APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Mita, seorang manajer selebriti profesional, terkejut saat dipertemukan kembali dengan Gun Saliba. Chef terkenal yang terkenal sangat cerewet ini rupanya adalah mantan pacar yang paling ingin Mita lupakan. Bukannya bekerja sama dengan baik, Gun malah terus memusuhi dan mempersulit karier Mita. Namun, di balik sikap buruknya, Gun sebenarnya tidak pernah tahu penyebab utama mengapa Mita mengakhiri jalinan asmara mereka dulu.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menarik oksigen sebanyak-banyaknya setelah pamit undur diri dari ruangan Gun, sadar bahwa sedari tadi telah menahan diri.

"Gimana Mit?" Mba Niken menyongsong di depan pintu ganda kantin khusus karyawan ketika aku baru kembali, lalu terduduk lemas di kursi. "Dia nerima lo kan?"

Boleh tidak aku kabur saja? Laki-laki itu sengaja menjebakku!

Lima tahun kami tidak pernah bertemu, dan tiba-tiba berhadapan dengan Gun seperti ini, jelas membawa pengaruh buruk bagi mental.

Karena aku diam saja, Mba Niken mengguncang lenganku dengan heboh. "Mita, ngomong dong, sumpah lo bikin gue takut, dia nggak ngapa-ngapain lo di sana kan?"

"Mba, lo sengaja jadiin gue tumbal ya?"

Dia meringis tidak enak hati, sayang belum sempat menjawab sebuah suara mendayu nan merdu sudah mendahuluinya.

"Hai Mit, apa kabar?"

Punggungku langsung tegak, siaga.

Seorang perempuan dalam balutan bodycon dress merah menyala masuk dalam sudut penglihatanku, wajahnya yang cantik terpoles makeup tebal tampak tersenyum ceria.

Dia adalah Zara, sepupu sekaligus sainganku sebagai manajer di agensi terdahulu, kami sebenarnya bersaing secara sehat, sampai aku menemukan bukti bahwa Zara bermain api dengan Roy Dihan, seorang celebrity chef yang sedang naik daun sekaligus mantan atasanku.

Dan kini, Zara praktis menggantikan posisiku sebagai manajer Roy, awalnya aku merasa kalut karena laki-laki itu lebih memilih Zara daripada aku, tapi mengingat bagaimana reputasi Zara selama ini, terlepas dari hubungan terlarang mereka, Zara memang pantas mendapatkannya. Dia bisa diandalkan, memiliki kemampuan public speaking yang mumpuni.

Sejak masa sekolah, aku dan Zara memang sering dibanding-bandingkan, Zara yang berprestasi secara akademis praktis jadi kebanggaan keluarga, sementara aku yang dianggap tidak sepandai dirinya kerap dipandang sebelah mata.

Itulah sebabnya aku selalu giat belajar agar mendapat beasiswa dan membuktikan pada keluarga bahwa aku bisa. Terlebih karena aku yatim dan Mama sibuk bekerja, jadi selama masa sekolah aku tinggal bersama orang tua Zara.

Sayangnya cara kerja dunia memang tidak adil, Zara yang cantik, pintar dan bertubuh proporsional bisa mendapat pekerjaan dengan mudah.

"Lo ada salam loh, dari Roy, dia bilang kenapa lo buru-buru resign dan nggak ambil pesangon?"

"Salam balik, semoga sukses sama program barunya." Sebagai mantan manajer, aku tetap menjawab tulus.

Alis Zara yang tersulam rapi terangkat. "Oh, pasti sukses kok, kan Roy lagi trending saat ini, lo nggak lihat FYP isinya dia semua?"

Tentu saja.

Selain Gun Saliba, nama Roy tengah digandrungi banyak orang, terlebih di kalangan gen-Z yang mengidolakan chef tampan. Bedanya jika Gun punya persona misterius yang mulutnya pedas, Roy memiliki keistimewaan senyum lebar yang menggoda.

