APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Bersemi Di Lokasi Proyek

Cinta Bersemi Di Lokasi Proyek

Kehadiran seorang wanita di lokasi proyek memicu kesalahpahaman besar di antara para pekerja. Karena prasangka sepihak, semua orang di sana salah mengira dirinya sebagai wanita murahan yang bisa dipermainkan. Anggapan keliru tersebut membuat para pria di tempat kerja itu mencoba mendekatinya hanya demi mencari kesenangan pribadi. Di tengah lingkungan yang keras ini, ia harus bertahan menghadapi berbagai pandangan merendahkan dan godaan dari orang-orang di sekelilingnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku dengan susah payah melepas atasan, dua tonjolan di dadaku bergerak naik turun seperti kantong yang penuh air.

Saat melepas celana dalam, aku baru sadar bagian selangkanganku sudah basah.

Angin panas bertiup lembut, seolah ada yang sedang menyentuh tubuhku dengan penuh kehati-hatian.

Aku menyalakan pancuran air, memutar ke kanan dan ke kiri, ternyata hanya ada air dingin.

Meski suhu udara tidak terlalu dingin, air dingin itu tetap terasa menusuk.

Begitu terkena kulit, aku langsung merinding beberapa kali.

Namun, meski begitu, tubuh yang bergejolak ini tetap terasa panas membara….

Air mengalir mengikuti lekuk tubuhku, akhirnya terkumpul di antara kedua kakiku.

Tiba-tiba, terlintas ide gila dalam pikiranku. Seandainya ada pria yang datang tiba-tiba dan menguasaiku dengan ganas, memuaskanku sekali saja.

Detik berikutnya, aku merasa jijik dengan pikiran kotor seperti itu.

Mengikuti aliran air, tanganku menyentuh dada, lalu menggenggam dan meremasnya dengan kuat.

Tangan satunya lagi menyentuh pangkal paha, dua jari rapat, perlahan masuk ke dalam.

Mungkin inilah satu-satunya hal yang berguna dari kapalan di jariku.

Semakin cepat gerakanku, tubuhku pun semakin gemetaran.

“Hmm~”

Tanpa sadar, aku mengeluarkan suara pelan, tapi karena berada di tempat umum, rasa malu membuatku menahan diri agar tidak mengeluarkan suara mesum.

Sensasi di tubuhku kali ini membuatku sulit berhenti, sudah lama aku tidak merasakan kenikmatan seperti ini. Aku bersandar pada seng, rasanya melayang-layang.

Saat aku sedang asik, tiba-tiba seseorang masuk ke bilik sebelah.

Aku langsung menghentikan gerakanku, segera memutar keran pancuran air lebih besar agar suara air menutupi suasana canggung.

Melalui pantulan cahaya, sosok di sebelah benar-benar terlihat jelas.

Dia memakai celana pendek, dengan cepat melepasnya, lalu tatapanku langsung tertuju pada benda besar dan kuat di antara kakinya.

Aku menatap bayangan di plastik pembatas itu dengan mata berbinar.

Entah karena sudut pandang atau alasan lain, benda itu terlihat begitu mencengangkan.

Aku tanpa sadar menelan ludah dan menahan napas, takut ketahuan.

“Bro, kamu bawa sabun? Aku lupa bawa, pinjam punyamu dong….”

Suara pria rendah terdengar dari bilik sebelah, seketika memecahkan suasana yang hening.

Aku langsung menutup mulut dengan kedua tangan agar tidak bersuara.

Apa dia sedang berbicara denganku?

Pertama kali, aku memilih untuk tidak menjawab.

“Bro? Pinjam sabunmu dong, aku hanya mau cuci badan, nggak pakai banyak….”

Kali ini, dia mengetuk plastik pembatas kamar mandi.

Jelas dia sedang bicara denganku.

Pikiranku berputar cepat, aku memutuskan memberikan sabun itu lewat plastik pembatas….

Aku memutar badan, membungkuk dan menunduk mencari-cari sabun di dalam keranjang perlengkapan mandiku.

Tiba-tiba, plastik pembatas itu terangkat.

“Sudah kubilang berapa kali, pinjam sabunmu, jawab dong….”

Suara pria itu perlahan mengecil dan nada suaranya menjadi ragu.

