APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu

CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu

Tiga tahun Renee bertahan dalam pernikahan tanpa cinta dengan Arvin Suryana, pria yang dipaksa menikahinya demi tanggung jawab. Meski kerap diabaikan dan dikhianati, Renee tetap bersabar demi putra mereka. Namun, kehadiran kekasih masa lalu Arvin menghancurkan segalanya saat sang anak justru memanggil wanita itu 'Mama'. Sadar cintanya sia-sia, Renee memilih pergi dan mengajukan cerai. Tak disangka, sang CEO dingin justru memburunya dan menolak melepaskannya sebelum Renee melahirkan anak kedua mereka.
Bab
Bagikan

Bab 4

Di bawah cahaya lampu putih yang menyilaukan, wajah tampan Arvin tampak jelas menegang seperti diselimuti es. Jari-jarinya yang panjang berpindah dari pergelangan tangan Renee ke dagunya, menekan sedikit demi sedikit.

"Renee, menurutmu pernikahan ini permainan anak-anak? Mau nikah tinggal nikah, mau cerai tinggal cerai? Atau kamu pikir aku ini boneka yang bisa kamu kendalikan sesuka hati?"

"Yang bilang mau nikah itu kamu, yang bilang mau cerai juga kamu. Dari mana datangnya kepercayaan diri bahwa aku akan selalu menuruti semua keinginanmu?"

"Aku ...." Dagu Renee terasa nyeri. Air matanya menetes jatuh satu per satu. Dia menahan sakit dan berkata dengan suara terisak, "Memang dulu salahku. Aku pikir setelah menikah, lambat laun kita bisa menumbuhkan perasaan itu. Aku nggak nyangka ...."

"Nggak nyangka apa? Nggak nyangka kamu bakal muak secepat ini? Sudah nggak mau hidup bersamaku lagi?"

"Ya, aku sudah muak."

Tatapan pria itu mengerikan, tetapi Renee tetap menegakkan lehernya, mencoba membela diri. Arvin tiba-tiba marah. Tangannya yang mencengkeram dagunya langsung mendorong Renee ke tempat tidur. Tubuhnya yang tinggi menindih Renee, lalu dia mencium bibirnya dengan kasar.

Ciuman itu penuh kemarahan. Matanya dingin bagai kolam beku. Renee menolak mati-matian, tetapi tetap tak bisa melawannya. Sudah tiga tahun menikah. Arvin sudah sangat mengenal tubuhnya dan dengan mudah membuatnya lemas tak berdaya.

Renee malu dan marah. Dia menendang Arvin, tetapi kakinya segera ditangkap. Jemari pria itu perlahan menelusuri sepanjang kain rok.

Arvin melepaskan bibirnya. Suaranya yang berat dan dingin itu berbisik di telinga Renee. "Renee, kalau kamu berani menyebut kata cerai lagi, aku pastikan kamu akan menyesal seumur hidup."

Renee menahan tangis, tubuhnya gemetar kesakitan. Arvin mencabut alat bantu dengarnya, lalu membiarkan mereka tenggelam dalam malam itu.

Tiga tahun pernikahan, Arvin tak pernah benar-benar menatapnya dengan cinta. Namun, hanya di ranjanglah Renee bisa merasa dirinya seperti seorang istri.

Setelah semua reda, Renee terbaring di atas tempat tidur besar. Matanya menatap wajah pria itu. Sejak kecil Arvin memang tampan. Di setiap pesta atau acara, dialah yang selalu menjadi pusat perhatian.

Sementara Renee hanyalah "itik buruk rupa" dengan kekurangan pendengaran, yang hanya berani bersembunyi di sudut, menatap para wanita yang bisa bercakap bebas dengan Arvin, dengan hati yang diliputi kecemburuan.

Saat pikirannya melayang, pria itu bangkit, berpakaian rapi, bersiap pergi seperti biasanya. Ketika melewati bingkai foto pernikahan yang pecah, langkahnya terhenti sejenak. Kemudian, dia berkata dengan dingin, "Rekatkan kembali."

Renee terdiam, air matanya mengalir lagi. Dia tahu, ini hanyalah satu lagi perlawanan yang sia-sia.

Namun kali ini, dia tidak ingin menyerah lagi. Dia ingin pergi dari sini.

Renee bangkit, mengenakan pakaiannya. Sama seperti Arvin, dia melangkah pergi tanpa sedikit pun menoleh pada pecahan kaca itu.

Renee tidak punya banyak teman. Keluarganya pun tidak bisa diandalkan. Satu-satunya orang yang bisa dia cari hanyalah sahabatnya, Michela.

Michela tentu saja sudah melihat berita beberapa hari terakhir. Dia memutar matanya dengan kesal. "Kamu seharusnya meninggalkan laki-laki berengsek itu sejak awal!"

