APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Tiga tahun Wenny Cladia merawat suaminya, Hendro Jamil, miliarder Kota Livia yang terbaring koma. Namun setelah siuman, Hendro justru berpaling pada cinta pertamanya yang baru kembali, membuat Wenny sadar bahwa ia hanya dimanfaatkan. Enggan terus dihina, Wenny melayangkan gugatan cerai dengan alasan sang suami impoten. Saat Hendro yang murka datang melabrak, ia terkejut mendapati Wenny yang dulu dianggapnya jelek kini menjelma menjadi dokter ahli medis yang menawan dan siap menantangnya.
Bab
Bagikan

Bab 6

Alex terkejut, 16 tahun?

Alasan kenapa orang-orang di lingkungan Alex begitu mengakui Hana bukan hanya karena kecantikannya, tetapi juga karena Hana memiliki nilai yang sangat baik dan gelar yang tinggi sejak kecil. Dia adalah mahasiswi terbaik di universitas terkenal. Melihat seluruh lingkungan sosialita Kota Livia, tidak ada yang lebih baik darinya.

Dia pantas menjadi pasangan Hendro.

Gadis mana pun yang hanya memiliki kecantikan pasti akan gagal. Kecantikan yang dipadukan dengan kualifikasi akademis adalah hal yang sangat berharga. Semakin tinggi status sosial, semakin tinggi pula kualifikasi akademis seorang gadis.

Sedikit rasa senang yang Alex rasakan terhadap Wenny tadi telah sirna, nada bicaranya penuh dengan penghinaan, "Wenny, kamu benaran berhenti sekolah saat berusia 16 tahun?"

Wenny menatap Hana yang tampak bangga dan tersenyum, "Ya, aku memang berhenti sekolah saat aku berusia 16 tahun."

Alex, "Kebetulan sekali! Kak Hendro juga berhenti sekolah di usia 16 tahun. Tapi, Kak Hendro seorang genius. Dia mendapat dua gelar master dari Harvard di usia 16 tahun. Dia membuat sejarah. Kamu juga berhenti sekolah di usia 16 tahun, tapi kamu bahkan tidak punya ijazah SMA, haha."

Alex tertawa keras.

Hana tampak sombong.

Mereka semua meremehkan Wenny.

Hendro berdiri di sana, cahaya dari koridor menyinari wajahnya yang tampan dan berwibawa. Dia menatap Wenny.

Tiga tahun ini, Wenny menjadi ibu rumah tangga dan merawatnya. Wajar saja kalau dia tidak memiliki pendidikan.

Wenny tidak menunjukkan rasa malu atau gentar. Sebaliknya, dia menatap Hendro dengan tatapan cerah, sambil tersenyum dan berkata, "Ya, sungguh kebetulan."

Ya, sungguh kebetulan.

Entah kenapa, Hendro tiba-tiba merasakan ada yang bergerak dalam hatinya.

Dia mendapati mata Wenny sungguh indah, penuh semangat dan bisa mengungkapkan sesuatu.

"Wenny!" Fany datang dan sangat marah saat melihat Hana. "Hana, kamu menindas Wenny lagi?"

Hana berkata dengan bangga, "Kami tidak menindas Wenny. Kami malah ingin mencarikan pekerjaan untuknya."

Fany terkejut, "Kalian mencari pekerjaan untuk Wenny?"

Hana pun kembali memberi dengan murah hati, "Ya, walaupun Wenny tidak punya ijazah atau pendidikan, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk carikan pekerjaan yang bagus."

Fany, "..."

Fany merasa konyol, "Apa kalian tahu siapa Wenny? Wenny itu..."

Wenny menarik Fany dan menghentikannya, "Fany, ayo pergi."

Fany tidak berkata apa-apa lagi, dia menatap Hana dengan konyol, "Suatu saat nanti kamu bakal merasa malu!"

Fany pergi membawa Wenny.

Alex berkata dengan marah, "Apa maksud si Wenny? Orang yang berhenti sekolah di usia 16 tahun kok sombong sekali. Kalau aku pasti malu bertemu orang."

Hana tidak marah, dia selalu meremehkan Wenny. Wenny bahkan tidak memenuhi syarat untuk menjadi lawannya.

Marah pada Wenny hanya akan menurunkan standarnya sendiri.

Hana menatap Alex dan tersenyum, "Hendro, lupakan saja. Orang yang polos tidak takut pada apa pun."

Alex, "Kak, sebaiknya kamu segera ceraikan Wenny. Dia tidak pantas untukmu."

Wajah Hendro tampak tenang. Dia menatap Hana dan berkata, "Ayo pergi."