Persaingan keduanya sudah menjadi rahasia umum, ditambah fakta bahwa agensi yang menaungi mereka pun adalah rival abadi dan berada di satu gedung yang sama.

Itu sebabnya meski aku sudah tidak bekerja bersama Roy, aku masih berpapasan dengan Zara karena kantin Lumeno Ent, dan Mahadewa Corp, berada di area yang sama.

"Rating pas dia jadi bintang tamu di King Chef aja langsung melejit," kata Zara tertawa jumawa. "Padahal cuma bintang tamu loh, apalagi kalau jadi juri chef resmi, bisa-bisa yang lain jadi nggak tersorot."

Mba Niken mendengus.

"By the way gue dengar lo jadi manajernya Juna Iskandar ya?" tanyanya mengabaikan dengusan itu lalu meringis. "Bukannya cowok itu pakai narkoba dan harus hiatus? Terus apa yang bakal lo kerjain? Bantu ngurus kasusnya?"

"Itu cuma rumor, belum terbukti benar," jawabku menahan Mba Niken untuk bicara. Berita tentang aku yang menjadi manajer Gun pasti belum tersebar dan aku tidak ingin repot-repot mengoreski kekeliruan Zara.

"Tapi dia lagi dalam pengawasan polisi," katanya berdecak, lalu menatapku kasihan. "Seandainya Roy bisa punya dua manajer, gue pasti mau berbagi tugas sama lo. Jadi lo nggak perlu resgin segala."

Sayangnya aku lebih memilih mundur teratur meski akhirnya harus masuk ke lubang buaya bernama Gun Saliba.

"Gue juga bakalan sibuk beberapa minggu ini buat persiapan tunangan."

Kurasa bukan hanya aku yang terkejut, Mba Niken di sampingku pun ikut menatap dengan mata membola.

"Oh? Lo belum tahu ya?" tambah Zara, kembali tertawa manja. "Gue sama Roy memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius."

Tangannya kemudian mengorek sling bag untuk meraih undangan, tapi karena terlalu semangat, sikunya tanpa sengaja menyundul gelas berisi mango punch milik Mba Niken yang tersedia di meja. Benda itu langsung ambruk dan isinya tumpah mengenai sebagian kemeja dan rokku. Aku seketika berdiri sambil memekik tertahan.

"Eh, maaf, maaf, gue nggak sengaja," serunya buru-buru menarik beberapa lembar tisu.

Karena masih terkejut, tanpa sadar aku menepis tangan Zara yang akan menyentuh kemejaku.

"Lo nggak terima kah karena gue nggak sengaja?" seru Zara cukup keras untuk didengar penghuni kantin. "Maaf..."

"Bukan gitu Zar, tapi ini lengket banget," balasaku tidak ingin dituduh sembarangan.

"Oke, gue tau lo masih marah karena posisi lo digantiin sama gue, tapi Roy nggak mungkin lama-lama tanpa manajer, gue cuma nurut perintah atasan."

Sialan, mata-mata itu kini memandangku dengan tatapan memicing, seolah menghakimi. Beberapa orang bahkan terang-terangan berbisik.

"Kenapa dia yang marah padahal dia yang mengundurkan diri?"

"Mungkin karena Roy memang udah mau mendepak dia."

"Kasian banget."

"Katanya kerjaannya kurang bagus, ya nggak heran kalau posisinya langsung digantiin Zara, bulan ini aja Zara dapet predikat Manager Of The Month."

Wajahku terasa panas.

"Sorry Zar." Kuputuskan untuk pergi, menatap Mba Niken sebelum pamit undur diri dan bergegas mencari toilet untuk menyeka kemeja.

Koridor gedung Lumeno Ent, lumayan panjang dan cukup berkelok-kelok, sebagai pegawai baru yang belum familier pada tempat ini, aku merasa kesulitan menemukan bilik toilet dan malah masuk makin ke dalam koridor yang benar-benar tampak asing.

