APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat hamil lagi, sang istri menyerahkan seluruh tabungannya demi mendukung janji Arif Ravindra untuk berubah. Namun, ia justru mendapati kenyataan bahwa suaminya adalah bos mafia kaya raya yang memalsukan kemiskinan. Atas saran sahabat kecilnya, Lina Candra, Arif memilih menguji kesetiaan istrinya sekali lagi sebelum mengungkap identitas aslinya. Mengetahui cintanya selama ini hanya dijadikan bahan ujian dan dipenuhi kebohongan, sang istri memutuskan untuk pergi dan menolak hubungan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami.

Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya.

Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan.

Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura.

"Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?"

Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu."

Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas.

"Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.”

“Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi."

Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat.

“Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?"

"Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini."

Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku."

Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya.

'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'

Malam itu, Arif pulang lebih awal dari biasanya.

Dia duduk di hadapanku sambil makan, lalu bertanya dengan nada santai, “Bagaimana pekerjaanmu hari ini?”

“Baik-baik saja.” Aku menundukkan kepala dan suaraku sedikit tercekat.

Arif pun tidak berkata apa-apa lagi. Dia sama sekali tak menyadari bahwa suasana hatiku sedang diliputi kesedihan.

Aku menatap wajahnya sejenak lalu memberanikan diri bertanya, “Sayang, pemanas air di rumah rusak. Apa masih ada sisa uang dari yang kuberikan sebelumnya? Kita panggil tukang untuk memperbaikinya.”

Ekspresi Arif sedikit berubah seperti kesulitan. Ia merogoh kantong celana lalu berkata, “Maaf sayang, uangnya sudah aku pakai untuk bayar hutang. Sudah tidak ada sisa.”

Pembohong.

Aku memejamkan mataku. Di kepalaku terbayang kembali saat dia memberi tip besar pada pelayan restoran perempuan.

Tapi aku hanya menekuk bibir, menahan emosi dan berkata, “Tidak apa-apa. Aku cari cara sendiri lagi.”

“Oh ya, Lina lagi sakit. Kata dokter, dia harus makan makanan bergizi.”

Dia membelai pipiku dengan lembut.

Lalu, sambil bicara, ia mengeluarkan seikat ikan yang sudah dibersihkan. Seketika, udara dipenuhi bau amis.

“Lina akhir-akhir ini ingin minum sup ikan. Tolong rebuskan untuk dia ya?”

Matanya berbinar penuh harapan.

Entah kenapa, tiba-tiba aku teringat Arif pernah berkata dia paling tidak suka bau amis.

Dia membenci bau darah dan juga bau amis.

Tanganku pun mengepal dan kuku jariku mencengkeram telapak tangan begitu dalam.

Katanya, dia tidak pernah menyentuh daging mentah, bau darah membuatnya mual.

Tapi sekarang demi Lina, dia memegang ikan tanpa ragu, seakan lupa kalau aku sedang hamil dan sensitif terhadap bau amis.

Perutku tiba-tiba bergejolak karena bau amis yang menyengat.

“Sari, kamu kenapa?”

Aku tak bisa menahan diri dan rasa mual mendesak keluar. Aku lalu berdiri dan berlari ke kamar mandi.

Saat aku jongkok di depan toilet, air mataku menetes tanpa henti.

Aku mencintai Arif, bahkan rela menyerahkan segalanya.

Tapi sampai sekarang aku baru sadar, ternyata aku begitu rendah diri di hubungan ini.

Suara Arif terdengar dari belakang, dia bertanya dengan perhatian, “Sayang, kamu baik-baik saja? Apakah lambungmu sakit?”

Aku membelakanginya. Air mata masih jatuh tanpa suara.

Matanya yang coklat tua tampak menatapku, seolah-olah perhatian padaku, “Apakah kamu masih baik-baik saja?”

“Tidak apa-apa,” jawabku dengan singkat dan menundukkan kepala.

Dia pun menyodorkan obat sakit lambung dengan penuh perhatian, lalu berbalik menuju dapur.

“Sari, habis minum obat, tolong buatkan sup untuk Lina, ya. Kalau kamu masih merasa tidak enak badan, besok juga tidak apa-apa.”

Tapi aku hanya membelakangi dia dan tidak menjawab.

Dia juga tampak tak peduli, hanya mengganti sepatu dan bersiap keluar.

“Aku dapat kerja baru, nanti pergi wawancara. Kalau aku pulang malam, kamu tidur dulu saja.”

Langkah kakinya menjauh dan suaranya perlahan menghilang.

Aku mengambil ponsel, lalu menjadwalkan operasi aborsi dan membeli tiket ke kota yang jauh, bersiap untuk pergi ke kota yang baru dan memulai hidup yang baru.

Cinta yang penuh kebohongan dan ujian ini, aku tidak mau lagi.

'Arif, semoga kita tidak pernah bertemu lagi seumur hidup.'

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Demi menghindari perjodohan yang tak diinginkan, Ajeng bertekad kuat untuk melarikan diri dari acara pertunangannya. Ia mencari berbagai cara karena merasa sangat terdesak. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga menghampirinya. Saat momen krusial tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya justru tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa menang karena rencana perjodohan tersebut akhirnya gagal total.
Sampul Novel CALON MERTUAKU
8.1
Indah tak mampu membendung rasa ingin tahunya pada Om Andi, duda kaya raya yang bergelimang kemewahan. Di balik pesona ketampanannya, pria tersebut menyimpan rahasia besar yang sangat misterius. Mampukah Indah membongkar kebenaran tersembunyi yang selama ini ditutupi oleh calon mertuanya itu? Simak kisah perjuangan Indah memecahkan teka-teki rumit ini, di mana ia harus berhadapan dengan badai asmara sekaligus misteri yang menyelimuti kehidupan sang miliarder.
Sampul Novel Crazy Maid ( Indonesia )
8.5
Felicity Jolicia Addison, gadis manja yang asing dengan urusan dapur, nekat menyamar sebagai Cia. Demi mendapatkan jet pribadi dari ayahnya, ia rela menjadi pelayan Jerrald Nataniel Mendez, pengusaha jet asal Spanyol. Jerrald dibuat pusing oleh ketidakmampuan Cia yang hampir membakar dapur saat merebus air. Meski dianggap gila karena boros dan polos, interaksi unik pelayan amatir dan majikan angkuh ini perlahan menumbuhkan benih cinta di antara mereka.
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar
9.7
Brendan tega membatalkan pernikahan demi perempuan lain, mengira aku akan mengemis cintanya lagi. Namun, aku memilih pergi selamanya. Di saat semua orang mengira hidupku hancur, Edrence, pangeran sekaligus paman Brendan, mengejutkan publik dengan memamerkan bukti pernikahan kami. Brendan yang panik langsung mendatangi rumahku. Ia pun syok saat melihatku menyambutnya sambil bersandar manja pada Edrence, lalu bertanya dengan nada sinis, Ada perlu apa ke sini, Ponakan?
Sampul Novel Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda
7.9
Bertemu kembali dalam rapat kerja, Lunara Angkasa berusaha keras menjauhi sang mantan, Kayden Narasoma. Khawatir rahasia anak mereka terungkap, ia memilih bersikap profesional. Kayden yang salah paham berniat membalas dendam demi memuaskan luka lamanya. Namun, saat melihat Lunara terpuruk, ego miliarder itu runtuh dan ia justru ingin hidup bersama mereka. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, Kayden tersadar bahwa dendamnya hanya menyakiti dirinya sendiri, sementara Lunara tetap kukuh menjaga batas.