"Aku cuma belum bisa melepas Renji." Renee tahu dirinya hidup tanpa martabat, tetapi dalam posisinya, semua terasa sulit.

"Untuk apa kamu susah-susah memikirkan Renji? Dia cucu sulung Keluarga Suryana, sudah hidup penuh kemewahan. Apa dia kekurangan makan? Kekurangan kasih sayang? Nggak, 'kan? Nissa memang licik, tapi demi menyenangkan Arvin, dia nggak akan sebodoh itu sampai menyakiti anak kecil."

"Selama Renji bisa tumbuh bahagia, kamu nggak perlu peduli siapa yang dia panggil mama. Kalau kamu suka anak-anak, kamu bisa menikah lagi dan punya anak sendiri. Jangan sia-siakan seluruh hidupmu demi bocah kecil yang bahkan belum tahu apa-apa."

"Renji bukan bocah tak tahu terima kasih, dia baru tiga tahun. Dia nggak mengerti apa pun." Renee langsung membela anaknya.

"Terus, apa gunanya? Kamu bisa bawa dia pergi? Atau pengorbananmu bisa bikin Arvin berubah?"

"Aku tahu nggak bisa. Makanya aku ke sini, mau numpang tinggal di tempatmu." Renee tersenyum lemah.

"Tenang saja, kamu boleh tinggal di sini sesukamu. Aku nggak bisa menafkahi diriku sendiri, tapi bisa menafkahimu." Michela menepuk dada dengan bangga. Dia memang terbiasa hidup boros, tetapi Renee sejak kecil terbiasa hidup hemat, jadi menafkahinya sama sekali bukan hal sulit.

"Omong-omong, setelah cerai kamu bakal balik kerja di studio, 'kan? Aku sudah lama nunggu kamu balik."

Dulu, mereka berdua mendirikan Studio RH. Waktu itu, Renee sangat bersemangat dan penuh keyakinan. Kalau bukan karena pernikahan mendadak dan statusnya sebagai Nyonya Suryana, dia tidak akan berhenti di tengah jalan.

Selama ini studio masih bisa bertahan karena kerja keras Michela. Renee sungguh terharu karena sahabatnya tak pernah menyingkirkannya.

"Terima kasih, Michela." Air mata menggenang di pelupuk matanya. Hanya di pekerjaannya, Renee merasa dirinya masih berguna dan masih hidup.

....

Tiga hari kemudian, setelah urusan bisnis di luar kota, Arvin kembali. Mobilnya berhenti di depan vila. Dia memijat pelipis dengan lelah. Begitu melihat rumah yang gelap gulita, alisnya berkerut. Renee takut gelap. Biasanya meskipun tidur, dia tetap menyalakan lampu ruang tamu dan kamar.

Namun, Arvin tidak terlalu memikirkannya. Begitu turun dari mobil, dia menyalakan lampu satu per satu hingga sampai di kamar utama. Sambil melangkah pelan, dia membuka pintu. Kamar itu kosong.

Cahaya bulan menembus jendela, memantul di pecahan kaca yang berserakan di lantai. Saat lampu dinyalakan, dia baru sadar itu adalah pecahan bingkai foto pernikahan.

Renee bukan hanya tidak menempelkan ulang foto itu, bahkan tidak memungut pecahannya. Jadi, tiga hari ini dia tidak tinggal di rumah?

Arvin mengerutkan kening, lalu matanya menangkap map di meja tamu. Dia mengambilnya. Begitu membaca tulisan di sampulnya, ekspresinya berubah perlahan. Surat perjanjian cerai.

Renee ingin bercerai? Arvin sulit memercayainya. Dia menatap tanda tangan di bawah. Benar, itu adalah tulisan tangan Renee.

Arvin tidak pernah sekaget ini. Kemudian, dia tersenyum dingin. Dia lebih percaya bumi meledak daripada percaya Renee berani menceraikannya.

Dulu demi menikah dengannya, perempuan itu sudah melakukan segalanya, bahkan melahirkan anaknya. Mana mungkin sekarang rela melepaskannya?

Wanita ini semakin pandai bermain peran. Cerai? Kabur dari rumah? Mari kita lihat, berapa lama dia bisa bertahan.

Arvin meremas surat perjanjian cerai itu, melemparnya ke tong sampah, lalu masuk ke kamar mandi untuk mandi seperti biasa.

Selama ini Arvin hidup teratur dan hanya Renee yang tahu ritmenya dengan tepat. Ketika dia bangun, pakaiannya sudah disiapkan dan disetrika. Ketika dia turun, sarapannya sudah terhidang. Ketika dia hendak pergi, tas kerjanya sudah diserahkan ke tangannya.