Kubuka salah satu pintu yang bertuliskan VIP, niatku ingin bertanya tentang letak toilet pada seseorang di dalam, tapi yang kutemukan justru ruangan luas yang kosong. Aku baru akan berbalik pergi saat tiba-tiba sebuah tangan besar dari belakang punggung sudah lebih dulu mencengkeram tenggorokanku lalu berbisik di telingaku.

"Apa yang kamu lakukan di sini?"

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dicintai Raja Siluman Ular
9.4
Demi cinta dan harta, Alana nekat menikahi Cakra meski tanpa restu. Namun, pernikahan impian itu berubah jadi teror mengerikan. Alana kerap menemukan ular liar raksasa di ranjangnya akibat kegemaran aneh sang suami. Tak hanya itu, ia terus dihantui mimpi erotis bersama sosok asing yang tak dikenal. Saat mencoba menyelidikinya, Alana menemukan fakta kelam tentang hilangnya mantan istri Cakra secara misterius. Kecurigaan pun membuncah, siapa sebenarnya sosok suaminya itu?
Sampul Novel Married The Wolf Queen
8.4
Akibat menentang perjodohan dari sang ayah, Ratu Jenny dikutuk menjadi seekor serigala putih dan dibuang dari kerajaannya. Terasing di dunia manusia tanpa wujud aslinya, ia bertemu dengan seorang pria asing. Pria tersebut menjadi tumpuan harapan Jenny untuk membebaskan diri dari sihir jahat itu. Mampukah Jenny mematahkan kutukan tersebut dan merebut kembali takdirnya sebagai ratu? Ikuti kisah perjuangannya di sini.
Sampul Novel Menikah-Paksaan
9.2
Citra Komala, yatim piatu berumur 25 tahun, dibesarkan oleh Nenek Fatma dan Tante Suly. Hidupnya berubah total ketika sang tante menjodohkannya dengan Yusuf Akbar. Pernikahan paksa ini terpaksa ia terima demi melindungi keluarganya. Jika Citra menolak, mereka terancam kehilangan tempat tinggal karena kepemilikan rumah akan beralih ke orang tua Yusuf. Terhimpit situasi sulit ini, Citra tidak punya pilihan selain menjalani takdir pahit tersebut.
Sampul Novel MURIDKU KENIKMATAN KU
8.2
Pak Bowo, seorang duda yang juga seorang guru, menyembunyikan hasrat gelap di balik seragam dan wibawanya. Sesuatu dalam diri setiap murid cantik yang duduk di depan kelas selalu berhasil menggoda pikirannya. Perlahan, ia merancang rayuan berbahaya untuk menundukkan mereka. Setiap kata yang diucapkannya bukan lagi sekadar pelajaran, melainkan ajakan memasuki dunianya yang penuh kepatuhan. Di ruang tertutup, otoritasnya berubah menjadi alat untuk menyalurkan nafsu yang selama ini terpendam. Bagaimana seorang pendidik bisa menjelma menjadi penguasa atas kepolosan yang ia inginkan?
Sampul Novel NADA CINTA
9.6
Rama, miliarder muda yang bergelimang harta, selalu merasa hampa di tengah kemewahan hidupnya. Namun, kehampaan itu perlahan sirna saat ia mengunjungi sebuah desa terpencil. Di sana, ia tak sengaja berjumpa dengan Siti, gadis desa yang sederhana, ramah, dan penuh keceriaan. Kehadiran Siti yang memikat mulai mengubah segalanya, membawa kehangatan baru serta mengisi kekosongan hati Rama yang selama ini mendambakan makna kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Sorry cause I Love You
8.0
Jack, CEO angkuh di Mexico City, terpikat pada Ammy yang berani menentangnya. Namun, saat hubungan mereka menguat, rahasia Hans Ferdinand terbongkar. Jack rupanya cuma alat untuk membalas dendam kepada ayah kandungnya, Bob Martin. Konflik kian rumit ketika Jack dan Ammy diduga sebagai saudara kembar yang terpisah sejak kecil. Di tengah badai kebenaran yang pahit ini, mampukah cinta mereka bertahan saat takdir justru melarang hubungan itu?