APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Usai masa nifas, Winda Baskoro mengunjungi Dinas Kependudukan untuk memasukkan bayinya, Alex Harto, ke kartu keluarga. Namun, petugas mengungkap bahwa nama Alex Harto telah terdaftar di bawah nama suaminya, Tama Harto. Saat Winda kebingungan, sebuah pesan masuk dari asisten suaminya, Sania Marsudi. Foto itu menampilkan Tama yang merangkul Sania dan menggendong bocah berusia lima tahun di depan TK, lengkap dengan papan nama bertuliskan Alex Harto.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tama menghela napas lega seakan beban terangkat, lalu bersandar padanya dengan sedikit merajuk.

"Sejak kamu selesai masa nifas, kita belum benar-benar dekat lagi. Hari ini…"

Perut Winda mendadak terasa mual. Baru saja hendak bicara, ponsel Tama berdering.

Dengan ekspresi bersalah, Tama meliriknya, lalu balik badan untuk mengangkat telepon. Setelah menutup ponsel, nada suaranya menjadi panik.

"Sayang, ada urusan mendadak di kantor. Aku harus segera pergi."

Tama buru-buru meraih jaket dan keluar. Hati Winda mencelos dan diam-diam mengikutinya dengan mobil.

Mobil Tama berhenti perlahan di depan pintu vila yang tersembunyi.

Hanya beberapa menit kemudian, Sania melenggak-lenggok masuk ke kursi depan. Mobil langsung berguncang hebat, jelas terdengar apa yang terjadi di dalam.

Winda membuka aplikasi penyadap di ponselnya.

Sungguh ironis, dulu Winda memasang alat itu karena takut hal buruk terjadi pada suaminya saat bekerja. Kini, justru menjadi alat untuk membuktikan perselingkuhan.

"Untung kamu bilang sakit perut dan menipuku supaya datang. Kalau nggak, malam ini aku masih harus pura-pura di rumah."

Suara Tama terdengar disertai desahan. "Kamu merawat dirimu dengan baik, tapi perut Winda penuh guratan bekas hamil. Melihatnya saja aku sudah muak."

Sania mendesah manja. "Kalau begitu, malam ini jangan pulang. Temani aku saja."

Gerakan Tama makin agresif, jelas belum puas hanya di mobil. Tak lama kemudian, dia menggendong Sania masuk ke vila.

Winda duduk termenung di mobil sepanjang malam, tak habis pikir bagaimana pria yang dulu bilang mencintainya sepenuh hati bisa berubah menjadi seperti ini.

Keesokan paginya, saat Winda pura-pura baru terbangun, Tama sudah kembali. Ujung rambutnya masih terlihat basah, tanda baru saja mandi.

"Winda, ayo bangun. Hari ini aku akan mengajakmu ke acara lelang. Ada barang-barang antik yang pasti kamu suka."

Tama menunduk untuk mencium kening Winda, suaranya lembut seperti dulu.

Meski sempat ragu, Winda akhirnya memutuskan untuk ikut.

Di tempat lelang, Sania tiba-tiba muncul dengan gaun merah belahan tinggi, menonjolkan paha putihnya yang menarik perhatian.

"Pak Tama, aku akan membawakan jas Anda."

Namun, Tama justru menghindar dengan jijik. Suaranya dingin seperti es.

"Hari ini aku datang bersama istriku. Kamu ke sini untuk apa?"

Tatapan orang-orang seketika terarah ke mereka. Sania menggigit bibirnya dan memandang Winda, merasa dirugikan. "Tapi, Anda tetap butuh seseorang yang melayani…"

Semua orang tahu betapa Tama memanjakan Winda. Pernikahan mereka dulu dihadiri hampir seluruh kalangan elite di kota, begitu megah dan gemilang.

Orang-orang di sekitar segera berbisik-bisik. Tama merangkul pinggang Winda dengan erat, mengerutkan kening. "Bu Sania, kamu nggak diperlukan di sini. Kembalilah ke kantor."

Sania pun pergi sambil menangis, dihujani pandangan sinis orang-orang.

Tama kemudian mencium lembut dahi Winda dan menuntunnya untuk duduk.

Namun, Winda bisa merasakan kegelisahan dalam diri Tama.

Selama beberapa item dilelang, tatapan Tama tampak kosong. Kakinya tak berhenti gemetar gugup di bawah meja.

Saat permata "Hati Gemilang" akhirnya dipamerkan, Tama langsung menyatakan penawaran tertinggi tak terbatas, lalu berpamitan pada Winda.

"Winda, aku mau ke toilet sebentar. Kalau ada yang kamu suka, langsung tawar saja."

Para undangan pun memandang Winda dengan iri, berbisik-bisik, "Pak Tama sangat menyayangi istrinya, sampai berani pasang penawaran tertinggi tak terbatas."

"Maklum, dia 'kan putri Keluarga Baskoro. Barang biasa mana mungkin dia mau."

Winda sama sekali tak berminat mendengar komentar itu. Begitu Tama keluar, dia pun diam-diam menyusul. Baru sampai di depan toilet wanita, dari dalam bilik sudah terdengar suara-suara tak senonoh.

"Dasar penggoda, siapa suruh kamu pakai baju begini? Pagi tadi sudah tiga kali, masih kurang?" Suara Tama terdengar terengah.

"'Kan kamu yang marahin aku duluan," jawab Sania dengan suara menggoda sekaligus tersakiti. "Waktu kamu usir aku pergi, kenapa nggak mikirin ini?"

