APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU

CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU

Hubungan cinta Delia, seorang mahasiswi biasa, dengan putra mahkota konglomerat bernama Arkan hancur seketika. Kehadiran tunangan Arkan yang mempermalukan Delia di depan umum, serta kebungkaman pria itu, menorehkan luka hebat. Empat tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka lagi di tempat kerja baru Delia, di mana Arkan menjabat sebagai CEO. Kini, Delia dihadapkan pada pilihan sulit: pergi menjauh, bertahan bekerja, atau membalas kepedihan masa lalunya.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Arkan, ke aula yuk, lihat anak-anak baru yang lagi orientasi. Ajak Seno sekalian," ajak seorang teman.

"Malas ah," sahutku sambil menguap.

"Palingan muka-muka gitu lagi, bosan."

"Eh, ayolah, siapa tahu ada yang nyantol di hati," Seno memaksa sambil menyikut lenganku.

Dengan berat hati, aku akhirnya mengikuti Seno menuju aula. Setibanya di sana, seperti biasa, saat aku melangkah masuk ke dalam ruangan, suasana yang semula riuh mendadak hening. Sudah sering aku mengalami ini-kehadiranku memang selalu berhasil menarik perhatian.

Namun, di tengah keheningan itu, satu suara terdengar jelas. Sepertinya dia sedang bercanda dengan temannya, tidak menyadari situasi sekitar.

"Kata siapa?" katanya dengan lantang.

Aku langsung menoleh ke arah suara itu. Mataku tertumbuk pada seorang gadis dengan dahi lebar, rambut panjang yang diikat tinggi dengan karet rambut berwarna merah, dan mengenakan kaus merah terang.

Sekilas, aku mengerutkan kening. "Norak banget," gerutuku dalam hati. "Jangan-jangan sepatunya juga merah."

Iseng, aku berkata dengan suara galak, "Siapa itu yang masih bicara saat saya datang? Maju ke depan!"

Semua orang di aula saling menoleh kebingungan, mencari siapa yang baru saja bersuara. Termasuk si empunya suara yang terlihat heran sambil menatap sekeliling.

"Kamu, yang baju merah!" seruku, menunjuk langsung.

Tanpa ragu, dia berdiri. Dengan langkah santai, ia berjalan mendekat ke arahku di depan aula. Dan benar saja, tebakanku tadi tidak meleset. Sepatunya merah, celananya hitam gelap, bahkan jam tangannya pun merah.

Yang paling mencolok adalah bagian depan sepatunya yang melengkung ke atas seperti sepatu Aladdin. Aku hampir tidak bisa menahan tawa.

"Nekat banget sih ini orang," pikirku.

Namun, ada sesuatu dalam caranya berjalan-percaya diri, tanpa rasa takut-yang tiba-tiba menarik perhatianku lebih dalam. Bukan karena noraknya, tapi karena keberaniannya.

Di saat semua orang menunduk takut-takut, dia malah berdiri dengan tegak, menatap lurus ke arahku. Seno yang berdiri di sampingku berbisik pelan, "Nah, kan, gue bilang juga apa. Siapa tahu ada yang nyantol."

Aku pura-pura melotot padanya, tapi dalam hati, aku mulai penasaran dengan si gadis merah ini.

"Siapa namamu?" tanyaku dengan suara keras, masih menjaga wibawa di depan para peserta orientasi.

"Delia, Pak," jawabnya sedikit gugup.

"Sejak kapan aku menikah dengan ibumu sampai kamu panggil aku 'bapak'?" lanjutku, tak kalah galak.

"Maaf, Kak," katanya cepat, menatapku lurus tanpa ragu.

Aku sedikit terkejut. Gadis ini berani sekali. Biasanya, kalau berhadapan denganku, para gadis akan menunduk malu-malu, bahkan tak berani menatap wajahku. Tapi Delia berbeda.

Dari dekat, aku bisa melihat dengan jelas-kulitnya putih bersih, matanya sipit namun tajam, menunjukkan kecerdasan. Alisnya jarang tapi membentuk lengkungan alami yang indah di keningnya yang lebar, hidungnya bangir, dan bibirnya mungil sempurna. Rambut hitam legamnya terikat tinggi, menambah kesan enerjik.

"Hei Arkan, sejak kapan kamu terpukau sama gadis?" ejek hatiku sendiri.

"Darimana asalmu?" tanyaku lagi, berusaha tetap galak.

"Pelabuhan Ratu, Kak," jawabnya mantap, tanpa sedikit pun gentar.

"Maksudmu tadi apa, 'kata siapa'?" tanyaku tetap dengan nada galak.

"Oh, tadi aku lagi ngobrol sama teman, Kak," jawabnya santai.

"Kamu tahu nggak, kalau saya masuk ruangan, semua harus diam?" lanjutku, nada suara makin ditekan.

"Kata siapa?" tanyanya polos, tampak benar-benar heran.

"Kataku barusan! Kamu budek ya?" sentakku.

"Oh..." sahutnya pendek.

"Kamu nggak tahu siapa saya?" aku bertanya lagi, mulai sedikit kesal.

"Memang siapa?" balasnya enteng.

Aku sampai melongo. "Beneran nggak tahu?" tanyaku lagi, setengah tak percaya.

Dia hanya melongo, seolah berpikir keras.

"Jidat gede doang, nggak ada isinya," gerutuku. "Kamu saya hukum!"

