APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO Tampan dan Gadis Desa

CEO Tampan dan Gadis Desa

Demi Angel, putri kecilnya, duda kaya bernama Alaric Athafariz rela menutup rapat pintu hatinya sejak kepergian sang istri. Namun, dinginnya sikap sang CEO perlahan mencair setelah ia bertemu dengan Ashila, gadis desa yang membawa keceriaan baru. Tanpa diduga, takdir menyimpan rahasia besar yang menghubungkan masa lalu Alaric dengan sosok Ashila. Akankah jalinan takdir dan rahasia tersebut menuntun mereka pada kisah cinta yang tak terduga?
Bab
Bagikan

Bab 3

***

Pada akhirnya pria kaya akan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Gadis miskin macam Ashila hanya perlu mengikuti kemana takdir membawanya. Dia sepakat atas kerja sama yang ditawarkan Alaric. Dengan berat hati, dia meninggalkan sang kakek. Sedih, tentu saja. Siapa yang tak sedu meninggalkan orang terkasih.

Di Jakarta, Ashila sangat kagum menyaksikan rumah mewah bak sebuah istana yang kini terpampang di depan matanya. Dia tak pernah lihat rumah sebagus itu di desa. Ada kolam renang raksasa di halaman depan, taman yang penuh dengan bunga, serta rumah tingkat tiga, memanjang dan megah. Rumah itu lebih cocok dihuni oleh seluruh warga kampung.

"Apa aku juga akan bersihkan rumah sebesar ini?"

Kalau Ashila bertugas bersihkan rumah maka ia tak akan punya waktu istirahat. Lihatlah bangunan itu, terlalu luas untuk disebut sebagai rumah. Dia hanya punya dua tangan, tak akan mampu membuat segala sesuatu bersih dalam sekejap. Alaric tertawa saat mendengarkan pertanyaan sang gadis desa.

"Kenapa tertawa?"

Ashila selalu memberikan tatapan polos dan itu membuat Alaric terpukau setiap kali menyaksikan mimik wajah gadis itu. Pria kaya raya itu mengambil ponsel, mengetikkan sesuatu lalu dalam semenit menunjuk ke arah rumah.

Ashila bisa melihat deretan pelayan di rumah itu. Dia menghitung dalam hati, kurang lebih ada 30 lebih pelayan. Dia menyadari betapa kaya tuan Alaric. Pria itu bisa beli apa saja yang dia mau. "Tugasmu hanya jaga putriku, Angel. Dia agak nakal, aku harap kamu betah merawatnya."

Ashila belum punya pengalaman menjaga anak namun akan mencoba mendapatkan hati Angel. Alaric memberitahu kalau putrinya agak nakal. Gadis desa merasa gamang apakah mampu melewati tantangan, dan menaklukkan hati Angel. Dia tidak mau dipecat di hari pertama karena tak becus menjaga anak atasannya.

"Aku akan berusaha menjaga Angel sebisaku."

"Angel akan memperlakukanmu dengan istimewa saat kau berhasil meluluhkan hatinya."

Setelah bicara begitu, Alaric mengajak Ashila berkenalan dengan para pelayan rumah. Sang gadis desa tidak mampu menghafal semua nama-nama pelayan itu. Dia hanya tahu dua nama yaitu Marni dan Ica. Gadis desa merasa kepintarannya di sekolah dulu kini tak berarti, dia bahkan sangat sulit membedakan 30 lebih pelayan rumah bosnya.

Hari pertama Ashila tidak terlalu baik, bisa dikatakan sangat buruk. Angel berpura-pura menerima gadis itu. Dia membuat pengasuh barunya hilang akal. Anak itu tidak mau tidur awal. Dia mengajak gadis desa main boneka sampai suasana agak larut.

Ketika semua orang mulai terlelap, Angel membuang bonekanya keluar jendela. "Maukah kau ambilkan aku boneka milikku?" Tatapan Angel polos, memelas meminta bantuan Ashila.

Sebagai seorang pelayan, Gadis desa tidak bisa menolak. Dia nekat keluar kamar dan mencari keberadaan boneka milik Angel. Sialnya adalah pintu sudah terkunci saat Ashila hendak masuk. Dia mengintip, melihat siapa yang sedang mengerjainya. Ternyata itu perbuatan Angel.

