APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Chasing Vampire

Chasing Vampire

Julian Donyoung, vampir berumur dua ratus tahun, berkelana demi menuntut balas atas kematian ibunya sejak perang klan 1822. Sangat antipati pada manusia, takdir malah membuatnya terpikat oleh Elena Karenina yang ceroboh. Konflik membara ketika terungkap bahwa Elena adalah keturunan klan Oyster, musuh bebuyutan Julian. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam lama ini kembali memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 1

Api berkobar di tengah dinginnya malam. Seorang anak lelaki muda duduk bersama ayahnya tepat di depan perapian sambil memikirkan strategi pasca hasil penerawangannya menunjukkan akan ada pertumpahan darah dalam waktu dekat ini.

“Dad, kita nggak bisa sembunyi terus menerus. Kita harus bergerak cepat,” tutur Roger kepada sang ayah.

“Turuti saja strategi ayahmu. Dia sama kuatnya dengan Corry si cenayang itu,” tutur Andersen, rekan Fred. Suara pintu digebrak hingga angin malam turut masuk membuat orang-orang yang sedang duduk berdiam diri di sana menoleh ke sumber suara. Seorang wanita dengan mengenakan jaket berlapis-lapis serta menutupi kepalanya dengan scarf tipis membuat mereka terkejut bukan main.

“Aku tidak setuju jika ada peperangan di antara kalian!”

“Rose! Sedang apa kamu di sini? Jangan kemari! Berbahaya!” Roger menghampiri kekasihnya itu dengan penuh kekhawatiran.

“Aku tidak mau kamu dan keluargamu terluka lagi. Sudah cukup kalian semua terluka. Aku akan memutuskanmu. Aku tidak ingin mengusik kaummu,” tutur Rose gelisah. Roger yang sangat cinta mati terhadap manusia cantik itu mengenggam tangannya erat.

“Kamu jangan khawatir. Kita akan memenangkan semua ini. Kita harus hidup berdampingan,” ujar Roger lembut dan menepis air mata calon istrinya itu. Sebenarnya, Fred tidak mengetahui jika Rose akan datang ke tempat berbahaya ini. Akan tetapi, ia mengetahui jika klan Donyoung akan segera menyerang mereka bersama pasukan dari klan lainnya.

“Fred. Kita batalkan semua perjanjian manusia dan vampir yang dibuat ayahku. Ini sudah tidak wajar. Aku tidak mau hidupku dipenuhi dengan rasa bersalah,” ungkap Rose memohon kepada ketua klan Oyster yang merupakan kasta tertinggi bagi kaum vampir. Pria yang memiliki paras tegas itu membantah ucapan Rose dengan gertakannya.

“Ini tidak bisa dibatalkan. Tidakkah kamu ingat tujuanku melakukan ini? Ini bukan semata-mata karena kisah cinta kalian yang konyol. Ini karena aku ingin bersama manusia saling berdampingan. Aku ingin vampir juga bisa menguasai dunia. Bayangkan saja, dengan gen di darah kami yang akan mengalir di nadi manusia jika bisa bersatu dan menciptakan orang-orang hebat. Mereka bisa menjadi pemimpin di Bumi, atau orang yang berpengaruh dalam peradaban. Ini bukan semata-mata tentang kehidupan cinta kalian, ini tentang mengukir sejarah.” Fred membuat Rose membisu dan tetap terisak di pelukan Roger.

Tujuan Fred untuk vampir dan manusia hidup berdampingan serta memiliki garis keturunan bersama inilah yang tidak disetujui oleh kebanyakan klan vampir. Vampir tidak ingin mati dan mereka ingin hidup abadi seperti kondrat yang telah digariskan. Mereka cukup hidup beranak pinak dengan sesama vampir yang memiliki usia panjang serta fisik yang tidak bisa menua. Namun, keserakahan Fred membuat murka para klan vampir sehingga terjadilah peperangan antar kelompok. Termasuk klan Donyoung, kelompok yang didominasi dengan vampir pekerja seni hidupnya terancam karena menjadi salah satu kelompok yang tidak berpihak kepada klan Oyster.

