APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta dan Ilmu Hitam

Cinta dan Ilmu Hitam

Pernikahan ini justru membawa perubahan aneh pada fisikku. Berat badanku melonjak drastis karena rasa lapar ekstrem yang membuatku makan lima kali sehari. Padahal, hasil pemeriksaan medis menyatakan tubuhku normal. Saat melakukan siaran langsung di internet untuk meminta bantuan, seorang warganet mengungkap kenyataan pahit. Suamiku diduga mengirim guna-guna yang menyiksa diriku sebagai istri sah, demi memberi keuntungan bagi selingkuhannya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Berat badanku melonjak drastis setelah menikah dengan suamiku.

Sehari sudah makan lima kali, tapi tetap saja masih lapar.

Namun, tubuhku dinyatakan normal saat menjalani pemeriksaan.

Aku melakukan siaran langsung di internet untuk meminta bantuan dari para warganet.

Seseorang bilang, "Kamu terus-terusan merasa lapar? Mungkin suamimu memberimu guna-guna."

"Guna-guna itu membuat istri sah makin tertekan, sementara wanita yang jadi kekasih gelap lebih diuntungkan."

Berat badanku melonjak drastis setelah menikah dengan suamiku.

Sehari sudah makan lima kali, tapi tetap saja masih lapar.

Namun, tubuhku dinyatakan normal saat menjalani pemeriksaan.

Aku melakukan siaran langsung di internet untuk meminta bantuan dari para warganet.

Seseorang bilang, "Kamu terus-terusan merasa lapar? Mungkin suamimu memberimu guna-guna."

"Guna-guna itu membuat istri sah makin tertekan, sementara wanita yang jadi kekasih gelap lebih diuntungkan."

Saat ini, aku sedang melakukan siaran mukbang.

Meski baru saja menghabiskan ayam goreng dan teh susu, aku tetap merasa kalau perutku masih kosong melompong.

Aku pun berkata pada suamiku dengan manja.

"Sayang ... aku lapar sekali!"

Suamiku, Erik, tersenyum lebar sambil membawakan semangkuk semur daging dan telur orak-arik tomat ke hadapanku.

"Vivi, ini, aku bawakan semua makanan kesukaanmu!"

"Sayangku memang yang terbaik!"

Aku merasa menjadi orang paling bahagia di dunia, karena suamiku, Erik, tidak pernah membatasi makanan dan minuman yang kumau.

Bahkan, tidak peduli mau selarut malam apa pun aku bilang kalau sedang lapar. Erik selalu bersedia memasakkan berbagai makanan lezat untukku.

Berat badanku terus naik hingga mencapai 150 kilogram, tapi aku merasa beratku masih bisa naik lagi.

"Sayang, apa kamu nggak malu kalau aku gemuk?"

Aku bertanya dengan cemas.

Suamiku memukul kepalaku dengan lembut sambil balas berkata.

"Mana mungkin? Aku justru suka kamu yang gemuk dan menggemaskan ini."

Aku melihat hidangan yang dibawakan oleh suamiku, lalu mencampur sepiring daging semur dan telur orak-arik tomat tadi ke dalam semangkuk besar nasi putih yang aromanya begitu menggugah selera.

Rasa asam manis dari kuah tomat makin meningkatkan nafsu makanku.

Karena berat badanku yang naik berlebihan setelah menikah, aku jadi sulit mendapatkan pekerjaan.

Aku terpaksa melakukan siaran langsung mukbang seperti ini demi memenuhi kebutuhan hidup.

Dengan kemampuan makanku yang luar biasa, serta bentuk tubuhku yang besar, aku pun berhasil menarik banyak penggemar.

Akhirnya, aku juga dapat menghasilkan sedikit uang.

Tapi tentu saja masih ada banyak orang yang mengkritikku.

Ini salah satunya.

"Hei, bukankah kamu sudah banyak makan? Kenapa masih makan lagi?"