Hana mengangguk, "Oke."

Hana dan Alex pergi bersama Hendro.

...

Saat keluar dari bar, terdengar suara, "Pak Hendro?!"

Hendro mendongak dan melihat seorang kenalan, kepala sekolah Universitas Harvard, Erik Harinto.

Hendro melangkah maju, "Pak Erik, kenapa kamu di Kota Livia?"

Hana sangat menghormati Pak Erik. Meski sejak kecil dia memiliki prestasi akademik yang sangat baik, dia belum memenuhi syarat untuk masuk ke universitas terbaik, Universitas Harvard.

Pak Erik tersenyum dan berkata, "Pak Hendro, aku datang ke Kota Livia untuk memberikan seminar. Kebetulan sekali, adik kelasmu juga ada di Kota Livia."

Hendro tertegun sejenak, "Adik kelasku?"

Pak Erik, "Ya, ada dua legenda di Universitas Harvard. Legenda pertama adalah Hendro, legenda kedua adalah adik kelasmu. Dia mendapat gelar ganda di usia 16 tahun sama sepertimu. Dia gadis genius dengan IQ tinggi. Sayang sekali kalian beda beberapa tingkat, jadi kamu tidak mengenalnya."

Alex tampak penasaran, "Wah, adik kelas Kak Hendro begitu hebat, ya? Siapa yang lebih hebat, dia atau Kak Hendro?"

Pak Erik tersenyum dan menatap Hendro sambil menjawab, "Sama-sama hebat."

Hendro mengangkat alisnya, dia belum pernah temui gadis yang sepadan dengannya.

Baru pertama kali Hana mendengar Hendro punya adik kelas yang berbakat. Dia tidak menaruh dendam pada Wenny, tetapi gadis genius ini langsung mematahkan pembelaannya.

‘Siapakah adik kelas ini?!’

Hana merasa sangat bermusuhan dan cemburu.

Pak Erik mengeluarkan ponselnya dan berkata, "Pak Hendro, aku sudah mengirimimu Whatsapp adik kelasmu ini. Kamu bisa menambahkannya sebagai teman. Dia juga ada di Kota Livia. Sebagai senior, kamu harus menjaganya."

Hendro mengangguk, "Baik."

Pak Erik pun pergi, Alex mendesak, "Kak, cepat tambahkan adik kelasmu ini. Aku mau lihat seperti apa rupanya."

Hendro mengeluarkan ponselnya dan membuka Whatsapp adik kelasnya.

Nama kontaknya adalah huruf W.

Latar belakangnya putih.

Alex, "Apa arti huruf W ini?"

Hendro juga tidak tahu, jadi dia mengklik untuk menambahkan teman dengan catatan "Hendro".

Sedang diverifikasi dan belum diterima.

Alex sangat gembira, "Kak Hendro, setelah menambahkan adik kelasmu ini, kamu harus bagi ke aku. Aku sangat mengaguminya."

Hana sangat kesal saat melihat semua perhatian mereka tertuju pada adik kelasnya ini. Pada saat ini, sebuah mobil Rolls-Royce berhenti dan sekretaris pribadi Hendro, Sutinah Luis, melaju menghampirinya.

Hana langsung mengakhiri percakapan singkat ini, "Hendro, mobilnya sudah datang, ayo masuk."

Alex, "Kak Hendro, Kak Hana, selamat tinggal."

...

Mobil Rolls-Royce melaju dengan kecepatan tinggi di jalan. Di dalam mobil yang tenang dan mewah itu, Sutinah yang sedang mengemudi, melihat melalui kaca spion dan dengan hormat bertanya kepada Hendro yang duduk di belakang, "Pak, kita mau ke mana?"

Hendro, "Ke perusahaan."

Hana menatap Hendro. Cahaya malam mengilap ke wajah tampannya melalui jendela mobil, tampak mulia dan misterius.

Mata Hana memancarkan kasih sayang, "Hendro, apa yang barusan terjadi antara kamu dan Wenny? Apa karena dia menjadi cantik, kamu ingin terjadi sesuatu dengannya?"

Hendro melirik Hana, lalu berkata dengan acuh tak acuh, "Dia istriku, wajar saja kalau terjadi sesuatu. Bukankah kamu yang mendorongnya padaku?"

Hana tahu Hendro masih menyalahkannya.

Hendro menyalahkannya karena Hana telah meninggalkannya dalam keadaan vegetatif tiga tahun lalu dan melarikan diri ke luar negeri, membiarkan Wenny menggantikannya.