Seorang wanita yang tengah duduk di permadani dikelilingi oleh anggota vampir lainnya mendadak membuka matanya yang tadinya terpejam itu. Bola matanya yang merah membuat orang-orang di sekitarnya mengetahui jika ada sesuatu dari hasil penerawangannya.

“Hooman (manusia) itu ada di kediaman Fred. Kita harus menyusun strategi,” ungkap wanita itu kemudian mengumpulkan orang-orang yang dibutuhkannya.

“Aku akan menangkap Fred dengan tanganku sendiri. Rexi, kamu menetap di ujung gerbang bersama lainnya. Gery, hadang semua klan Jubles dengan pasukanmu. Louis, kamu tetap harus melindungiku. Ayah, ibu, kalian bukakan jalan untuk kami. Dan Julian, kamu harus dapatkan hooman itu,” ungkap Corry, sang cenayang andal dari klan Donyoung yang menyusun strategi sebelum menyerang Oyster.

“Bagaimana denganku?” tanya Livia, seorang wanita yang duduk di samping Julian menawarkan diri. Corry menyunggingkan sudut bibirnya , “Lakukan sesuai yang ada di pikiranmu.”

Livia tersenyum tajam dan tidak perlu banyak menjelaskan kepada Corry karena ia ingin bersama Julian, putranya untuk menyerang Oyster. Livia berasal dari klan Varmous, kelompok vampir yang juga menentang kebijakan klan Oyster. Namun sayangnya, klan Varmous telah kehilangan banyak penduduknya sehingga hanya tersisa sebagian vampir saja. Karena itu, ia bersekutu dengan klan kekasihnya sendiri untuk membalaskan dendam kedua orangtuanya yang mati dibunuh Oyster. Adiknya menghilang, dan kakek neneknya kini kabur hingga Livia tidak tahu harus apa.

Julian melirik Livia yang tersenyum nakal padanya. Pria itu tidak bisa membayangkan betapa hampa hidupnya tanpa Livia. Mereka akan mati jika waktunya, bukan karena panjang pendeknya usia atau wabah. Jika menyetujui peraturan Oyster yang memperbolehkan menikah dengan manusia, kehidupan vampir tidak akan abadi.

Julian dan Livia sama-sama pergi dan bergabung bersama keluarga Julian untuk menyerang Oyster. Saat sudah berada di depan kediaman klan berkasta tinggi itu, Fred dan lainnya tengah bersiap menghadang Donyoung bersama klan bersekutu.

Waktu pertempuran itu tiba, Vincent, sang ketua kelompok Donyoung menyerukan serentak pasukannya untuk menyerang sesuai dengan yang dikatakan putrinya Corry. “Semuanya, lempar!” Dengan ganasnya, pasukan Oyster bermunculan dan sebagian terbakar, sisanya saling menyerang satu sama lain.

Para vampir itu tidak saling menggigit karena akan sama-sama mati jika melakukannya. Namun, mereka saling memukul, menyerang dengan kuku-kuku tajam mereka hingga memenggal kepala dengan kapak. Vampir-vampir itu bergeletakan hingga meledak setiap kali mereka saling merenggangkan nyawa. Pertumpahan darah itu membuat Roger, Rose dan Fred mencari persembunyian di tempat yang aman. Namun sayang, Julian dan Corry telah mengepung mereka bersama yang lain.

Fred memandangi Corry yang memancarkan mata merahnya. Vampir itu masih menaruh hati pada wanita cantik yang tidak akan menua itu. Namun sayang, Corry justru memilih tinggal dengan klan Donyoung dan meninggalkan Oyster hanya demi vampir liar bernama Louis.

“Ikutlah denganku, Corry. Kamu bisa mengubah dunia gelap ini menjadi cerah.”

“Bergelut denganmu saja aku tidak mau. Apalagi dengan manusia.”

“Kamu tahu kenapa alasan anakku ingin menikahi manusia? Itu karena dia punya hati. Bagian tubuh manusia paling lezat adalah hati, bukan? Ini bukanlah akhir dari dunia. Kita akan abadi meski bersama manusia.”