Saat tanganku baru saja menyentuh sabun di dalam keranjang, kepalaku tertunduk rendah, pinggangku membungkuk dan pantatku yang montok pun terangkat tinggi.

Entah kenapa, pantatku juga menghadap ke arahnya.

Di bawah pencahayaan, dari sudut pandangnya, dia bisa melihat seluruh tubuhku dengan sangat jelas.

Karena di luar dugaan, tubuhku pun membeku di tempat. Aku terpaku tanpa bisa bergerak sedikit pun.

Waktu seolah berhenti.

Melalui celah antara kakiku, aku menatapnya dari atas sampai bawah.

Dia berdiri di belakangku, tubuhnya basah dan telanjang bulat.

Dia berdiri diam dan benda besar di antara kakinya mulai bereaksi, bergerak dan semakin membesar….

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bercerai dengan Suami Miskin
8.2
Selama tiga tahun membina rumah tangga, aku memikul seluruh beban finansial karena mengira suamiku tidak berpenghasilan. Dia bahkan melarangku membeli tas murah seharga 400 ribu rupiah dengan alasan terlalu boros. Namun, kedoknya terbongkar saat aku mengetahui dia mempersembahkan kalung berlian senilai 8 miliar rupiah sebagai kado ulang tahun untuk cinta pertamanya. Lelaki yang kukira terlilit utang itu rupanya adalah pewaris tunggal dinasti konglomerat yang memiliki kekayaan triliunan rupiah.
Sampul Novel Antagonist Girl
8.2
Demi menjaga memorinya agar tidak memudar, Arlan nekat memenuhi seluruh sudut apartemen dengan foto seorang wanita. Ketakutan mendalam akan kehilangan ingatan menjadi alasan di balik tindakan obsesif tersebut. Di sisi lain, hadirlah Vellice, sosok dari dimensi berbeda yang justru sangat menikmati perannya sebagai karakter antagonis. Kisah ini menyoroti hubungan unik mereka yang terjalin di tengah benturan dunia fantasi dan realitas modern.
Sampul Novel Cinta CEO dalam Jebakan
8.5
Gabriella kehilangan rumah warisannya akibat penggusuran paksa oleh Perusahaan Quebracha. Saat menuntut keadilan pada sang CEO, Max Evans, sebuah insiden tragis merampas kehormatannya. Max justru menuduhnya sebagai wanita bayaran yang sengaja menjebaknya demi uang. Di tengah kebencian dan tuduhan palsu, mampukah mereka menyadari adanya dalang yang sedang mengadu domba mereka?
Sampul Novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
9.3
Hidup Kirana hancur setelah Bima Nugraha, suaminya, memamerkan kehamilan selingkuhannya secara terbuka. Demi bisnis, Bima bersekongkol dengan keluarga angkat Kirana untuk mengurungnya di rumah. Ia difitnah tidak waras dan dipaksa menggugurkan bayinya. Namun, mereka tidak menyadari siapa Kirana sebenarnya. Hanya dengan satu telepon, Kirana menghubungi Antony Suryoatmodjo, ayah kandungnya yang merupakan konglomerat kuat, siap menghancurkan Bima tanpa sisa.
Sampul Novel DUDA KHILAF
9.4
Malik Indra Wahyuda, duda satu anak, menelan kegagalan pernikahan hingga lima kali. Trauma mendalam akibat wafatnya istri pertama memicu diagnosis impotensi pada dirinya. Hal ini membuat para istri berikutnya pergi karena tak mendapat nafkah batin. Terpuruk pasca-perceraian kelima, Malik hampir menyerah pada hidup. Namun, takdir mempertemukannya dengan gadis muda bernama Isna. Insiden khilaf satu malam di antara mereka menjadi bukti bahwa gairah Malik yang padam kini telah bangkit kembali.
Sampul Novel Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku
9.5
Tiga tahun lamanya aku diabaikan oleh Alpha Bramantyo yang lebih memilih Rossa. Puncaknya, ayahku wafat karena Bram membiarkan tabib pergi demi kekasihnya yang pura-pura sakit. Bagi sang Alpha, kematian ayahku bukanlah hal penting. Namun, kelalaian itu menjadi bumerang baginya. Tanpa sadar, Bram menandatangani berkas Ritual Penolakan. Kini, ikatan jiwa kami telah resmi terputus untuk selamanya, meninggalkan penyesalan yang terlambat bagi dirinya.