Ashila menghela napas panjang. Dia mesti bersabar menjalani kehidupan barunya. Kelihatannya mungkin mudah namun ini amat sulit dari yang dibayangkannya, lebih keras dari bekerja di lapangan.

Ashila pasrah. Dia memaklumi tindakan anak majikannya. Angel hanyalah anak-anak. Perbuatannya memang menyebalkan namun dia tetaplah anak-anak, belum bisa bedakan mana yang baik dan buruk. Dia hanya mau bersenang-senang.

Tidak ada jalan masuk, Ashila putuskan untuk bermalam di luar rumah. Dia termenung, memikirkan kehidupan kakeknya di Sumatra. Apa yang tengah dilakukan kakeknya? Mungkin sang kakek sudah tidur nyenyak di sana.

"Aku akan lakukan apa saja agar kakek bisa hidup tenang."

Ashila telah mengorbankan perasaannya, merelakan Salim menikahi wanita lain demi membayar hutang-hutang sang kakek. Gadis desa mau tak mau beradaptasi dengan lingkungan baru, bersahabat dengan Angel yang nakal. Hanya itulah cara meluluhkan hati Angel.

Ashila berbaring di luar rumah, menjadikan boneka beruang milik Angel sebagai bantal. Untungnya boneka itu empuk sehingga dia bisa tidur nyaman meski berada di luar rumah. Keesokan paginya, Alaric mendapati sang pengasuh di luar rumah. Dia membangunkan gadis desa dengan menggoyangkan tubuhnya. Ashila minta maaf karena tidur di jalan keluar rumah.

"Tidak apa-apa. Apa ini perbuatan Angel?"

"Iya. Tapi kumohon jangan marahi dia. Aku yakin Angel masih merasa asing bagiku. Aku yakin lama-lama dia akan menerima keberadaanku."

Alaric tidak membalas, terpaku pada kemuliaan hati gadis desa. Ashila bahkan tak meminta keadilan saat dia harus mendapatkan itu. Dia terlalu baik sampai melupakan perbuatan tidak baik anak tunggal Alaric. "Aku minta maaf soal Angel. Kenakalannya disebabkan karena jarang menghabiskan waktu dengan aku maupun ibunya. Dia kesepian sehingga menciptakan kesenangannya sendiri."

"Aku mengerti. Aku sama seperti Angel. Aku bahkan tidak bisa melihat orang tuaku sampai remaja. Kurasa aku mampu mengatasi Angel."

Kendati bicara begitu, Ashila tak bisa menapik kalau sulit baginya mengambil hati Angel. Anak itu terlalu cerdik sebagai anak-anak. Waktu gadis desa membawakan sarapan pagi, wajah Angel kusut seakan ada kesalahan yang diperbuat oleh Ashila.

"Ayo makan!"

Ashila tersenyum pada anak dari atasannya. Dia berharap senyumannya mampu melelehkan hati Angel yang beku. Tampaknya Angel anak yang berbeda. Dia memperlihatkan ekspresi tak suka pada Gadis desa.

"Aku tidak mau makan!" tegas Angel.

Anak itu fokus memandangi layar TV yang tengah memutar film kartun kesukaannya. Ashila mengelus dada, lagi-lagi dia menanamkan kesabaran dalam dirinya. Berbagai cara telah dilakukan Ashila agar sang tuan putri bersedia sarapan pagi tetapi hasilnya nihil.

Ashila mencoba persuasif. Dia menanyakan beberapa pertanyaan yang memancing Angel mengungkapkan isi hatinya. Gadis desa berpikir kalau sepatutnya dia mengetahui pendapat putri kecil itu.

"Kau tidak akan merebut Daddy 'kan? Daddy milikku. Apa kau pacar Daddy?"

Ashila tersentak ketika telinganya mendengarkan celotehan ringan Angel. Dia paham perasaan anak itu. Ketika kita memiliki lebih sedikit orang tersayang maka rasa takut kehilangan yang kita rasakan akan semakin besar. Setidaknya begitulah perasaan Angel. Dia hanya punya ayahnya dan tak mau orang lain merebut sang ayah dari kehidupannya.