Semua itu tampak sepele, tetapi tidak semua orang bisa melakukannya dengan tepat dan sabar. Mungkin karena itulah Arvin sering merasa Renee lebih seperti pengasuh daripada istri.

Hari itu, ketika Arvin bangun, tak ada baju di kursinya. Dia turun ke lantai bawah. Pembantu yang bernama Gina pun terlihat bingung.

"Tuan bangun sepagi ini? Saya masih mikir mau buat sarapan apa ...."

Arvin menatap jam di dinding, alisnya berkerut.

Gina buru-buru menunduk. "Maaf, Tuan. Saya sudah coba menelepon Nyonya, tapi nggak diangkat. Saya ... saya langsung buatkan mie saja ya?"

"Nggak usah," jawab Arvin dengan nada datar, lalu melangkah keluar.

Gina merasa bersalah. Biasanya semua urusan makan dan kebutuhan Arvin diurus oleh Renee. Karena Renee hampir tak pernah keluar rumah, mereka semua sangat bergantung padanya.

Siapa sangka, istri yang selama ini begitu penurut dan lembut itu ternyata juga bisa meninggalkan rumah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dicintai Adik Ketemu Gede
9.1
Vivi, gadis berusia 17 tahun, memendam rasa pada Agam Permana, pria dewasa yang sudah sepuluh tahun dikenalnya. Walau hanya dianggap adik, Vivi berani melamar Agam begitu lulus sekolah. Rumitnya, Fadlan yang merupakan sahabat Agam juga menyukai Vivi. Agam kini bimbang antara menjaga pertemanan atau mengakui perasaan sendiri yang mulai berkembang. Mampukah hubungan beda usia ini terwujud tanpa menghancurkan persahabatan mereka?
Sampul Novel ISTRI KEDUA TUAN KAIRO
8.0
Farah Maharani, gadis desa berumur 25 tahun, terdesak keadaan hingga bersedia menyewakan rahimnya pada pengusaha Kairo Juang. Hal ini terjadi karena Salsa, istri Kairo, kerap mendapat hinaan mandul dari sekitarnya. Agar suaminya punya keturunan, Salsa pun mengizinkan Kairo beristri lagi. Kesepakatan mereka awalnya berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Namun, sebuah petaka besar mendadak muncul dan mengancam kelangsungan hidup mereka semua.
Sampul Novel Mendarat di Hatimu yang Retak
8.4
Pertemuan kembali setelah sepuluh tahun membawa perubahan besar bagi Liora Anindya dan Arlo Dirgantara. Liora sangat mencintai dunia penerbangan, sementara Arlo justru membenci langit akibat pengkhianatan mantan tunangannya yang merupakan seorang pramugari. Luka lama tersebut membuat Arlo yang dulu hangat kini menjadi sosok yang dingin. Profesi Liora sebagai pramugari pun membangkitkan trauma mendalam pada diri Arlo. Di tengah kebencian dan kenangan masa kecil, mampukah cinta mereka menyembuhkan luka Arlo?
Sampul Novel Secret Affair
8.0
Pernikahan Raquel Brons selama lima tahun hancur setelah sebuah foto misterius mengungkap perselingkuhan suaminya. Karena gugatan cerainya selalu ditolak pengadilan, Raquel nekat mencari pria simpanan untuk memancing sang suami agar mau berpisah. Di tengah rencana tersebut, datang seorang pria yang menawarkan bantuan. Namun, kehadiran sekutu baru ini malah menumbuhkan perasaan cinta tak terduga, mempersulit usahanya meraih kebebasan.
Sampul Novel The Hot Personal Trainer
9.7
Penyesalan mendalam menghantui Beyonce Linch setelah mendatangi kediaman sahabatnya, Aldrich Jonas. Akibat pengaruh alkohol, Beyonce nekat mengejek pemilik gym itu sebagai gay dan menantangnya. Tersinggung dengan ucapan tersebut, Aldrich hilang kendali dan tega merenggut paksa kehormatan Beyonce. Padahal, dua hari lagi Beyonce akan melangsungkan pernikahan dengan tunangannya, Zack. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit atas peristiwa kelam itu.
Sampul Novel Warisan Sang Monster
9.6
Bosan dengan kekayaannya, triliuner Alexander Volkov memilih menyamar sebagai tunawisma. Di jalanan, ia bertemu Elara, seorang ibu tunggal miskin yang dibuang keluarganya demi mengobati sang putri yang sakit keras. Kebaikan Elara yang tulus berbagi makanan menyentuh hati Alexander. Saat Elara terancam kehilangan hak asuh anaknya, Alexander membongkar identitas aslinya. Ia siap menolong, asalkan Elara bersedia menjadi kekasihnya dan menyerahkan satu malam bersamanya.