“Abadi apanya? Kita akan mati jika menikah dengan manusia! Kamu tahu, vampir seperti kita punya kasta lebih tinggi dari mereka. Kamu sama saja terjun ke dalam kolam api jika melakukannya,” Corry mulai kehilangan kesadaran. Fred sudah tidak tahan dengan kelakuan para pembelot seperti Corry. Musyawarah baik-baik tak membuat masalah terselesaikan. Maka masalah yang harus diselesaikan oleh Fred adalah membantai semua vampir yang tidak berada di pihaknya agar rencananya tetap lancar.

“Aku tanya sekali lagi. Apa kamu tetap tidak ingin berada di sisiku, Corry?”

“Sampai mati pun aku akan tetap menjadi vampir. Aku bukan orang munafik dan serakah sepertimu!”

Mereka terlibat pertempuran, Fred memberontak dan menyerang Louis dan Corry tanpa takut. Sementara Roger membawa Rose kabur yang mana diikuti oleh Julian dan Livia. Sayangnya, mereka terjebak dalam gubug tua yang tertutup.

“Menyerahlah, Roger. Kami sangat ingin manusia itu menjadi santapan malam kami. Kamu juga bisa melakukannya. Mereka itu mangsa, bukan teman hidup,” kata Julian mengulur waktu agar dapat membawa manusia itu. Aroma tubuh manusia itu semakin membuat jantungnya terpacu untuk mendapatkan mangsanya.

“Bagi kalian mangsa. Bagiku, dia adalah berlian.”

“Sudahlah. Kalian tidak bisa menikah, sampai kapan pun manusia dan vampir tidak akan bisa menikah. Gara-gara kebutaan cinta kalian, kehidupan vampir sekarang memakan banyak korban jiwa,” Livia menodongkan tongkat bisbol yang ada di tangannya kepada Roger dan Rose. Manusia cantik itu hanya bisa menangis dan gemetar di balik tubuh Roger yang tinggi.

“Tidak akan kubiarkan kalian membawanya!” Roger melempar tubuh Rose layaknya barang ke atas jerami dan menyerang klan Donyoung yang beringas itu. Dengan sekuat tenaga Julian mengayunkan kapaknya. Ia menyuruh Livia tetap mengincar Rose, tetapi Roger dengan sigap terus menghalangi mereka. Julian bahkan berhasil menyayat bagian perut Roger sehingga meneteskan darah.

Roger yang mulai tumbang karena lukanya secara perlahan luput dari gerakan Julian yang secepat kilat membopong Rose dan meninggalkan Livia di sana karena tidak ada waktu lagi.

“Roger! Tolong aku!” Rose berseru kepada kekasihnya itu, namun ketika Roger hendak menyerang Julian, kakinya tertahan oleh Livia. Tubuhnya yang berat itu dilempar Livia hingga ke luar hutan lebih dari 6 meter jauhnya.

Rose memberontak, berusaha memukul-mukul punggung Julian yang membopongnya di pundaknya. Saat Julian hendak mengamankan Rose di markasnya, Julian melihat ibunya berada di pelukan Fred dengan sebilah pisau di lehernya. Saat Julian mencoba menyelamatkan ibunya sambil membopong Rose di pundak kirinya, ia memanggil Rexi untuk ikut dengannya membawa bom bawang. Tanpa berpikir panjang, Julian dan Rexi langsung melempar bom bawang yang meledak besar. Fred yang sudah bisa membaca rencana Julian kemudian mengambil sikap terlebih dahulu. Louis kemudian berusaha merebut isitrinya dari Fred, namun setengah tangannya terbakar akibat musuhnya yang menyerangnya.

Sebelum melakukannya, Fred mencium ubun-ubun kepala Corry dengan lancang. Ia kemudian menusuk Corry yang berada di pelukannya hingga vampir itu tidak bernyawa. Julian melihat ibunya berdarah-darah tepat di depan matanya.

“MOM!”