"Aku tidak akan mencuri Daddy-mu. Aku di sini hanya bekerja. Aku bukan pacar ayahmu."

Ashila memberitahu kebenarannya. Angel mengernyit seakan tak percaya ujaran sang gadis desa. Terpaksa dia bohong, dan memberitahu kalau dia punya pacar bernama Salim. Sesungguhnya Salim hanya mantan, tetapi hanya berbohong satu-satunya yang bisa dilakukan Ashila.

Keputusan Ashila tepat. Angel sepertinya luluh dengan penjelasan gadis desa. Anak itu antusias dan bersedia menyantap sarapan yang dibawa oleh Ashila. Ini awal baik, Gadis desa berharap hari-hari selanjutnya lebih mudah dari hari ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 3 MINGGU MENGEJAR CINTA
8.7
Perjalanan bisnis Anya mendadak kacau karena kendala teknis yang memaksanya tinggal selama tiga minggu. Masalah kian pelik saat keponakan rekan bisnisnya melamar secara tiba-tiba, bahkan mengancam nyawa Anya setelah penolakan tersebut. Di tengah bahaya, Dastan yang merupakan mantan teman sekelasnya hadir menyelamatkan. Namun, Anya mulai mencurigai motif asli Dastan. Apakah ini ketulusan masa lalu atau ada niat lain? Anya harus menyelesaikan semua sebelum waktunya habis.
Sampul Novel Bos, Istri Anda Minta Cerai
9.1
Sella Wisara akhirnya diusir oleh Wildan Bramantio demi Aisha, setelah enam tahun bertahan dalam pernikahan yang menyiksa. Tanpa tangis, Sella langsung menyetujui perceraian tersebut. Namun, Wildan justru meradang saat mendapati mantan istrinya itu hidup bahagia bersama lelaki lain. Meski terus mendapat hinaan, Sella tetap tegas menolak kehadiran Wildan. Menyaksikan tatapan mesra Sella pada pria baru tersebut membuat Wildan kehilangan akal sehatnya karena terbakar cemburu.
Sampul Novel (Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
9.4
Nasib membawa Serayu ke dalam pernikahan paksa dengan Abra, seorang dokter arogan yang juga pewaris takhta rumah sakit terkemuka. Hubungan yang awalnya hanya sekadar sandiwara tanpa rasa ini lambat laun berubah menjadi ikatan cinta yang tulus. Sayangnya, kebahagiaan mereka tidak bertahan lama. Intervensi dari mertua serta kemunculan kembali mantan kekasih Abra menjadi ujian berat yang mengoyak keutuhan rumah tangga mereka. Kini, bertahan atau melepaskan sama-sama menorehkan luka mendalam bagi keduanya.
Sampul Novel Cinta Setelah Menikah
9.4
Bunga, wanita yang masih dibayangi masa lalu, bertemu Rio Xen Zhin. Rio adalah CEO asal Jepang yang kaya, berwibawa, dan dingin. Wajahnya sangat mirip mendiang mantan tunangan Bunga. Demi membalas sebuah jasa, Rio memutuskan menikahi Bunga. Di tengah pernikahan tanpa cinta ini, mampukah Bunga merelakan masa lalunya dan menghadapi kenyataan bersama pria berwajah serupa?
Sampul Novel Forced Marriage
9.2
Pertemuan pertama membuat CEO sukses Joan Arkan Rivenno terpikat pada aktris cantik Liza Nathalia Hope hingga berujung perjodohan. Namun, Liza menolak karena menganggap Joan sebatas kakak dan dirinya telah memiliki kekasih. Penolakan itu justru memicu obsesi Joan yang kian tak terkendali. Akibat tindakan nekat Joan di suatu malam, Liza hamil dan terpaksa menjalani pernikahan tanpa cinta yang dipenuhi kebencian.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Neva terpaksa bertahan hidup di tengah tekanan batin yang begitu menyiksa. Hubungan yang penuh ketimpangan ini menuntut pengorbanan luar biasa dari Neva, yang rela melakukan apa saja demi keselamatan buah hatinya tercinta.