkhianatan suaminya, Charles Bosley, Theresa nekat berselingkuh dengan sang pengawal pribadi, Aaron Parker. Di sisi lain, daya tarik Theresa juga memikat Sean Dalbert, seorang politikus Italia yang penuh ambisi. Begitu Charles berhasil disingkirkan, persaingan sengit pun meletus antara Aaron yang bernaung di bawah Organisasi EXO dan Sean yang mengincar kursi walikota New York. Di tengah intrik politik dan perebutan kuasa, Theresa kini terjebak di antara keduanya.
Sampul Novel Lenyap Bersama Kenangan
9.1
Setelah kematian tragis Ridho yang menyelamatkan nyawanya, rahasia besar terungkap melalui buku harian peninggalannya. Ridho ternyata mencintai wanita lain bernama Yolanda saat hilang ingatan, namun dipaksa menikahinya. Di tengah kemarahan mertua yang menyalahkannya atas kematian Ridho, sang istri memilih mengakhiri hidup. Namun, ia justru terbangun kembali di masa lalu saat Ridho baru pulang dari desa nelayan. Kali ini, ia memutuskan untuk merelakan suaminya bersatu dengan cinta sejatinya.
Sampul Novel Malam Pertama dengan CEO
9.7
Malam pernikahan Kara berubah jadi mimpi buruk saat suaminya menjual dirinya kepada CEO kaya bernama Angkasa. Dipaksa melayani Angkasa selama sebulan, Kara akhirnya hamil. Sayangnya, salah paham membuat Angkasa enggan mengakui kandungan itu dan mengusirnya. Meski ditekan mantan suami serta mertuanya, Kara bangkit hingga sukses menjadi desainer. Kini, Angkasa datang lagi demi meminta maaf. Akankah Kara memaafkan pria yang telah melukainya?