**

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Annaya dan Kaisar Kegelapan
9.2
Vlad IV, pangeran vampir penguasa Kastil Bran yang bergelimang harta dan kekuatan, didera kesepian mendalam. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan Annaya di kelas merangkai bunga. Gadis mandiri itu menutup rapat hatinya akibat trauma pengkhianatan masa lalu. Uniknya, kekuatan supranatural Kazi sama sekali tidak mempan terhadap Annaya. Di tengah perbedaan dunia yang membentang, sang pangeran harus berjuang keras meyakinkan Annaya yang skeptis agar mau membuka hati bagi cinta mereka.
Sampul Novel Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed
8.5
Di balik tembok megah Cachtice Castle, Countess Elizabeth Bathory de Ecsed menyimpan rahasia kelam yang mengguncang Eropa Timur abad ke-15. Dituduh membunuh lebih dari 600 gadis muda dalam ritual mandi darah demi menjaga kecantikannya, ia menjadi legenda paling menakutkan dalam sejarah Hongaria. Raja Matyas memerintahkan Gyorgy Thurzo menyelidiki laporan kekejaman yang melibatkan ritual bebas dan pembunuhan sadis di dalam kastilnya. Saat para pembantunya dijatuhi hukuman mati, status bangsawan melindungi sang countess dari eksekusi. Ia justru dikurung di kastilnya sendiri, hidup dalam isolasi hingga akhir hayatnya pada 21 Agustus 1614. Kisah ini adalah fiksi yang terinspirasi dari sejarah kelam Blood Countess—cikal bakal legenda vampir Eropa, disajikan sebagai roman gelap yang mencekam dan penuh gairah terlarang.
Sampul Novel Jadikan Aku Budakmu, Nona
9.7
Setelah menghirup udara bebas dari penjara, Jade menerima warisan berupa rumah tua peninggalan sang kakek. Di dalam bangunan misterius itu, ia terpikat oleh sebuah lukisan kuno bergambar wanita cantik. Jade awalnya berniat menjual lukisan tersebut demi menyambung hidup. Namun, situasi berbalik saat sosok wanita di dalamnya mendadak hidup kembali. Alih-alih kaya, Jade kini justru terjerat nasib buruk dan dipaksa menjadi budak darah abadi bagi sang wanita.
Sampul Novel Mencintai Musuh Keluargaku
9.1
Ketegangan klan Nocturn dan Dravein di Ravenbrook memuncak ketika Isabelle Greystone tersesat di area musuh. Di sana, ia bersua River Blackwood, vampir Nocturn yang langsung jatuh hati tanpa menyadari siapa Isabelle sebenarnya. Begitu kebenaran terungkap, pertempuran hebat antar keluarga pun pecah. Diuji oleh pertumpahan darah dan loyalitas, akankah hubungan asmara terlarang mereka selamat, atau justru binasa akibat takdir permusuhan kuno yang kejam?
Sampul Novel SETETES DARAH SUCI
8.6
Legenda kuno meramalkan lahirnya seorang gadis dengan darah suci yang membawa mukjizat. Setetes darahnya berkhasiat memberikan keabadian, kekuatan tak tertandingi, serta mencegah kepunahan klan. Saat kelahirannya yang diiringi awan hitam di malam purnama dan suhu dingin ekstrem, seisi jagat raya berpesta. Kini, hidupnya terancam bahaya besar karena setiap makhluk di alam semesta berambisi memburu dan merebut darah suci di dalam tubuhnya.
Sampul Novel The Cruel Prince
8.4
Nathasya terjebak dalam penderitaan akibat cinta pertama yang kini berubah menjadi obsesi kelam. Kehidupannya kini dikuasai oleh seorang pria kejam yang gila kendali dan pemenuhan hasrat seksual. Demi memilikinya seutuhnya, sosok maniak itu tidak ragu menggunakan kekerasan fisik maupun batin. Di tengah siksaan keji yang terus menderanya, seluruh impian masa depan Nathasya perlahan hancur dan lenyap. Akankah ia sanggup bertahan melewati segala penderitaan tanpa akhir ini?