"Gendut, jangan-jangan nanti suamimu mati gara-gara kamu peluk?"

"Kamu ini sudah seperti sapi yang siap dijual di pasar, ya?"

Aku memang pernah merasa sedih saat membaca semua komentar tersebut. Tapi akhirnya mulai merasa terbiasa seiring berjalannya waktu. Terserah mereka mau berkomentar apa, yang penting aku tetap dikenal meskipun dengan cara negatif.

Yang kurasakan hanyalah lapar, sangat lapar ....

Rasanya perutku seperti sebuah lubang hitam yang tidak akan bisa terisi penuh. Aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi tubuhku ini, tapi ternyata semua hasilnya normal.

Satu hal yang membuatku sedikit lega adalah, suamiku tetap mencintaiku.

Ketika aku sedang melakukan siaran mukbang seperti biasa, ada sebuah komentar yang menarik perhatianku.

"Kamu selalu merasa lapar? Jangan-jangan suamimu mengguna-gunamu."

"Guna-guna kan bisa menekan istri sah demi menguntungkan simpanan."

Warganet langsung bereaksi begitu komentar tersebut muncul. Mereka ramai-ramai mengkritik, dan merasa bahwa pernyataan itu sudah keterlaluan.

"Itu keterlaluan sekali!"

"Aku nggak bermaksud menuduhmu main ilmu hitam."

"Kalau ada yang mau kamu katakan, katakan saja langsung. Kenapa pakai bahas ilmu hitam segala. Aku jadi tertawa membacanya."

Melihat orang-orang tidak percaya dengan komentarnya, orang bernama Shakira itu malah lanjut berkomentar.

"Aku serius. Itu adalah ilmu hitam yang ada di catatan turun-temurun keluargaku. Sepertinya wanita itu benar-benar kena serangan ilmu hitam!"

"Orang yang punya guna-guna seperti itu, biasanya istrinya akan hobi makan terus. Aku perhatikan, ada tali merah di leher wanita itu. Sepertinya pengaruh ilmu hitam itu sudah sangat parah."

Beberapa orang mulai percaya ketika membaca komentarnya barusan, karena memang ada garis membentuk tali merah di leherku.

Tali merah itu muncul tiga tahun lalu. Tidak kusangka kalau sekarang akan makin terlihat jelas.

Tapi masih ada beberapa orang yang tidak percaya.

"Kamu ini cuma mengarang saja! Kan memang ada orang yang punya nafsu makan besar, dan itu bukan masalah, kok! Lagipula, mana bisa tali merah itu dijadikan bukti?"

Aku mulai merenung melihat deretan komentar barusan.

Aneh memang, dulu aku sangat kurus sebelum menikah. Tapi setelah aku menikah, aku malah sering lapar dan tidak kenyang. Sehari sudah makan sampai lima kali pun aku tetap lapar.

Aku perlahan menelan nasi yang sedang kukunyah, lalu menutup pintu kamar dengan hati-hati agar Erik tidak mendengarnya.

Kemudian kunyalakan mikrofon dan bertanya pada Shakira.

"Shakira, apa ada ciri lain dari orang yang terkena guna-guna seperti katamu tadi?"

Shakira kemudian membalas dengan komentar.

"Di catatan keluargaku menyebutkan kalau harus menggunakan darah haid istri sah dan wanita simpanan untuk melancarkan guna-guna itu. Coba ingat-ingat, apa suamimu pernah mengumpulkan darah haidmu?"

Aku terdiam sejenak.

Benar saja!

Aku pernah melihat Erik membersihkan tempat sampah di rumah, lalu memasukkan pembalutku dalam sebuah kantong plastik terpisah.

Waktu itu aku sempat bertanya kenapa harus dipisahkan.

Tapi dia hanya menjawab dengan santai, katanya supaya memudahkan petugas kebersihan saat membersihkan sampah.

Sekarang, saat kupikir-pikir lagi, sepertinya saat itulah suamiku mulai mengumpulkan darah haidku.