Tama seperti menghela napas. "Dengarkan aku. Bagaimanapun juga, dia istri di atas kertas. Semua orang penting di sini menghormati Keluarga Baskoro, kamu 'kan tahu itu."

Sania mengeluarkan erangan manja bercampur tangis. "Tapi, akulah istri sahmu yang sebenarnya! Kapan aku bisa berdiri di sisimu dengan terang-terangan?"

"Jangan ribut." Suara Tama menjadi dingin. "Kita sudah sepakat dari awal kalau hubungan kita adalah rahasia. Jangan melewati batas."

Dia berhenti sejenak, nadanya melunak lagi. "Permata yang baru saja ditawar itu untukmu, sebagai kompensasi."

"Aku juga mau pernikahan yang jauh lebih megah dari Winda!"

Kata-kata berikutnya tenggelam oleh ciuman penuh nafsu.

Perut Winda bergolak hebat. Dia terhuyung-huyung keluar dari tempat lelang, bersandar di dinding sambil muntah-muntah.

Jadi inilah Tama yang sebenarnya.

Di depan publik, Tama memberinya status istri yang terhormat, tetapi hatinya justru diperuntukkan untuk Sania dan anaknya.

Ilusi kasih sayang yang Tama bangun dengan mati-matian hanyalah tipu daya belaka, memperlakukan Winda seperti orang bodoh. Akta nikah palsu dan pernikahan megah itu, kini semuanya terasa seperti lelucon.

Dia menarik napas panjang sambil memejamkan mata, berusaha menghibur diri. "Tinggal enam hari lagi. Bertahanlah, setelah ini semuanya akan berakhir."

Dia segera menelepon asistennya, "Cepat hitung semua saham dan proyekku di Grup Harto. Siapkan kontrak pengalihan."

Namun, jawaban asisten setelahnya membuat darahnya mendidih.

"Bu Winda, Proyek Disbel yang Anda tangani, sudah dialihkan atas nama Bu Sania bulan lalu!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Palsu Namun Penuh Gairah
9.7
Saat kuliah, pesona Ryan sebagai mantan idola SMA meredup akibat jerawat parah. Perubahan fisik dan sikap posesifnya membuat Lala, sang kekasih, pergi meninggalkannya. Di tengah keputusasaan pasca-putus, Ryan bertemu Ify, seorang gadis polos yang belum pernah mengenal cinta. Tanpa ada rasa sayang sedikit pun, Ryan memanfaatkan Ify sebagai pelarian untuk melupakan Lala, menyeret gadis tanpa pengalaman itu ke dalam hubungan romansa yang lebih berani.
Sampul Novel Guru Bahasa Inggris Baru
8.1
Mihoko adalah seorang pengajar bahasa Inggris yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berparas sangat menawan. Saat mulai bekerja di sekolah gereja yang religius, guru baru ini justru terjebak dalam situasi yang mengancam keselamatannya. Ia menjadi target rencana jahat kekerasan seksual yang sangat licik. Kisah dewasa ini menyoroti perjuangan berat Mihoko dalam menghadapi ancaman mengerikan tersebut serta upayanya untuk lolos dari jebakan pemerkosaan yang mengintainya.
Sampul Novel Membalas Pengkhianatan Suami & Sahabatku
8.1
Saat ingin merawat suami yang sakit, aku justru mendapati Mas Reza bermesraan dengan Joyce, sahabatku sendiri. Tanpa rasa bersalah, Mas Reza malah menceraikanku secara kejam dan merebut semua hartaku. Di titik terendah ini, aku bersumpah tidak akan tinggal diam atas kejahatan mereka. Pengkhianatan ini harus dibayar tuntas. Kini, aku bangkit untuk merebut kembali kebahagiaan yang dirampas sekaligus membalas dendam pada mereka yang telah menghancurkan hidupku.
Sampul Novel Membuatmu Takluk Padaku
9.0
Di mata publik, Raya adalah istri resmi dari sang aktor terkenal, Kaisar Prabaswara. Namun, pernikahan mereka sebenarnya hampa dan tanpa rasa cinta karena Kaisar telah memiliki tambatan hati lain. Demi mempertahankan reputasi, Kaisar dengan lihai bersandiwara menunjukkan kemesraan palsu di depan media. Terjebak dalam pernikahan penuh kepura-puraan yang menyiksa ini, mampukah hubungan mereka tetap bertahan, ataukah justru akan hancur akibat kepalsuan tersebut?
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Demi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang berhati dingin, Ken rela menghalalkan segala cara. Sayangnya, pernikahan impian keponakan raja ini berubah menjadi mimpi buruk saat Ken mengungkap sebuah rahasia kelam masa lalu istrinya. Rasa cinta Ken seketika berubah menjadi kebencian yang mendalam. Meski menderita dan terus disakiti akibat perubahan sikap suaminya yang sangat drastis, Eleanore memilih bertahan demi cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit termaafkan.
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Dengan Duda Kaya
8.4
Kehidupan Alina berbalik total setelah dinikahi Arjuna, duda kaya yang sangat dingin. Meski bergelimang kemewahan, ia justru hidup dalam kesepian dan terus ditolak oleh anak-anak tirinya. Di pernikahan tanpa cinta ini, Alina hanya diperlakukan layaknya seorang pengasuh. Saat kepedihan hatinya kian tak tertahankan, sebuah kejadian besar terjadi, memaksa Alina mengambil keputusan sulit: tetap bertahan dalam kepalsuan atau pergi menjauh demi kebebasannya.