Hana ingin membantah, "Hendro, Wenny yang bersikeras ingin menikah denganmu, jadi mau tak mau aku harus memberikanmu padanya..."

Hendro, "Memangnya kamu kira aku akan percaya pada kata-katamu?"

Hana, "..."

Hana menggigit bibir bawahnya dan berkata dengan marah, "Kenyataannya aku memang sudah meninggalkanmu tiga tahun lalu. Kalau kamu keberatan, kita bisa putus. Kamu bisa memutuskanku."

Hana berkata pada sekretarisnya, "Sutinah, hentikan mobilnya!"

Hana mau turun.

Akan tetapi, Hendro mengulurkan tangannya, meraih pergelangan tangan Hana, lalu menariknya kuat-kuat. Tubuh lembut Hana pun menempel ke dada Hendro.

Sebuah suara yang tak berdaya, tapi penuh kasih sayang terdengar dari atas kepalanya, "Hana, kamu selalu mengandalkan rasa sayangku padamu."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Pelakor.
9.3
Hari pernikahan Nada yang dinanti justru menjadi awal kehancuran hidupnya. Di hadapan para tamu, seorang wanita muncul membeberkan kenyataan pahit bahwa calon suami Nada telah memiliki istri sah. Skandal memalukan ini mencoreng nama baik keluarganya. Kini, di balik rasa kecewa dan luka mendalam akibat dikhianati, Nada harus menghadapi kenyataan yang jauh lebih berat. Ia mendapati dirinya sedang mengandung anak dari pria yang telah menghancurkan masa depannya tersebut.
Sampul Novel Dear Clarissa
7.9
Dua tahun Clarissa bertahan di kerasnya dunia malam Jakarta demi menjaga dirinya. Namun, ketenangannya terusik oleh Arga, pelanggan tetap yang sangat terobsesi padanya. Meski Clarissa benci pria dan terus menghindar, kuasa Arga membuatnya tak berkutik. Di sisi lain, perjuangan Arga meluluhkan Clarissa terhalang penolakan keras saudaranya yang memicu konflik besar. Akankah Clarissa akhirnya takluk pada pria yang kini terus membayangi hidupnya itu?
Sampul Novel Jodoh Pilihan Oma
8.5
Kehidupan Dion berbalik arah setelah menolong Kayla dari ancaman bahaya bersama Nenek Melati. Kagum akan ketegaran Kayla, sang nenek bertekad menjodohkan mereka. Rencana ini ditentang keras oleh Bu Ratna yang lebih memilih Amara, sosok ambisius pengejar status, untuk Dion. Demi menyingkirkan Kayla, Amara merancang intrik licik untuk membongkar masa lalu kelam sang rival. Kini, Dion harus berjuang menghadapi tekanan keluarga dan konspirasi jahat demi melindungi cintanya.
Sampul Novel Kumpulan Kisah Dewasa
8.8
Antologi romansa modern ini mengupas dinamika hubungan dewasa melalui sudut pandang tokoh-tokoh dari bermacam profesi dan kelas sosial. Setiap karakter menyajikan perspektif berbeda dalam menghadapi keintiman, konflik perasaan, serta pasang surut kehidupan. Lewat pergulatan para protagonis dan antagonis, pembaca akan diajak menyelami sisi terdalam dari kisah cinta mereka, sekaligus memetik pelajaran berharga dari setiap peristiwa yang terjadi.
Sampul Novel Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku
9.5
Setelah terlahir kembali, Yonatan memutuskan mundur dari industri musik demi menghindari tragedi masa lalu. Di kehidupan sebelumnya, ia dituduh memplagiasi karya Sherwin hanya karena kalah cepat rilis sepuluh menit, memicu perundungan kejam yang menewaskan orang tuanya. Kini, saat sang mantan pacar dan Sherwin berpura-pura peduli di depan media, Yonatan memilih mengabaikan mereka. Ia bertekad melindungi keluarganya dan mengungkap kebenaran di balik pencurian lagunya dalam kisah romantis penuh misteri ini.
Sampul Novel Mencintai Anak Kakakku
8.0
Sejak kecil, Ara Qubilah Iskander, gadis keturunan Turki, sangat mengagumi pamannya sendiri, Chandra Syauqi Abimana. Bagi Ara, adik ibunya itu adalah pahlawan impian. Namun, Chandra justru merasa sangat terganggu dengan keberadaan Ara. Hubungan mereka kian memburuk saat sebuah kesalahpahaman fatal di suatu malam memicu kebencian mendalam di hati Chandra. Akankah Ara tetap bertahan dengan kekagumannya, ataukah hubungan paman dan keponakan ini akan hancur selamanya?