"Lho, salah saya apa?" protesnya.

"Banyak! Kamu bicara saat saya datang, kamu nggak tahu siapa saya, dan kamu buang-buang waktu saya!"

"Memangnya Kakak siapa, sampai bisa menghukum saya?" balasnya santai.

"Ya karena saya bisa!" jawabku cepat.

Dia hanya diam, menatapku dengan mata menantang. Senyumnya tipis, sinis, seolah berkata 'apa hebatnya kamu'.

Dasar cewek kurang ajar, nggak pernah diajarin sopan santun kalau berhadapan sama Arkan pikirku geram.

"Cium tangan saya," perintahku.

"Gak mau!" sahutnya tegas.

"Kalau nggak mau, saya yang cium kamu!" balasku iseng.

"Ogah!" Dia melotot, wajahnya memerah.

"Eh, cewek lain ngantri mau saya cium, kamu malah nolak. Kamu cewek beneran bukan sih?" godaku.

"Cewek lah!" jawabnya sengit.

"Kalau cewek, harusnya tertarik sama saya. Jangan-jangan kamu ada kelainan."

"Idih, nuduh sembarangan!" serunya, mendengus kesal.

"Cium tangan saya. Kalau nggak, kita berdiri di sini sampai besok, dan teman-temanmu juga nggak boleh pulang."

Wajahnya memerah karena malu dan jengkel. Dengan mendengus kesal, Delia akhirnya mendekat. Tapi bukannya mencium tanganku, dia malah menggigit jariku dengan cukup keras!

"Aww!" aku meringis.

Tawa langsung meledak di aula, membuatku melongo kaget dan menahan sakit sambil mengibas-ngibaskan tangan.

"Kurang ajar!" desisku dalam hati. "Awas kamu, Delia. Rasakan pembalasanku nanti!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Yang Terenggut
7.9
Satu dekade membina rumah tangga, pernikahan Jonathan dan Theresia hancur akibat depresi karena belum dikaruniai anak. Lelah menghadapi siksaan fisik serta mental, Jonathan memutuskan menggugat cerai istrinya. Saat proses perceraian berlangsung, ia terpikat pada Karin, sekretarisnya yang berhati lembut. Namun, Theresia enggan menyerah dan berjuang mempertahankan pernikahan mereka. Sanggupkah Jonathan lepas dari sang istri, ataukah ada maksud terselubung di balik ketulusan Karin?
Sampul Novel Dosen ku
9.8
Zahra, gadis sederhana berusia 22 tahun, bertekad hidup mandiri tanpa membebani ayahnya yang kaya dengan bekerja di perusahaan Alvino Daffa Haidar. Penampilan anggun Zahra yang syar'i dan natural sukses memikat perhatian. Sementara itu, Alvino dikenal sebagai pewaris dingin dari keluarga terkaya di Indonesia. Tanpa disangka, ayah Alvino telah merencanakan perjodohan dirinya dengan putri dari sahabat lamanya. Siapakah sosok wanita yang akan mendampingi takdir Alvino?
Sampul Novel Masa Puber Naldo
9.4
Naldo, putra konglomerat yang kesepian, tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu. Ayahnya, Tuan Anggoro, adalah sosok yang sangat baik, namun kesibukan bisnis membuatnya jarang berada di rumah. Praktis, Naldo hanya dirawat oleh asisten rumah tangganya sejak bayi. Ketika sang ayah memintanya memilih ibu baru, Naldo justru teringat sosok wanita misterius dari mimpinya. Begitu takdir mempertemukan mereka di dunia nyata, Naldo bertekad mengejar cintanya meski terhalang perbedaan usia.
Sampul Novel Perawan Satu Milyar
9.0
Kehidupan Olivia jungkir balik setelah keluarganya tega menjual kesuciannya pada Arga senilai satu miliar rupiah. Pengusaha dingin itu tak cuma mengincar tubuh Olivia, tapi juga menuntut kendali mutlak atas seluruh aspek hidupnya. Tinggal di apartemen mewah justru membuat Olivia merasa terkurung dalam sangkar emas yang menyesakkan. Di bawah dominasi kuat sang miliarder, ia kini harus berjuang keras demi mempertahankan sisa harga diri dan kebebasannya agar tidak hancur.
Sampul Novel Pernikahan Dingin yang Membara
8.7
Karier gemilang Aria seketika terguncang setelah malam penuh gairah bersama Raka, yang ternyata adalah CEO di tempatnya bekerja. Pengkhianatan ini terasa kian menyakitkan saat manipulasi licik Mira memicu kesalahpahaman besar di antara mereka. Dibakar api cemburu akibat dugaan perselingkuhan Raka, Aria yang terluka kini menyusun rencana balas dendam yang sangat berisiko. Ambisi dan rasa sakitnya siap menghancurkan seluruh karier sang CEO.
Sampul Novel Rebirth: Aku Kembali Untuk Membalas Penghianatan Suamiku
9.3
Regina Meizura Carlton meregang nyawa akibat pengkhianatan kejam dari suami, adik, dan orang tuanya sendiri. Beruntung, takdir memberinya kesempatan kedua untuk terlahir kembali. Kini, Regina bangkit dengan tekad membara untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya. Di tengah perjuangannya, ia juga berjanji tidak akan lagi mengabaikan ketulusan cinta dari Axel Witsel Witzelm. Kisah penuh intrik dan konflik dewasa ini ditujukan bagi pembaca bijak.