"Benar, Shakira. Suamiku memang pernah mengumpulkan darah haidku ke plastik terpisah."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Rahasia di Bawah Selimut
9.5
Hanya dalam satu malam bersama pengasuh baru, perilaku anakku berubah drastis dan dia mulai menjauhiku. Demi keselamatan, aku segera memecat wanita itu dengan harapan situasi rumah akan kembali normal. Namun, dugaanku keliru. Saat mencoba mengambil sesuatu di kolong tempat tidur, kakiku tidak sengaja menginjak suatu benda. Di sanalah, di kegelapan bawah ranjang, aku justru melihat sepasang mata merah milik mantan pengasuh itu bersama wajah pucatnya yang mengerikan sedang menatapku lekat.
Sampul Novel Rahasia Mamiku
8.3
Jamy sangat protektif pada putrinya yang manja dan masih harus disusui saat tidur. Sikap manja sang anak memicu rasa iri di antara teman-temannya. Namun, pesona Jamy yang menawan justru memikat hati salah satu teman putrinya tersebut. Di balik hubungan yang terlihat harmonis ini, Jamy ternyata menyembunyikan sebuah rahasia besar mengenai identitas sang anak. Misteri apakah yang sebenarnya ia simpan rapat-rapat?
Sampul Novel Saya Pembunuh
7.9
Sinta Amelia dan Lembayung Rindu bersaing ketat demi memikat Aditya Bagaskara, putra direktur rumah sakit yang bergelimang harta. Sayangnya, Aditya malah jatuh hati pada kesederhanaan Dewi Utari. Hubungan persahabatan Sinta dan Lembayung pun hancur, berubah menjadi dendam yang membara. Di saat amarah Sinta memuncak, hanya dokter Hanum Permatasari yang mampu menenangkannya. Kepatuhan misterius Sinta pada sang dokter menyimpan sebuah rahasia besar yang menyelimuti mereka.
Sampul Novel Suami Labil
8.2
Kecurigaan muncul karena putra mereka yang berusia tiga tahun tidak mirip dengan sang suami. Diam-diam, ayah mertua melakukan tes DNA dan mendapati sang cucu bukanlah darah dagingnya. Kemarahan meledak, tuduhan perselingkuhan dilayangkan, dan sang suami pun melayangkan tamparan keras akibat murka dikhianati selama bertahun-tahun. Namun, situasi berbalik saat sang istri menyodorkan hasil tes DNA lain yang membuktikan bahwa suaminya sendiri tidak memiliki hubungan darah dengan ayah mertuanya. Siapakah yang sebenarnya asing di rumah tersebut?
Sampul Novel Suami Polisi Menjadi Gila Karena Kematianku
9.6
Setelah dipaksa masuk rehabilitasi oleh suaminya yang merupakan polisi narkotika, seorang wanita harus menghadapi kenyataan pahit. Suami dan putranya justru memilih tinggal bersama cinta lama sang suami. Ketakutan akan ancaman pembunuhan yang ia sampaikan diabaikan begitu saja, bahkan disumpahi agar mati di tempat sampah. Tragisnya, ancaman itu menjadi nyata seminggu kemudian saat tubuhnya ditemukan termutilasi di berbagai tempat pembuangan. Kini, sang suami bertugas mengusut kasus kematian tragis istrinya sendiri.
Sampul Novel THE FLORETTA
8.8
Kehidupan Floretta Wedsey hancur akibat tragedi kelam yang membuatnya membenci sang ayah dan mengasingkan diri ke luar negeri. Di tengah keputusasaan, putri dari keluarga terpandang ini dipertemukan dengan Almero Manuelson Gredragh. Hubungan mereka diuji saat rahasia masa lalu terungkap bahwa Almero adalah anak dari musuh masa lalu ayah Floretta. Meski Almero berjuang demi cinta mereka, sanggupkah Floretta menerima kenyataan pahit tersebut?